
"Au , jadi lu udah kasib sedikit peringatan ?" tanya Farrel sambil melirik sekilas pada sahabatnya dan kembali fokus kedepan .
"Udah , tapi sepertinya apa yang gw kasih belum cukup buat dia untuk sadar apa kesalahannya , hmmm apa gw harus berbuat lebih ?" jawab Audy sambil membuang nafas dengan kasar dan memberikan pertanyaan balik pada sahabatnya .
"Hmmm , udah cukup dulu sampe segini sekarang lu bantu pake doa kasih dia waktu satu minggu , tapi kalau dia gak sadar juga apa kesalahaannya , maka lu bole bertindak lebih setidaknya lu ngasih kesempatan buat dia ." jawab Farrel memberikan solusi pada sahabatnya , yah meski sebenarnya itu bukan solusi tapi mengulur waktu saja .
"Hmmm , bener juga kayaknya gw harus kasih waktu dan kesempatan buat mereka , siapa tahu aja sih nenek lampir bisa sadar apa salah dia dan mau minta maaf sama gak mau ganggu gw dan menampakan mukanya lagi di hadapan gw ." jawab Audy mengerti dan menyetujui pendapat sahabatnya untuk memberikan sedikit waktu pada nenek lampir tersebut .
"Hmmm , baguslah sekarang lu udah dewasa , udah bisa mengambil keputusan dengan bijak tanpa melibatkan emosi ." ucap Farrel sambil mengembangkan senyum dan tangannya mengacal - acak rambut Audy .
"Ihh , kan juga lu yang ngasih saran yang ngasih pendapat buat gw , kalau gak ada lu maybe perusahaan mereka udah hancur sejak tadi ." jawab Audy sambil cemberut sedikit kesal dengan tingkah sahabatnya yang selaly mengacak - acak rambutnya sehingga menjadi berantakan .
Akhirnya Audy di antar pulang oleh Farrel , selama perjalanan Farrel selalu memberikan nasehat pada sahabatnya dan kadang juga Farrel membuat Audy kesal dan selama perjalanan ada canda tawa mereka dan umpatan kesal dari Audy karena ulah Farrel .
Di tempat Lisa .
"Shit , apa maksud dari ucapan dia , ahhh ." teriak Lisa frustasi karena memikirkan ucapan Audy .
"Hahaha dia pikir dia itu siapa ha! berani sekali ngancem gw dasar gadis miskin ." teriak Lisa geram dengan ancaman Audy .
Lisa mengamuk di kamar karena merasa frustasi , tiba - tiba kantornya mendapatkan goncangan dan itu mengancam Lisa untuk kehilangan fasilitas mewah yang dia miliki , Lisa tak mau itu terjadi sehingga dia mengamuk sejadi - jadinya di kamar , para pelayan tak ada yang berani menghentikan nona muda mereka , mereka hanya berhadap nyonya besar mereka cepat kembali .
Kembali ke tempat Audy
Audy akhirnya sampai di depan mension mewah milik keluarga nya ..
"Thanks Farrel ." ucap Audy sebelum turun dari mobil sahabatnya .
"Sama - sama , udah sana istirahat ." ucap Farrel pada sahabatnya .
"Yaudah , hati - hati yah ." ucap Audy sambil tersenyum , stelah mobil sahabatnya tak terlihat Audy langsung masuk ke dalam dengan senyum mengembang karena merasa sangat senang hari ini .
"Malam pak ." sapa Audy pada satpam rumahnya sekitar ada enam orang di pos , karena empatnya sedang berkeliling .
"Malam nona muda ." ucap keenam pria berbadan besar sambil sedikit membungkuk memberikan hormat .
"Hehehe saya masuk dulu yah , jaga rumah baik - baik , byee ." ucap Audy sambil berjalan meninggalkan keenam satpam rumahnya tersebut .
"Baik nona ." jawab keenamnya dengan posisi siap .
Begitu Audy meski dia adalah anak orang kaya , tapi tak membedakan status orang yang ada di rumahnya , sehingga para pekerja di rumah Audy sangat menghormati dan melindungi nona muda mereka , dan akan marah jika nona muda mereka yang baik hati dihina .
__ADS_1
Masih ingat , Audy yang dikhianati oleh mantan pacar dan mantan sahabatnya ? semua orang dirumah berusaha menghibur Audy dengan hal - hal kecil , karena mereka tak mau Audy bersedih karena masalah asmaranya .
Thor : Begitulah ketika anda baik pada orang lain , maka orang itu akan lebi baik dari kamu .
Sekarang kita pindah ke tempat Albert
"Bagaimana El ?" tanya Albert pada asistennya .
"Perusahaan keluarga wirawan mendapat goncangan sedikit ringan tuan , seperti gertakan atau bisa dikatakan peringatan ." jawab Asisten El menyelaskan informasi yang dia dapat .
"Baiklah , bagaimana dengan gadis ku , apa sudah ada info tentang dirinya ?" tanya Albert sambil menatap asistennya , seolah menuntut jawaban yang harus memuaskan .
"Untuk gadis anda , sangat sulit mendapatkan informasinya tuan bahkan nama lengkap nona Audy masih belum di ketahui seolah di simpan dengan baik dan rapi tuan ." jawab asisten El berusaha tenang , tapi sebenarnya dia takut akan dimarahi karena masih belum mendapatkan informasi mengenai gadis yang bosnya inginkan .
"Hmmm , sepertinya gadis itu hanya ingin hidup dengan tenang atau mungkin ada rencana di balik tersembunyinya nama lengkap gadis tersebut ." ucap Albert sambil menebak - nebak alasan dari gadis tersebut tidak membuka indentitasnya .
"Maaf tuan , kalau dari penglihatan saya nona Audy bukan dari kalangan sederhana atau kalangan bawa tuan , mengingat dia selalu menggunakan supir pribadi dan juga mobil alphard itu sudah cukup membuktikan kalau nona Audy bukan gadis sembarangan ." terang asisten El pada bosnya tersebut .
"Benar juga dari cara dia berpakaian , semua bukan barang murahan , tapi barangnya adalah barang yang mahal dan branded ." sambung Albert masih berusah memikirkan sesuatu .
"Apa rencana selanjutnya bos ?" tanya El pada bosnya Albert .
"Cari tahu siapa dalang dari balik goncangan keluarga Wirawan ." ucap Al tanpa memalingkan pandangan dari atap kantor .
"Hmmm , sepertinya gadis manis ku bukan gadis biasa ." ucap albert lagi .
"Sepertinya begitu tuan ." jawab asisten El .
Balik lagi ke tempat Audy .
"Audyyy pulang ." teriaknya ketika memasuki rumah .
"Malam non ." sapa pembantu ketika melihat nona muda mereka pulang .
"Malam bibi , dimana mereka bi ?" tanya Clarisya pada pembantu yang ada di depannya .
"Tuan , nyonya dan tuan besar ada di meja makan nona muda ." ucap bibi ramah .
"Baiklah terima kasih , bibi bisa lanjutin pekerjaaan kalau sudah selesai istirahat saja , jangan sampai sakit , byeee bi ." ucap Audy sambil berlalu pergi .
"Baik non , terima kasih ." ucap bibi sebelum Audy benar - benar tak terlihat .
__ADS_1
Audy dekat dengan para pembantu nya karena kita masih kecil Audy lebi banyak menghabiskan waktu dengan para pembantu dari pada dengan keluarganya yang selalu sibuk dengan bisnis .
"Mom , daddy , kakek ." sapa Audy pada ketiga orang yang paling dia sayang dengan senyum mengembang .
"Hai sayang ." sapa mommy Anastasia mewakili .
"Kakek bagaimana apa semua sudah beres ?" tanya Audy pada kakeknya dengan wajah yang di buat serius .
"Hmmm , iya sudah ." jawab kakek santai .
"Hahaha , bagus kek Audy sayang kakek ." ucap Audy sambil berjalan memeluk sang kakek .
"Loh loh ada apa ini ?" tanya daddy Audy , pura - pura tidak tahu apa - apa , padahal kakeknya sudah menceritakan dan anak buah yang mengawasi Audy sudah melaporkan .
"Tidak ada apa - apa , iya kan kek ." jawab Audy sambil meminta persetujuan sang kakek .
"Sayang , sepertinya anak kita lebi memilih meminta bantuan dan meceritakan masalahnya pada sang kakek dari pada sama kita yah ." ucap alex menyindir putrinya Audy .
"Hahaha kakek makasih loh kalau Audy telpon selalu di angkat , dari pada Audy telpon yang ono mala di cuekin ." jawab Audy menyindir daddy nya yang selalu saja sibuk .
"Ha ha ha , liat lah Alex kau bahkan mengabaikan cucuku ." ucap kakek Alfa sedikit menyindir .
"Sayang sudahlah , daddy kan pergi bekerja bukan pergi bersantai , maafin mommy sama daddy yah , yang kurang memperhatikan kamu ." ucap mommy Anastasia pada putrinya .
"It's okey mom , lagi pula aku dan kakek hanya bercanda tadi , maaf daddy Audy tak bermaksud ." ucap Audy merasa tak enak pada daddynya .
"Iya sayang , maafin daddy juga yah ." jawab alex sambil tersenyum .
"Sudah - sudah , sekarang ayo kita makan ." ucap kakek Alfa pada anak , mantu dan juga cucunya tercinta .
"Makan ." jawab ketiganya sambil tersenyum .
Begitulah kebahagiaan keluarga kecil mereka , meski kurangnya waktu untuk bersama mereka tetap saling menjaga dan melindungi .
***Baik guys , thanks banget buat kalian semua yang masi setia buat baca novel ini , sekarang gw mohon banget nih sama kalian buat kasih jejak yang pertama yaitu Vote abis itu kalian bisa tinggalkan like dan biar aku tahu siapa kalian , kalian bisa komen dengan komentar mendukung .
Jangan lupa juga buat baca novelku yang judulnya .
"Anak orang kaya ." cerita tentang persahabatan enam anak remaja , dan akan ada kisah percintaan mereka serta kesuksesan mereka di masa depan .
"Kebahagiaan & Kehancuran ." kisah tentang masa lalu yang kelam , seorang gadis cantik yang baik dan ceria berubah menjadi gadis cantik yang dingin dan tidak banyak berbicara dan siapa sangka karena masalalu nya , membawa dia menjadi seorang mafia nomor dua di asia , please guys ini gak bakalan langsung ke cerita dia jadi cewe mafia tapi akan di mulai dari sekolah dan akan ada sedikit cerita masalalunya .
__ADS_1
Maaf bila mungkin ada salah kata , atau typo pada penulisannya , harap di maklumi yah teman - teman terima kasih atas waktunya , please tinggalkan VOTE , LIKE & KOMENTAR*** :)