
Semua orang menoleh ke arah sumber suara Ibu Sadrakh yang baru tiba di rumah itu bersama keluarga pria itu . Ayah dan Ibunya serta adiknya yang sudah menikah tiba di rumah kediaman Sadrakh.
“ Sadrakh?” panggil Nyonya Amira adik tuan Kent Junior yang memiliki paras cantik dan anggun sekalipun usianya sudah menginjak kepala enam. Dia anggun dan kharismanya tak bisa di tolak sama persis seperti suaminya tuan Jacob.
“ Mama? Papa kapan kalian tiba dari London, kenapa tidak bilang pada Sadrakh?” Pria itu langsung menghampiri kedua orangtuanya.
“ kami juga datang kak,” Ribka si koki hebat nan cantik menyapa Sadrakh dari belakang bersama suaminya yang sedang menggendong Ezky putra pertama mereka alias sepupu Alesha yang lebih tua setahun dari Alesha.
“ Ribka, James dan Ezky wahhh kalian benar benar curang ya, tidak memberitahukan kalau kalian akan pulang, arhhk aku belum menyiapkan apa apa,” ucap Sadrakh .
“ Dasar anak nakal, kau sendiri tidak bilang apa apa kalau sedang berkumpul dengan semua temanmu, anak tengil tidak tahu diri,” ejek tuan Jacob sambil menatap sisnis ke arah putranya sendiri.
“ ehh ini bukan seperti yang kalian pikirkan,” ucap Sadrakh.
“ halah dasar kamu ya, nggak apa apa kok sayang, mama Cuma kangen ingin kasihh kejutan karena Mama dengar kamu bawa Alesha pulang dari tempat istri kamu,” ucap nyonya Amira.
“ Iya Ma, Sadrakh akan merawat Alesha dari sekarang.” Ucapnya.
“ pilihan yang tepat sayang, Mama yakin kamu bisa, kami sudah menyiapkan pasangan yang cocok untuk kamu, dia pasti akan sangat menyayangi Alesha, cucu kami pasti butuh seorang ibu, “ ucap Nyonya Amira sambil memeluk lengan putra sulungnya dengan begitu hangat dan erat.
“ Pa.. pasangan?” Semua yang ada di ruangan itu terkejut bukan main. Sadrakh akan dijodohkan sesuai dengan pilihan orangtuanya. Sadrakh yang dijodohkan malah sangat terkejut, dia tidak menyangka kalau orangtuanya akan melakukan hal ini.
“ ma.. kenapa kalian melakukan ini tanpa bilang apa apa pada Sadrakh, Sadrakh tidak mau dijodohkan,” tolak pria itu dengan tegas.
Mendengar ayah dari Alesha akan dijodohkan, membuat raut wajah Obelia berubah, dia tampak murung dan menunduk, ada sedikit rasa sakit yang terasa di dadanya dan entah kenapa dia kecewa ketika mendengar hal itu dari mulut orangtua Sadrakh.
“ Obelia sadari posisimu, jangan kecewa, kamu tidak pantas untuk mereka,” batin Obelia seraya menepuk dadanya perlahan untuk menghilangkan rasa sesaknya.
__ADS_1
Hal ini jelas dilihat oleh Laura yang terlalu peka,” Kasihan Obelia, jika begini dia tidak akan bisa dekat dengan Alesha, Alesha dan Obelia akan berpisah lagi dan aku takut keadaaan Alesha lebih parah lagi dari ini,” batin Laura.
“Pa, Ma jangan mengatakan omong kosong di depanku, aku tidak mau dijodohkan dengan siapa pun itu, biar aku yang mengurus kisah ku sendiri, jangan ikut campur seperti yang kalian lakukan pada Ester!" tegas Sadrakh sambil menatap kedua orangtuanya dengan tatapan tajam.
“ Sadarlah Sadrakh, Alesha butuh seorang ibu dan kau juga tidak akan mungkin merawatnya seorang diri, kau harus menikah dengan ornag yang kami pilih, dia datang hari ini, dia seseorang yang sangat kau kenali, Diva kemarilah nak,” panggil tuan Jacob seraya melirik ke belakang.
Seorang gadis cantik nan menawan berjalan dari barisan belakang dan tersenyum menyapa Sadrakh,” Halo Kak Sadrakh, kita bertemu lagi,” ucap Gadis itu dengan senyuman lembut yang berhasil membuat Sadrakh terdiam ketika meliat wajahnya. Dia adalah adik perempuan mendiang istrinya.
“ Di.. Diva? Kenapa kau ke sini?” mata pria itu membulat sempurna.
“ bukannya sudah jelas kalau kita akan di jodohkan? Kenapa kau terkejut begitu?” tanya Diva seraya melirik Alesha yang sangat nyaman dalam pangkuan Obelia.
“ Pa, Ma aku tidak mau, aku menolak perjodohan ini, jangan paksa aku atau aku akan berbuat gila, kalau jelas kenal dengan anak kalian!" tegas Sadrakh.
“ Tapi nak, semua sudah setuju, lahi pula Diva adalah saudara mendiang istrimu, dia akan lebih cocok jika menjadi ibu Alesha, dia..
suasana malah semakin panas. Tak Seorangpun menghentikan perdebatan mereka. Sadrakh jelas terlihat begitu kecewa dengan keputusan orangtuanya yang terlalu terburu-buru. Dia baru saja membangun hubungan dengan Alesha dan sekarang hubungan itu akan hancur lagi ketika dia memisahkan Alesha dari Obelia jika dia menikah dengan perempuan lain.
“ Sadrakh.. jangan membantah dan turuti saja, pernikahanmu berakhir begitu karena kau tidak mendengar perkataan kami, ikuti kemauan kami dan kau akan selamat “ titah tuan Jacob.
Mendengar pernikahannya disinggung, Sadrakh tidak terima. Kedua orangtua pria itu sebenarnya tidak terlalu suka dengan Ester mendiang istri Sadrakh karena dia memiliki aura yang sangat kuat bahkan terkesan sangat sulit untuk dilawan. Selain itu penampilan Ester tidak seanggun Diva adiknya, sejak awal mereka ingin Diva yang menikah dengan Sadrakh bukan Ester, tetapi Sadrakh melawan dan membawa Esther.
“ Jangan pernah menyinggung pernikahanku dengan Esther, jangan pernah ikut campur dengan pernikahanku!" kesal Sadrakh.
Melihat kondisi tidak baik, Ribka lansung menghampiri kedua orangtuanya,” pa Ma, biarkan kak Sadrakh yang memilih, jangan dipaksa, aku juga tidak setuju jika dia dijodohkan begini,” ucap wanita itu seraya menatap kakaknya yang penuh luka.
“ Tidak, tidak boleh begini, jika dia ingin menolak maka saat ini juga dia harus membawa calon istrinya ke hadapan kami saat ini juga, jika tidak bisa maka Sadrakh harus menikah dengan Diva, tidak ada penolakan!" tegas tuan Jacob.
__ADS_1
Mereka tersenyum, karena Sadrakh benar-benar terdesak saat ini. Mau di mana dia mencari calon istri saat ini, jika demikian maka rencana perjodohan itu akan bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana mereka selama ini.
Sadrakh mengeraskan rahangnya. Semua yang terjadi benar-benar di luar dugaannya. Dunia yang dihadapi Sadrakh sangat kompleks. Kedua orangtuanya sangat sulit dihadapi. Satu satunya yang dipikirkan oleh Sadrakh adalah kebahagiaan putrinya.
Dia jelas tahu orang seperti apa Diva, menurutnya Diva adalah gadis jahat yang bersembunyi dalam tampilan anggun dan lembutnya itu. Berbeda dengan Ester yang menunjukkan sifat yang jelas dan asli.
Jika dia menikah dengan Diva, maka nasib Alesha sudah bisa dia tebak. Sadrakh terdiam sejenak, menenangkan pikirannya dan mencari solusi agar semuanya bisa berjalan sesuai keinginannya bukan keinginan orangtuanya.
Sadrakh menatap sekeliling ruangan itu, dia memerangkap Obelia yang sedang menimang putrinya. Oeblia dan Alesha yang perlahan lahan menjadi semakin mirip padahal mereka tidak punya hubungan darah.
Kebahagiaan Alesha adalah Obelia, maka dari itu Sadrakh bersedia melakukan apa pun untuk memberikan kebahagiaan itu pada putri semata wayangnya.
Sadrakh menatap mereka semua,” Baiklah jika itu yang kalian inginkan, aku sudah punya calon istri yang sangat sempurna untuk menjadi pendampingku sekaligus ibu sambung bagi putriku,” ucap Sadrakh dengan senyuman mekar di wajahnya.
Pertama kali bagi keluarganya melihat senyuman indah di wajah Sadrakh setelah bertahun tahun dia hidup dalam kegelapan dan murung bak mayat hidup.
Nyonya Amira dan Tuan Jacob bahkan sampai terkejut tetapi mereka berusaha menahan agar ekspresi mereka tidak ketahuan. Ekspresi haru karena anak mereka mulai berani melangkah ke episode baru di hidupnya.
Sadrakh berjalan mendekati Obelia dan menarik tangan gadis itu sampai membuatnya bangkit berdiri. Tangan kekarnya merangkul bahu Obelia,” aku akan menikah dengannya, segera sesuai keinginan kalian,” ucap Sadrakh.
.
.
.
Like, vote dan komen
__ADS_1