My Hot Woman Part 2

My Hot Woman Part 2
Telling you my story


__ADS_3

...ENJOY...


.......


.......


.......


Di apartemen, Julie sedang menyiapkan makan malam untuk keluarganya bersama dengan Nety asisten baru Ken dan Leon.


Sementara diruang tamu Rehan duduk dengan sanai bersama dengan putranya dan juga Leon. Ketiganya tengah bercerita tentang hal-hal yang dianggap menarik untuk dibahas, salah satunya adalah kisah masalalu Rehan. Alias kisah cinta antara Rehan dan Julie.


''Uncel, apa dulu Bunda juga jatuh cinta pada pandangan pertama, seperti uncle jatuh cinta pada Bunda?" Tanya Leon dengan antusias sekaligus penasaran.


Saat pertama bertamu dan melihat bagaimana interaksi antara orang tua sahabatnya itu, Leon selalu berpikir bahwa keluarga itu sangatlah keren. Terlebih lagi Uncle dan Bunda, keduanya sangat serasi dan juga ada sesuatu yang akan membuat orang selalu merasa iri saat melihat keduanya.


Karena itulah sejak dulu Leon selalu penasaran, bagaimana keduanya bisa begitu romantis namun tidak terlihat bahwa itu dibuat-buat.


Leon juga sebenarnya seorang yang sangat romantis. Ia juga selalu memimpikan kisah cinta nya kelak akan menjadi kisah cinta yang tidak terlupakan dalam hidupnya.


Ia selalu membayangkan jika suatu hari nanti, saat ia menemukan wanita yang tepat dan yang benar-benar membuatnya bahkan tak bisa berpaling walau sebentar; maka Leon akan memberikan seluruh hidupnya pada wanita tersebut.


Saat ini Ia memang sedang menyukai seorang gadis, hanya saja ia tidak yakin apakah perasaan yang ia rasakan adalah cinta, atau hanya sekedar perasaan asing lainnya yang belum ia kenali, yang hanya bertamu sesaat. Entahlah, Leon belum memastikan itu.


''Ehhmm.. '' Rehan berdehem sejenak sebelum mulai bercerita; Sepertinya ia juga harus memodifikasi sedikit kisah cinta nya bersama Julie. Akan sangat memalukan jika ia mengatakan kepada para Juniornya bahwa dulu, Wanita tercantik dan juga terhebat yang sekarang telah menjadi istrinya itu pernah menyembunyikan dirinya untuk menghindari Rehan.


Kisah-kisah seperti itu rasanya terlalu berlebihan untuk diceritakan pada para Juniornya yang masih di bawah umur tersebut. Bagaimanapun Rehan adalah seorang Dady, seorang contoh yang utuh bagi anak-anak nya, terutama putranya. Jejaknya adalah panduan bagi putra nya kelak.


Karena itulah sangat tidak memungkin bagi Rehan membagikan hal-hal yang akan membuat putranya mengikuti jejak yang salah.


''Dad rasa kalian tidak akan tahan dengan cerita kisah cinta Dad dan mom.- Ujar Rehan tersenyum dengan bangga. ''Kalian tau kisah klasik yang terkenal sampai saat ini- Romeo dan Juliet? cerita kami bahkan mengalahkan romantisnya cerita itu.'' Ujar Rehan dengan senyuman menyombong.


''Tentu saja cerita mereka akan kalah dibandingkan dengan cerita cinta kalian Dad- kisah itu tragis.'' Sela Ken sambil menggelengkan kepalanya.


Sebenarnya ia tak ingin mendengarkan kisah-kisah yang sudah ratusan kali ia dengarkan. Sejauh ingatan Ken, Dady nya sudah mulai menceritakan hal-hal tentang kisah kehidupannya sejak usia Ken baru saja lima tahun, hingga saat ini, di setiap kesempatan.


Karena terlalu sering di ulang-ulang, bahkan Ken merasa begitu hafal dengan tiap bagiannya. Dan malam ini, karena Leon, Ken harus kembali mendengar cerita itu kembali.

__ADS_1


Tapi tidak masalah, dari pada ia hanya  berdiam seorang diri dan merindukan Lova nya, Ken memilih untuk bergabung dan mendengarkan lakon lama.


''Ya- Ehhm. Karena itulah Dad mengatakan bahwa kisah cinta Dad dan mom lebih sweet di bandingkan itu.'' balas Rehan.


''Ceritakan lagi uncle, bagaimana cara uncle menaklukan hati Bunda, mungkin saja aku bisa belajar dari uncle.'' pinta Leon lebih bersemangat.


Rehan dan Ken sama-sama menyipitkan mata dan mengarahkan pandangan kepada Leon; ''Kau sedang mengejar seorang gadis Son?" tebak Rehan.


''Bukan seperti itu uncle.. - Aku hanya,


''Tidak apa-apa son, di usia seperti kalian saat ini memang sudah sepantasnya kalian mengenal cinta, atau di buat jatuh cinta oleh seorang gadis. Hanya saja, jangan sampai cinta masa muda kalian menghancurkan masa depan.'' Nasihat Rehan pada kedua Juniornya.


''Aku sangat setuju pada apa yang uncle katakan,- tapi sepertinya seseorang yang sesungguhnya sedang jatuh cinta lah yang harus mendengarkan nya dengan seksama.- Benar bukan uncle?" Leon menyindir sahabat nya, Ken dengan cara yang halus, namun Ken tidak bereaksi.


Rehan melirik pada putranya yang bahkan tidak menggubris sindiran tersebut, Rehan menyunggingkan bibirnya tersenyum samar.


''Kalian tau son,- mencintai seorang wanita tidak semudah yang kalian pikirkan. Merasa jatuh cinta, berdebar dan juga tergila-gila adalah hal yang biasa. Apalagi jika hal itu baru pertama kalinya kalian rasakan.-


''Bahkan jika itu untuk yang kesekian kalinya, rasa jatuh cinta itu tetap akan sama.- Namun perjuangan setelah jatuh cinta dan menjalani setiap prosesnya lah yang akan membuat hati sekuat baja pun akan menciut dan bisa saja hancur.-


Hati seorang wanita dapat menjadi sangat sederhana, namun bisa juga begitu rumit dari apa yang kalian pikirkan.- Dan hati seorang pria? Kalian akan mengetahui bagaimana hati yang kalian miliki jika saat nya tiba.


''Setelah itu, Dad benar-benar tidak percaya pada yang disebut cinta. Bahkan saat Dad bertemu dengan mom, Dad juga tidak yakin jika mom adalah wanita yang berbeda.- Yang Dad tau dan yang Dad yakini, bahwa semua yang ditawarkan seorang wanita hanyalah sebuah  kepalsuan.-'' Rehan bersuara datar.


Meskipun perasaan sakitnya sudah tidak sekuat dulu, bahkan sudah hampir setipis bulu, namun Rehan tak akan pernah lupa pada kisah hidupnya. Rasa sakitnya, penghianatan yang ia terima, dan semua cinta yang mengubahnya menjadi manusia sedingin Es.


''Dad yakin memikirkan itu tentang mommy?" sela Ken menatap horor pada Dady nya.


Rehan tersenyum sesaat,- ia kembali mengingat bagaimana masa muda nya. Saat-saat pertama bertemu Julie, saat-saat yang bahkan sampai matipun Rehan tidak akan pernah melupakan nya.


Saat-saat dimana sebuah jalan kebahagian datang padanya, bahkan saat itu, Rehan idak pernah berpikir untuk melepaskan Julie walau hanya sedetik.


''Saat itu, Ya.'' Jujur Rehan. ''Semua ada alasan nya Son,- saat itu yang lebih dulu jatuh hati pada mom mu adalah uncle Don,- bahkan uncle sangat tergila-gila pada mom,-


''Lalu uncle Rey menikung uncle Don, begitu?" tebak Leon tepat pada sasaran. Hanya saja Rehan tidak akan mengakui fakta ini.


''Bukan seperti itu, Son.- balas Rehan dengan cepat. ''Bukan kah sudah Dad katakan jika kisah cinta kami sangatlah sweet dan unik? kami ditakdirkan begitu saja. Mom tidak menyukai uncle Don. Mom menyukai Dad,-

__ADS_1


''Ahhh...'' Leon menganggukkan kepalanya dengan cepat.


Rehan buru-buru menambahkan sebelum pikiran keduanya Juniornya melenceng dari yang seharusnya;


''Mendapatkan hati seorang wanita yang kita sukai memanglah sebuah kebanggaan, namun kebanggaan akan hal itu hanya akan bertahan sesaat.-


''Sebuah kebanggaan tidak akan bertahan lama jika kau tidak bisa menjaga dengan baik apa yang sudah kau dapatkan; jika kau tidak benar-benar mengenal bagaimana hati pasangan mu, karena itulah Dad katakan; ini bukan hanya tentang suatu perasaan- Tapi lebih dari itu.''


''Jika satu hari nanti. Seorang wanita ada dalam jarak pandang mu dan tidak bisa mengalihkan perhatianmu Son, maka pastikan wanita itu harus menjadi milikmu.- Tidak semua wanita dapat mengalihkan perhatian seorang pria. Jika itu terjadi, maka kalian harus memastikan semuanya sesuai dengan apa yang kalian mau.'' Tambah Rehan.


''Akan ku lakukan tepat seperti perkataan mu Uncle.'' jawab Leon dengan yakin.


''Boo, Ken, Leon.. kemarilah- makan malam sudah siap.''


Suara Julie memanggil ketiganya; membuat cerita lakon lama harus segera berakhir.


Karena apartemen itu tidak memiliki meja makan, hanya ada meja di bagian pantry, maka mereka akan makan malam dengan gaya ala-ala anak muda Zaman now.


''Nah Son, sekian sesi untuk saling berbagi pengalaman pada malam ini- Semoga kalian tidak melupakan bagian-bagian penting dari cerita tadi.'' peringat Rehan lagi.


''Baik uncle, aku akan mengingatnya dengan sangat jelas.'' jawab Leon masih antusias.


''Kau mau Dad bantu sayang? atau-


''Aku bisa sendiri Dad, lagi pula rusuk ku sudah tidak sakit lagi.''


Sebelum pergi makan malam, Ken menyempatkan untuk mengirim pesan kepada Lova. Ia merindukan kekasihnya, namun Ken tau bahwa Lova sedang sibuk- jadi yang bisa ia lakukan hanyalah memahami situasi keduanya.


Ken akan jadi kekasih yang baik dan juga pengertian yang mencintai Lova dengan segala kelebihan dan juga kekurangannya. Ken akan menjadi seseorang yang selalu mendukung Lova, karena Lova adalah seseorang yang begitu istimewa di dalam hati Ken. Seperti kata Daddy nya;


''Jangan lepaskan jika wanita itu pantas untuk di perjuangankan.''


''Son, kekasihmu juga akan merindukanmu."


...❄️...


...❄️...

__ADS_1


...❄️...


__ADS_2