Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
53. Dasar Bodoh


__ADS_3

Akhirnya Simon di rawat juga di rumah sakit karena demam tinggi dan asam lambungnya meningkat karena tidak makan dengan teratur dan lagi lagi minum Alkohol.


Zayn habis mengomelinya ditambah dengan ocehan dari Laura sukses membuat Simon bermuka masam karena dipaksa makan yang banyak dan tidur di atas brankar sampai keadaannya benar benar normal.


Zayn tersenyum sempurna dia merasa kali ini dia menang karena ada barisan pendukung yang membantunya membuat Simon patuh dan manut dengan semua ucapannya.


Zayn duduk di kursi sambil menatap Simon dengan tatapan mengejek. Sejak Laura mengomeli Simon, pria itu berubah jadi pria penurut yang mengikuti semua ucapan Laura.


Zayn dengan liciknya memanfaatkan hal ini untuk merawat Simon dengan total karena selama ini Simon selalu melarikan diri dari rumah sakit ketika pengobatan sedang berlangsung.


“ Awas kau nanti,” kesal Simon sambil menatap Zayn dengan tatapan datar dan dingin.


“ Wleekkkk rasakan hahahahha... “


Laura menatap mereka sambil tersenyum, terkhususnya Simon yang memakai pakaian pasien malah terlihat lucu bagi Laura.


“ Tuan,” panggil Laura dan Simon dengan cepat menoleh pada Laura yang berbaring di brankar di sampingnya. Ruangan mereka di satukan atas keinginan Simon.


“ Ada apa?” tanya Simon dengan antusias.


Zayn dan hendry tak pernah melihat Simon se antusias ini saat berbicara dengan orang lain, tetapi segala sesuatu yang dia lakukan terhadap Laura berbeda, seolah dia kembali menjadi dirinya yang dulu.


“Ini pertama kali kita seperti pasangan di luar sana,” celetuk Laura sambil tersenyum menatap Simon.


“ Maksudnya?” tanya Simon penasaran.


Laura duduk dan menatap Simon dengan tatapan berbinar binar,” kita memakai pakaian serupa, kalau orang bilang baju couple hahahhaa... tapi kita dirawat di rumah sakit benar benar seperti pasangan di luar sana hahaha...” celetuk laura sambil menunjuk pakaian yang dia pakai sama warna dengan Simon.


Simon yang tak paham dnegan hal hal seperti itu merasa bingung. Dia menatap laura sambil memiringkan kepalanya,” aku tidak mengerti, apa maksudnya Hendry?” tanya Simon.


Pukk...


Zayn dan Hendry hanya bisa tepuk jidat dengan kebodohan dan kepolosan pria itu.


“ Dasar bodoh,” ucap Zayn. Pria itu mendekati Simon sambil membuka ponselnya dan membuka tajuk baju Couple.


“ Lihat yang seperti ini, itu saja tidak tahu dasar bodoh,” ejek Zayn.


Simon menatap beberapa gambar pasangan dengan pakaian yang memiliki konsep serupa , khusus dirancang untuk pasangan dan memang terlihat manis dan romantis.

__ADS_1


Tapi wajah Simon mengatakan hal lain,” eghhh yang benar saja, mana mungkin aku memakai pakaian seperti itu, ahhhh apanya yang baju couple, itu kekanakan,” ucap Simon sambil bergidik ngeri melihat foto foto pasangan romantis itu.


“ Ya ampun tuan, Anda benar benar aneh, pasangan bisanya melakukan hal seperti ini dan itu wajar,” ucap Hendry.


“ Diam kau, kau juga ditinggal pacarmu kan , mana bisa kau menasehati aku, aku lebih paham!!” ketus Simon.


Hendry lagi lagi dibuat mengalami serangan mental dari Simon. Dia hanya bisa berwajah cemberut dan mengadu pada Laura yang tertawa cekikikan melihat tingkah kekanakan Simon. Siapa sangka pria yang selama ini hanya bisa berwajah kaku ternyata bisa bertingkah seperti anak anak .


“ Nyonya muda, yang benar saja, tolong ajari dia, dia sangat keras kepala,” rengek Hendry.


“ hahaha.. apaan sih, kok panggil nyonya muda segala , panggil Laura saja Kak Hendry,” ucap Laura sambil tersenyum dengan buku gambar miliknya yang selalu di dekatnya.


Hendry terkekeh, matanya menatap buku gambar itu, desain pakaian berpasangan yang casual dan sedang diminati oleh banyak orang tergambar di sana,


“Wahh Nyonya ini gambar Anda?” tanya Hendry terperangah menatap desain unik dari Laura.


“ Ehh iya, kenapa jelek ya? Aku sedang memikirkan busana baru untuk musim dingin yang sebentar lagi akan tiba, toko online sudah jalan dan pesanan mulai masuk , toko harus punya beberapa desain yang ditawarkan pada pembeli,” jelas Laura.


Mendengar istrinya membicarakan dunia fashion, Simon dengan cepat menggeser tubuhnya, menyeret tiang infus dan turun dari brankar lalu naik ke atas brankar Laura dan duduk di samping istrinya.


“ Apa itu?” tanya Simon dengan antusias.


“ biarkan saja kak, tidak masalah ini muat kok,”ucap Laura.


“ Tuan lihat lukisan nyonya, ini lumayan bagus untuk desain musim dingin, apa tidak sebaiknya kita pakai milik nyonya saja?” usul Hendry.


Hendry menatap desain milik istrinya.


Mata jeli nya langsung menilai dan mengevaluasi desain itu.


“ hmmm ini masih terlalu biasa, bagian kerah tidak akan sesuai dengan suhu dingin di musim dingin yang ekstrim. Selain itu warna terlalu cerah , kemudian tidak boleh hanya pakaiannya saja, seharusnya dipasangkan dengan sepatu, penutup kepala dan tangan , bahkan dengan Scarf dengan tema yang sejalan.” Jelas Simon.


“ Tapi konsepnya memang untuk musim dingin yang cerah seperti musim panas, sehingga saat orang memakai pakaian ini akan merasa hangat seperti musim panas , untuk kerahnya memang perlu perbaikan,” balas Laura.


“ Wah ternyata ada konsep seperti itu. Baiklah, kalau begitu berikan motif bunga di ujung masing masing lengan dan bagian layer jaket untuk menambah kesan musim panas, maka ini akan jadi musim panas di musim dingin,” usul Simon sambil menggambar beberapa motif bunga cerah di gambar Laura.


Kemudian masukkan scarf tebal di bagian leher dengan motif bunga kecil cerah senada dengan layer jaket, lalu untuk topi berikan yang polos senada warna bunga sama dengan sepatunya,” Simon menjelaskan sambil menggambar di buku gambar Laura dan...


Jreengg...

__ADS_1


Tampaklah hasil yang memukau perpaduan ide dari Simon dan laura yang sangat apik dan luar biasa. Konsep Laura dipadukan dengan pikiran kritis dari simon membuat satu desain berharga muncul dalam sekali diskusi.


Hendry dan Zayn sampai terperangah melihat Simon dan Laura yang bekerjasama dnegan begitu cepat.


Laura terdiam membisu menatap buku gambarnya. Ekspresi wajahnya tak bisa di baca. Seketika suasana hening. Hendry, Zayn dan Simon juga diam dan menatap reaksi Laura.


“ Ya ampun tuan, Anda tahu kan kalau buku gambar seorang desainer itu adalah ranah pribadinya, seharusnya tuan tidak melakukan hal tadi, mungkin Laura tersinggung,” bisik Hendry .


Simon tersadar. Dia terlalu bersemangat dnegan bakat istrinya yang memang perlu diasah agar lebih detail tapi tak dia sangka Laura malah terdiam begitu dia selesai .


“ La.. Laura? Kau marah?” tanya Simon sambil menoel noel bahu Laura.


“ Maaf, aku hanya terlalu bersemangat, aku akan mengganti bukumu, maaf ya,”bujuk Simon.


“ Wahhh gila,” celetuk Zayn dan Hendry menatap kelakuan Simon yang aneh itu.


Laura berbalik dan menatap Simon,” Tuan ini menakjubkan, wahhhh hahhahaa.. kenapa aku tidak terpikir seperti ini, wahhh ini akan sukses besar kalau ditawarkan ke pelanggan, wahhh luar biasa...” seru Laura dengan senyuman merekah di wajah cantiknya.


Seketika Simon menghela nafas lega, dia pikir dia telah menyinggung hati Laura.


“ Ahhh.. ku pikir kau marah, dasar gadis tengik,” ucap simon sambil berbaring dengan wajah lega.


“ Ini benar benar menakjubkan,” ucap laura.


“ Sepertinya aku perlu belajar lagi,” ucap laura.


“ Bagaimana kalau Anda mengikuti kompetensi desainer berbakat yang grup Kent adakan Nyonya, Anda bisa belajar banyak di sana, iya kan tuan?” usul Hendry .


Simon menatap pria itu,” aku bisa langsung membuat namanya melejit, kenapa harus susah susah begitu, aku kan suaminya, mengurus masalah itu mudah, dasar bodoh, tidak perlu kesulitan memasuki pasar itu, di sana semuanya hanya orang orang licik dan picik, jangan sampai Laura terluka karena mereka, aku tidak setuju!!" tegas Simon yang mulai menunjukkan betapa posesif dirinya.


"Dasar bodoh!!" umpat Zayn kesal.


.


.


.


Like, vote dan komen

__ADS_1


__ADS_2