
Tolong bantu Vote dulu temen - temen aku gak minta banyak kok aku cuma minta buat bantu vote , maaf kalau sedikit memaksa semoga kalian tetap senang dengan karya ku .
Setelah hari itu pria misterius pikirannya selalu terganggu oleh sosok wanita yang cantik yang secara tak sengaja di lihat oleh nya ketika berada di mall .
"Ahhh sial , siapa gadis itu beraninya dia menggangu pikiran ku ." umpat pria misterius tersebut .
"Wanita itu harus menjadi milik - ku yah dia haru menjadi milik - ku ." ucap pria misterius sambil tersenyum penuh arti .
Tok .. tok ... tok
Ketukan pintu membuat pria misterius mengahlikan fokus yang tadinya dalam benaknya adalah wanita cantik itu sekarang dia berpikir siapa yang tiba - tiba saja datang .
"Masuk ." ucap pria misterius tersebut .
"Hai sayang ." ucap wanita paruh baya yang masih tetap terlihat cantik .
"Hai mom , tumben dateng ke kantor ." ucap pria misterius sambil tersenyum .
"Emang mommy gak boleh yah datang ke kantor ? kalau begitu mommy pulang aja deh ." ucap wanita paruh bayu terlihat kesal mendengar ucapan putrnanya yang seolah - olah tidak menyukai kehadirannya .
"No mom , bukan seperti itu ." ucap pria misterius merasa bersalah kepada mommy kesayangannya .
"Hmmm , yah sudah ini mommy bawain kamu makanan ." ucap wanita paruh baya lagi sambil tersenyum .
"Wahhh , terima kasih udab repot - repot mommy , aku kebetulan kangen masakan mommy he he he ." ucap pria misterius sambil cengengesan .
"Astaga kamu baru kangen masakan mommy , hmmm jadi kamu gak perna kangen yah sama mommy , jahat banget sih anak mommy ." ucap wanita paruh baya dengan tampang yang di buat dramatis hahaha dasar emang yah emak - emak .
"Hmmm , no mom bukan seperti itu ." ucap pria misterius merasa bersalah .
"Yah sudah kamu makan dulu gih ." ucap wanita paruh baya yang tak lain adalah mommy dari pria misterius .
Audy dan Farrel
"Eh , Farrel makan di luar yuk ." ucap Audy pada sahabatnya sambil merapikan dokumen yang berserakan di atas meja .
"Emmm sebentar yah , gw selesain dulu , gak apa - apa kan ." jawab Farrel tetap fokus pada dokumen yang ada di atas mejanya .
"Hmm gak apa - apa kok , gak usah buru - buru santai aja ." jawab Audy takut sahabatnya salah mengerjakan apa bila terlalu terburu - buru .
"Iya - iya sebentar yah , ohiya lu pikirin aja dulu mau makan di mana ." ucap Farrel tetap fokus pada berkas tanpa menoleh atau memalingkan wajah sedikit pun .
__ADS_1
"Hmmm okay ." jawab Audy sambil memainkan ponselnya mencari - cari tempat makan yang enak dan nyaman serta tidak ramai .
Setelah 10 menit akhirnya Farrel menyelesaikan pekerjaannya , semua tampak sudah beres dan Audy serta Farrel langsung bergegas menuju live .
Tanpa di sangka - sangka ketika Audy dan Farrel sedang terburu - buru , Audy tidak sengaja menyenggol wanita paruh baya .
"Awww ." pekik wanita paruh baya yang tersenggol akibat ketidak hati - hatian Audy dalam berjalan .
"Eh maaf , maaf bu saya bener - bener tidak sengaja ." ucap Audy merasa sangat bersalah karena menyenggol orang tua .
"Saya tidak apa - apa , apa kamu ada yang luka ?" tanya wanita paruh baya balik .
"Saya tidak apa - apa , maafkan saya karena tidak sengaja menyenggol anda ." ucap Audy sambil menunduk .
"Sudah tidak apa - apa , kalian bisa lanjutkan aktifitas kalian ." ucap wanit paruh baya sambil tersenyum .
"Terima kasih dan sekali lagi maafkan kami nyonya ." ucap Farrel merasa tak enak .
"Maaf , semoga kita bisa bertemu kembali di lain waktu ." ucap Audy sebelum benar - benar pergi .
Sementara di belakang wanita paruh baya ada pria misterius yang diam dan tak bekedip melihat bidadarinya di depan mata .
"Sayang kamu kenapa kok diam saja ." tanya wanita paruh baya yang tak lain adalah ibu dari pria misterius tersebut .
"Hmmm , mommy tidak apa - apa , ohiya wanita yang tadi cantik pacarnya juga ganteng ." ucap wanita paruh baya pada putranya .
"Ahh , masing gantengan aku kok mom he he he ." ucap pria misterius sambil cengengesan .
"Astaga lagi - lagi gadis manis itu ada di hadapan ku , apa aku tadi hanya menghayal tapi tidak tidak tadi terasa begitu nyata , yah bakhkan sangat nyata menurut ku ." gerutu dalam hati pria misterius .
Akhirnya pria misterius yang tak lain adalah Albert CEO muda permata company , memutuskan untuk mengantar wanita paruh baya yang tak lain adalah ibunya .
Setelah kurang lebih lima menit akhirnya sang ibu meninggalkan area kantor dan Albert langsung berjalan menuju ke ruanganan nya , semua orang yang berpas - pasan dengan Albert akan berhenti dan sedikit membungkuk sebagai tanda hormat atau salam dan Albert hanya melirik sebagai sapaan .
"Astaga ternyata gadis manis itu ada disini , hmm kenapa aku tak menyadarinya yah ." ucap Albert pada dirinya sendiri .
"Ahhh sekarang mau tak mau wanita itu harus bertanggung jawab karena sudah berani memasuki hati ku ." ucap Albert sambil tersenyum penuh arti .
Albert memutuskan untuk menelpon asisten pribadi nya yang bernama El untuk memberi kan tugas mencari tahu tentang gadis manisnya .
"Hallo ." ucap pria misterius .
__ADS_1
"Hallo bos , ada yang bisa saya bantu ." jawab asisten yang bernama El .
"Aku ingin kau mencari tahu tentang gadis manis ku dan ternyata dia adalah salah satu orang kantor ku ." ucap bos misterius menjelaskan agar lebi mudah mencari tahu tanpa menunggu lama .
"Baik bos ." jawab asisten El .
"Hmmm , gadis manis sepertinya kau sudah berhasil meruntukan pertahanan bosku ." batin asisten El sambil tersenyum .
Disisi lain
"Farrel , lu hari sabtu ada acara gak ?" tanya Audy pada sahabatnya .
"Enggak , emang kenapa ?" tanya balik Farrel .
"Gw pengen jalan , lu mau nemenin gw gak ?" tanya Audy dengan wajah yang penuh harap .
"Dengan satu syarat ." ucap Farrel dengan tampang yang sulit di artikan .
"Hmmm baiklah , apa syaratnya ." jawab Audy antusias dan sedikit penesaran .
"Baiklah aku tak mau kau berbelanja nanti , bagaimana ? , setuju atau tidak ?" tanya Farrel sambil menaikan satu alisnya , yah Farrel sedang tidak ingin menemani Audy berbelanja menurutnya hanya membuang waktu saja mending melakukan aktifitas lain .
"Baiklah setuju kalau begitu ." jawab Audy sambil tersenyum bahagia mendengar persyaratan yang di buat oleh sahabatnya tersebut .
"Tapi aku ingin kau menemani ku membeli sesuatu dan ini bukan seperti belanjaanku yang biasa kau mungkin akan menyukainya ." sambung Audy masih dengan mengembangkan senyum .
"Hmmm , aku sudah bilang tidak mau menemanimu berbelanja , mengerti lah ." jawab Farrel dengan tampang kesalnya .
"Ayolah , aku tidak berbelanja tapi aku membeli sesuatu beda dengan bebelanja ." jawab Audy memelas .
"Sama saja ." jawab Farrel merasa jengkel .
"Mau tak mau kau harus menemani ku ." jawab Audy dengan mode - on ketusnya .
"Hmmm , terserah kau saja . " jawab Farrel merasa jengkel ."
Akhirnya mereka menghabiskan waktu istirahat mereka dengan makan sambil berbicara , di selipin sedikit candaan yang membuat keduanya tertawa dan juga ada pembicaraan membuat salah satu dari mereka merasa jengah dan jengkel .
***Buat kalian semua yang tetap setia buat ikutin novelku , bulan ke lima tanggal 31 aku mau ngasih giveaway buat satu orang pemenang , yang tentunya memiliki syarat yang mudah , cukup setiap membaca novel berikan like serta komen yang mendukung dan jangan lupa juga untuk vote . giveawaynya adalah Tshirt kusus untuk satu orang saja .
kenapa di adain giveaway ? karena aku mau kasih hadiah kecil buat yang selalu setia membaca , jadi aku harap kalian bukan hanya memberikan like dan komen tapi tidak membaca dengan baik karena ada satu satu kuis buat nentuhin pemenangnya , terima kasih .
__ADS_1
Selamat membaca dan menikmati teman - teman ohiya jangan lupa juga buat baca novel "Menikah" Salam hangat untuk kalian yang selalu setia buat nungguin novelku*** .