
"Iya, aku adalah warga baru di sini, Nona" jawab Jean dengan berpura-pura sopan
"Selamat datang ke desa kami" ucap Cherry
"Cherry" suara panggilan Stephen yang keluar dari rumah dan menghampiri Cherry
"Stephen, tuan ini adalah warga baru di sini" kata Cherry dengan menatap Stephen yang berdiri di sampingnya
Stephen menatap tajam ke arah Jean, dan menghampiri pria asing itu
"Apakah kamu ada urusan di sini?" tanya Stephen dengan bersikap dingin
"Ti-tidak, aku hanya warga baru di sini dan ingin menyapa tetangga-tetangga di sini" jawab Jean dengan cemas melihat tatapan Stephen
"Kau sudah menyapa dan sekarang sudah boleh pergi, silahkan" ucap Stephen dengan tatapan aura membunuh
"Baik, sampai jumpa" jawab Jean yang ketakutan dan langsung pergi meninggalkan tempat itu
"Stephen, kenapa kau bersikap kasar dengannya?" tanya Cherry dengan penasaran
"Aku hanya merasa ada yang aneh dengan pria ini" jawab Stephen dengan penuh rasa curiga
"Apa kau curiga jika dia adalah penjahat?"
"Bisa jadi, di desa tiba-tiba saja muncul 2 orang pencuri dan warga baru bukankah ini sangat kebetulan sekali?"
"Maksud mu adalah jika dua pencuri itu ada hubungan dengannya?"
"Mungkin saja, karena temannya tidak pulang maka dia mencari sampai ke sini. Cherry, jika bertemu dengan orang luar jangan dekat mereka dan segera menjauh darinya" kata Stephen dengan menyentuh bagian kepala Cherry
"Iya, aku akan lebih berhati-hati" jawab Cherry dengan mengangguk
"Dua pencuri, warga baru? ini sangat kebetulan sekali, jika aku mendapati mereka ada niat jahat maka aku yang akan mengambil tindakan" batin Stephen
Jean yang ketakutan langsung berlari dengan secepat mungkin menuju ke rumahnya..temannya melihat aneh pada diri Jean yang sedang di landa ketakuan tersebut
Saat masuk ke dalam rumah Jean menutup pintu dan menguncinya sementara temannya sedang duduk di ruangan tamu
"Jean, ada apa dengan mu? kenapa kau begitu takut? apa kau melakukan sesuatu sehingga di ketahui?" tanya William dengan heran
__ADS_1
"Tidak, tadi aku ke rumah yang di katakan mereka yang ada halaman luas itu" jawab Jean yang sedang kecapean
"Lalu kenapa?"
"Awalnya ada gadis cantik di sana, kemudian muncul seorang pria tidak tahu kenapa tatapannya sangat menakutkan seperti iblis ingin menelan ku hidup-hidup" jawab Jean yang masih ngos-ngosan
"Apa dia melukai mu?" tanya Andry
"Tidak, dia berpenampilan sangat rapi tidak terlihat jika dia adalah warga desa." jelas Jean
"Mungkin saja tinggal di kota dan kembali ke rumahnya yang di desa sini" ucap Santos
"Apakah dia mengenal mu?" tanya William
"Tidak, dia hanya mengusirku saja, dia memiliki aura membunuh yang sangat menakutkan" jawab Jean yang masih ketakutan
"Jean mengatakan pria itu memiliki aura membunuh, jadi kemana mereka berdua pergi? jika saja mereka bertemu dengan pria tadi bukankah bahaya" tanya Santos dengan penasaran
"Aku rasa belum tentu, bagaimana jika kita berpencar mencarinya?" ujar William
"Mari kita cari mereka sebelum hari gelap" ajak Santos yang berdiri dan melangkah keluar dari rumahnya dan di ikuti teman lainnya
Jhon yang sedang berdiri di tepi sungai memikirkan identitas asli Stephen membuatnya merasakan khawatir dan ketakutan yang mendalam
Jhon merasa resah lalu ingin melangkah pergi dari tempat itu, di saat dia berjalan dia melihat ada orang asing yang muncul tidak jauh dari jaraknya, karena merasa penasaran maka Jhon pun bersembunyi di balik pohon tersebut sambil mendengar perbincangan mereka
"Kita sudah mencari ke semua tempat, tapi masih tidak ada melihat mereka" ucap William yang sedang berjalan bersama 3 teman lainnya
"Apakah mereka sudah keluar dari desa dan pergi ke tempat lain?" tanya Santos
"Tidak mungkin, jika bersembunyi maka desa sini paling aman" kata William
"Tapi kemana mereka pergi? mereka tidak mungkin juga pergi begitu saja jika mereka masih hidup" ujar Andry
"Mereka hanya mengatakan ke rumah yang ada halaman itu untuk mencuri, jadi tidak mungkinkan mereka bisa hilang, ini sangat tidak masuk akal" ujar Jean
"Mari kita cari lagi, sebelum menemui mereka maka jangan membuat kesimpulan dulu" kata Santos
"Siapa mereka? kenapa mereka mengatakan bersembunyi di desa lebih aman? apakah mereka buronan polisi? dan dua pencuri itu ternyata adalah teman mereka" batin Jhon
__ADS_1
Malam hari
"Papa, apa yang kamu katakan adalah benar? jika ada orang asing yang sedang bersembunyi di sini?" tanya Cherry yang sedang duduk di kursinya
"Iya, mereka adalah teman dua pencuri siang tadi, aku mendengarnya dengan sangat jelas" jawab Jhon yang merasa khawatir dengan berjalan ke sana kemari
"Biarkan saja mereka, jika mereka datang lagi maka aku akan memberi pelajaran untuk mereka" jawab Stephen dengan duduk di samping Cherry
"Jika mereka di sini, ini tandanya desa sudah tidak aman, mereka ingin mencuri di desa dan ini akan meresahkan kita semua" lanjut Jhon
"Pa, kenapa kita tidak melaporkan saja kepada paman Bryn? dia adalah kepala desa di sini?" tanya Cherry
"Papa tidak ada bukti sama sekali, lagi pula setiap yang tinggal di desa pasti sudah melapor ke kepala desa, jadi jika tidak memiliki bukti ini hanya akan membuat mereka semakin heboh" jelas Jhon
"Jhon, jangan di pikirkan, mereka tidak akan bisa lama di sini" ujar Stephen
Mendengar ucapan Stephen, Jhon mengerti apa yang akan di lakukan oleh pria yang memiliki tatapan iblis itu
"Cherry, mulai hari ini kau jangan kemana-mana, selagi mereka masih berada di desa" kata Stephen dengan menatap Cherry yang sedang duduk di sampingnya
"Iya, aku akan di rumah saja" jawab Cherry dengan menurut
"Jika Stephen di sini maka aku tidak perlu khawatir kalau mereka akan melukai Cherry, tapi aku yakin satu hal mereka pasti akan mati dengan mengenaskan jika bertemu dengan Stephen" batin Jhon
Keesokan harinya
Stephen pergi menemui 4 anggotanya di tepi sungai yang jauh dari tempat tinggal warga desa sana, kemunculan anggotanya memang tidak ingin di ketahui oleh mereka, karena anggotanya memiliki senjata dan tidak ingin menghebohkan seluruh penduduk di desa
"Bos, kami akan menyelesaikan mereka" kata salah satu anggota Stephen
"Aku tidak mau mereka tinggal di sini, dua pencuri kemarin itu adalah teman mereka, ini sudah terbukti jika mereka memang berniat jahat terhadap warga desa sini" jelas Stephen yang sedang mencari sesuatu di sakunya
"Bos, apa ada yang hilang?" tanya salah satu anggotanya yang sedang melihat bosnya mencari sesuatu
"Aku ketinggalan dompet ku" jawab Stephen dengan menyentuh bagian saku baju dan celananya
"Apakah tercecer? apakah terdapat banyak uang di dalam dompet? bagaimana jika kami mencarinya?"
"Tidak perlu, Mungkin di dalam rumah, uang tidak masalah, tapi di dalam dompet ada selembar foto Kelly" jawab Stephen
__ADS_1
Bab selanjutnya
Foto Kelly hilang dan Cherry terluka, Stephen marah besar