
Baku tembak terjadi selama beberapa jam, anggota polisi yang masih bertahan berjumlah sekitar 50 lebih, mereka berusaha mencari jalan keluar untuk menyelamatkan diri akan tetapi kumpulan ular cobra tetap mengejar mereka sampai dapat dan membunuhnya
"Mari kita bunuh semuanya" teriak salah satu anggota ular cobra sambil mengejar kumpulan polisi yang masih hidup dan sedang melarikan diri
Dor...dor..dor..dor...
Tembakan dari ular cobra yang mengarah ke anggota polisi yang sedang berlari
"Aaaarrrgghhh" jeritan anggota polisi itu yang di tembus oleh peluru
Aksi kejar-kejaran sambil menembak terjadi selama beberapa menit, pihak anggota polisi tewas satu-persatu
Di saat anggota kepolisian mempercepatkan langkahnya agar menjauh dari anggota ular cobra tiba-tiba saja mereka dihadang oleh seseorang yang berdiri didepan sana sambil menodong senjatanya
"Hah....gawat tidak ada jalan keluar lagi" ujar salah satu anggota polisi yang menghentikan langkahnya
Beberapa dari mereka yang sudah kehabisan peluru menghentikan langkahnya
"Bukankah kalian datang kesini untuk menangkap saudaraku? jika begini kenapa harus melarikan diri?" tanya pria itu dengan tatapan tajam
"Jangan bunuh kami, kami hanya ikut perintah atasan kami" pinta salah satu anggota Samuel yang sudah ketakutan
"Disaat kalian datang seharusnya sudah bisa menebak nasib kalian, Samuel dan Owen sudah menjadi korban, dan tempat ini sudah di kepung oleh saudaraku, apa kalian mengira masih bisa melawan kami" kecamnya dengan senyum sinis
Tidak lama kemudian para anggota ular cobra tiba di tempat yang di mana anggota polisi itu sedang dikecam seseorang
Victor, Anton dan Micheal datang bersama dengan semua anggotanya
Anggota polisi itu hanya bisa pasrah karena mereka sudah dikepung oleh ribuan anggota ular cobra
"Bos" ucap serentak semua anggota ular cobra dengan hormat
"Kau..kau adalah..?" sebut salah satu anggota Samuel dengan terhenti
"Hei...manusia tidak berguna, ini adalah bos kami yang kalian incar selama ini" ketus Micheal
"Chris...Christian Han..?"ucap serentak mereka yang ketakutan
__ADS_1
"Setidaknya sebelum kau mati kau bisa melihat wajahku, kan? semua rekanmu sudah mati, tapi kalian jangan sedih, karena kami akan mengantarmu untuk bertemu dengan mereka" kata Christian dengan senyum
"Tidak..jangan bunuh kami, kami hanya makan gaji saja"
"Tapi kita berada dijalan yang berbeda dan oleh sebab itu kalian harus menerima nasib kalian untuk mati ditangan kami" kecam Anton
Christian memberi kode jari kepada anggotanya, anggotanya yang sudah mengerti mereka pun langsung melepaskan tembakan ke arah puluhan polisi yang masih hidup itu
Dor....dor...dor....dor...dor....dor....dor...dor..dor
Tembakan beruntun dilakukan oleh kumpulan anggota ular cobra mengenai semua anggota Samuel, tidak lama kemudian puluhan anggota Samuel tewas tak tersisa
Sebanyak tiga ribu lima ratus anggota kepolisian tewas begitu saja, semua jasad anggota polisi berserakan disana, sementara anggota ular cobra yang tewas sekitar 127 anggota
"Carikan 6 jasad mereka yang tubuhnya masih utuh" perintah Christian
"Baik Bos" jawab Anton dan anggota lainnya
Anton dan anggotanya lalu membawa 6 jasad yang hanya terkena tembakan di kepala dan menghempaskan ke atas tanah, sementara Christian mengeluarkan pisau kecilnya menghampiri jasad itu dan kemudian merobek pakaiannya
Sret...sret...sret...
Semua 6 jasad korban itu dibelah dan dikeluarkan organ dalamnya dan setelah puas melakukannya Christian pun membersihkan pisau favoritnya itu
"Kirim hadiah ini kepada 6 pejabat itu" perintah Christian
"Baik Bos" jawab serentak Anton, Victor dan Micheal
"Anton, kirim surat untuk mereka dan katakan jangan sampai keluarga mereka bernasib seperti jasad ini" pesan Christian
"Baik Bos" jawab Anton
"Semua saudaraku yang ada disini, aku ingin kalian bergabung ke pulau dengan tim A, dan di saat sudah tiba aku akan memberi tugas baru untuk kalian" kata Christian
"Baik Bos, kami akan melaksanakan perintah, Bos" jawab serentak mereka semua
"Anton, sebarkan berita kekalahan mereka semua, aku ingin dunia melihat berita ini, ingin melawanku maka mereka harus menerima nasib seperti pasukan polisi ini" perintah Christian dengan tegas
__ADS_1
"Baik Bos"
"Rekam semua jasad mereka, aku ingin sebanyak tiga ribu lima ratus anggota yang tergeletak tidak bernyawa di sini di sebarkan agar bisa ditonton oleh pihak pemerintahan dari lima negara yang bersangkutan ingin menangkap ku, aku Christian Han menantang mereka untuk melawan denganku"
"Siap Bos"
Setelah beberapa menit kemudian mereka meninggalkan tempat itu, para anggota ular cobra langsung meninggalkan kota dan menuju ke pulau mereka, sementara Christian dan lainnya kembali ke markas
Markas Ular Cobra
Victor mengeluarkan peluru yang menancap dipundak bosnya itu
"Jika istriku melihat luka ini dia pasti merasa cemas, balutannya jangan terlalu tebal, aku tidak mau dia tahu" kata Christian
"Baik Bos" jawab Victor
"Akhirnya pertarungan besar-besaran ini sudah berakhir, aku yakin kali ini mereka pasti bisa gila" ujar Micheal
"Bos, kenapa kita tidak meledakkan kantor mereka?" tanya Victor yang sedang sibuk dengan tangannya
"Tidak perlu, untuk kali ini mereka sudah kalah telak, dan lebih indahnya adalah aku mengirim kado besar untuk mereka berenam" jawab Christian
"Tidak bisa dibayangkan apa reaksi mereka nantinya setelah melihat kado besar dari, Bos?" ujar Micheal dengan tertawa kecil
"Bos, kenapa kita harus beri kado besar ini kepada mereka?" tanya Victor dengan penasaran
"Awalnya aku hanya ingin berikan kepada Forlando pria kurang ajar itu, tapi kemudian aku berubah pikiran agar lebih adil maka semuanya harus dapat kadoku" jawab Christian
"Apa sebabnya, Bos?" tanya Micheal
"Mereka bukan hanya ingin berebut hartaku jika aku tertangkap, tapi Forlando juga ingin mengusik istri dan anakku, oleh karena itu aku harus beri kejutan kepada mereka, aku yakin mereka pasti akan menyukainya" jelas Christian
"Mereka sangat menjijikan, selalu saja serakah, aku benar-benar ingin memecahkan kepala mereka" ujar Micheal
"Mengenai Owen aku ada sedikit penyesalan, walau bagaimanapun dia sudah menjadi temanku disaat aku menjadi Stephen Chin, tapi karena dijalan yang berbeda maka kami hanya bisa saling membunuh, mati atau hidup ini adalah takdirnya" ucap Christian yang masih ingat temannya itu
"Ini bukan salahmu Bos, dunia kita dan dia berbeda jadi dia harus dikorbankan, lagi pula dia sudah lama dijadikan alat oleh atasannya yang tidak berguna itu, jika dia tidak mati maka dia tetap akan mati suatu saat nanti, karena dia adalah musuh kita yang akan selalu menghalang kita" kata Victor
__ADS_1
"Aku adalah penjahat dan bisa berteman dengan anggota detektif selama bertahun-tahun lamanya, dan pada akhirnya kami menjadi musuh sebelum salah satu dari kami ada yang mati, dan akhirnya dia hanya bisa dikorbankan" ucap Christian