
Happy reading 😊
......................
Makan malam dikeluarga papa Adit malam itu menjadi tambah ramai. Kehadiran Zahra sebagai menantu dan Zach ditengah-tengah mereka membuat meja makan terasa semakin penuh sekarang. Belum lagi perdebatan sengit antara Eowyn dan Rayyan. Apalagi kalau bukan karena berebut kursi. Meskipun ada Zach disana, Eowyn menginginkan untuk duduk disebelah Zahra.
Rafa terkekeh saat melihat abang dan calon kakak iparnya tak bisa berkutik. Ia bahkan semakin bersemangat untuk menggoda dua pria seumuran itu.
"Nih sayang-sayangku, makan dulu. Makan yang banyak, karena buat ngadepin cewek aja enggak cukup dengan cinta. Butuh kesabaran dan tenaga ekstra juga." ucap Rafa sok memberikan petuah sambil menyendokkan nasi ke piring Rayyan dan Zach.
Meskipun mendapat lirikan tajam dari Rayyan, tapi Rafa tetap cuek saja. Apalagi kedua oorangtua Eowyn serta Zahra nampak seperti sedang menahan tawa.
"Anakmu tuh." bisik mama Salma sambil menahan tawa dan mengambilkan makanan untuk suami tercintanya. Dan Papa Adit hanya menggelengkan kepalanya.
Banyak topik obrolan yang dibicarakan malam itu sambil menyantap makan malam. Topik obrolan ringan seputar tempat wisata dan makanan khas. Yang paling parah adalah papa Adit sengaja menyombongkan diri dengan menceritakan honeymoon-nya dulu yang pergi ke Fiji. Tentu saja hal itu membuat heboh, terutama Rafa yang seperti mendapat amunisi untuk menggoda orangtuanya itu.
"Duuhhh... gaya-gayaan mama minta diving, padahal pesawat baru transit aja udah mabok." canda Rafa.
"Waktu itu kan mama enggak tau kalo diperut mama udah ada abang, jadinya ya mabok deh." mama Salma membela diri.
__ADS_1
"Yang penting proyek jalan terus ya, Pa." ucap Rafa dengan semangat sambil menaik-turunkan alisnya.
Tentu saja papa Adit tidak meladeni, karena pasti candaan anak bungsunya itu tak akan berhenti untuk menggodanya.
Selesai makan malam, mereka berpindah duduk di ruang keluarga. Zach telah pamit pulang karena takut kemalaman. Rayyan dan Zahra juga menjadikan waktu itu untuk membagikan oleh-oleh yang sempat mereka beli saat honeymoon kemarin.
"Keluargaku tersayang, maafkan Rafa yang ganteng ini harus menepi sebentar ya. Karena ayang bebeb telepon hehehehe...." Rafa berucap sok imut sambil menunjukkan layar ponselnya.
"Pacaran terus lo, padahal tadi juga habis ketemu!" Eowyn yang duduk di sofa dengan sengaja memukul pantat Rafa yang berdiri di sebelahnya.
"Iri bilang, bos!" Rafa membalas dengan mengacak rambut kakak perempuannya itu.
"Udah sana ke kamar atau ke taman, keburu teleponnya ditutup sama Alita."
"Sama anaknya enggak boleh cemburu, Pa. Hehehehe...." kata Rafa sambil berlari kecil menaiki tangga.
Zahra yang sedari tadi tertawa melihat interaksi keluarga barunya itu menarik perhatian Rayyan. Ini memang bukan pertama kalinya Zahra melihat Rafa usil terhadap orangtua dan kakaknya, namun tetap saja itu selalu menjadi hiburan baginya.
"Kayaknya cuma sama Zahra yang Rafa bener-bener anteng." ucap mama Salma sambil menunjuk ke arah Zahra.
__ADS_1
"Belum kali, Ma." Eowyn mengompori yang langsung membuat Rayyan mengeluarkan ultimatumnya.
"Berani sentuh Zahra, gue gundulin!" kata Rayyan dengan berapi-api.
"Yaahhh... mama jadi punya tuyul dong." jawab mama Salma yang langsung memancing tawa semua orang disana.
Meskipun tanpa Rafa, ruang keluarga tetap ramai. Si anak bungsu menghabiskan waktu cukup lama untuk bertelepon dengan kekasih hatinya. Zahra juga baru saja naik ke kamar karena ada panggilan telepon dari orangtuanya. Dan saat Rayyan akan menyusul sang istri di kamar, dirinya berpapasan dengan Rafa yang sepertinya akan kembali berkumpul di ruang keluarga.
"Mau kemana, Bang? Baru juga gue mau gabung lagi." Rafa menghentikan langkahnya sambil menatap sang abang.
"Bereproduksi." jawab Rayyan santai sambil terus berjalan menaiki tangga.
"Wooo... dasar pengantin baru!"
"Iri bilang, bos!" Rayyan menimpali saat dirinya telah sampai diujung tangga.
Seketika itu Rafa mencebikkan bibirnya. Merasa kesal karena senjatanya untuk mengejek Eowyn tadi berbalik padanya.
......................
__ADS_1
Sedikit ya? Iya, emang sedikit banget kok hehehehehe.... Nanti diusahakan up lagi ya kalo kondisi memungkinkan. Karena daku sedang pulkam dan kondisi orangtua lagi sakit dan harus opname di RS. Mohon doanya ya gaeessssss biar orangtuaku cepet sehat dan balik kumpul keluarga lagi di rumah. Jujur acara pulang kampung kali ini sedih banget, karena pas jatah balik enggak bisa kumpul keluarga utuh krn orangtua yang udah opname sehari sebelum saya balik. Sedih banget emang, tapi mau gimana lagi. Aku pun enggak bisa ke RS karena harus isolasi dulu 2 minggu di rumah, ya untuk jaga-jaga kan ya namanya juga kita dateng dari wilayah yang berbeda.
Semoga kalian sehat selalu ya gaeessssss... ❤️