
"Owen, kau jangan lupa kau bekerja untuk pemerintah, apa kau sudah lupa tanggung jawab mu? menangkap pembunuh dan penjahat lainnya memang tugas kita, kau tidak bisa seenaknya ingin melepaskan tanggung jawab mu" bentak Jorge dengan emosi
"Tanggung jawab kita? bukan kita tapi kami, kau hanya duduk santai di kantor dan memerintah kami, setiap kami gagal kau hanya tahu menyalahkan kami dan menghina kami tidak berguna, dan jika kami berhasil maka kau lah yang mendapat hasilnya, kenapa kau bisa duduk di kursi ini? ini semua juga dari kami, kau hanya tahu memerintah saja tidak perlu mempertaruh nyawa mu di luar sana, dan lebih parahnya kau sangat egois dan hanya gila pangkat, dan tahunya ingin kami yang pergi mempertaruhkan nyawa kami, jika kau ingin menerima kasus ini maka kau saja yang menanganinya" ketus Owen dengan kesal
"Apa kau tidak tahu aturan kerja? kau adalah detektif yang bertugas membasmi kejahatan, memang sudah tanggung jawab mu untuk menangkap mereka, di saat aku masih muda dulu aku juga seperti diri mu yang harus mempertaruhkan nyawa ku, jika tidak mana mungkin aku bisa duduk di posisi ini" bentak Jorge dengan nada tinggi
"Di saat kau masih muda aku lah yang ikut mu kemana-mana, jangan lupa di saat itu kau juga sama seperti sekarang tidak pernah berpikir demi orang lain, aku bersama Jimmy dan Nicky selalu saja di perintah oleh mu, dalam satu tim harus bekerja sama tapi kau hanya ingin mendapatkan hasil dengan tanpa usaha apa pun, di saat itu tim kami yang menangkap perampok itu sehingga kami semua tertembak dan tinggal di rumah sakit, dan di saat itu kau ada di mana? di saat kami mengejar para perampok itu kau malah memilih bersembunyi, dan setelah kami keluar dari rumah sakit kau mengatakan bahwa kau lah yang menangkap para perampok itu, dan kemudian kau langsung naik pangkat dan sekarang kau ingin kami mempertaruhkan nyawa kami lagi untuk mu? jangan berharap" ketus Owen dengan nada kesal
Mendengar ucapan Owen, Jorge hanya bisa diam dengan merasa malu dan tidak bisa menjawab sepatah kata pun
"Dari dulu kau sering saja mengunakan kami sebagai senjata mu, dan mengunakan nyawa kami untuk pangkat mu, jangan lupa posisi mu ini di dapatkan dari taruhan nyawa kami bukan dari mu, apa kau mengira kami tidak tahu niat mu selama ini? kau ingin mendapat nama jika kami menangkap Christian Han dan King Devil oleh sebab itu kau ingin kami menangani dua kasus dalam waktu yang sama, kami mungkin bisa saja mati di tembak oleh salah satu dari mereka, tapi kami tahu apa tugas kami, memang sudah kewajiban kami untuk membasmi penjahat, akan tetapi kau harus ingat satu hal kau juga bekerja dengan pemerintah jadi kau harus keluar tenaga juga jangan tahunya mau enaknya saja" ketus Owen dengan kesal
__ADS_1
"Kasus pencarian King Devil selama ini aku dan anak buah ku yang menanganinya jadi kami tidak akan meninggalkan kasus ini, mengenai Christian Han jika kau mau kau saja yang mencarinya" kata Owen dengan ketus dan keluar dari ruangan kerja Jorge
Di saat Owen membuka pintu dengan berniat ingin keluar dari ruangan itu langkahnya di hentikan oleh seseorang yang berdiri di hadapan pintu, pria itu yang tidak lain adalah Forlando
"Pak komandan" ucap Owen dengan memberi hormat kepada Forlando
"Pak komandan" ucap Jorge dengan memberi hormat
"Detektif Owen, Jorge, semua ucapan kalian aku sudah mendengarnya, di saat negara membutuh bantuan kita kalian sedang dalam situasi yang memanas" kata Forlando yang melangkah masuk ke dalam ruangan kantor Jorge
"Aku mengerti maksud mu detektif Owen, selama ini atas kerjasama mu dengan tim makanya kita baru bisa mampu menangkap para penjahat, dan semua ini karena jasa mu dan rekan-rekan mu, apakah kalian tahu di negara kita prestasi kalian sangat menakjubkan, kalian sudah berapa kali terluka hampir kehilangan nyawa akan tetapi ini tidak membuat kalian mundur, semangat kalian sangat bagus, kali aku kemari karena aku tahu di antara kalian terjadi pertengkaran hebat, oleh sebab itu aku harus menghentikan semua ini" jelas Forlando dengan ramah
__ADS_1
"Pak, ini semua salah ku juga, aku akan bicara baik-baik dengan mereka" kata Jorge
"Jorge, bukannya aku ingin menyalahkanmu, kali ini kau agak berlebihan, jika kau ingin tim Owen menerima kasus Christian Han maka kau harus memberi kasus King Devil kepada orang lain, dalam waktu yang sama kau ingin tim Owen menyelidiki dua kasus yang berbeda kau tahu itu tidak mungkin bisa, bahkan jika aku atau kamu juga tidak mungkin bisa, jangan terlalu memaksakan sesuatu yang tidak mungkin" kata Forlando dengan tegas dengan menatap Jorge
"Pak, mengenai kasus King Devil sudah 5 tahun aku yang menanganinya, dan aku tidak akan menyerahkan kepada orang lain" ucap Owen dengan tegas
"Owen, mengenai ini aku mengerti maksud mu, hanya saja kasus Christian Han adalah perintah dari pemerintah dan ini tidak bisa kita tolak, apa kau tahu kenapa aku memilih mu? karena prestasi kalian selama ini sangat bagus dan kami yakin kau pasti bisa, tentang kasus King Devil serahkan saja kepada Jorge dia akan mencari rekan lain untuk menanganinya" jelas Forlando
"Aku yang menanganinya? bukan sama saja ingin aku mati, aku hanya ingin mendapat hasil tanpa keluar keringat tapi kali ini malah harus begini jadinya" batin Jorge
"Jorge, mulai hari ini kau tidak bisa lagi memaksa Owen dan rekannya menangani dua kasus, Owen akan menerima kasus Christian Han, dan King Devil aku sebagai komandan mu aku serahkan kepada mu kasus ini" tegas Forlando
__ADS_1
"Ta..tapi Pak ini..?"
"Ada apa? apa kau ingin menolaknya? bukankah kau adalah pahlawan negara kita? Jorge, di masa lalu bukan di tangan ku, tapi sekarang aku adalah atasan mu, aku bisa menilai siapa yang lebih giat dalam menangani kasus, jika dulu aku adalah atasan mu maka kau tidak akan bisa duduk di posisi ini, jika bukan karena semua ucapan Owen tadi aku benar-benar tidak tahu siapa yang lebih berprestasi di sini, semua jasa Owen dan rekannya telah kau rebut apa masih tidak cukup?" kata Forlando dengan tegas