Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
208 Season 2: New story


__ADS_3

Anak anak itu telah mengakui kesalahan dan perbuatan jahat mereka. Orangtua mereka sama sekali tidak bisa berkutik.


Sejak kejadian itu, inspeksi dilakukan, tagar stop bullying kembali menjadi trending topik karena kejadian ini terpublis ke publik.


Anak anak itu mengakui perbuatan mereka dan meminta maaf langsung kepada semua korban yang mereka sakiti. Beruntung alam masih baik pada mereka, para korban memaafkan mereka karena mau mengakui kesalahan dan perbuatan jahat mereka selama ini.


Mereka akan menjalani kehidupan baru di pusat rehabilitasi anak-anak bermasalah yang didirikan oleh tim Aryn sejak beberapa tahun yang lalu.


Pusat rehabilitasi itu menyediakan fasilitas bagi mereka untuk belajar dan menjadi orang baru yang lebih bijaksana.


Anak anak itu tetap bersekolah, tetapi dengan memanfaatkan sekolah daring, pelatihan dan perbaikan karakter juga diberikan. Segala biaya yang dibutuhkan akan dibebankan langsung pada orangtua mereka.


Bukannya sedih, anak-anak malang itu justru sadar mereka butuh perubahan. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa tim Aryn tak melulu menjerumuskan para pelaku ke penjara.


Ketika pelaku mengaku dan mau berubah, mereka juga memberikan solusi seperti rehabilitasi, pengiriman kerja atau banyak solusi lain yang bisa membantu para pelaku untuk menjalani hidup yang layak dibandingkan dengan hidup mereka yang lama.


"Semoga mereka bisa hidup dengan normal, " ucap Vanya menghela nafas lega setelah para pembully itu meminta maaf dan mengakui kesalahan mereka.


Josua menatap gadis itu sambil tersenyum dan berbicara dengan bahasa isyarat, " Semoga semuanya mendapatkan yang terbaik, kita dan mereka punya hidup yang lebih indah di masa depan!" ucap Josua sambil tersenyum dengan wajahnya yang dipenuhi plester luka.


"Wahh... masalahnya sudah selesai nih, mereka tidak akan mengganggu kalian lagi!" ucap Dany sambil tersenyum menatap mereka berdua.


" Terimakasih sudah membantu kami, terimakasih kak," ucap Josua dengan gerakan tangannya sambil tersenyum.


"Sama sama, belajar yang rajin Josua!!!" balas Dita dengan gerakan bahasa Isyarat.


Tetapi satu hal yang membuat mereka penasaran adalah kemunculan Josua di rumah sakit. Menurut keterangan pihak rumah sakit, dia dibawa sekelompok pria dan langsung ditangani, tidak jelas siapa yang menyelamatkan pria itu.


"Siapa yang membawamu keluar dari gedung itu? apa kau kenal orangnya?" tanya Dani penasaran.


"Benar sekali, tempat itu masih sama, tetapi bekas ban mobil asing dan pemasangan kamera itu sangat aneh, siapa yang melakukannya?" tanya Ella.


Mereka penasaran, dan tentu saja takjub dengan cara kerja orang itu.


Josua menatap mereka," Seseorang yang ku kenal, dia tidak mau diberitahukan namanya, dia bekerja sama dengan seseorang, aku juga tidak tahu dengan jelas," ujar pria itu dengan perlahan.


Dani dan yang lainnya saling menatap, tentu saja mereka penasaran dengan siapa di balik selamatnya Josua dari tragedi itu.

__ADS_1


" Siapa dia, jika dia bisa melakukan hal tersebut maka ini berarti orang itu adalah orang berpengaruh!" ucap Ella..


Yang lain juga mengangguk setuju.


sementara itu, di USA Andara tampak sangat gembira menatap akhir dari kasus bully itu. Dia bersyukur bisa membantu dari kejauhan dengan sistem perangkat lunak yang dia ciptakan sendiri.


Sesuai dengan permintaannya, pria tampan pengidap Asperger itu memiliki ruang kerjanya sendiri, jauh dari orang lain terutama Yuri yang membuatnya tidak nyaman dan kesal.


"Andara apa kau tidak berencana memberitahukan Dani tentang hal ini? mereka pasti penasaran," ucap Laura yang sedang memeriksa pekerjaan Andara bersama si kembar dan suaminya.


Hanya keluarga Kent dan orang orang tertentu yang diijinkan oleh Andara untuk masuk ke dalam ruang kerjanya yang dipenuhi dengan bintang dan lukisan dua bocah kembar di ruangannya itu.


"Andara ingin membantu dari kejauhan, apa nyonya akan melarangku?" tanya pria itu sambil menatap Andara.


" Hahah... bagaimana bisa aku melarangku Andara, aku jelas tahu kau pasti akan melakukan apa pun selama yang kau inginkan tercapai, kami tahu itu!" ucap Laura.


"jangan khawatir, kami akan mendukung mu," ucap Simon..


"Yeaayy!!!" seru Andara sambil bertepuk tangan meriah. Pria itu bertepuk tangan sambil tertawa.


Di depan mereka, dia tetap menjadi Andara yang menggemaskan dan ceria tetapi di depan orang lain dia berubah jadi pria dingin tak berperasaan, sampai tidak ada yang kaan menyangka kalau dia pengidap Asperger.


Si kembar memiliki bakat yang luar biasa. Mampu melukai, bermain musik bahkan sedang ikut belajar coding bersama paman bintang mereka.


Baik Simon dan Laura tidak menyangka kalau si kembar akan jadi anak secerdas mereka, pantas saja tuan besar Kent kakek buyut si kembar dan Pak Mandu sangat menyayangi kedua bocah itu.


Bahkan tuan Kennedy dan nyonya Felicia juga tertegun dengan kecerdasan cucu cucunya..


Laura dan Simon bisa bernafas lega karena semua bejalan dengan baik.


"Kak Diego dan Gretta akan kembali lusa, kita harus siapkan pesta penyambutan sayang!!" ucap Laura.


" Wahhh setelah sekian tahun akhirnya si kunyuk itu kembali ya, baiklah kita siapkan pesta yang meriah, sekaligus reuni bersama yang lain juga!" ujar Simon.


" Ka benar, aku merindukan mereka!!" ucap Laura sambil tersenyum manis.


Ponsel Simon tiba-tiba berdering, dan nama sekretaris nya tertulis di sana.

__ADS_1


"Sayang angkat dulu, aku mau ke toilet," ucap Simon yang dibalas anggukan kepala oleh istrinya.


" Halo Gita, ada apa? " jawabnya.


" Ahh nyonya, saya ingin bicara langsung dengan tuan muda, boleh berikan ponselnya? ini masalah penting," ucap Gita sekretaris Simon di grup Kent.


" Ada apa? katakan saja padaku supaya aku menyampaikannya pada Simon," ucap Laura..


"Emm maaf nyonya muda, bukannya tidak mau, tetapi ini perintah tuan sendiri, saya hanya boleh menyampaikannya pada tuan, kalau begitu saya akhiri nyonya, saya akan menghubungi tuan muda lagi nanti," ucap Gita .


"Ahh baiklah, " ucap Laura dengan wajah penasaran. Dia menatap ponsel suaminya, memang jarang dia memakai ponsel Simon karena tidak dia perlukan, bahkan memeriksa isi ponsel suaminya pun dia tidak mau, tetapi kata kata ambigu sekretaris tadi membuatnya merasa aneh.


"Sshhhh... ada apa ini? jangan bilang dia selingkuh!" ucap Laura dengan mata membulat.


"Haihh apa yang kupikirkan, nggak mungkin, sama saja dia menggali kuburannya sendiri!" ucap Laura.


Wanita itu menatap ponsel suaminya, dia benar benar penasaran entah apa yang terjadi,tapi rasanya Sekretaris suaminya tidak menghargainya.


"Sayang apa katanya?" tanya Simon keluar dari toilet lalu duduk di samping istrinya.


Laura menatap Simon sambil memicingkan kedua matanya," Kau.... kau mencurigakan!" ucap Laura sambil melipat kedua tangannya.


"Mencurigakan apanya, kan sekretaris ku yang nelpon, dia gak bilang apa apa emang sayang?" tanya Simon heran.


Laura menggelengkan kepalanya," dia gak bilang apa apa sayang, malah bilangnya harus ngomong sama presdirnya langsung, kan aneh," ucap Laura dengan wajah kecut.


Simon menyerngitkan keningnya," ehh aneh, mungkin aja ada yang penting kali, tapi harusnya ngomong sama kamu juga boleh," ucap Simon.


"Udah deh, entar dia nelpon kamu, jawab sendiri, malas aku!!' kesal Laura sambil bangkit berdiri dan menyerahkan ponsel suaminya.


" Loh yang, seriusan dah kenapa ngambek sih? aku gak tahu apa apa Mamanya anak anak, " Panggil Simon.


Laura tampak kesal, konon katanya wanita adalah radar paling peka yang bisa mendeteksi bahaya bahkan ribuan kilometer jauhnya, apa mungkin Laura juga sudah mendeteksi sesuatu yang tidak beres?


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2