
Baca dulu, abis itu jangan lupa Like, Komen, Vote.
Audy sudah membereskan segala pekerjaannya di kantor, untuk asisten pribadinya menghadap ke ruangannya.
"Angel." Ucap Audy kepada asistennya dengan suara yang terdengar penuh wibawa, aura yang selalu dikeluarkan Audy di kantor adalah aura pemimpin.
"Apa ada yang bisa saya bantu nona muda." Jawab Angel dengan sedikit menundukan kepala, sebagai tanda ia menghormati Audy sebagai pemimpinnya.
"Ini adalah hadiah dari saya, Terima kasih karena selama ini kamu sudah membantu saya, Hari ini adalah hari terakhir saya berada di kantor mengingat status saya di sini hanya sebatas anak magang, saya akan kembali melanjutkan study saya berkuliah, tetapi saya tetap akan menjadi pemimpin perusahaan, tapi saya tidak akan berada di kantor setiap hari, Saya harap selama saya berada diluar kantor kamu bisa menghandle kantor dengan baik, Jangan coba-coba melakukan kesalahan sedikitpun meskipun saya tidak berada di kantor, tetapi saya akan tetap memantau dari jarak jauh, jadi kamu pastikan kantor tetap berjalan lancar." Ucap Audy panjang lebar menyerahkan kotak hadiah untuk asisten pribadinya.
__ADS_1
" Terima kasih atas hadiah yang diberikan kepada saya nona muda, Saya berjanji akan menjaga dan mengurus kantor sekuat dan semaksimal mungkin, Saya tidak akan mengecewakan anda, tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang sudah anda berikan." Jawab Angel dengan tegas, meskipun ia merasa terharu dengan kebaikan bosnya, tetapi ia tidak boleh menunjukkan hal-hal yang berbau lemah itu adalah hal yang tak di sukai Audy.
" Baiklah kalau begitu, kamu akan membantu tuan besar dan juga asistennya, karena besok saya tidak akan datang ke kantor, sesuatu yang penting dan darurat kamu bisa menghubungi saya, dan Jika sesuatu yang mencurigakan kamu harus memantau dan menyelesaikan semua dengan cepat, Jangan memberi kesempatan kepada penghianat penghianat." Ucap Audy lagi.
"Tolong kumpulkan semua karyawan di aula." Sambung Audy lagi.
"Baik nona muda, semua perintah, arahan dan juga masukan yang anda berikan akan saya jalani dengan sebaik mungkin." Jawab Angel menjeda.
Audy hanya mengangguk tanpa berikan jawaban, yang sudah paham akan hal tersebut dengan segera meninggalkan ruangan Audy.
__ADS_1
Peninggalan Angel, Audy menarik nafas dalam-dalam ini, ia berpikir jika tanggung jawabnya bukanlah hanya kuliah saya, tetapi kerajaan bisnis keluarganya sudah menjadi tanggung jawabnya, ini ia hanya bisa berdoa kepada Tuhan, semoga ia selalu di berikan kekuatan dan juga kesehatan.
Audi sebenarnya bisa saja melupakan semuanya kepada kakeknya kembali dan juga kepada kedua orangtuanya, ia rasa itu bukanlah hal atau idea yang bagus, jika dulu kedua orang tuanya dan juga kakeknya selalu bekerja keras untuk memenuhi segala kebutuhannya, maka Sekarang saatnya ia turun tangan membantu ringankan segala beban yang dipikul oleh kedua orang tuanya dan juga kakeknya.
Sama sekali tidak berkeinginan untuk membuat kakeknya bekerja di masa tua, ingin kakeknya bersantai saja di rumah, tetapi apa boleh buat kakeknya bukanlah tipe orang yang suka bersantai, sehingga sampai saat ini kakeknya masih saja turut mengurus perusahaan, bahkan kakeknya masi melakukan dinas bisnis.
Kerja keras akan sangat sulit untuk hanya berdiam diri, apalagi orang yang sudah terbiasa bekerja maka akan sulit jika orang tersebut hanya menghabiskan waktu dengan bersantai, Begitupun sebaliknya orang yang selalu menghabiskan waktu dengan sia-sia akan merasa sangat kesulitan jika harus bekerja.
Dari partai ini kalian bisa mengambil dampak positif, dan juga pembelajaran jika orang yang sering menghabiskan waktu dengan sia-sia hanya akan tetap seperti itu, tetapi akan berbeda dengan orang yang menghabiskan waktu dengan bekerja keras, jauh lebih berkembang dan maju dibandingkan sebelumnya, di sini kalian ingin menjadi orang seperti apa ?
__ADS_1
Terima kasih sudah mau membaca, jangan lupa Like, Komen dan Vote.