MENIKAH

MENIKAH
Eps 32


__ADS_3

Jangan lupa buat tinggalkan jejak.


Akhirnya ketiga pun meninggalkan lobby kantor, dan langsung menuju restaurant pilihan kakek, restaurant pilihan kakek Alfa khusus untuk kelas menengah ke atas.


"Audy, habis dari sini kamu harus tetap ke kantor?" Ucap Kakek di sela makan siang.


"Harus banget nih kek?" Tanya Audy.


"Iya, bagaimana pun kamu harus belajar mulai hari ini." Ucap kekek Alfa tegas.


"Baiklah." Jawab Audy pasrah.


"Farrel, bagaimana dengan kamu, apa ada kendala di perusahaanmu ?" Tanya kakek Alfa pada Farrel.


"Aku sendiri masih banyak belajar, untuk sekarang semua masih baik-baik saja, dan perusahaan masih di pegang sama daddy, aku merangkap menjadi wakil diretur." Jawab Farrel sopan.


"Baguslah, bagaimana pun kamu adalah pewarisnya, siap atau tidak kamu akan menggantikan daddymu." Ucap Kakek Alfa.


"Iya kek." Jawab Farrel singkat.


"Kalian berdua adalah penerus keluarga, maka dari itu kalian harus berhati-hati untuk berteman, banyak musuh dibalik selimut." Ucap Kakek Alfa terdengar serius.


"Baik kek." Jawab Audy dan Farrel.


Mereka pun menikmati makanan dengan lahap, sesudah dari tempat makan tersebut Audy dan kakek Alfa kembali ke kantor, sedangkan Farrel kembali ke tempatnya.


"Kek, apa gak sebaiknya aku jadi karyawan biasa dulu?" Tanya Audy.


"Tidak bisa, cepat atau lambat juga kamu akan menduduki kursi CEO." Jawab kakek Alfa.


"Baiklah, tapi kakek disini terus yah, sampe Audy paham semuanya." Ucap Audy.


"Kakek akan tetap menduduki kursi CEO, sampai kamu benar - benar siap." Jawab kakek Alfa sambil melirik sekilas ke arah Audy.


"Baguslah kek." Ucap Audy.


"Ohiya, sekarang kamu kedepan dan minta jadwal kita untuk seminggu ini." Titah kakek Alfa.


"Baik." Jawab Audy, Audy pun langsung berlalu pergi meninggalkan ruangan kakek Alfa.


Setelah hampir lima menit Audy meninggalkan ruang kerja kakeknya, Alfa pun kembali dengan membawa jadwal milik kakeknya yang sudah di kirimkan ke email Audy.


"Besok pagi, kita akan ada metting dengan pemegang saham dan untuk siang kita akan ada metting dengan perusahaan wirawan pukul satu siang sampai selesai."Ucap Alfa membacakan Jadwal kakeknya.

__ADS_1


"Baik, sekarang kamu minta semua file yang di perlukan untuk besok, minta pada sekertaris dan pelajari semua." Printah kakek Alfa.


"Baik." Jawab Audy singkat.


Audy suda sedikit luluh, karena kakek Alfa memperlakukannya dengan tegas dan tidak menganggap dirinya sebagai cucu.


"Audy." Panggil kakek Alfa.


"Yah." Jawab Audy singkat.


"Ini kartu kamu, ingat jangan membuat kesalahan karena disini kita bukan kakek dan cucu, melainkan atasan dan bawahan, mengerti?" Ucap kakek Alfa, memastikan Audy mengerti atau tidak.


"Baik saya mengerti." Jawab Audy sopan dan datar.


"Baik, lanjutkan pekerjaanmu, saya tidak mau ada yang salah dan semua harus detail." Ucap Alfa dengan nada memerintah serta terdengar tegas.


"Baik, kalau begitu saya undur diri dulu." Ucap Audy sopan.


Audy pun langsung menerima semua berkas untuk di pelajari, Audy berkerja dengan sangat serius karena kakenya sudah mengatakan "disini kita bukan kakek dan cucu , melainkan atasan dan bawahan."


Tanpa terasa waktu berjalan begitu cepat, Audy yang sedang fokus mempelajari dokumen yang ada di tangannya sampai lupa akan waktu, Audy bahkan tidak merasa kelelahan, seperti orang gila kerja.


"Audy, ayo pulang?" Ucap kakek Alfa yang tiba- tiba masuk ke ruangan Audy.


"Sebentar lagi ini selesai." Jawab Audy, tanpa mengahlikan fokus dari dokumen yang ia pegang.


"Baik." Jawab Audy, Audy sendiri tidak bisa membantah apa yang di perintahkan kakeknya, karena selama berada di lingkungan kantor, kakek Alfa adalah atasan dan dia adalah bawahan.


"Huft, sepertinya akan sedikit bahaya jika ia terlalu sibuk bekerja, bisa saja kesehatannya terganggu dan aku tak akan mendapatkan cicit." Batin kakek Alfa tampak merasa gusar."


"Ayo kek, tunggu apa lagi." Ucap Audy membuyarkan pikiran kakek Alfa.


"Ayo, supir kakek udah nunggu di bawah." Ucap Kakek Alfa sambil tersenyum tipis.


"Tuh kan, yang dari tadi lama itukan kakek." Protes Audy sambil geleng-geleng kepala.


Audy dan kakekpun, bergegas menuju lobby, dimana supir sudah menunggu kehadiran keduanya, Audy dan kakek Alfa pulang menggunakan satu mobil, kakek Alfa yang tampak sedikit kelelahan dan Audy yang tampak biasa saja, Audy sangat menikmati pekerjaannya, itu sebabnya dia tidak merasakan kecapean atau mengeluh sama sekali, berbeda dengan kakek Alfa yang mulai kecapean karena sudah cukup berumur.


Setelah perjalanan hampir dua jam, mereka terjebak macet karena memang jam pulang kantor, akhir keduanya sampai di rumah dan langsung di sambut oleh mommy Anastasia.


Mommy Anastasia biasanya sibuk, tapi karena beliau sedang free, akhirnya menyempatkan diri untuk menyambut mertua dan juga putri kecilnya yang baru pulang dari kantor.


"Hai mom, selamat malam." Ucap Audy sambil menciun pipi kanan Anastasia.

__ADS_1


"Selamat malam sayang." Ucap Audy, setelah mencium telapak tangan kakek.


"Apa kabar mom?" Tanya Audy berbasa-basi.


"Baik, sayang sebaiknya kamu mandi dulu sekarang." Ucap Anastasia lembut.


"Baik mom." Jawab Audy sambil berjalan meninggalkan Anastasia seorang diri, kakek Alfa sudah memasuki kamar, Anastasia pun berjalan ke arah dapur untuk mempersiapkan makan malam dibantu oleh parah maid.


"Sayang, kamu kalau udah selesai, langsung turun yah, kita makan malam sama-sama." Ucap Anastasia sebelum putrinya lebih jauh.


"Baik." Teriak Audy dari latai dua.


Setelah hampir satu jam, Audy dan kakek Alfa pun bergabung dimeja makan, keduanya tampak sudah menggunakan piyama.


"Ayo, makan dulu, selesai makan baru lanjut ngobrol." Ucap Anastasia lembut.


Yah akhirnya mereka makan dengan tenang tanpa suara, mereka menikmati makanan dengan penuh syukur, tak ada yang berbicara selama proses makan malam berlangsung.


Setelah menghabiskan makanan yang ada dimeja makan, Audy bersama kakek dan kedua orang tuanya pun duduk santai di ruang keluarga.


Waktu kecil seperti ini biasa mereka gunakan untuk berbagi cerita serta keluh kesah.


"Bagaimana hari pertama kamu kerja sayang." Ucap Anastasia, merasa penasaran.


"Baik dan juga cukup menyenangkan, yah meskipun ada sedikit inside tadi." Jawab Audy menjelaskan.


"Baguslah, emang ada insiden apa tadi ?" Tanya Alex sambil menatap putrinya, tangannya melengus lembut kepala sang istri.


"Tadi aku tidak di ijinkan untuk masuk dan bertemu dengan kakek, jadi dengan senang hati aku tidur di sofa lobby sampai jam makan siang." Jawab Audy dengan senyum bangga.


"Dan kamu sangat senang bukan bisa tidur di sofa." Sinis kakek Alfa.


"Hehehe, kakek tahu saja." Ucap Audy, sambil tersenyum lebar.


"Kamu gak boleh kayak gitu." Ucap Aled terdengar serius.


"Iya, lagian tadi aku merasa cape makanya aku memilih tidur." Ucap Audy.


"Kamu harus tetap jaga kesehatan yah." Ucap Anastasia memperingati.


"Iya mom." Ucap Audy sambil tersenyum.


"Ohiya, Audy kamu jangan terlalu gila berkerja kamu tetap harus menjaga kesehatan." Ucap kakek Alfa dengan menatap tajam kakeknya.

__ADS_1


"Iya kakek." Jawab Audy, dengan senyum yang tetap mengembang.


Malam itu Audy mendapat ceramah panjang lebar dari ketiga orang yang sangat ia sayangi, Audy hanya mendengar dengan baik dan menyimpan dalam memori apa yang boleh dan tidak boleh.


__ADS_2