
Di tempat terpencil itu dua kumpulan saling menembak sehingga terjadinya banyak korban di pihak kepolisian, mereka semua telah berpencar di saat terjadinya baku tembak
"Sialan, kami tidak akan kalah" ketus Owen yang maju dan melepaskan tembakan ke arah lawannya
Dor....dor....dor...dor....dor....dor....dor..
Puluhan tembakan di lakukan oleh Owen mengenai lawannya
Aaaarrrgggghh" jeritan anggota ular cobra yang di tembus oleh peluru dan tewas langsung di tempat
Owen mencari keberadaan Jimmy dan rekan lainnya, mereka semua telah terpisah di saat baku tembak besar-besaran dengan musuh mereka
"Kemana Jimmy dan yang lain?" gumam Owen yang sedang melihat kesana kemari
Dor....dor...dor....dor...dor...dor....dor....dor...
Dor...dor....dor...dor...dor...dor....dor...dor...
Ratusan tembakan dari sisi lain yang sedang terjadi baku tembak, sehingga terdengar oleh Owen yang sedang mencari temannya
Di sisi lain Jimmy dan Samuel sedang terjadi saling menembak dengan anggota ular cobra
Dor....dor....dor....dor....dor ...dor...dor ..
Tembakan beruntun dari pihak Samuel, Jimmy dan lainnya mengenai musuhnya itu
"Aaaaarrrrggghhhh" teriakan anggota ular cobra yang tertembak
Jumlah anggota ular cobra yang sangat banyak membuat pihak Samuel harus mundur akan tetapi mereka tetap tidak bisa melepaskan diri dari lawan-lawannya
Tidak lama kemudian Christian tiba bersama Anton, Victor dan Micheal, saat mereka tiba langsung menuju ke lokasi baku tembak yang sedang terjadi
"Mari kita berpencar, habiskan mereka semua" perintah Christian dengan tegas
"Baik Bos" jawab mereka bertiga dengan serentak dan kemudian mereka berpencar
Christian tampil tanpa menutupi wajahnya dan tidak berniat untuk menyembunyikan wajah aslinya, walau dia tahu jika teman lamanya, Owen. ikut dalam penyerangan ini, niatnya kali ini adalah untuk membasmi semua pasukan Samuel hingga ke akar-akar
Kumpulan ular cobra yang mengejar pasukan pihak kepolisian itu sambil melempar puluhan butir bom ke arah mereka
Duar...duar....duar...duar....duar....duar....duar...m
"Aaaaarrrgggghhhh" teriakan anggota kepolisian itu yang terkena ledakan sehingga tewas
Selain mengunakan pistol anggota ular cobra juga mengunakan bom untuk menewaskan polisi yang ingin menangkapnya
Sementara Jimmy dan Samuel dan rekan lainnya harus menghadapi sejumlah anggota ular cobra yang sedang menembak ke arah mereka
"Pak, ini sangat gila, rekan kita sudah hanyak yang tewas, cepat atau lambat kita pasti akan tewas juga" kata Jimmy yang sedang menembak ke arah anggota ular cobra
__ADS_1
Dor...dor...dor...dor....dor...dor...dor...
"Jangan menyerah dulu, mereka adalah penjahat yang harus mati hari ini" ujar Samuel yang sedang menembak ke arah anggota ular cobra
Dor....dor....dor....dor....dor...dor..
"Lempar lagi" perintah salah satu anggota ular cobra yang sedang melempar bom ke arah Jimmy dan Samuelnya
Di saat melihat puluhan butir bom yang di lempar ke arah mereka Jimmy ingin segera berlari menjauh dari sana
"Pak cepat lariiiiii" teriak Jimmy yang beranjak dari posisi tadi
Duar.....duar.....duar.....duar.....duar....duar....duar....duar ..
"Aaaaaarrrgghhhhhh" teriakan serentak Jimmy, Samuel dan rekan lainnya yang sama-sama terkena ledakan sehingga tergeletak di atas tanah, Jimmy dan Samuel mengalami luka parah di bagian tubuh dan kepalanya mengeluarkan banyak darah
"Apa aku akan mati di sini?" kata Jimmy yang terluka parah di bagian tubuhnya dan sesaat kemudian dia pun menghembuskan nafas terakhir
"Jim..my" Ucap Samuel yang juga terluka parah dan menatap Jimmy yang tidak jauh jarak dari posisinya, dan sesaat kemudian Samuel tewas langsung di tempat
"Jimmyyyyyy" teriak Calvon dan Nicky yang baru muncul di sana sambil melepaskan tembakan ke arah ular cobra yang telah membunuh Jimmy tadi
Dor.....dor....dor.....dor.....dor.....dor....dor...dor..
Tembakan serentak dari Nicky dan Calvon mengenai sejumlah anggota ular cobra
"Jimmy, Jimmy" teriak serentak Nicky dan Calvon yang berlari mendekati Jimmy yang sudah tidak bernyawa
"Bangun Jimmy, jangan bercanda dengan kami ini tidak lucu" teriak Nicky yang merasa kehilangan atas kematian rekan baiknya selama ini
Di saat anggota ular cobra ingin menembak ke arah Nicky dan Calvon niat mereka di hentikan oleh Owen yang berlari sambil melepaskan tembakan ke arah mereka
Dor....dor....dor .....dor....dor....
Tembakan beruntun di lakukan oleh Owen
"Aaaarrrggghhh" teriakan anggota ular cobra yang tertembak
"Pak" teriak Nicky dan Calvon yang sama-sama melihat ke arah Owen yang berlari menghampiri mereka
Di saat Owen ingin menghampiri dua rekannya itu tiba-tiba saja`β
Dor...dor...dor....dor...
Tembakan dari ular cobra menembus kepala Nicky dan Calvon
Nicky dan Calvon yang sama-sama di tembak di bagian kepala langsung tumbang menimpa jasad Jimmy sambil melihat ke arah Owen
Owen yang melihat dua rekannya itu tertembak dirinya berteriak dengan sangat histeris
__ADS_1
"Tidaaaaaaaak" teriak Owen yang hampir tidak percaya jika 3 rekannya itu harus tewas di saat bertugas
Owen yang merasa sangat berduka lalu menembak ke arah anggota ular cobra yang tadinya membunuh rekannya
"Mati kaliaaaan" teriak Owen dengan kesal dan mengeluarkan air matanya
Dor....dor...dor...dor....dor....dor....dor....dor....dor...
Tembakan beruntun di lakukan oleh Owen yang mengenai anggota ular cobra
"Aaarrrrgghhhh" teriakan mereka yang di tembus oleh peluru Owen dan sesaat kemudian mereka tewas langsung ditempat
Owen melihat ke arah rekannya yang sudah tidak bernyawa itu, dirinya melihat tiga rekannya yang tewas di depan matanya, air mata tidak mampu di tahankan oleh karena mereka adalah sahabat yang sudah terjalin begitu lama, sama-sama berjuang selama bertahun-tahun dan selalu bersama kemanapun Owen pergi
"Jimmy, Nicky, Calvon, aku gagal melindungi kalian, aku gagal." kata Owen yang berlutut di depan rekannya itu sambil menepuk dadanya
"Kalian adalah sahabatku yang paling baik, walau jodoh kita sudah berakhir tapi satu hal yang tidak akan berubah hubungan kita tetap sahabat untuk selamanya, sebelum aku mati aku akan membalas dendam untuk kalian" batin Owen
Tidak lama sejumlah anggota polisi datang menembak ke arah Anggota ular cobra
Terjadi saling menembak di antara dua kumpulan itu di saat Owen sedang berduka, Owen lalu bangkit dalam kesedihan yang sangat mendalam dirinya langsung melepaskan tembakan ke arah musuhnya itu
"Kalian harus matiiiii" teriak Owen yang merasa dendam
Dor....dor....dor....dor....dor....dor....dor....dor..
Tembakan dari dua kumpulan yang sama-sama terkena peluru
"Aaaarrrrgggghhhh" jeritan serentak mereka yang di tembus oleh peluru
Dor...dor...dor...dor....dor.....dor...dor....dor....dor...
Tembakan beruntun di lakukan oleh Christian Han yang tiba-tiba muncul di sana
"Aaarrggghhh" teriakan sejumlah anggota polisi yang langsung tewas di peluru Christian
Di saat Christian menembak anggota polisi itu mata Owen berfokus ke arah temannya yang telah lama menghilang itu, tentu baginya merasa penasaran kenapa teman yang juga buronannya bisa muncul di depan matanya
"Sudah lama kita tidak bertemu" ucap Christian yang menoleh ke arah Owen
Di saat itu mereka sama-sama terdiam tanpa satu perkataanpun, dan kemudian mereka saling menodong senjata ke arah masing-masing
"King Devil atau Stephen Chin, aku tidak menyangka jika kau bisa ada di sini" ujar Owen
"Detektif Owen, kau seharusnya sudah tahu apa hasilnya jika melawan kami, tapi kalian masih ingin ikut campur dalam kasus ini" kata Christian dengan senyum
"Jangan mengatakan padaku kali ini kau mengunakan identitas lainnya, King Devil"
"Owen, sebagai King Devil aku membunuh semua orang yang pantas mati dan sebagai Stephen Chin aku menolong orang, lalu salah ku di mana?"
__ADS_1