Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
138


__ADS_3

Setelah kedatangan mengejkutkan nyonya Yanti, Sadrakh menjadi kesal dan marah setiap kali melihat Yura di perusahaannya. Ingin dia segera menghancurkan karir gadis itu tapi istrinya melarang dia mencampur urusan pribadi dengan urusan pekerjaan.


“ Sayang sudahlah, mereka juga tidak melakukan apa-apa, aku tidak merasa diikuti, dan tidak merasa di jebak, kamu yang tenang ya,” ucap Obelia sambil menggenggam tangan suaminya.


“ ahhh Obelia..” Sadrakh memeluk Obelia dengan erat.


Dia menghela nafas kasar, sejak dua minggu kedatangan nyonya Yanti, perasaannya selalu tidak enak, dia khawatir jika sampai terjadi sesuatu yang buruk dan feelingnya mengatakan hal demikian.


“ Tidak bisa begini, aku akan menemanimu terus , aku akan membalas mereka sayang, aku tidak bisa membiarkan dia mengucapkan kata kata yang tidak pantas tentang mu,” ucap Sadrakh.


“ jika sampai Laura dan Dani tahu kau menyembunyikan hal ini dari mereka, keduanya pasti sangat marah, kita harus melakukan sesuatu, aku tidak mau kau kenapa kenapa,” ucap Sadrakh.


Melihat kekhawatiran yang besar dalam diri suaminya, Obelia mengangguk setuju," baiklah, asal kamu tenang,” ucapnya.


Pada akhrinya Obelia di jaga ketat,dan mereka mulai melacak keberadaan nyonya Yanti dan membuat rencana untuk menghancurkan dan mempermalukan wanita itu.


Sadrakh tak akan segan segan melakukan hal mengerikan jika itu berkaitan dengan istrinya, orang yang dia sayangi dan orang yang membuatnya mengenal kehidupan lagi.


Sadrakh berangkat ke kantor dengan membawa Obelia. Perjalanan mereka kini dikawal oleh bodyguard, bahkan Alesha sampai dipindahkan sekolahnya oleh Sadrakh. Dia tidak mau kecolongan.


Sementara itu dekat perusahaan itu, Nyonya Yanti berdiri sambil mengamat amati gedung besar itu menantikan kedatangan Sadrakh. Rencana jahatnya baru akan di mulai, dia akan melakukan segala cara untuk membuat Obelia hancur dan bercerai dengan suaminya.


“ jika dia bercerai dengan pria kaya raya itu maka akan ada celah dan kesempatan bagi putriku untuk mendekati dia, hmmm ini akan bagus,” batin nyonya Yanti.


Wanita itu sangat licik, dia akan melakukan segala cara untuk membuat orang lain menglami kerugian besar.


Dia berdiri di sana, berpura pura menjadi pengemis, dengan pakaian compang camping berjalan ke sana kemari sambil mengawasi perusahaan itu dari seberang jalan. Pantas saja anak buah sadrakh tidak bisa menemukan jejaknya, dia ternyata menyamar menjadi seorang pengemis dan terus berkeliaran di sekitar bangunan itu.


Di saat yang sama rombongan mobil Presdir akhirnya tiba, Sadrakh dan Obelia tiba di gedung itu dengan beberapa bodyguard yang mengkawal mereka.


“ Sialan, anak itu malah dikawal ketat seperti presiden saja, dia tidak pantas merasakan kemewahan itu, seharusnya aku yang menikmati semuanya, arhhkkk!!“ geram nyonya yanti.


Tetapi sedetik kemudian dia tersenyum sambil meenatap ke arah mobilnya yang dia parkir di bawah pohon. Tampak seorang anak kecil dengan wajah penuh luka dan lebam diikat di dalam mobil itu, menangis sesenggukan sambil berusaha utnuk keluar.


“ Kartu asnya sudah kupegang, satu satunya cara adalah dengan menggunakan anak manis itu, ahh kalau dia dijual pasti uangnya besar, anak anak orang kaya memang selalu berbeda.” Batin wanita itu seraya menatap Alesha yang dikurung di dalam mobil.


Beberapa jam yang lalu, dia dan anak buahnya terus membuntuti anak buah Sadrakh yang mengantarkan gadis kecil itu ke sekolah. Dia menyamar menjadi supir yang juga membawa anak sekolah.

__ADS_1


Dia mengikuti mobil itu ke tempat TK di mana Alesha bersekolah. Benar saja dia menemukan lokasi yang penuh dengan penjagaan ketat.


Tetapi jangan sebut dia sebagai wanita terlicik abad ini jika Alesha saja tidak bisa dia dapatkan.


Wanita itu menyelinap masuk ke dalam sekolah sedangkan anak buahnya mengelabui para penjaga, tentu dengan membayar penjaga yang lain dia bisa masuk sekolah itu. Bebas berkeliaran di sana saat sekolah masih sepi.


Tak akan ada yang menyangka kalau dia masuk ke sana karena dia menyamar sebagai petugas masak di seolah itu. Alesha dia dekati, dia berikan roti seperti yang didapatkan oleh anak anak. Namun roti yang dia berikan pada Alesha dicampur dengan obat tidur.


Dia membawa gadis itu lalu memasukkannya ke dalam tas besar yang dia bawa . Alesha kecil dilucuti pakaiannya, seluruh peralatan sekolahnya ditinggalkan bahkan semua aksesorisnya dia lepaskan untuk menghilangkan jejak mereka.


Dia berhasil membawa Alesha dengan menumpang pada truk sampah yang setiap hari mengambil sampah dari sekolah itu. Sangat licik dan jahat.


Sadrakh dan yang lainnya tidak sadar kalau Alesha sudah tidak berada di sekolah lagi, hingga di saat mereka memsuki gedung besar itu, Obelia mendapatkan panggilan dari pengawal yang menjaga Alesha.


“ Sayang sebantar,” ucap Obelia sambil menatap ponselnya.


Wajah wanita itu sedikit pucat, dia tampak lesu dan memang kurang enak badan akhir akhir ini. Tapi Obelia berpikir kalau itu semua hanya karena faktor stress memikirkan apa yang dilakukan oleh sang Ibu dan ayah.


“ ada apa?” tanya Sadrakh.


Sama halnya dengan Sadrakh, tiba tiba saja dia merasakan gelisah yang lebih parah dibanding tadi pagi.


“ Sial aku gelisah, apa terjadi sesuatu pada Alesha,” ucap Obelia.


“ Halo ada apa?” tanya wanita itu dengan wajah gugup.


“ Nyonya, nona muda hilang dari sekolah, ada penyusup yang membawa nona muda dan dia adlah ibu Anda.” lapor pengawal yang telah menemukan jejak Nyonya Yanti yang terekam kamera keamanan dan kini mereka sedang melacak wanita itu.


“ Apa!??” teriak Obelia sambil membulatkan matanya tak percaya.


“ Apa saja pekerjaan kalian, arhhkk bagaimana ini bisa terjadi, kenapa putriku diculik!!” teriak Obelia histeris.


Tangannya gemetar, dia menangis saat itu juga.


“ Alesha hilang!??" Sadrakh sama terkejutnya dengan Obelia, dia menatap istrinya tak percaya.


Obelia jatuh lemas, dia menangis sesenggukan sambil mencengkram ponselnya.

__ADS_1


"Tidak..tidak mungkin arkhhh!!!!" Obelia pingsan karena Syok. Sadrakh langsung menggendong istrinya.


"Sayang bangun, sayang bangunlah!!!" Pria itu langsung menggendong Obelia dan membawanya menuju ruang kesehatan.


Dokter di sana langsung sigap melakukan pemeriksaan.


"Obelia, kenapa bisa begini!??" tanya Dokter Dira yang pernah merawat Laura dulu.


" Ahh dia syok, putri kami hilang, tolong periksa keadaannya!!" ucap Sadrakh.


Gadis muda itu dengan cepat memeriksa kondisi Obelia. Wajah wanita itu sangat pucat, denyut nadinya melemah.


Dokter Dira merasa ada yang janggal, pasalnya kondisi wanita itu berbeda dari pasien syok pada umumnya.


"Sadrakh, kapan terakhir dia datang bulan??" tanya Dira.


"Dia telat satu bulan, katanya faktor Stress, ada apa?" tanya Sadrakh khawatir.


Pikiran pria itu kini terbagi dua, antara posisi sang putri dan juga keadaan istrinya.


"Kita harus membawanya ke rumah sakit, dia sedang hamil!!" ucap Dira dengan wajah panik.


Semakin terkejut lah Sadrakh dengan berita ini. Antara bahagia dan bercampur rasa takut.


"Kita harus segera ke rumah sakit!" ucap Dira.


Sadrakh benar benar kebingungan, dia kacau sampai suara Danielle menyadarkan pria itu.


"Sadarlah kak Sadrakh, segera bawa kak Obelia ke rumah sakit, aku akan menangani dari sini!!!" teriak Dani yang datang dengan wajah marah ke dalam perusahaan itu. Dia siap menghancurkan siapa pun yang mengganggu ketenangan ornag-orang yang dia sayangi.


.


.


.


Like, vote dan komen 🤗

__ADS_1


__ADS_2