
"Apa pun yang terjadi di antara aku dan wanita lain itu hanya sekadar main-main dan saling memuaskan, tapi Cherry tetap adalah istri ku" jawab Garred
"Iya, kau menikahinya dan berhubungan lagi dengan wanita lain apakah dia harus bahagia atau sedih jika menikah dengan mu?" ujar Daniel dengan tatapan tajam
"Jangan memandang ku seperti itu, aku akan sangat menyayanginya" ucap Garred dengan senyum
"Garred, kau tidak mencintainya sama sekali, ambisi mu sangat tinggi sehingga kau ingin mendapatkan apa pun yang kau mau, dan aku yakin kau hanya terobsesi saja dan bukan mencintai, pernikahan adalah seumur hidup jadi tidak bisa selamanya kau berhubugan dengan wanita lain ketika diri mu sudah berumah tangga, aku sarankan diri mu jangan menikah maka tidak akan melukai anak gadis orang" ujar Daniel yang mulai kesal dengan sikap temannya itu
"Sudahlah, kita adalah teman seharusnya kau di pihak ku kan? bukankah diri mu juga sedang menyelidiki tentang Stephen Chin?"
"Iya, tapi ini tidak ada hubungannya dengan mu, bagaimana dengan Pauline? kau baru saja melakukan dnegannya dan hari ini kau mengincar Cherry" jawab Daniel
"Mereka beda, Pauline hanya memuaskan ku di atas ranjang, sedangkan Cherry akan menjadi istri ku"
"Aku hanya berharap kau cepat sadar itu saja, dan tidak tahu mengapa perasaan ku mengatakan jika kau mendekati gadis itu maka hidup mu juga tidak akan tenang" ucap Daniel
"Kau terlalu takut pada pria itu" kata Garred dengan mengejek
"Ini adalah kenyataan, dia bukan sembarangan, iya sudah aku keluar dulu" ujar Daniel yang melangkah keluar dari kamar mandi
Cherry yang sedang berada di kamar sedang menunggu kedatangan Stephen
"Aneh, kenapa Stephen belum datang ya? apakah dia sibuk? seharusnya dia baik-baik saja kan?" gumam Cherry yang turun dari ranjangnya dan berjalan dengan perlahan ke arah pintu
"Aku coba bertanya pada Anton saja" gumam Cherry
Di saat di dekat pintu Cherry menghentikan langkahnya karena mendengar perbicaraan di antara Stephen dan Anton yang berada di luar kamar
"Kelly adalah wanita penting dalam hidup ku, aku tentu tidak akan melepaskan pelaku yang sudah melukainya, setelah Cherry sembuh aku ingin ke Afrika urus masalah ini" kata Stephen
"Bos, tenang saja, pelakunya tidak akan bisa kabur, di sana ada anggota kita yang sedang mengawasinya" jawab Anton
"Baguslah kalau begitu, aku berharap bisa lebih cepat menyelesaikannya, sampai kapan pun aku tidak akan bisa melupakan kejadian yang menimpanya" ujar Stephen
__ADS_1
"Bos, semua anggota kita sudah bersiap mereka sedang menunggu perintah"
"Aku akan ke sana langsung, jangan memberitahu Cherry tentang hal ini, setelah semua dendam ku terbalas aku akan mengatakan semua padanya, dan setelah itu kami akan ke San Fransisco, ada lagi semua barang milik Kelly pesan Sonni jaga dengan baik kamarnya tetap di bersihkan" kata Stephen
"Bos, selama ini mereka menjaga semua barang nona Kelly dengan baik, kamarnya juga selalu di bersihkan, mereka tidak berani membantah sama sekali" jawab Anton
"Baguslah, kau tetap jaga di sini, aku mau buat panggilan dengan orang sana" ujar Stephen dengan melangkah pergi sambil mengeluarkan handphonenya
Cherry telah mendengar semua percakapan Stephen dan Anton, semua ucapan mereka membuat Cherry merasa penasaran dan lagi-lagi perasaan yang tidak nyaman
Lalu dirinya berjalan kembali ke ranjangnya dengan perlahan sambil memegang bagian bekas lukanya
"Balas dendam? afrika? apakah maksudnya Kelly di bunuh? apa yang ingin dia katakan pada ku? Stephen memiliki rahasia dan dia juga memiliki anak buah di sana? dia mengatakan jika Kelly wanita penting baginya tentu saja dia sangat kehilangan, mereka bahkan sudah tinggal bersama, jika waktu bisa di ulang kembali aku berharap Kelly masih hidup, dengan begitu Stephen tidak akan merasa sedih terus, dan aku akan pergi ini akan lebih baik bagi ku, dari pada hubungan kami seperti sekarang aku malah merasa sulit untuk bahagia, selama aku terluka Stephen sudah menjaga ku dengan baik, biarlah jika dia masih rindu pada gadis itu dan menyimpan di dalam hatinya, aku akan diam dan berpura-pura tidak tahu saja" batin Cherry
Tidak lama kemudian Merry datang bersama susternya dengan alasan ingin membawa Cherry melakukan pemeriksaan untuk kondisi kesehatannya
Klek
"Dokter Merry, tapi aku baik-baik saja tidak perlu di periksa lagi" kata Cherry
"Dokter Merry, aku ingin keluar rumah sakit besok, dan tubuh ku sehat-sehat saja" ujar Cherry
"Begini saja Nona, lakukan pemeriksaan malam ini dan jika hasilnya tidak bermasalah maka besok Anda di izinkan keluar" jelas Merry dengan mencoba menyakinkan Cherry
"Aku ingin menunggu Stephen" kata Cherry
"Tadi saya sudah mengatakan pada tuan Chin, dan dia sudah setuju, tuan Chin sedang berbicara di handponenya maka dia tidak bisa menemani mu" jelas Merry dengan alasan
"Nona, tidak mungkinkan Anda ingin tuan Chin khawatir dengan mu" ujar Merry dengan senyum
"Iya, baiklah" jawab Cherry
Merry dengan mudahnya membawa Cherry ke ruangan lain di saat Stephen tidak berada di tempat, sementara Anton tidak mencurigai apa pun karena Merry memang dokter yang menangani Cherry
__ADS_1
Cherry di bawa dengan mengunakan kursi roda menuju ke salah satu ruang perawatan tanpa di temani oleh siapa pun
"Nona, silahkan menunggu sebentar" kata suster yang melangkah keluar dan meninggalkan Cherry sendirian di dalam ruangan itu
"Kemana dokter Merry? bukankah ingin memeriksa ku kenapa semua tidak ada di sini?" gumam Cherry
Sesaat kemudian Garred melangkah masuk ke ruangan itu
"Kak Garred, kenapa bisa berada di sini?" tanya Cherry yang sedang duduk di kursi rodanya
"Cherry, bagaimana dengan luka mu?" tanya Garred yang sedang menghampiri Cherry
"Luka ku sudah membaik, dan kenapa Kak Garred bisa ada di sini?" tanya Cherry dengan penasaran
"Aku hanya ingin melihat mu, Cherry, apa kamu mau ikut aku pergi?"tanya Garred dengan senyum
"Pergi kemana?"
"Ke tempat milik kita berdua" jawab Garred dengan menyentuh kepala Cherry
"Tidak, aku hanya ingin berada di sini"
"Apa karena dia?"
"Kakak, sebenarnya kenapa kau ke sini? ini bukan tempat mu bekerja"
"Aku ingin membawa mu keluar melihat pemandangan kota ini, sangat di sayangkan jika di lewati" jawab Garred dengan alasan
"Aku tidak ingin kemana-mana, jika aku keluar tanpa izin dari Stephen dia pasti akan marah" jawab Cherry
"Cherry, ini bukan apa-apa, kita hanya melihat pemandangan malam yang indah, kita sudah lama tidak bertemu dan setelah kau keluar dari rumah sakit tidak tahu kapan kita akan bertemu lagi" kata Garred dengan alasan
Bab selanjutnya
__ADS_1
Garred mendapatkan balasan