Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
201 Season 2: new Target


__ADS_3

Andara berjalan dengan wajah kesal dan ditekuk. Melangkah dengan sangat cepat menuju ruangan tuan besar Kennedy.


Para karyawan lain yang melihatnya tentu saja menyapa pria jenius itu, tetapi tak satupun dari mereka yang dihiraukan oleh Andara.


Dia terus bergumam, kesal dan marah bercampur jadi satu. Dia jelas paham dengan cara Yuri menjelekkan Dani dan jujur saja Andara membenci hal itu.


Brak!! Brak!! brak!!!


"Kakek tua aku masuk!!" teriaknya setelah mengetuk pintu tiga kali lalu membuka pintu dengan kasar.


Andara menerobos masuk dan berhasil mengejutkan orang orang di dalam ruangan itu.


Dia menutup pintu rapat-rapat lalu berbalik dan berjalan ke arah taun Kennedy yang sedang duduk berbincang dengan istrinya, Laura, Simon dan cucu kembarnya.


"Loh Andara, kami baru akan menemui kamu, apa kabar kamu!!!" sapa Laura.


"Paman bintang halo!!" sapa si kembar yang sedang ikut liburan bersama ayah dan ibu mereka ke USA.


Andara terdiam sejenak, berdiri di depan mereka lalu membungkuk," Halo nyonya Laura yang cantik, sup ayammu yang terbaik, halo tuan Simon yang menjengkelkan, tapi aku suka, halo kembar," siapanya dengan cepat lalu langsung berjalan ke arah tuan Kennedy dengan wajah masam.


Ini pertama kali mereka melihat Andara seperti itu, tak pernah dia terlihat sekesal ini, bahkan kedatangan keluarga Laura pun tak membuatnya berjingkrak kegirangan seperti biasanya.


"Wah kenapa dia ma?" bisik Laura pada sang Ibu.


nyonya Felicia menggelengkan kepalanya,"Mama juga gak tahu sayang, ini kali pertama, " ucap Nyonya Felicia.


"Ma, Pa, paman bintang pasti ada yang ganggu dan buat paman kesal, kalau dia kesal pasti begini, sama seperti saat Paman memarahi orang jahat yang mau menculik kami, paman seperti ini!" jelas si kembar dengan suara pelan yang membuat orang tua dan kakek neneknya mengerti.


"Andara ada apa? kenapa masuk menyelonong begitu saja?" tanya tuan Kennedy dengan tegas.


Andara mengerucutkan bibirnya," Maaf, Aku salah, sangat salah, tapi... Ada Yuri bodoh di luar sana, dia.. dia pegang pegang tangan ku, Andara tidak suka!! dia juga bilang Dani selingkuh, perempuan jahat itu, aku tidak mau belajar darinya, bolehkah aku belajar sendiri? aku janji akan melakukannya dengan baik tuan, Yuri membuatku tidak nyaman!!" ujarnya panjang lebar dengan wajah masam.


"Andara tidak butuh guru seperti Yuri, perempuan jahat itu, dia suka memfitnah orang, tuan juga sudah berjanji akan memberikan apa yang Andara perlukan, oleh sebab itu Andara sudah kirim file yang Andara butuhkan, tolong segera dipenuhi seperti janji tuan, sisanya akan Andara kirimkan lagi nanti, "jelas pria itu dengan tegas tak terbantahkan.


"Selain itu, Aku akan bekerja sendiri!" tegasnya.


"Wahh... aku sama sekali tidak bisa melawan pria ini!!" ucap tuan Kennedy yang kalah telak dengan kata kata tak berperasaan, datar dan dingin bak robot yang dikeluarkan Andara di depan mereka.

__ADS_1


Mereka sampai tercengang, tak bisa berkata-kata dengan ucapan panjang lebar Andara yang sangat menakjubkan.


"Bagaimana?!" tanya Andara sambil memainkan jari jarinya.


"Baiklah Andara, akan kami penuhi tetapi tantanganmu akan jadi lebih besar, tugasmu mungkin lebih berat, apa kau tidak masalah?" tanya nyonya Felicia.


Andara mengangguk," tidak masalah, lebih rumit lebih baik, artinya semakin dekat waktunya bagiku untuk pulang!" ucapnya dengan serius.


Mereka semua terkekeh dengan kata kata Andara. Laura dan Simon malah teringat dengan Dani yang sedang bekerja keras di negara lain demi tanggungjawabnya.


"Baiklah, sesuai keinginan mu Andara!" ucap tuan Kennedy menyetujui.


Andara membungkuk tiga kali sambil mengucap terima kasih," Terimakasih banyak tuan, nyonya!" ucapnya dengan lantang.


Setelah itu dia menarik nafas dalam dalam dan...


"Ahhhh akhirnya!!" ucap Andara yang bisa bernafas lega setelah menumpahkan semuanya.


"Hahahah... halo nyonya Laura, tuan Simon, kembar, Andara merindukan kalian, huwaaaaa akhirnya ada yang datang ke tempat membosankan ini!!" seru Andara sambil bertepuk tangan meriah, tertawa dan tersenyum menatap mereka.


Hahahhahaha


Sementara itu, Dani sedang menjalankan misinya dengan cara yang gila. Menyamar menjadi siswa baru bukan hal yang sulit karena wajah baby facenya sangat mendukung peran gadis itu.


Bukan sekedar menangkap pelakunya, Dani akan menemukan bukti yang tidak terbantahkan dengan menjadikan dirinya sebagai korban selanjutnya dari orang-orang itu.


Ini hari kedua Dani datang sebagai siswa baru resmi di sekolah itu. Kemarin dia hanya datang berkunjung untuk mengamati situasi sebenarnya dari lingkungan sekolah itu dan sekarang dia akan mulai aksinya untuk beberapa hari ke depan.


Dani memasuki sekolah itu dengan seragam resmi, namun dijahitkan khusus, dia ingin terlihat mahal dan menarik perhatian perundung itu untuk membuatnya sebagai sasaran.


Dia melangkahkan kakinya dengan anggun, menarik perhatian semua orang dengan auranya.


" Wahh mana boleh ada siswa berpakaian semahal ini, kau nanti jadi sasaran bully!!" seorang perempuan berjalan di sampingnya sambil merangkul bahunya.


Gadis cupu dengan kacamata tebal, rambut di kepang dua, pakaian SMA over size dan kaos kaki super panjang sangat cocok untuk penampilannya yang cupu.


Dani terkesiap, dia menoleh dan mendapati Ella berjalan di sampingnya sambil tersenyum menunjukkan behel hijau seperti rumput laut di giginya itu.

__ADS_1


"Hai Dani, senang berkenalan denganmu, aku Ella, siswa pindahan dari Brooklyn!" sapa Ella sambil tersenyum manis.


"Ella!?" Dani tak menyangka, rekannya yang sempat Down selama berminggu-minggu itu akhirnya kembali dan tanpa sepengetahuannya ikut menjalankan misi bersama Dani.


"Hay gadis gadis, kalian harus belajar dengan baik hari ini, bapak akan bawakan pelajaran terburuk hari ini!!" ucap Kevin yang berjalan beriringan dengan mereka.


pria itu menyamar menjadi seorang guru pengganti, kacamata petak, rambut belah dua dan pakaian ketinggalan jaman membuat penampilan nya persis sekali sebagai seorang guru cupu.


"Kevin!??" Dani terkejut.


"Ehhh... jangan sebut nama bapak sembarangan!!" celetuk Kevin sambil menggaruk garuk bokongnya.


Dani siswa kaya raya, Ella si gadis cupu dan Kevin guru pengganti killer nan kolot dengan kebiasaan garuk pantatnya.


"Wahh kalian tidak bilang apa-apa!!" ucap Dani..


"Surprise!!" ucap mereka berdua sambil tersenyum.


Ketiganya berjalan bersamaan, hingga. tiba di persimpangan bangunan, mereka pisah jalan.


Dani dan Ella berjalan menuju ruangan Kelas 11 A, di mana Vanya belajar.


Kevin sendiri memasuki ruang guru sebagai formalitas untuk mengawasi guru-guru yang lain.


"Baiklah seluruh tim apa kalian siap!?" Lanang memimpin penyelidikan dari markas Rahasia tim Aryn.


"Siap!!" ucap mereka semua yang terhubung langsung dengan Lanang.


"Wahh kalian benar benar mengejutkan, tak bilang apa apa, taunya sudah bergabung dalam misi!" ucap Dani.


Sementara itu di puncak paling atas gedung sekolah, Ben dan teman-temannya berdiri di sana menatap Ella dan Dani yang berhasil menarik perhatian mereka.


"Wehhh seperti nya kita punya sasaran baru!!"


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2