Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
189 Season 2: Help Me!


__ADS_3

"Ahh akhirnya selesai!!" Dani berseru bahagia setelah semua penjahat itu ditangkap oleh tim Aryn diikuti oleh Kelompok kepolisian yang dikerahkan oleh Key untuk membawa semua penjahat itu dari sana.


Semua orang ditangkap, semua bukti dikumpulkan dan Big Foot dilumpuhkan begitu saja tanpa bisa melawan mereka.


Big Foot dan semua anak buahnya ditangkap, tetapi mereka tidak menemukan Thomas.


"Tapi Thomas belum terlihat sama sekali, apa dia melarikan diri!?" tanya Simon sambil menatap semua tawanan yang diikat dengan rantai yang sedang dimasukkan ke dalam mobil polisi itu.


"Entah, kami tidak melihat batang hidungnya kak, dia harus mendapatkan hukuman khusus karena berani mendekati si kembar!" ucap Dani dengan wajah kesal.


"Kau benar, dia harus di hukum karena membahayakan si kembar!" ucap Kevin seraya merangkul bahu gadis itu.


Mereka berdua terlihat sangat akrab, Dani bahkan tidak segan bersandar di bahu pria itu karena lelah


Di sisi lain, Gabriel mendatangi tempat itu. Setelah disadarkan dengan kebodohannya sendiri, pria itu memilih berubah menjadi lebih baik.


Tak butuh waktu lama, atas pesan yang dikirimkan oleh Andara, dia datang ke toko stiker itu, dan benar saja dia yang mencurigai tempat itu membongkar markas rahasia yang terletak di gedung yang berada tepat di belakang toko itu.


Terlihat seperti gedung terpisah, tak tahunya tempat itu adalah tempat yang terhubung melalui tembok yang bisa digeser di dalam toko itu.


Gabriel berlari menghampiri Andara yang duduk di atas gelondongan kayu, Key yang sedang berbicara dengan Simon tersenyum melirik pria itu.


Sebenarnya Dia adalah pria yang kompeten, tetapi karena perubahan dan tidak mendapatkan pemimpin yang tepat dia berubah jadi angkuh untuk membuktikan bahwa dirinya bisa, bahwa dia tidak boleh disepelekan hanya karena latar belakang ayahnya yang seorang narapidana.


Gabriel merasa bersalah pada Andara, dia tahu harus melakukan hal apa.


"Andara," ucapnya sambil mengulurkan tangannya menatap pria itu. Bahkan penampilan Gabriel saja sudah berubah menjadi lebih tampan dan rapi.


"ummm? detektif bodoh? ada apa?"celetuk Andara sambil memiringkan kepalanya.


"Aku meminta maaf atas perbuatan ku, kata kata kasar ku dan kesombongan ku, maafkan aku Andara!" ucap Gabriel sambil membungkuk tiga kali dan meminta maaf dengan suara lantang sampai membuat semua orang menatap mereka.


Gabriel menyesal, terlihat dari wajahnya dan nada bicaranya yang tak lagi meninggi.


Andara terus menatap pria itu dia menaruh tangannya di bahu Gabriel," Baiklah, baik, jadi anak baik ya, supaya masuk surga!" celetuk Andara sambil menepuk bahu Gabriel sebanyak tiga kali.


"Hahhahaha......" Orang orang yang mendengar pria itu tertawa, karena Andara persis seperti seperti kakek kakek yang sedang menasehati cucunya.


Gabriel tersenyum dan menatap Andara," Senang bertemu denganmu lagi Andara, kita jadi teman kan?! " ucap Gabriel sambil mengulurkan tangannya lagi.


Tetapi hidung Andara mencium sesuatu," Kau pakai parfum baru, minyak rambutnya juga baru, pakaian baru, semuanya baru, kenapa kau semakin tampan!??" tanya Andara sambil berdiri dan mengendus endus Gabriel dengan wajah penasaran.

__ADS_1


Gabriel terkekeh, dia masih hapal kebiasaan Andara.


"Aku ganti penampilan, bagaimana apa aku tampan!?" celetuk Gabriel sambil berputar di depan Andara.


Andra terdiam menatap pria itu sambil memainkan jari jarinya, bukannya membalas ucapan Gabriel dia malah membayangkan Gabriel menjadi pasangan Dani karena dia tidak mau mengaku pada gadis itu.


^^^" Hahaha Gabriel aku mencintaimu!"^^^


^^^"Hahah aku juga Dani sayang, kita akan hidup bahagia selamanya!!"^^^


^^^"Arkhh tolong aku, ampun Gabriel, ampun!!!"^^^


^^^"Hahahah kau akan mati di tanganku hahahhaha... Andara lihat ini, hahahahha"^^^


Dia membayangkan wajah jahat Gabriel yang sedang menyiksa Dani dan membuat perempuan itu kesulitan seumur hidupnya.


Andara terbelalak,dia menggenggam erat tas selempang nya sambil menatap langit dengan wajah syok dan mulut menganga.


Matanya kembali menatap ke arah semua yang ada di sana, ke arah Dani yang sedang tertawa bersama Kevin, Irvan dan Lanang, kandidat terkuat yang bisa mengambil Dani dari dirinya.


Dia membayangkan mereka menyiksa Dani. Tidak bisa Andara terima kalau gadis yang dia sayangi malah hidup tersiksa, membayangkan nya saja sudah membuat pria itu gugup setengah mati bahkan sampai keringat dingin.


" Andara!? ada apa?" tanya Gabriel.


"Andara ada apa!?" tanya Dani khawatir.


" Kau apakan dia!?" ketus Kevin sambil menatap Gabriel dengan wajah seramnya.


"Aku tidak melakukan apa apa!" ucap Gabriel yang jadi takut sendiri melihat Andara yang terus diam dan melamun tidak jelas.


"Andara!??"


"Andara ada apa jangan buat kami takut!!"


Andara melamun menatap langit yang mulai menggelap," Tidak!!!" teriak pria itu sambil memukul mukul telinganya dan berputar-putar seperti kesurupan di tengah-tengah mereka semua.


Tentu saja mereka panik dan membuat Gabriel jadi takut.


"Arkrhh tidak boleh!! tidak boleh!! tidak boleh!! tidak boleh!!!!" teriak pria itu histeris.


Andara yang terhanyut dalam lamunannya semakin panik dan membuat orang di sekitarnya takut.

__ADS_1


" Ada apa dengannya? kenapa tiba tiba kambuh?" tanya Simon.


"Dia pasti sedang memikirkan sesuatu, kita harus cari cara untuk menenangkan dia," ucap Arka .


Dani menatap pria itu dengan mata berkaca-kaca, dia mulai bernyanyi, lagi kesukaan Andara," Twinkle Twinkle little star....


Gadis itu bernyanyi dengan lembut, Mendengar suara Dani yang lembut membuat Putaran Andara semakin lambat.


Yang lain juga ikut bernyanyi, mereka membantu menenangkan pria itu dengan menyanyikan lagi kesukaannya, betapa sabar dan besar hati mereka menerima seorang pria dengan kondisi yang tidak normal seperti Andara.


Gabriel, Key dan semua yang baru pertama kali melihat perlakuan mereka pada Andara dibuat tertegun dengan tim Aryn.


Bahkan anak buah tuan Kennedy yang berjaga jaga di berbagai sisi tempat itu dibuat terpukau karena tim Aryn benar benar dilatih pemimpinnya untuk jadi manusia yang tulus.


"Tuan, saya melihat pemandangan indah di sini, arrhhh saya jadi ingin membantu anak malang itu, " Pria itu melakukan panggilan video dengan tuan Kennedy.


Di seberang sana, dua manusia hebat yang mudah tersentuh hatinya juga dibuat luluh dengan pemandangan menghangatkan hati itu.


Tim Aryn sama sama bernyanyi untuk menenangkan seorang pria dewasa yang sedang histeris karena keadaannya yang berbeda.


"Sepertinya kita harus memberi hadiah kecil untuk pria itu, dia banyak membantu tim Aryn, dia sangat pemberani, " ucap tuan Kennedy.


"Benar Pa, setahu Mama Syndrom Asperger masih bisa diringankan, mungkin tidak bisa sembuh total, tergantung separah apa kondisinya, setidaknya dia tidak kesulitan berkomunikasi dengan orang lain!" ucap Nyonya Felicia.


"Baiklah, kita akan bawa dia untuk dirawat dan dilatih, itu hadiah kecil yang bisa ku lakukan untuk penyelamat cucu cucuku yang berharga!" ucap tuan Kennedy sambil menatap ponselnya.


Andara tenang, lagu itu membuatnya merasa tenang dan damai. Dia menatap mereka semua,"Ka.. kalian menyebalkan, ada yang bau jengkol, bau keringat, bau ikan asin dan bau ampas, " celetuk Andara sambil menutup hidungnya.


"Tapi... Andara sayang !" ucap nya sambil menatap mereka masih dengan tangan yang menutup hidungnya.


" Hahahahahah!" semuanya tertawa.


"Kami juga sayang bintang Andara!!" ucap mereka sambil berpelukan satu sama lain dan membuat Andara terjepit di tengah.


" Arkhhh bau keringat huweekkkk.... Kalian lengket sekali arrkhhhh.... lepaskan, kalian menjengkelkan!!!!"


"Toooloong aku!!!!!"


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2