
"Tapi aku tidak ingin keluar, luka ku juga belum sembuh" jawab Cherry dengan alasan
"Aku akan mengendong mu keluar, Cherry. anggap saja malam ini pertemuan terakhir kita" ujar Garred
"Aku tidak mau kemana-mana, jika Stephen melihat ku tidak ada dia akan khawatir" ujar Cherry
"Cherry, kita adalah teman lama, dan kau juga sudah memanggil ku kakak, anggap saja aku kakak mu, apa kamu tidak percaya pada kakak mu ini?"
"Bukan begitu, kita keluar tanpa memberitahu Stephen dia pasti akan marah"
"Jangan takut, aku akan meninggalkan nota untuk nya nanti"
"Tidak, aku rasa ini tidak baik jika kita pergi begitu saja, aku ingin memberitahu Stephen dulu, soalnya dia yang membawa ku ke jerman jika saja aku pergi meminta izin darinya dia akan marah pada ku nanti" jawab Cherry yang ingin menolak
Cherry bangkit dari kursi rodanya dengan berniat untuk melangkah ke arah pintu
"Kenapa pintu ini terkunci?" tanya Cherry yang ingin membukanya pintu itu
"Cherry, apakah pria itu sangat penting bagi mu sehingga kau tidak bisa mengenang kembali di saat kita bersama dulu?" tanya Garred yang berjalan menghampiri Cherry
"Kakak, itu sudah lama dan sudah berlalu"jawab Cherry yang sedang berdiri di dekat pintu
"Tapi di saat itu adalah kenangan indah bagi kita, Cherry"
"Sekarang kita sudah memiliki kehidupan masing-masing, Kak. kau adalah dokter terkenal dan aku sudah bersamanya, dan masa lalu hanya kenangan dulu" jelas Cherry
"Cherry, aku bertanya pada mu, apakah selama ini kau sudah lupa di masa-masa kita bersama?"
"Bukan aku ingin melupakannya, tapi selama 10 tahun kehidupan ku sangat sulit sehingga aku tidak memikirkan ke sana, aku harus merawat mama ku yang sedang sakit dan sambil bekerja, seiring waktu berjalan kita juga sudah dewasa, dan aku juga yakin jika Kakak sangat mengejar cita-cita mu selama ini dan pada akhirnya kamu berhasil, kita hidup di dunia yang berbeda. Kakak, jika sudah memilih lupa untuk apa di ingat kembali?"
"Lupa? aku tidak lupa sama sekali pada mu"
"Mungkin dulu Kakak menyukai ku tapi setelah lama berlalu rasa suka itu sudah pudar, jika tidak mana mungkin selama 10 tahun Kakak tidak menghubungi ku bahkan sepucuk surat pun tidak ada, ini semua sudah jelas jika Kakak yang telah melupakan ku" jelas Cherry
"Jika aku melupakan mu mana mungkin aku ingin melamar mu"
"Kakak, apa kamu yakin kamu masih menyukai ku? atau hanya sekadar main-main saja?"
"Aku melamar mu karena aku serius ingin menjadikan mu sebagai istri ku, Cherry" jawab Garred yang langsung memeluk Cherry
__ADS_1
"Kak, cepat lepaskan tangan mu" ucap Cherry dengan berusaha mendorong tubuh Garred
Garred yang memeluk Cherry lalu mengeluarkan jarum suntikan, lalu dia pun menyuntik pada bagian punggung Cherry
"Kak, kau..."ucap Cherry yang merasakan suntikan jarumnya
"Cherry, maaf. ini tidak bahaya bagi mu"
"Kenapa?" tanya Cherry yang mulai lemas
"Karena aku menyukai mu" jawab Garred dengan mengendong Cherry ke atas ranjang yang ada di ruangan itu
Garred menidurkan Cherry ke ranjang tersebut
"Cairan apa yang kamu suntikan itu?"tanya Cherry yang berusaha ingin bangkit tapi tidak berdaya
"Ini hanya melemahkan tubuh mu, setelah 4 jam maka kau akan sembuh kembali"jawab Garred dengan membuka kancing bajunya
"Kenapa kau melakukannya?" tanya Cherry yang mulai tidak bertenaga sama sekali
"Karena aku ingin mendapatkan mu, jika dia tahu aku yakin dia pasti akan melepaskan mu, dan di saat itu kau akan tahu apakah dia masih setia pada mu" jawab Garred dengan mencium bibir Cherry
"Sebentar saja, ini tidak akan menyakiti mu" ucap Garred dengan melepaskan kancing baju pasien yang di kena oleh Cherry
"Jangan melakukan ini pada ku, Kak. ini hanya akan membuat ku semakin benci pada mu" kata Cherry dengan berusaha mengerakkan jari nya akan tetapi tubuhnya serasa telah lumpuh karena tidak bertenaga sama sekali
Garred melepaskan baju sendiri dan celananya, kemudian dia naik ke ranjang dan menindih Cherry yang telah lemah tidak bisa bergerak sama sekali, dan membuka semua kancing baju Cherry sehingga menampakan pakaian dalam yang menutup bagian dadanya
Garred mulai mencium leh*r Cherry dengan liarnya
"Kak, jangan...aku mohon pada mu" pinta Cherry dengan mengeluarkan air matanya
"Jangan takut, ini akan segera berakhir" jawab Garred dengan melanjutkan ciumannya
"Aku tidak mau, jika kau menyentuh ku maka aku tidak mau hidup lagi"ucap Cherry dengan menangis histeris
"Aku tidak bisa bergerak sama sekali, seluruh tubuh ku lemah tidak ada tenaga, Stephen jika kau tidak datang mencari ku maka kau tidak akan bisa melihat ku lagi, jika sampai terjadi maka aku akan bunuh diri" batin Cherry
"Kak, jangan...aku takut jangan melakukan ini pada ku" pinta Cherry yang ketakutan dengan aksi Garred yang menciumnya tanpa berhenti
__ADS_1
"Jangan takut, ini hanya sebentar saja" jawab Garred dengan melanjutkan ciumannya
"Aku sudah di bawa pergi selama beberapa menit kenapa Stephen tidak mencari ku? ini semua adalah kesepakatan dokter Merry dan Garred" batin Cherry
Di saat Garred ingin melepaskan celana yang menutupi bagian bawah Cherry tiba-tiba saja~β
GUBRAK....
Bunyi hentakan pintu yang kuat yang di lakukan oleh Stephen sehingga terbuka
Di saat Stephen melihat kejadian di dalam ruangan itu Garred yang sedang ingin melakukan hubungan intim dengan Cherry membuatnya marah besar dan langsung menghampiri Garred
"Baj*ngan" teriak Stephen menarik Garred dan menghempaskan ke lantai dengan kasar
Bruk
"Aarrggtthh" jeritan Garred yang kesakitan
Stephen yang marah besar langsung menarik rambut Garred sehingga berdiri dan kemudian dengan kuat membenturkan kepalanya ke dinding ruangan itu
Bruuunng....bruunng....bruunng
Bunyi benturan kuat mengema satu ruangan tersebut
3 benturan kepala Garred ke dinding yang di lakukan oleh Stephen yang sedang emosi
"Aaarggttthhh" jeritan Garred yang kesakitan dan tidak berdaya sehingga mengeluarkan darah yang banyak di bagian dahinya
Sesaat kemudian Garred tidak sadarkan diri dan tergeletak di lantai dengan kondisi tubuhnya yang hanya mengenakan ****** *****
Stephen langsung menghampiri Cherry yang sedang berbaring tidak bisa bergerak dan sedang menangis dengan histeris, Stephen mengancing kembali baju Cherry yang di buka Garred tadi dan langsung menarik tubuhnya Cherry ke pelukannya
"Cherry, jangan takut dia tidak bisa lagi melakukan apa pun pada mu" bujuk Stephen yang berdiri di samping ranjang dengan memeluk erat Cherry yang sedang histeris
"Ke..kenapa kau meninggalkan aku sendirian?" tanya Cherry yang sedang ketakutan
"Maaf, aku salah" ucap Stephen dengan mengelus kepala Cherry sambil memeluknya dengan erat
Bab selanjutnya
__ADS_1
Bagaimana nasib Garred dan Merry selanjutnya?"