Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Stephen menemui tahanannya


__ADS_3

"Iya" jawab Cherry


"Ingat ya, masalah ini aku akan mengurusnya, dan jangan pernah mengungkitnya mulai hari ini" ucap Stephen dengan mencium bibirnya Cherry


"Kenapa tiba-tiba saja tatapan Stephen berubah menjadi menakutkan dia bahkan tanpa ragu menyakiti ku, kadang dia sangat lembut dan kadang bisa berubah seperti orang lain" batin Cherry


Stephen mencium Cherry dengan waktu yang cukup lama serta memeluknya dengan erat


"Em...Stephen, aku sesak nafas" ucap Cherry dengan melepaskan ciumannya


"Mari kita tidur, sudah malam" ajak Stephen dengan senyum


"Ti..tidur?"


"Iya, ini sudah malam, apa lagi kau sudah minum obat, sebentar lagi kau pasti ketiduran" jawab Stephen dengan mengendong Cherry dan berjalan masuk ke kamarnya


"Tidur bersama? sepertinya tidak baik" batin Cherry


"Tidurlah, semoga mimpi indah" ucap Stephen sambil menyelimuti Cherry dengan selimut tebalnya dan mengecup dahinya


"Selamat malam" ucap Cherry


"Selamat malam" balas ucapan Stephen yang kemudian tidur di samping Cherry sambil memeluknya


"Pria ini tidak bisa di tebak bisa berubah dalam sesaat, kenapa aku merasakan dia sepertinya memiliki aura membunuh" batin Cherry


Keesokan harinya


Stephen pergi ke perkumpulannya untuk mengurus Garred dan Merry tanpa di temani oleh Anton, untuk para tahanan tidak akan lolos dari siksaannya jika sudah berada di dalam penjara bawah tanah itu


"BOS" sapa serentak semua anggotanya dengan hormat


"Hm..." jawab Stephen dengan cuek


"Bos, pria itu sudah sadar" kata Varlo yang adalah ketua di perkumpulan mereka

__ADS_1


"Bagus kalau dia belum mati" jawab Stephen dengan melangkah ke ruangan bawah tanah


Garred yang sebelumnya terluka akibat benturan yang di lakukan oleh Stephen telah sadar kembali dan dalam kondisi yang lemah karena mengeluarkan banyak darah di bagian dahinya


"Lepaskan aku, siapa kalian berani menculik ku? aku akan menuntut kalian semua" teriak Garred pada anggota yang menjaga di penjara itu


"Apa yang kalian inginkan? aku adalah dokter dan bisa menuntut kaliaaan.." teriak Garred yang dalam kondisi terikat


"Menuntut? lakukanlah kalau kau mampu" ujar Stephen melangkah ke arah Garred dan Merry


"Stephen Chin, kau gila kenapa kau mengikat ku di sini? apa kau tahu ini sudah melanggar undang-undang" bentak Garred


"Melanggar undang-undang? hahahaha...kau ingin membahas ini dengan ku? kau ingin melakukan pemerkos*an apakah ini tidak melanggar undang-undang? kau adalah dokter tapi bisa dengan mudahnya melakukan hal bejat seperti ini, apa kau tidak tahu malu?" ucap Stephen dengan tertawa kecil


"Kau sembarangan, aku dan Cherry adalah sepasang kekasih jadi walau kami melakukannya ini karena kami saling mencintai dan bukan pemerkos*an" jawab Garred


"Saling mencintai bukan pemerkos*an? segitu gampangannya kau berpikiran seperti itu, kau menyuntiknya sehingga dia tidak bisa melawan, apa kau tahu dia ketakutan sehingga menangis dan gemetaran apakah ini namanya kalian sama-sama mau?" bentak Stephen dengan menarik krah kemeja Garred


"Tuan Chin, tolong lepaskan aku. aku tahu aku sudah salah dan aku bisa menebusnya" pinta Merry dengan ketakutan


"Menebusnya? dengan cara apa?" tanya Stephen yang melepaskan pegangannya dan melihat ke arah Merry


"Melakukan apa saja? apakah benar?" tanya Stephen yang mengeluarkan pisaunya dan mendekatkan ke kemeja yang di kenakan oleh Merry


"Iya, benar" jawab Merry dengan mengeluarkan air mata


"Jika aku mau tubuh mu maka kau harus memberikannya pada ku" kata Stephen dengan memotong satu-persatu kancing kemeja Merry


"Stephen, kau tahu aku menyukai mu tolong jangan melukai aku" pinta Merry dengan ketakutan dan menangis tanpa berhenti


"Manusia seperti kalian walau di lepaskan tetap tidak berguna lagi di luar, nama baik kalian sudah tercemar dan gelaran sebagai dokter telah di cabut" ujar Stephen


"Apa maksud mu?" tanya Garred


"Kau berusaha mengejar cita-cita mu selama 10 tahun ini dan pada akhirnya kau hancur di tangan sendiri, seluruh jerman sudah tahu perbuatan keji yang kalian lakukan, dan lebih hebatnya adalah semua perlakuan mu telah di ketahui oleh orang banyak, kau sering gonta ganti wanita, dan mereka semua dari kalangan artis dan model serta pengusaha, di luar sedang di gemparkan berita mu, mereka menyebut mu sebagai dokter bejat" ujar Stephen dengan senyum sinis

__ADS_1


"Tidak, tidak mungkin. kau tidak boleh menghancurkan ku, aku bersusah payah selama ini tapi kau malah menghancurkannya. Stephen Chin, cepat lepaskan akuuu" teriak Garred dengan histeris


"Kau hancur atas perbuatan mu sendiri dan bukan karena aku, kau yang di kenal sebagai dokter yang ramah dan sopan tidak ada yang tahu kau sering mengunakan mereka sebagai pemuas mu, semua perbuatan kotor mu sudah di ketahui, aku yakin mereka pasti kecewa dengan mu," ucap Stephen yang sambil memotong kancing kemeja Merry


"Kau bukan manusiaaaa" teriak Garred dengan emosi


"Aku bukan manusia tapi aku tidak sebejat diri mu" jawab Stephen


"Sebelum aku membunuh kalian ada yang ingin aku tunjukkan, ini adalah hadiah istimewa untuk kalian berdua" kata Stephen dengan mengeluarkan handphone miliknya dan memperlihatakan berita di internet


Di saat melihat berita di internet Garred dan Merry menangis dengan histeris karena karier mereka telah hancur dan sudah berakhir


"Aku berusaha begitu lama dan semua hancur" ucap Merry dengan menangis histeris


"Stephen Chiiin...kau sangat keterlaluaaann" teriak Garred dengan kesal


"Kalau bukan karena kau ingin menyentuh wanita milik ku mana mungkin aku akan membalas mu, kau tidak mengenal ku, Garred" jawab Stephen dengan senyum jahat sambil menunjukkan pisau di tangannya


"Apa yang kau ingin lakukan?" teriak Garred


"Membunuh mu" jawab Stephen dengan singkat


"Kau bodoh jika membunuh kami, jika aku menghilang akan ada yang curiga siapa pelakunya dan kau akan di cari" bentak Garred


"Hahahahaha....apakah Daniel Chop maksud mu? agen rahasia jerman" jawab Stephen dengan tertawa


"Kau..mengenalnya?" tanya Garred dengan heran


"Teman mu yang bodoh itu mengintai ku seharian di rumah sakit, dia menyamar sebagai pengirim bunga dan cleaning service dan paling bodohnya dia memasangkan alat penyadap suara di bawah ranjang Cherry, kelihatannya teman mu itu tidak sehebat apa pun, dia adalah agen rahasia tapi semua tindakannya di baca oleh ku" jelas Stephen


"Kenapa kau bisa mengetahui semuanya?" tanya Garred dengan penasaran


"Karena aku adalah Christian Han, dan aku mengenal semua wajah para agen rahasia" jawab Stephen


"Chris...tian Han?" tanya serentak Merry dan Garred yang sedang ketakutan

__ADS_1


"Ti..tidak, kau hanya bercanda kau tidak mungkin dia" jawab Gerred


"Kau lihatlah tempat ini dengan teliti, di tembok sana terdapat beberapa senjata tajam, besi dan gunting, kau tahu apa kegunaannya? yaitu untuk menyiksa tahanan ku yang di sini, dan belakang rumah ku adalah hutan setelah kami membunuh tahanan kami maka mereka akan jadi santapan harimau atau serigala" jawab Stephen


__ADS_2