Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Ular cobra vs Polisi


__ADS_3

"Tapi Bos sudah terluka, jika di paksakan takutnya nanti lukanya keluar darah lagi" kata Victor


"Luka ini tidak apa-apa, sudah seminggu saudara kita bertarung hidup dan mati di luar sana tentu aku tidak akan berdiam saja, apalagi pihak kepolisian ikut campur, malam ini aku ingin ke sana" jawab Christian


"Baik Bos"


Mansion Han


"Mama, mana papa?" tanya Aaron yang berlari ke arah Cherry


"Papa sedang bekerja" jawab Cherry yang mengendong putranya duduk di pangkuannya


"Kapan papa pulang, Ma?" tanya Aaron dengan memandangi Cherry


"Malam, papa sedang sibuk"


"Aaron ingin papa menemani Aaron main bersama" ujar Aaron yang duduk di pangkuan Cherry


"Aaron, jika suatu saat mama pergi Aaron harus menurut kata papa ya"


"Mama mau kemana? Aaron mau ikut"


"Mama ingin kembali ke tempat asal"


"Kenapa mama tidak mengajak Aaron?"


"Karena Aaron masih kecil" jawab Cherry dengan senyum


"Mama tunggu Aaron sudah dewasa baru kita bersama ya?"


"Mama tidak bisa menunggu selama itu" jawab Cherry merasa sedih di hatinya


"Kenapa Ma?" tanya Aaron yang melihat ke arah Cherry


"Karena..?"


"Karena apa Ma? apa papa jahat sama Mama?"


"Tidak sayang, mama hanya ingin kembali ke tempat asal"


"Tempat asal mama di mana?"


"Sangat jauh! Aaron berjanji pada mama jika mama pergi Aaron harus menurut kata papa ya" ujar Cherry dengan senyum paksa


"Aaron berjanji, setelah Aaron dewasa Aaron akan jemput mama pulang ya?" jawab Aaron


"Iya sayang, mama akan menunggumu sayang" jawab Cherry dengan memeluk putranya

__ADS_1


"Di saat itu aku sudah tidak ada di dunia ini, Aaron maafkan mama yang egois, karena mama tidak bisa membawa mu pergi, jika bersama ku kau hanya akan lebih menderita jika bersama papamu kau masih bisa hidup mewah, dan papamu akan memberikan keluarga yang lengkap untukmu, sedangkan mama sudah tidak bisa apa-apa lagi, jika mama meninggalkan rumah ini maka mama sudah kehilangan dirimu dan papamu, dan itu tandanya mama juga meninggalkan dunia ini, karena jika harus hidup tanpamu dan papamu hati ini sangat sakit, lagi pula mama hanya bisa duduk di kursi roda seumur hidup, dan mama tidak bisa menyusahkan kakek mu untuk menjaga mama" batin Cherry


"Mama, kenapa mata mama keluar air?" tanya Aaron yang tangannya terkena tetesan air mata Cherry


"Mata mama hanya kemasukan debu" jawab Cherry dengan alasan


"Apa mata mama sakit? kenapa bisa begitu banyak air, Ma?" tanya Aaron yang belum mengerti apa-apa


"Tidak apa-apa sayang" jawah Aaron dengan mencium pipi tembam putranya itu


"Mama, biar Aaron tiup" kata Aaron yang berdiri di kaki Cherry dan meniup mata mamanya


"Kenapa masih banyak air, Ma?" tanya Aaron yang tidak mengerti apa-apa, sambil lap air mata Cherry yang mengalir tanpa berhenti


"Aaron anak baik, mata mama tidak apa-apa" kata Cherry dengan mengusap air matanya


"Mama, nanti kalau papa sudah pulang Aaron minta papa antar mama pergi ya?"kata Aaron yang sedang memeluk Cherry


"Tidak perlu sayang, ini adalah rahasia di antara kita, berjanji pada mama, semua yang kita katakan hari ini hanya kita saja yang tahu ya" ucap Cherry dengan memeluk putra kesayangannya itu


"Baik Mama" jawab Aaron yang mencium wajah Cherry dengan senyumannya


"Putraku yang baik, maafkan mama sayang, tanpa mama papamu akan bebas tidak akan terikat lagi dengan pernikahan yang sudah tidak bahagia ini" batin Cherry


Malam hari


Sambil menangis Cherry menusuk kedua kakinya yang tidak bisa merasakan apa-apa


"Karena kaki tidak berguna ini aku di hina, karena kaki tidak berguna ini aku menjadi cacat, karena kaki tidak berguna ini aku menjadi wanita tidak berguna, karena kaki ini aku menjadi beban suamiku, karena kaki ini aku di jauhi oleh Christian, kenapa aku harus menjadi beban orang? aku tidak minta lebih aku hanya mau kaki ku sembuh, hanya itu saja" ucap Cherry yang sedang menusuk kakinya tanpa berhenti sehingga darahnya menembus celana jeans


"Nyonya, apa yang kamu lakukan?" teriak Nicole yang kaget melihat darah di dua kaki Cherry


"Kakiku tidak sakit sama sekali, aku hanya ingin mencobanya saja, ternyata kaki ini masih saja tidak berguna" ucap Cherry yang masih menusuk tanpa berhenti


"Nyonya, sudah jangan melakukannya lagi" kata Nicole yang merebut jarum dari tangan Cherry


"Tidak apa-apa, lagi pula tidak ada rasa apa-apa" ujar Cherry dengan senyum paksa


"Nyonya, biar aku balut lukamu"


"Tidak usah, ini tidak sakit sama sekali"


"Nyonya, jangan melakukannya lagi, jika tuan tahu dia pasti akan sakit hati" pinta Nicole yang merasa iba terhadap Cherry


"Sakit hati? tidak mungkin, rasa sakit di hatiku tidak ada yang bisa merasakannya" jawab Cherry dengan kondisi yang tertekan


"Nyonya, jangan menyiksa dirimu, pikirkan tuan muda, dia masih kecil dia sangat membutuh kasih sayang ibunya"

__ADS_1


"Semua ini bukan milikku, keluargaku, suamiku, anakku cepat atau lambat bukan milik ku lagi, aku hanya meminta sembuh agar aku bisa mengendong putra ku berjalan-jalam tapi keinginanku tidak di kabulkan" kata Cherry dengan mengeluarkan air matanya


"Bahkan hati Christian sudah bukan milikku" batin Cherry


"Nyonya, aku mengerti perasaanmu, tapi kau masih memiliki anak yang manis dan suami yang baik, jadi demi mereka jangan melakukan ini lagi"


"Nicole, aku bukan menyakiti diriku, kau lihatlah aku tidak merasakan apapun, walau mengeluarkan banyak darah aku juga tidak sakit, dua kaki ini sudah tidak berguna sama seperti diriku yang sudah tidak berguna juga" jelas Cherry yang keadaan tertekan


"Nyonya semakin lama semakin tertekan, jika begitu terus ini akan lebih parah, hari ini dengan begitu mudahnya dia menusuk kakinya dengan puluhan kali jarum bagaimana jika besok dia mengunakan pisau bukankah ini sangat bahaya, apakah jiwanya mulai terganggu? karena ucapan pelayan itu nyonya semakin berubah" batin Cherry


Lokasi kejadian baku tembak


Selama seminggu terjadi baku tembak di antara kelompok ular cobra dengan kelompak mafia lainnya, kelompok mafia yang melawan ular cobra berniat merebut wilayah dan merampok semua narkotika milik ular cobra, hal ini membuat Christian sangat marah besar sehingga mengirim sejumlah anggota melawan musuhnya itu, Christian sendiri juga ikut campur dalam penembakan tersebut, setelah kelompok mafia itu berhasil di kalahkan, ular cobra harus berhadapan dengan ratusan pihak kepolisian yang berdatangan melawan mereka


Dor...dor....dor...dor...dor....dor....dor


Bunyi tembakan dari pihak ular cobra yang menembak ke arah kumpulan polisi itu


"Aaaarrrghhhh" teriakan serentak dari pihak polisi yang terkena tembakan


Dor....dor....dor...dor....dor....dor...dor...dor


"Aaaarggghhh" teriakan serentak kumpulan ular cobra yang terkena tembakan


Tidak lama kemudian Christian datang bersama 100 anggota untuk menghapus semua lawannya, di saat tiba ke lokasi mereka langsung melepaskan tembakan


"Ingin melawanku? lihat saja siapa yang lebih berkuasa di sini" teriak Christian sambil melepaskan tembakannya


Dor...dor.....dor....dor....dor..dor....dor.....dor


Ratusan tembakan mengarah ke kumpulan polisi itu


"Aaaaarrrgggghhhhhhh" teriakan mereka semua yang di tembus oleh peluru dan tidak lama kemudian satu persatu tumbang tidak bernyawa


Weew....Weew....Weew....Weew....Weew...Weew..


Tidak lama kemudian puluhan mobil polisi yang datang dari 4 sisi dengan berniat ingin mengepung kelompok ular Cobra dengan sambil melepaskan tembakan


Dor.....dor....dor.....dor.....dor.....dor.....dor...dor


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Sedikit kebocoran untuk cerita selanjutnya


Cherry mengajukan penceraian dengan Christian, akan tetapi Cherry harus menyetujui syarat yang di utarakan oleh suaminya itu


Demo besar-besaran terjadi di san fransisco dari masyarakat di saat berita penangkapan Christian tersebar untuk menentang pemerintahan, apakah sebabnya semua masyarakat membela seorang pria yang sudah di kenal sebagai penjahat dan pengedar narkoba terbesar di dunia?

__ADS_1


Sebagian pejabat negara terlibat didalam kurungan kapal pesiar bersama Christian, apa yang akan di lakukan oleh Christian Han di saat ingin mengakhiri semuanya?


__ADS_2