
"Mau berendam sampai jam berapa, Sal? Aku kan juga pengen mandi" ucap Adit saat memasuki kamar mandi.
"Entah mas, berendam disini terlalu nyaman. Perutku jadi ga mual lagi, ditambah kekenyangan makan malam, jadilah ngantuk begitu masuk ke air hangat hehehehe"
Sesaat kemudian, Salma menyadari pergerakan Adit yang berjalan ke arahnya. "Mas Adit mau ngapain?"
"Berendamlah, jacuzzi ini terlalu gede buat kamu berendam sendirian" jawab Adit sambil masuk ke dalam jacuzzi dan menarik Salma untuk mendekat padanya.
"Kehadiran bure mama dan papa disini ngebantu banget ya mas, jadi kita ga pusing nyari orang kalo butuh bantuan ini dan itu"
"Ya itu kan salah satu servis dari pengelola. Kita udah bayar mahal disini, itungannya tempatnya juga private, mereka lebih mengutamakan kenyamanan kita selama berada disini"
"Yvone bahkan terlihat antusias banget, padahal pekerjaan dia enggak gampang. Ngikutin pasangan honeymoon kemana pun mereka pergi, bahkan ga jarang dia harus ngeliat adegan romantis di depan matanya" Salma terkekeh. "Kayak kita tadi" sambungnya.
"Ya kan cuma kissing doang, itu wajar Sal. Mereka juga paham"
"Besok kita mau ngapain, mas?"
"Kalo kamu udah enakan, kita bisa snorkeling, scuba diving, windsurfing, terserah kamulah. Besok tinggal bilang ke Yvone"
Salma menganggukkan kepalanya dan beranjak akan menjauhi Adit.
"Mau kemana?" tanya Adit sembari mencekal pergelangan tangan Salma.
"Aku udah berendam dari tadi, mas. Kalo ga udahan sekarang, aku bisa masuk angin karena besok juga seharian bakal main air"
"Enggak mau ngelakuin itu disini?" goda Adit.
"Hahahahaha... NO!" jawab Salma sambil melenggang meninggalkan Adit.
🎎
"Good morning, madam. I've already prepared your breakfast, and today's menu is babakau (Selamat pagi, Nyonya. Saya telah menyiapkan sarapan Anda, dan menu hari ini adalah babakau)"
"Babakau?" ucap Salma sembari berjalan mendekat ke meja makan.
"Yeah, it's a bread. And it's thicker and crispy (Ya, ini roti. Dan lebih tebal dan renyah)" jelas Yvone dengan menunjukkan babakau yang telah tersaji di meja. "You can eat it with jam and fresh fruits (Anda bisa memakannya dengan selai dan buah segar)" sambung Yvone dengan menunjukkan beberapa jenis selai dan buah potong yang telah ia siapkan.
__ADS_1
"Wow! It looks so yummy (Wow! Itu terlihat sangat enak)"
"Ah, I forget to say something. Mr. Adit said he was jogging for a while, and you were asked to have breakfast first (Ah, saya lupa mengatakan sesuatu. Tuan Adit mengatakan ia pergi joging sebentar, dan Anda diminta untuk sarapan terlebih dulu)"
Salma mengangguk. "Do you want to accompany me? (Kamu mau menemaniku?)"
"Oh, I'll sit here, ma'am (Oh, aku akan duduk disini Nyonya)" jawab Yvone seraya menarik kursi dihadapan Salma. "Enjoy your breakfast, madam. And I hope you'll like it (Selamat menikmati sarapan Anda, Nyonya. Dan saya berharap Anda akan menyukainya)"
"Of course, it's really nice (Tentu, ini sangat enak)" ucap Salma setelah mengolesi selai dan menggigit sarapannya. "Hmm... It's like fried bread in my country, you know, hmm... donut or maybe pillow cake (Hmm... ini seperti roti goreng di negaraku, kau tahu, hmm... donat atau mungkin roti bantal)"
"Yes, there are so many foods in the world are made in the same way, they just had a different names (Ya, ada banyak makanan di dunia ini yang dibuat dengan cara yang sama, mereka hanya punya nama yang berbeda)"
"Yes, you're right. But it's really nice. I can finish it in a flash hahahaha (Ya, kamu benar. Tapi ini sangat enak. Aku bisa menghabiskannya dalan sekejap hahahaha)"
"It doesn't matter, madam. I can make it again for Mr. Adit (Tidak masalah, Nyonya. Saya bisa membuatnya lagi untuk Tuan Adit)"
"Hahahaha... no need Yvone, I'm kidding (Hahahaha... tidak perlu Yvone, aku bercanda)" Salma menoleh ke arah pintu bure yang terbuka. "Aahhh, he's back at the right time (Aahhh... dia kembali diwaktu yang tepat)" sambung Salma.
Yvone segera beranjak dari duduknya dan menyambut Adit yang segera bergabung dengan Salma untuk sarapan.
"Besok kamu harus ikut jogging, selain udaranya yang segar, pemandangannya juga luar biasa"
"Pake buahnya juga lebih enak" sambung Salma.
"Hmm... it's delicious, Yvone. What is it? (Hmm... ini enak, Yvone. Apa ini?)"
"It's babakau, sir. Madam said it's like donut in your country (Itu babakau, Tuan. Nyonya bilang itu seperti donat di negara Anda)"
"Yeah, but... it's more crispy (Ya, tapi... ini lebih renyah)" Adit kembali meneruskan sarapannya. "Udah nentuin kegiatan kita hari ini apa aja?"
"Hmm... seharian ini mau main air, besoknya baru kita cobain yang ringan-ringan. Berkuda, jalan-jalan, beli oleh-oleh dan sebagainya"
"Enggak takut gosong?"
"Aku ga peduli, aku cuma mau menikmati waktu disini"
Adit hanya menganggukkan kepalanya dengan terus menikmati sarapannya.
__ADS_1
"Mas Adit ga masalah kan kalo aku jadi gosong?"
"Enggak, memangnya kenapa? Orang Asia harusnya enggak takut matahari sayang, malah eksotis kan. Ga cuma kamu yang akan gosong, aku pun juga sayang" Adit mencubit gemas pipi istrinya.
Salma mengangguk. "No sunscreen allowed (Tidak diizinkan memakai tabir surya)" Salma melirik Yvone dengan mencebikkan bibirnya.
Yvone tersenyum dan mengangguk ke arah Salma. "You'll still look so beautiful, ma'am (Anda akan tetap terlihat sangat cantik, Nyonya)"
"She'll always look beautiful ini any condition, Yvone. Trust me (Dia akan selalu terlihat cantik pada kondisi apapun, Yvone. Percayalah)" Adit menyeka mulutnya dan meminum susu. "Aku akan mandi, kamu tunggu bentar ya" sambung Adit lalu mengecup pipi Salma sebelum beranjak menuju kamar mandi.
🎎
Sesuai rencana, seharian ini Adit dan Salma menikmati waktunya untuk bermain air. Snorkeling, kayak dan windsurfing. Kegiatan yang sangat menguras energi mereka, namun terbayarkan dengan pemandangan alam yang luar biasa indahnya.
Mereka hanya berhenti sejenak untuk makan siang. Dengan ide Yvone, mereka menikmati makan siangnya di pantai dengan beralaskan kain sebagai tikar dan beberapa makanan berat yang disiapkan Yvone. Menu makanannya masih menu pada zona aman. Salma meminta dibawakan roti, buah potong, spaghetti, dan salah satu menu khas Fiji yaitu kokoda. Serupa piknik, namun sangat menyenangkan.
"Aku ga suka yang ini, mas. Eneg" ucap Salma sambil meletakkan kokodanya kembali.
"It's okay, ga usah dimakan. Biar aku yang makan, kamu makan yang lainnya aja"
Kokoda merupakan makanan pembuka seperti salad, dengan ikan yang sudah dimatangkan lewat pengasaman lalu dicampur dengan santan, air jeruk nipis dan beberapa sayuran potong.
"Yvone, sorry I can't eat kokoda. My stomach isn't feeling well (Yvone, maaf aku tidak bisa makan kokoda. Perutku sedang tidak enak)" teriak Salma pada Yvone yang duduk tak jauh dari mereka.
Yvone hanya tersenyum dan mengacungkan jempolnya. Seharian ini bure mama itu akan dibuat sibuk dengan kamera yang dipegangnya.
Adit menatap Salma yang memasang raut wajah aneh menurutnya.
"Mual?" tanyanya sembari mengelus punggung Salma.
"Enggak, cuma... ditenggorokan rasanya masih aneh sama rasa ikannya"
"Padahal seger loh, Sal"
"Habisin ajalah mas, daripada nanti aku mencemari laut dengan muntahanku"
"Hahahaha... jangan, yang ada malah nanti kamu mengundang kawanan hiu"
__ADS_1
"Jahat!" dengus Salma dengan melayangkan pukulan pada lengan Adit.