Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Owen di tahan


__ADS_3

"Bos, bagaimana jika Anda kembali dulu ke villa? biar saya yang menjaga Cherry di sini, jika ada apa-apa saya akan menghubungi Bos" kata Anton yang sedang berdiri di kamar Cherry


"Aku ingin menemani Cherry di sini" jawab Stephen yang sedang duduk di samping ranjang sambil mengelus kepala Cherry


"Bos, ingin makan sesuatu? saya akan pergi membelikannya"


"Tidak perlu, aku belum lapar, kamu kembali saja dulu ke villa" jawab Stephen tanpa menoleh ke arah Anton yang sedang berdiri di sampingnya


"Baiklah, Bos" jawab Anton dengan menurut dan kemudian melangkah keluar dari kamar Cherry


"Selama ini tidak pernah melihat bos begitu khawatir pada seorang wanita, ini pertama kali aku melihatnya, selama ini bos hanya fokus pada bisnisnya, sebanyak apa pun uangnya tidak membuatnya mencari wanita di luar, tidak seperti lainnya yang suka menghambur uang untuk mencari wanita penghibur, Cherry adalah wanita yang sangat beruntung bisa mendapatkan kasih sayang dari bos, bos benar-benar sudah memberikan sepenuh hati padanya" batin Anton


"Cherry, setelah kamu sembuh aku akan membawa mu berjalan-jalan di kota ini, tentu kamu belum pernah melihat pemandangan di sini, dan aku akan membawa mu mengelilingi kota besar ini" kata Stephen yang sedang menyentuh wajah Cherry


Di malam hari Stephen keluar dari kamar Cherry dan tidak lama kemudian Garred datang untuk memeriksa kondisi Cherry


Klek...


Garred menghampiri Cherry yang masih belum sadar dengan menatap tatapan yang dalam


"Cherry, jika kau tahu aku adalah dokter yang merawat mu apa reaksi mu? apa kau akan bahagia di saat melihat ku atau biasa saja? apa kau mencintainya? apa dia baik pada mu? aku mendengar kata suster jika dia menjaga mu seharian bahkan tidak meninggalkan rumah sakit ini, kelihatannya diri mu sangat penting baginya" kata Garred yang melihat ke arah Cherry


Di sisi lain Owen dan rekan lainnya di bawa ke kurungan di sebuah rumah sederhana, Micheal dengan sengajanya mengurung dan mengikat mereka di sana, agar tidak ada yang mengetahui di mana mereka berada, sebuah rumah yang terletak di tempat yang terpencil


"Hei....apa yang kalian mau..ha?" teriak Owen yang di ikat dengan posisi duduk di kursi


"Bukankah kalian ingin bertemu dengan bos kami? jadi kalian harus bersabar menunggunya" jawab Micheal yang sedang berdiri di depan Owen dan rekan lainnya


"Suruh dia keluar sekarang juga" bentak Owen


"Dia ada urusan penting dan tidak berada di kota ini" jawab Victor


"Apa dia membunuh orang lagi di kota lain?" tanya Jimmy yang juga sama-sama di ikat di kursi


"Jika aku menjawab iya apa kalian ingin menangkapnya?" tanya Victor dengan sengaja

__ADS_1


"Stephen Chin adalah pengusaha sukses tapi bisa jadi pembunuh ini sangat tidak bisa di tebak oleh siapa pun, dia memiliki harta berlimpah tapi di sisi lain dia menjadi pembunuh, ini adalah lelucon" ucap Owen


"Bos kami menjadi pembunuh bukan demi uang, tapi yang dia lakukan demi menyelamatkan orang tidak yang bersalah, membunuh para perampok demi ingin mendapatkan apa yang di rampok mereka dan kemudian barang rampokan itu di kembalikan ke pemiliknya, tidak ada keuntungan bagi bos kami, dia melakukannya hanya karena demi membela mereka yang tidak bersalah, sementara kalian tidak melakukan apa pun" jawab Micheal


"Hanya untuk menangkap bos kami kalian menghabiskan waktu selama 5 tahun, ini membuktikan kalian sama sekali tidak memiliki kemampuan" ujar Victor


"Tidak perlu berbasa-basi, bunuh saja aku kalau mau" bentak Owen


"Membunuh kalian tentu saja kami akan melakukannya, akan tetapi semua ini harus menunggu bos kami, apa kalian tahu jika bukan karena bos sudah lama mengenal mu maka kalian pasti sudah tewas secara mengenaskan di saat itu, selama ini bos kami tidak membunuh kalian karena dia tahu kalian adalah detektif yang baik dan tidak makan suap, oleh karena itu kalian masih bisa hidup walau sudah berhadapan sebanyak beberapa kali dengan bos kami" ucap Micheal


"Pembunuhan terhadap Andy apakah ini juga bagian dari rencananya?" tanya Owen dengan penasaran


"Benar, Andy pantas mati, dia telah melakukan sesuatu yang tidak bisa di maafkan di masa mudanya dulu, demi pangkat dia sudah mengorbankan 3 nyawa yang tidak lain adalah saudara bos kami, oleh sebab itu dia harus menerima balasannya" jawab Victor


"Stephen Chin memiliki saudara lain? bukankah hanya Ronald Chin yang menjadi saudaranya?" tanya Nicky dengan penasaran


"Siapa Stephen Chin yang sebenarnya? apakah dia masih memiliki identitas lainnya?" tanya Owen


"Jika ingin tahu maka tunggu saja bos kami pulang, jika dia ingin beritahu maka kalian akan mengetahuinya, tapi jika dia mengatakannya itu sama saja ajal kalian telah tiba" jawab Micheal dengan senyum


Keesokan harinya


"Stephen, aku bisa makan sendiri, apa kamu sudah makan?" ujar Cherry


"Kamu habiskan dulu bubur ini, setelah itu aku baru makan" jawab Stephen dengan senyum


"Apa dokter ada mengatakan kapan aku bisa keluar?" sambil menelan makanan yang di suapi oleh Stephen


"Luka mu sudah mulai membaik, tapi masih belum bisa banyak bergerak, jadi untuk beberapa hari ke depan kamu harus tinggal di sini"


"Ini adalah rumah sakit besar, bukankah ini sangat mahal? lagi pula aku bisa istirahat di rumah" jawab Cherry


"Jangan memikirkan soal biaya, itu tidak seberapa, yang penting luka mu bisa sembuh sepenuhnya" jelas Stephen menyentuh wajah Cherry


"Organ dalam ku tidak apa-apakan?"

__ADS_1


"Tidak apa-apa, semua sudah di periksa sama dokter"


"Stephen, aku makan sendiri saja, kamu cepatlah makan dulu" kata Cherry yang ingin mengambil mangkok dari tangan Stephen


"Biarkan aku menyuapi mu dulu sampai habis, habiskan dulu buburnya" ujar Stephen dengan sambil menyuapi Cherry


"Jika di lihat orang ini sangat memalukan, aku bukan anak kecil lagi"


"Tapi di bandingkan aku kau memang masih kecil, jadi di mata ku kau adalah gadis kecil" jawab Stephen dengan seraya bercanda dan mencium wajah Cherry


Klek


Garred tiba-tiba saja masuk ke kamar Cherry dan melihat kemesraan Stephen dan Cherry tentu saja membuat hatinya merasa tidak nyaman


"Selamat pagi, Nona Wilster" ucap Garred dengan senyum paksa


Mendengar ucapan Garred, Cherry pun melihat ke arah pria yang tidak asing baginya


Di saat itu tatapan Cherry seakan-akan tidak percaya jika pria itu adalah kenalan di masa kecilnya


"Cherry, ini adalah dokter Garred yang mengobati mu" kata Stephen


"Apa kabar dengan nona hari ini?" tanya Garred dengan pura-pura tidak mengenal Cherry


Bab selanjutnya


Garred melamar Cherry


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Sambil menunggu up


silahkan mampir ke karya saya yang lainnya ya😊😊😊


MAFIA BERDARAH DINGIN ( TAMAT)

__ADS_1


Gadis Incaran Pengusaha(Tamat)


Gadis Amnesia dan Pria Misterius( tamat)


__ADS_2