Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
87. I Love You


__ADS_3

Semilir angin yang dingin menyapu lembut kulit wajah Laura yang sedang duduk di dekat balkon rumahnya sambil menatap ke arah perkotaan yang diterangi oleh cahaya lampu di malam hari yang penuh dnegan hiruk pikuk dunia malam yang memiliki penghuninya sendiri.


Laura menatap area tempat tinggalnya bersama dengan semua yang dia sayangi, sungguh nyaman dan menenangkan. Banyak masalah yang mereka lewati selama beberapa waktu belakangan ini membuat mereka begitu sibuk bahkan sampai melupakan kalau di sekitar mereka ada tempat yang sangat indah jika di lihat langsung dari balkon seperti saat ini.


Laura menatap ke kejauhan, memikirkan apa yang terlah terjadi dan berlalu serta apa yang sedang mereka hadapi saat ini. Dunianya benar benar berubah total setelah bertemu dengan sang suami.


Hubungannya dengan kedua orangtuaya tentu saja semakin erat. Bahkan Rose tak lagi canggung ataupun segan berkeluh kesah pada kakak perempuannya yang satu ini. Zayn sebagai kembarannya selalu tahu apa yang dia inginkan dan rasakan demikian dengan dirinya.


Beberapa menit lalu dia baru saja selesai berbicara melalui via telepon dengan keluarganya, dan hal seperti itu saja sudah membuatnya merasa bahagia belum lagi kedua orangtuanya yang dikenal orang seram dan kejam ternyata adalah pribadi yang sangat penyayang dan murah hati.


Laura terus menatap ke langit langit hingga dia mersakan aroma tubuh suaminya dan tangan yang menyelinap diantara pinggangnya memeluknya dari belakang sambil meletakkan dagunya di atas bahu Laura.


“ Sedang melihat apa?” bisik Simon.


“ Perkotaan di malam hari sayang, ternyata seindah ini, karena kita terlalu sibuk sampai lupa kalau di depan rumah kita ada pemandangan seindah ini,” ujar Laura sambil bersandar dengan nyaman di dada bidang suaminya. Tempat favoritnya yang sangat dia sukai.


“ Ummm.. memang indah, tapi semuanya jadi lebih indah setelah kamu datang ke sini sayang, sebelumnya semua bagiku sama saja, gelap dan tak berarti,” ucap Simon.


Laura mengusap tangan suaminya,” maka dari itu, mulai sekarang belajar menikmatinya sayang,” balasnya sambil menatap suaminya.


Simon tersenyum, setiap hari dia selalu dibuat jatuh cinta dan terbuai dengan keindahan sang istri. Wajahnya, attitudenya, kebaikannya, kejahilannya dan semua tingkahnya sangat spesial di mata Simon.


Hidup Simon yang dulu gelap kini penuh warna karena kehadiran laura di hidupnya. Pria itu menatap dalam mata istrinya Dia mendekatkan wajahnya dan mengecup lembut keningistrinya,” aku sangat menyayangimu,” ucap Simon.


“ Aku juga sayang, aku tidak tahu bagaimana hidupku akan berlanjut tanpa kamu,” ucpa Laura dengan jujur.


Kedua insan ini memang diciptakan untuk membawa perubahan bagi hidup mereka masing-masing. Simon keluar dari kegelapan yang mengikatnya selama puluhan tahun dan Laura keluar dari penyiksaan dan penindahasan yang dia alami selama bertahun tahun.

__ADS_1


“ hufftt.. tapi sayang, aku khawatir dengan Alesha dan kak Sadrakh, aku takut hubungan mereka semakin renggang, dan yang paling kutakutkan, Obelia diperalat oleh Kak Sadrakh hanya untuk mendapatkan Alesha, dia jelas orang yang mampu melakukan hal seperti itu,” ucap Laura.


“ lalu Kak Diego sepertinya punya masalah, beberapa kali ku lihat dia sering menghela nafas kesal, dia juga bilang kalau dirinya benci dengan hidupnya yang dulu dan akan membawa masalah baginya,” jelas Laura.


“ Lalu gadis malang yang dirawat oleh kak zayn, aku penasaran siapa dia sebenarnya,arrhhhh kenapa aku jadi Seperti orangtua yang sedang kelimpungan mengurus anak anaknya sih?” ucap gadis itu sambil menghela nafas.


Simon tertawa, dia memeluk istrinya semakin erat,” itu karena kau memiliki jiwa yang perjatian dan peduli dengan semua orang yang ada di sekitarmu, jangan terlalu dipikirkan sayang, mereka pasti akan menemukan jawaban dari masalah mereka masing-masing, dan untuk Sadrakh, biar dia merasakan sakitnya Alesha dan berjuang sendiri, semoga saja dia mau membuka hatinya untuk Obelia, ku rasa mereka akan cocok,” ucap Simon.


“ Hmmm.. kau benar sayang,” ucap Laura sambil berbalik dan menatap suaminya dengan kedua tangannya yang menggantung di leher Simon . netranya yang indah menatap dalam kedua mata suaminya,” aku beruntung sekali punya suami seperti kamu, kaya, tampan dan mempesona hahahaa...”


“ Jujur sekali Anda wahai nyonya besar,” celetuk Simon sambil mencolek lembut bibir istrinya.


Cup...


Simon mengecup bibir istrinya dengan penuh kelembutan,” terimakasih karena sudah hadir dalam hidupku sayang, aku bersyukur,” bisik simon seraya menggoda Laura dengan usapan lembut di punggung Laura.


“ hahaha.. geli... “


Simon terus menatap mata Laura sama halnya dnegan gadis itu. Tatapan mata yang sangat dalam antara pasnagn suami istri yang sudah resmi sejak 3 bulan yang lalu. Keduanya saling mencintai dan saling peduli satu dengan yang lain.


“ Kau tahu... aku tidak bisa kehilanganmu sayang, kalau sampai terjadi sesuatu lagi padamu, aku bisa mati,” ucap Simon sambil membelai lembut wajah istrinya.


Mereka memang sering melakukan deep talking seperti ini setiap malam sebelum tidur, bercerita dan saling memeluk. Tetapi suasananya malam ini lebih aneh dari biasanya tetapi keduanya merasa nyaman dengan diri mereka yang semakin dekat seiring waktu berjalan.


“ Sama sayang, kau segalanya bagiku, jujur saja, aku bukan apa apa tanpa peranmu, “ balas Laura.


Simon tersenyum. Wajahnya yang dulu bersiku-siku dan kaku kini setiap hari selalu dihiasi dengan senyuman penuh kebahagiaan. Bagi Laura ini adalah sebuah pencapaian besar karena Simon perlahan smebuh.

__ADS_1


Perlahan Simon mendekat dan mengecup bibir istrinya. Kali ini lebih lama dan lebih panjang dari biasanya. Keduanya berpagutan, menyalurkan kasih sayang satu sama lain dan rasa cinta yang besar satu dengan yang lain.


Tangan Laura melingkar di leher simon , sedang tangan Simon mengusap pinggang istrinya dengan lembut. Keduanya dimabuk asmara, dimabuk indah nya cinta hingga mereka berbaring di ranjang besar milik mereka.


Simon menindih Laura dan menatapnya dalam dalam sambil tersenyum,” bolehkah kulakukan sayang? “ tanya Simon dengan lembut.


Laura mengusap rahang suaminya,” bagaimana akalu aku menolak?” tanya Laura.


“ Maka aku akan berhenti sekarang dan menunggu kau sampai siap, aku tidak masalah yang penting kau nyaman,” ucap Simon.


ya, beginilah suami Laura, sebesar apa pun hasratnya, sebesar apa pun keinginannya, dia selalu mendahulukan kenyamanan Laura. Dan hal ini membuat Laura jatuh cinta berkali kali pada sang suami.


Laura mengecup Simon dan menatpanya dengan lembut,” i’m ready my man, do what you wanna do, “ bisik Laura.


Senyuman sumringah atas lampu hijau dari laura tergambar jelas di wajah Simon. Pria itu tersenyum bahagia sambil menatap istinya, dia sangat suka tenggelam dalam keindahan kedua netra sang kekasih hati.


Malam yang dingin dengan semilir angin yang menyapu seolah tak lagi membuat dua insan yang dmabuk icnta itu kedinginana. Suasana yang panas dan sama sama Saling merasakan apa yang tak pernah mereka rasakan sebelumnya akhirnya terjadi setelah sekian lama.


Laura telah siap lahir dan batin sedangkan Simon telah bersabar tanpa harus memaksa sang istri. Keduanya menyelami lautan cinta yang panas dan menggelora, suara sahutan dan sentuhan nan lembut menemani permaianan mereka untuk menghadirkan penerus bagi mereka.


“ i love you honey,”


“ i love you too dear,”


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen


__ADS_2