
Rumah Audy .
Ketika memasuki rumah , ada sekitar empat mobil asing yang terpakir , Audy tidak mengenal dan tidak pernah melihat kendaran - kendaraan yang terparkir di depan rumah mewahnya .
"Malam semua , Audy pulang ." teriak Audy setelah sampai yang memang sudah menjadi kebiasaan .
"Hmm pak satpam , mobil siapa ?" tanya Audy pada satpam .
"Malam non , saya kurang tahu ." ucap satpam tersebut .
"Baiklah terima kasih ." jawab Audy .
"Sama - sama non ." ucap satpam tersebut sambil stengah membungkuk memberi tanda hormat pada nona mudanya .
Audy langsung masuk kerumah seperti biasa ,tanpa peduli ada tamu atau tidak karena yang dia tau di rumahnya dia yang berkuasa .
"Malam non ." sapa pembantu yang ada .
"Bibi mommy , daddy sama kakek ada gak " tanya Audy antusias karena ingin menceritakan sesuatu .
"Ada kok di ruang makan , kebetulan ada tamu." terang pembantu tersebut .
Sementara di ruang tamu .
"ehek ehek ." suara Alex yang kaget dengan teriakan putri nya .
"Astaga maa , itu anaknya ." ucap Alex sambil geleng - geleng kepala .
"Dia juga putrimu , akan ku bilang kau tak mengakuinya ." ucap Anastasia mengancam suaminya .
"Tidak dia juga putri ku ." jawab Alex cepat tak mau istrinya melapor terlebih dahulu .
"Maaf yah , sepertinya putri saya sudah pulang ." ucap Anastasia pada tamu yang ada .
"Tidak apa - apa jeng ." jawab freya wanita yang sama umurnya dengan mommy Anastasia .
"Sebentar yah ." ucap Anastasia ingin menghampiri putrinya tapi putrinya sudah terlebih dahulu sampai di ruang makan .
Audy pov .
"Momy , dady kakek Audy mau cerita ." teriak Audy .
"Hallo semua ,selamat malam ." ucap Audy sambil tersenyum malu karena berteriak .
"Malam ." jawab semua yang ada di ruang makan bersamaan .
"Ada tamu yah , lanjutin makan malamnya saja tamu , maaf menggangu ." ucap Audy sambil tersenyum tapi tidak ada yang menjawab sehingga membuat Audy kesal dan salah tingkah .
"Apa tidak punya mulut untuk berbicara , saya masuk kamar dulu , selamat malam ." ucap Audy kesal dengan nada tak bersahabat .
"Hmm sayang . kemari ." ucap kakek Alfa membaca situasi .
__ADS_1
"Tidak mau ." jawab Audy kesal .
"Audyy ." panggil kakeknya lagi .
"Apa ?" tanya Audy tetap pada tempatnya .
"Kenapa kamu terlihat kesal ?" tanya kakek nya .
"Hmmm tidak apa - apa ." ucap Audy yang tidak bisa silat lidah dengan kakeknya .
"Baiklah kemari dulu , kenalan sama tamu kakek ." ucap kakek Alfa .
"Hallo nama saya Audy ." ucap Audy sambil tersenyum manis .
"Hallo sayang , nama tante Freya ." jawab tante Freya .
"Hallo nak , nama om Christian , kamu bisa panggil om Chris ." ucap Om Chris sambil tersenyum .
"Ohiya , yang itu namanya Darren , anak tante ." ucap tante Freya sambil memperkenalkan putranya .
"Darren ." ucap om Chris penuh menekanan .
"Hai Darren ." ucap Darren sambil tersenyum kecil .
"Hai senang bertemu dengan kalian ." ucap Audy yang sudah duduk di meja makan .
"Sayang apa ada yang mau kamu cerita kan ." ucap Anastasia mengingat putrinya tadi sangat antusias .
"Apa yang membuat mu senang ?" ucap Alex pada putrinya .
"Tadi aku berbelanja banyak ." ucap Audy sengaja menggantung - gantungkan .
"Terus ?" tanya kakek Alfa yang tidak mengerti .
"Aku membuat Farrel kesal hari ini , dia memarahi ku dengan Gaby selama di mall dan dia juga mengatakan kalau menyesal memperkenalkan ku dengan Gaby ." ucap Audy .
"Apa yang lucu sayang ? apa kamu meminta Farrel membayarkan belanjaan mu ?" tanya Anastasia curiga .
"Tidak , tidak , hari ini pangeran kampus itu membawa semua barang belanjaan ku , dan dia juga berkeliling mall bersama ku dan aku senang mengerjainya ." ucap Audy bangga dan membuat semua yang ada disitu membelakan mata .
"Astaga kamu ini ." ucap Alex sambil menggeleng - geleng kepala .
"Baiklah , aku mau ke atas dulu cerita ku sudah selesai ." ucap Audy sambil berdiri dan menglangkah kaki ingin ke kamar .
"Ohiyaa , daddy sayang besok dady harus menemani ku dan momy belanja , Daddy harus merasakan yang Farrel rasakan itu sangat seru ." ucap Audy sambil tersenyum .
"Tidak sayang , sepertinya daddy sibuk besok , kamu butuh berapa untuk belanja ? akan daddy transfer sekarang ." jawab Alex cepat tak mau bernasib sama dengan sahabat putrinya yang tak lain adalah Farrel .
"Apa daddy tidak mau menemani ku , aku tidak butuh uang , aku bisa meminta dari kakek kali ini , aku hanya membutuhkan orang membawa belanjaan ku dan menemani ku berkeliling mall ." ucap Audy memasang tampang sedih .
"Yahh Tuhan cobaan apa ini , cukup Farrel yang merasakan aku tidak mau ." batin Alex .
__ADS_1
"Bukan seperti itu saya .. " belum selesai alex berucap , tiba - tiba sudah di potong oleh Freya .
"Kamu belanja sama Darren saja nak Audy , ia kan sayang ." ucap Freya sambil melihat putranya dan Audy bergantian .
"Iya benar , kamu sama nak Darren saja sayang ." jawab Alex cepat .
"Tidak kasian cowo itu , dia sepertinya tidak bisa di ajak berbelanja , dia terlihat lemah ." ucap Audy membuat semua membelakan mata .
"Aku bisa menemani mu , dan aku tidak lemah ." ucap Darren cepat karena tak mau di anggap lemah .
"Ahh , tapi aku tidak mau pergi dengan mu ." jawab Audy santai .
"Baguslah kalau begitu ." jawab Darren bernafas lega .
"Baiklah , aku masuk dulu , selamat malanjutkan makan malam ." ucap Audy sambil melanjukan kaki ke arah tangga tanpa mempedulikan keluarganya dan tamu yang ada .
Ruang makan
"Cantik juga , baik dan lugu ternyata wanita itu adalah cucu dari kakek Alfa ." batin Darren .
"Anak kamu cantik loh sis , apa sudah punya pacar ." tanya Freya pada anastasia .
"Belum , dia baru putus beberapa bulan yang lalu ." jawan Anastasia .
"Darren , apa kamu tidak tertarik dengan cucu ku ?" tanya kakek Alfa yang memperhatikan Darren melirik cucunya dari awal sampai cucunya memutuskan untuk pergi .
"Hmmm ." jawab Darren sambil tersenyum .
"Menantu idaman ." ucap Chris sambil tersenyum .
"Aku akan mengejarnya setelah aku berhasil dengan perusahaan ." ucap Darren serius .
"Baiklah ." ucap Freya pasrah .
"Iya mami tenang saja ." ucap Darren sambil tersenyum .
"Tapi nanti kalau di embet orang jangan salahkan kami , Audy cantik dan baik ." ucap Chris sengaja menggoda .
"Hahah kalau mereka berjodoh tidak akan lari kemana ." ucap kakek Alfa sambil tersenyum .
"Nak kamu harus banyak belajar sama kakek Alfa dan om Alex karena mereka pebisnis sukses loh , serta tante Anas juga sukses di dunia design ." ucap Chris kepada putranya .
"Ohiya mohon bantuan dan juga tuntunannya , mungkin sebentar lagi aku akan mengambil ahli perusahaan ." ucap Darren .
"Wahh bagus dong kalau begitu , kamu harus semangat dan teliti dalam perusahaan karena banyak penjilat ." ucap kakek Alfa memberi solusi .
"Iya kamu harus pandai - pandai mencari teman , dan jangan mempercayai perusahaan pada orang baru , berhati - hati lah ." ucap Alex menambahkan .
Perbincangan malam hari berakhir tetang dunia bisnis .
Jangan lupa untuk terus mendukung novel "Menikah " semoga karya ini terus bisa menghibur kalian , jangan lupa juga untuk mendukung melalui like serta komentar mendukung dan berikan vote kalian juga untuk novel ini , terima kasih :)
__ADS_1