
Seteleh Stephen keluar dari kantor Merry, Merry yang masih di kejutkan dengan sikap Stephen membuatnya lemas sehingga terduduk di lantai, bagaimana tidak, pisau tajam itu menancap ke meja yang pas di dekat matanya, Stephen tidak segan-segan bertindak kasar dan mengancam walau dirinya adalah seorang dokter
"Dia sangat menakutkan, dia bukan seperti yang ku pikirkan" batin Merry
Tidak lama kemudian seorang pria masuk ke kantornya
Klek..
"Merry, ada apa dengan mu?" tanya Pria yang menghampirinya
"Aku tidak apa-apa" jawab Merry yang masih gemetaran dan berusaha untuk berdiri
"Aku melihat Stephen keluar dari kantor mu, apa yang dia lakukan terhadap mu kenapa kau sampai gemetaran begini?"
"Kenapa kau mengenalnya?" tanya Merry yang kembali duduk di kursinya
"Kekasihnya adalah pasien ku sebelumnya dan pindahkan ke sini, oleh sebab aku itu ke sini" jawab pria itu yang tidak lain adalah Garred
"Garred, maksud mu kekasih dia adalah pasien mu?" tanya Merry dengan penasaran
"Benar" jawab Garred yang sedang duduk di hadapan Merry
"Kenapa dia tiba-tiba pindah ke sini?"
"Aku tidak tahu, pria itu keras kepala" jawab Garred dengan duduk bersandar
"Dia sangat memanjakan gadis tidak berguna itu" ujar Merry dengan kesal
"Tidak berguna? kenapa kau malah mengkritik pasien mu? kau tahu ini sudah salah bagi seorang dokter, kita hanya bertanggung jawab pada penyakitnya dan bukan ikut campur dalam masalah hubungan mereka" kata Garred
"Kenapa kau bisa ada sini?"
"Aku hanya ingin melihatnya saja, gadis itu adalah teman kecil ku"
"Maksud mu dia adalah gadis desa?"
"Benar, kami kenal dari kecil"
"Seorang pria seperti Stephen Chin ternyata bisa tertarik pada gadis desa"
"Kenapa kau merasa tidak senang dengannya?" tanya Garred dengan penasaran
"Tidak ada, aku hanya penasaran dengan cara apa dia mengoda Stephen, di kota besar begitu banyak gadis cantik tapi dia malah tertarik pada gadis desa bukankah ini aneh?"
"Cherry adalah pasien mu, kenapa kau malah cemburu dengannya?"
"Kenapa aku harus cemburu pada gadis desa? aku adalah seorang dokter, dari sisi pengobatan dan penampilan aku jauh lebih menarik darinya, dia bukan siapa-siapa bagi ku" kata Merry dengan menghina
"Kau salah Merry, gadis itu sudah memahami obat-obatan sebelum kau belajar di bidang kedokteran, di saat dia masih kecil sudah ahli dalam meracik obat, dia tidak butuh sekolah tinggi untuk mendapat ilmunya, dia hanya butuh resep saja kemudian dia sudah bisa menghasilkan obat yang dia inginkan, dia ahli dalam racun dan penawar" jelas Garred dengan ssnyum
__ADS_1
"Tidak mungkin, aku tidak percaya. jika saja seperti yang kamu katakan kenapa dia harus di rawat di rumah sakit?"
"Itu karena Stephen Chin khawatir padanya, dan memasakkan dia harus di rawat di rumah sakit"
"Jangan mengatakan pada ku kau juga tertarik padanya"
"Dari kecil aku sudah mengenalnya, dia adalah cinta pertama ku"
"Cinta pertama mu? aku tidak percaya dengan ucapan mu" kata Merry dengan tertawa
"Kenapa tidak percaya?"
"Kau yang sekarang sudah beda dari dulu, semua wanita mu adalah dari kalangan atas, model, pebisnis bahkan istri pengusaha kaya juga bisa tertarik pada mu, mereka semua sangat cantik apa mungkin kau bisa ingat pada cinta pertama mu?"
"Kau kenal aku, Merry. walau seberapa banyak wanita di sisi ku di hati ku hanya ada dia selama ini"
"Aku adalah wanita, jika aku adalah dia aku hanya mau bersama pria yang tidak memiliki wanita lain, dia bersama dengan Stephen Chin sekarang apa kau kira bisa merebutnya dari tangan pria itu?"
"Aku ada cara, dan malam ini aku akan membawanya pergi"jawab Garred dengan yakin
"Malam ini? tidak semudah itu, Garred"
"Kenapa?"
"Di luar kamarnya pasti ada yang jaga, Stephen menjaganya dengan ketat"
"Aku?"
"Iya"
"Apa yang kau ingin aku lakukan?"
"Bukankah dia adalah pasien mu? jadi tidak sulitkan?"
"Jika dia menghilang bagaimana aku beri penjelasan pada pria itu?"
"Mudah saja, di rumah sakit ini ada memasang kamera di setiap sudut, jadi pria itu bisa melihat jika kekasihnya pergi dengan pria lain, jadi kau tidak akan terlibat"
"Bukankah itu sama saja dia akan tahu jika kau adalah pelakunya?"
"Aku bisa menutup wajah ku, dari kamera tidak bisa tahu siapa aku"
"Ini namanya adalah penculikan, kau adalah seorang dokter apa kau tidak takut jika ini bisa mempengaruhi karier mu?"
"Tidak akan ada yang tahu, aku yakin Cherry tidak akan menyalahkan ku, karena apa pun yang terjadi kami adalah teman masa kecil" jawab Garred dengan yakin
Di sisi lain Daniel menyamar sebagai cleaning service di rumah sakit itu dan melangkah masuk ke kamar Cherry tanpa di curigai oleh Anton
Klek
__ADS_1
"Nona, permisi saya ingin membersihkan kamar sebentar, maaf menganggu" ucap Daniel yang sedang membawa ember berisi air dan pel
"Silahkan" jawab Cherry yang sedang duduk bersandar
"Kenapa pria ini kelihatannya aneh ya? badannya sangat tegap beda dengan yang lainnya" batin Cherry
"Nona, di mana tuan yang sering bersama dengan nona itu?" tanya Daniel yang sedang mengepel lantai
"Dia keluar sebentar" jawab Cherry yang membolak balik majalah
"Dia sangat perhatian pada mu, semua suster sangat iri dengan kalian" kata Daniel dengan alasan untuk membuka topik
"Iya"
"Apa kalian sudah lama kenal?"
"Tidak lama"
"Apa pekerjaannya Nona?" tanya Daniel dengan sengaja mendekati ujung ranjang dan kemudian memasang alat pendengar di bawah ranjang tersebut
"Dia pebisnis biasa" jawab Cherry tanpa melihat ke arah Daniel
Nona, saya sudah selesai, permisi"
"Terima kasih" ucap Cherry dengan sopan
Sesaat kemudian Daniel keluar dari kamar Cherry dengan reaksi biasanya dia berjalan melewati Anton yang sedang duduk di kursi yang di depan kamar
Di saat Daniel berada di kamar mandi dirinya melepaskan seragamnya dan menganti pakaiannya kembali
"Daniel, aku tidak menyangka akan bertemu dengan mu di sini" sapa Garred yang muncul di sampingnya
"Apa kau sudah bertemu dengannya?"tanya Daniel yang sedang memakai bajunya
"Malam ini" jawab Garred sambil mencuci tangan dan bercermin
"Aku heran dengan mu dan aku kasihan padanya"
"Apa maksud mu?"
"Sudah banyak wanita cantik di sisi mu, tapi kau masih tidak melepaskan dia"
"Dia beda dengan yang lain"
"Dia hanyalah gadis polos, kau jangan menghancurkan hidupnya"
"Aku ingin menikahinya, mana mungkin ini menghancurkannya"
"Menikahi nya bukan berarti kau akan setia padanya kan? jika kalian sudah menikah dan kemudian tiba-tiba lagi muncul wanita cantik lainnya apa kau yakin tidak tergoda?"
__ADS_1