
Setelah kejadian itu , jasmine dan ayahnya tak pernah kelihatan lagi , Jasmine sudah mendapat pringatan dari ayahnya dan secara mau tak mau akhirnya dia memilih menjauhin Farrel dan tak mau berurusan dengan pria tersebut di lain sisi , setelah dua tahun berlalu sekarang mereka sudah berada di semester 5 , Audy semakin di kenal oleh pebisnis karena kakeknya sudah mulai memperkenalkan kepada publik siapa Audy atau bisa di katakan Ausy adalah pewaris tunggal .
"Cabs yukkk . " ajak Audy .
"kemana ?" tanya Farrel .
"Ke mall bentar ." jawab Audy sambil tersenyum.
"Hmmm , tapi gw lagi males , next time deh ." ucap Farrel memelas .
"Gabisa maunya sekarang , ayolah . " ucap Audy memaksa .
"Baiklah , ayo jalan . " ucap Farrel mengalah .
"Hemmm kita jemput gaby dulu yuk , gak apa - apa kan ?" tanya Audy .
"Buat apaan ?" tanya Farrel .
"Biar rame aja , yahh yahhhh , ayolahhh jangan nolak ." ucap Audy memohon .
"Baiklah lu menang lagi . " jawab Farrel jengkel .
Sebenarnya keputusan untuk mengajak Gaby adalah keputusan yang salah , karena sudah bisa di pastikan kalau Audy dan Gaby bersatu maka keduanya sudah pasti tak kunjung lelah dan menghabiskan banyak waktu .
"Kak makasi yah udah ajakin jalan , kapan lagi jln bareng kak Audy ." ucap Gaby ceria .
"Hehehe makasi juga udah nemenin ." jawab Audy .
"Iya sama - sama kak sering- sering yah jalan bareng kalau ada waktu Freee ." pinda Gaby .
"Iya dong ." jawab Audy dengan senyum manis .
Sementara Farrel tampak mau murkah karena lelah di ajak kesana kemari oleh Gaby dan juga Audy , dia menggap kedua wanita itu tak punya rasa lelah karena sudah mau tiga jam tpi keduanya masih belum selesai , dari toko baju , gaun pesta jam tangan aksesories sekarang keduanya memasuki toko sepatu sontak saja membuat Farrel memutar bola mata dengan malas .
"Hei apa udah selesai ?" tanya Farrel mulai jengkel .
"Belum ." jawab keduanya kompak .
"10 menit lagi kita cari makan ga boleh ngebantah ." jawab Farrel tegas dan emosi .
"Baiklah , jangan marah - marah nanti lu cepar tua ." jawab Audy meledek Farrel .
"Hahahah tu dengerib ." ucap Gaby
__ADS_1
"Hahahaha baiklah terserah kalian ." jawab Farrel.
"Tapi jangan marah - marah juga kali kayak bapak - bapak aja lu. " ucap Audy kesal .
"Udah ayok kak ." ucap Gaby menengahi.
Audy dan Gaby adalah wanita yang sangat suka dengan Shopping atau berbelanja , sangatlah antusias baik buat barang mahal atau murah tidak menjadi masalah yang penting mereka berdua bahagia , sementara Farrel adalah orang yang selalu menyesal karena memperkenalkan sahabatnya dan adiknya yang sama - sama keras kepala dan gila belanja.
Tanpa terasa bahwa sekarang sudah 10 menit dari waktunya Farrel dan Kedua wanita tersebut menghampiri Farrel .
"Sudah selesai ." tanya Farrel .
"Sudah. " jawab kedua nya sambil tersenyum manis .
"Yaudah ayo kita cari makan dulu sekarang ." jawab Farrel .
"Baiklah ." jawab Gaby .
"Kita makan di tempat gw aja yah ." pintah Audy .
"Hmmm bole juga kak." jawab Gaby .
"Kakak , kok kakak bisa temenan sama ka Farrel sih ?" tanya Gaby sesampai di tempat makan .
"Ohiya , Gaby seneng deh ka Audy gak sombong temen - temen Gaby rata - rata sombong padahal kekayaannya belum seberapa ." ucap Gaby sambil memajukan bibirnya .
"Hahahaha kamu harus inget yah , yang di atas masih ada yang lebi atas , jadi jangan puas dengan apa yang udah kamu miliki yah . " jawab Audy memberi Nasehat .
"Kalian mau pesan apa dari tadi ngobrol terus gak cape apa tuh mulut ." ucap Farrel ketus .
"Hmmmm " dehemann keduanya terdengar jelas oleh Farrel .
Audy merasa senang dengan ada nya Gaby , yang bisa sepemikiran dengannya , dia menggap Gaby sebagai teman dan juga adik , karena menurut Audy sendiri , Gaby bisa menjadi dewasa dan juga bisa berubah menjadi gadis yang manja , sehingga akhirnya Audy melupakan adanya Farrel di antara mereka berdua saking serunya dan untuk Farrel merutuki dirinya karena menggabungkan sahabatnya Audy dan juga adiknya Gaby , itu adalah gabungan wanita yang sangat sulit untuk di kendalikan , dalam hatinya berharap waktu lebi cepat berlalu supaya bisa segera kembali .
"Permisi selamat menikmati ." ucap sang pelayan yang mengantarkan pesanan .
"Terima kasih ." jawab ketiga nya .
Mereka menikmati makanan dengan nikmat di tambahin dengan gabungan candaa tawa yg mengisi hidup mereka , suasana hangat seperti adik dan kakak .
"Kakak Farrel , kakak nanti kata nya yang mau di jodohin sama kakak udah mau ke Indonesia loh ." ucap Gaby setelah menghabiskan makanan .
"Emang kamu tau dari mana ?" tanya Farrel .
__ADS_1
"Aku denger gitu , katanya bulan depan dia bakalan balik ." ucap Gaby cemberut .
"Kok muka kamu gitu sih Gab , kan bagus kamu bisa jadi lebi deket dangan calon kakak ipar ." ucap Audy menyela pembicaraan kakak adik tersebut .
"Hmmmm , kenapa coba wanita itu mau balik secepatnya , bukannya diam disana mala balik ." ucap Farrel merasa jengkel .
"Iyaa , kak kalau wanita nya sombong jangan di nikahin yah , cari aja yang lain yang kayak kak Audy aja ." ucap Gaby antusias dan berusaha mempengaruhi sang kakak , karena Gaby sebenarnya menginginkan kakanya dengan Audy yang cantik baik dan tidak sombong .
"Husss kamu ini jangan ngomong gitu dong , siapa tau aja dia baik , kan belum sempet ketemu , jangan bicara yang tidak - tidak dulu Gaby ." jawab Audy menasehati .
"Hmmm , udah - udah males banget ngebahas orang asing ." ucap Farrel merasa tak nyaman membicarakan orang asing , yang jelas nantinya Farrel tidak akan menyukai orang tersebut .
"Iyaaa iyaa ." jawan Audy dan Gaby dengan senyuman .
Setelah selesai mereka mengelilingi mall lagi sebelum pulang , Audy menemani Gaby untuk pergi berbelanja keperluan sekolah , sementara untuk Farrel sendiri hanya mengikuti dan tidak banyak bersuara karena bisa terjadi perdebatan yang Farrel sendiri rasa itu tidak penting dan hanya akan membuang - buang waktu dan itu berarti Farrel akan semakin lama untuk menemani mereka .
Toko buku .
"Ka Audy , kakak udah punya pacar belum ? tanya Gaby kepada Audy karena merasa kepo .
"Hmmm gak punya , kakak punya mantan pacar aja sih ." jawab Audy sambil memaksakan senyumanan .
"Ohhh apa kakak sudah move on?" tanya Gaby lagi .
"Sudah , tapi belum sepenuhnya . " jawab Audy menjelaskan .
"Ohhh , maaf yah kak udah nanya hal pribadi ." ucap Gaby meminta maaf .
"Iya gak apa - apa , kamu gak perlu minta maaf Gaby ." jawab Audy sambil tersenyum dan mengacak - acak rambut Gaby .
"Sekarang Gaby berasa punya dua kak deh , yang satu dingin kayak es dan yang satu anget kayak matahari ." ucap Gaby sambil tersenyum .
"Hahahaha kamu ini aneh - aneh aja deh ." ucap Audy sambil tersenyum .
Begitulah keseharian mereka ketika sedang bersama berbagi cerita dan meminta solusi , seperti kakak dan adik yang saling melindungi , Audy merasa lebi ramai dengan keduanya yang selalu bisa menghibur Audy , mereka bertiga seperti kakak beradik .
Okay semua , sudah sampai disini , sebentar lagi akan memasuki drama kehidupan , jangan lupa buat like dan berikan komentar positif untuk karya ini , banyak memberikan semangat juga dan untuk kalian yang berkenan dan berbaik hati ayo vote novel "Menikah " .
Promosi
Baca juga karya ku sebelumnya "Anak orang kaya " cerita tentang persahabatan anatara enam remaja banyak kesenanagan , kebahagiaan serta kesedihan serta jalan takdir keenam sahabat yang tak bisa di tebak , untuk novel "Anak orang kaya " kalian harus memposisikan diri kalian yang berada dalam novel tersebut supaya kalian bisa merasakan bahagia , kesal dan sedih .
Terima kasih atas waktunya semoga hidup kalian bahagia terus .
__ADS_1