Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
123


__ADS_3

Zayn sangat terkejut saat dia melihat foto masa kecil Alexa, gadis tanpa nama yang mereka selamatkan dari kekejaman tuan Brown.


Gadis kecil berwajah lugu dengan senyuman manis di dalam foto itu jelas sekali masih teringat jelas di pikiran Zayn.


Zayn terkejut, dengan jantung berdebar dia menatap kedua orangtuanya yang juga pasti mengenali gadis kecil yang berhubungan dengan masa lalunya itu.


"Kakak mengenal dia?" tanya Laura.


Zayn membalasnya dengan anggukan kepal,"Aku kenal, dia... di...dia seseorang yang sangat penting di masa laluku, dia... pernah menyelamatkan nyawaku, aku berhutang nyawa pada gadis ini," ucap Zayn .


Mereka semua tentu saja terkejut dan heran, bagaimana bisa seorang gadis kecil menyelamatkan nyawa orang lain. Memangnya apa yang sudah dia lakukan?


Zayn dulu pernah hampir mati di gigit ular berbisa saat dia dan Tim Waltz sedang mendaki di sekitar bukit untuk berpiknik.


Zayn sewaktu kecil malah tersesat dan terpisah dari rombongan mereka. Dia terjatuh dari tebing bahkan sampai terluka parah.


Anak lelaki itu juga digigit ular berbisa saat dia berada di pinggir sungai di bawah tebing tempat dia terjatuh.


Betapa baiknya alam pada anak laki laki yang masih berusia 8 tahun waktu itu, Alexa dan kakak laki-lakinya tengah berburu bersama kedua orang tua mereka yang tinggal di sekitaran sungai itu.


Laboratorium milik mereka dibangun pertama kali di dekat sungai tersebut, sehingga mereka sering berkunjung ke sana.


Alexa yang cerdas mendengar suara rintihan anak kecil dan bergegas lari ke sumber suara . Dia menemukan Zayn yang kesakitan dengan kaki berdarah.


Dengan cepat Alexa yang sudah diajari melakukan pertolongan pertama, membantu Zayn dan kakak laki-lakinya memanggil orangtua mereka.


Zayn diselamatkan oleh Alexa dan keluarganya. Dia di rawat selama beberapa hari di laboratorium itu.


Zayn kecil dan Alexa sangat dekat, mereka bermain bersama dan saling menghibur di tengah hutan belantara yang jadi tempat tinggal Alexa.


Keduanya berjanji untuk bertemu di masa depan, saling suka dan saling menyayangi semasa kecil membuat Zayn tera ingat dengan sosok gadis pemberani yang menolongnya waktu itu.


Namun beberapa waktu setelah kejadian itu, ketika dia kembali ke lembah yang sama, dia hanya menemukan bangkai rumah keluarga Alexa yang sudah dilalap api hingga habis terbakar.


Serta jejak kaki yang sangat banyak di sekitar rumah itu. Zayn yang tidak tahu tentang identitas keluarga Alexa yang sebenarnya menganggap kalau Alexa dan keluarganya meninggal di rampok orang.


Dan ternyata kenyataannya ada di depan Zayn saat ini. Gadis kecil yang dulu selalu tersenyum manis dan menghiburnya saat dia belum ditemukan oleh orangtuanya, ternyata adalah gadis tanpa nama yang menderita gangguan mental karena ulah keluarga Brown yang juga menculik adiknya.

__ADS_1


Zayn mencengkram kertas itu dengan penuh amarah. Gadis kecil yang selalu dia ingat dan memiliki tempat khusus di hatinya kini hidup menderita karena disiksa.


Jika bukan karena Alexa yang menemukannya dan melakukan pertolongan pertama, maka nyawa Zayn saat itu tak tertolong lagi.


Orangtua pria itu juga berterima kasih pada keluarga Alexa yang membantu menjaga Zayn saat mereka juga dalam keadaan genting kala itu.


"Apa ini alasan kalian memintaku merawat gadis itu Pa, Ma?" tanya Zayn sambil menatap kedua orangtuanya.


Tuan Kennedy dan istrinya mengangguk, mereka sudah tahu sejak awal, hany saja tidak segera memberitahu anak anak mereka kebenaran tentang gadis itu.


Mereka ingin Zayn membantunya bukan hanya karena mereka memiliki hubungan di masa lalu tapi karena memang terbeban membantu gadis itu.


" Kenapa baru buang sekarang Pa Ma?" tanya Zayn heran.


" Apa kau mau berdebat dengan papa?" ucap tuan Kennedy seraya menaikkan sebelah alisnya. Dua orangtua ini memang sangat sulit dipahami keinginannya.


"Kami juga baru tahu beberapa waktu belakangan nak, habisnya kau sangat lambat," ejek nyonya Felicia seraya menatap anaknya dengan tatapan meremehkan, seperti biasa dia lakukan jika Zayn gagal lagi padahal misinya sangat mudah.


Zayn menggaruk kepalanya," ya maaf, aku bukan ahli IT seperti Rose dan Mama, " jawabnya.


"Mulai sekarang kau harus menjaga gadis itu, ingat nak ku berhutang nyawa padanya!" ucap tuan Kennedy.


Alasan utama nyonya Felicia meminta Zayn merawat gadis itu karena sejak melihatnya, dia merasa kenal dan berujung mencari tahu segala sesuatu tentang gadis malang itu.


"Wah jadi ini CLBK!??" celetuk Diego dengan wajah penuh semangat.


" CLBK!?" balas Laura dengan mata membulat sempurna sambil menatap Diego dengan wajah jahilnya.


Kedua Orang itu tertawa cekikikan sambil menatap Zayn dan menggoda pria itu. Simon dan yang lainnya tertawa melihat kelakukan keduanya Yang entah bagaimana bisa berbagi sel otak yang sama.


" Cie cie... Cinta lama bersemi kembali wohoooo!!!" seru Diego dan Laura sambil bertepuk tangan riang menggoda Zayn.


Pipi pria itu bersemu merah, setiap kali digoda dia akan terlihat sangat aneh, bukan hanya pipinya saja tapi sampai seluruh wajahnya memerah seperti kepiting rebus.


" Apa apaan kalian, siapa yang cinta!??" balas Zayn sambil menatap ke arah lain.


"Ahahahah jadi itu benar!??" ucap Diego..

__ADS_1


" Wahhh kak kau hebat, masih kecil tapi sudah tau cinta cintaan, aciee..."


Dua manusia berisik ini benar-benar membuat suasana jadi sangat ramai. Zayn mengulum bibirnya," dasar berisik, sudahlah!!"ketus pria itu sambil beranjak dari sana dan meninggalkan mereka.


Seisi ruangan itu menertawakan Zayn yang terlihat jelas memang menyukai gadis kecil di masa lalunya itu.


Zayn dan Alexa kecil terlibat cinta monyet di masa kecil mereka. Mungkin sedikit berlebihan dan tidak wajar, tapi banyak orang yang menemukan cinta pertama mereka ketika usia mereka masih kecil.


Zayn melangkah menuju kamar perawatan di mana Gretta sudah terlebih dahulu dengan sigap mengurus gadis yang dipengaruhi obat bius itu.


Dia berjalan pelan dan memasuki kamar itu.


"Bagaimana keadaannya?" tanya Zayn.


"Dia sedang tidur saat ini, luka lukanya sudah dibersihkan dan dibalut, dia akan segera pulih," jelas Gretta yang sudah selesai dengan tugasnya.


"Terimakasih Gretta," ucap Zayn.


Gretta mengangguk," jaga dia dengan baik, kasihan dia menderita selama ini," ucap Gretta sambil melangkah keluar memberikan ruang bagi Zayn dan gadis malang itu.


Zayn menarik kursi dan duduk di samping brankar Alexa.


Dia menatap wajah kurus dan pucat yang kini berbaring dengan tali pengikat di kedua tangan dan kakinya.


"Dasar bodoh, kenapa kau selalu bermain dengan gunting bedah? bagaimana kau bisa mendapatkan benda itu!??" ucap Zayn yang merasa aneh.


Setiap kali gadis itu mengamuk, dia selalu saja berhasil mendapatkan gunting bedah yang sangat tajam dan melukai dirinya dengan benda itu.


Tiba-tiba Zayn merasa memang ini sebuah kejanggalan. Terlihat sepele, tetapi ada yang aneh dengan gunting bedah itu .


"Apa yang sebenarnya menyebabkan dia kambuh? pasti ada pemicunya, dan gunting itu!? bagaimana dia mendapatkan nya? apa ada yang sengaja memberikannya pada Alexa!??" batin Zayn.


.


.


.

__ADS_1


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2