
"Baik Bos" jawab Anton
"Cepat atau lambat kita pasti akan berhadapan dengan mereka semua, di saat itu aku ingin mereka merasakan penderitaan sebelum ajal menjemput mereka" ucap Christian tegas
"Aku merasa tidak adil untukmu Bos, selama ini para pejabat telah melakukan kesalahan menipu rakyat, sedangkan bos hanya melakukan bisnis sendiri dan sering berikan pertolongan kepada semua masyarakat akan tetapi bos menjadi incaran dunia, sedangkan mereka bebas berleluasa, ini sangat membuatku kesal" ketus Anton
"Tidak masalah, suatu saat mereka pasti berakhir dengan mengenaskan" ucap Christian dengan yakin
Di siang itu Cherry sedang berendam di Bathtub sambil memejamkan matanya, Christian yang masuk kekamarnya tidak melihat istrinya di sana lalu dirinya pun menuju ke kamar mandi
"Dasar gadisku, sedang mandi saja bisa ketiduran" gumam Christian dengan senyum dan melangkah ke mendekati Cherry
"Sudah seminggu lebih dia tidak mengizinkan aku memandikan dia, tentu dia tidak ingin merepotkan ku, padahal ini adalah keinginanku juga untuk membantunya" batin Christian
Christian mengecup dahi istrinya yang sedang ketiduran, lalu Christian mengendong istrinya yang masih dalam kondisi basah dan tanpa balutan apapun, Christian lalu menidurkan Cherry di atas kasur dan lap kering seluruh tubuh istrinya dengan handuk
Sesaat kemudian Cherry yang merasakan sentuhan langsung membuka matanya, dan merasa kaget karena suaminya sedang lap tubuhnya
"Hah...Christian, kenapa kau bisa ada di sini?" tanya Cherry yang langsung menutupi tubuhnya yang masih polos tanpa sehelai benang
"Hahahaha, apa istriku masih malu?" goda Christian dengan tertawa
"Tadi aku sepertinya di kamar mandi, kenapa kau membawa ku kemari?"
"Kau mandi sampai ketiduran, Cherry. apa kamu tidak takut masuk angin" jawab Christian yang menarik selimut yang menutup tubuh Cherry
"Jangan tarik, aku akan lap sendiri" ucap Cherry yang merasa malu
"Aku sudah sering melihat tubuhmu ini, kenapa kau masih saja malu sama suamimu ini?" ucap Christian dengan sengaja mengoda
"Ini bukan hal sulit untukku, aku bisa melakukannya sendiri" jawab Cherry
"Hahahaah....reaksi mu sangat lucu di saat malu, aku beritahu padamu, aku akan mengeringkan tubuhmu sampai kering di setiap sisi, dan kau tidak bisa menolak ku" kata Christian dengan berisik di telinga Cherry
Christian lalu menarik selimut yang menutupi tubuh Cherry sehingga menampakan tubuhnya yang polos
"Biar aku sendiri saja, jangan mengelitikku" teriak Cherry
"Sudah jangan melawan, nanti jika Aaron masuk apa kau mau dia melihat semuanya" ucap Christian dengan lap seluruh tubuh Cherry
__ADS_1
"Mulai hari ini aku akan memandikanmu lagi"
"Tidak perlu, aku akan melakukannya sendiri"
"Tidak bisa, kau akan ketiduran lagi"
"Tidak perlu, aku bisa sendiri"
"Jangan melawan, percaya atau tidak aku akan mengigitmu"
"Sudah, kau jangan mengelitikku terus" teriak Cherry
"Aaaarrggghhh. Christian, kenapa kau mengigitku" teriakan Cherry yang di gigit oleh suaminya itu
"Siapa suruh kau melawan, kalau kau melawan lagi aku akan mengigitmu lagi" ujar Christian yang mendorong Cherry tidur di kasur dan mengigit bagian dada istrinya yang menonjol itu
"Sudah, jangan mengigit ku lagi" teriakan Cherry
"Kau sangat suka berteriak, istriku. dan aku akan membuatmu tidak bisa berteriak sama sekali" kata Christian dengan mencium bibirnya Cherry, sementara tangan nakal Christian meraba tubuh istrinya
Karena dengan naf.su Christian telah lupa seketika jika istrinya sedang tidak bisa melayaninya, dan dia pun mencium leher dan seluruh tubuh serta tangannya memegang di bagian bawah istrinya
Christian mencium Cherry dengan penuh naf..su, tiba-tiba saja dia menghentikan aksinya karena mengingat kondisi istrinya, dirinya menatap mata istrinya yang masih di bawahnya
"Maaf" ucap Cherry dengan merasa bersalah
Christian tersenyum dengan mengecup dahi istrinya
"Ini bukan salahmu, sayang. ini karena aku terlalu mencintaimu sehingga tidak bisa menahan diri" jawab Christian dengan senyum
"Christian, kau akan menderita jika begini terus, aku bukan istri yang baik untukmu" ucap Cherry
"Istri yang baik hanya perlu berada di sisiku itu sudah cukup" jawab Christian dengan mencium sesaat bibirnya Cherry
"Aku akan mengambil baju untuk mu" kata Christian yang bangkit dari tubuh Cherry dan mengambilkan baju istrinya di lemari
"Christian, jangan terlalu memanjakanku, biarkan aku menjaga diriku sendiri" kata Cherry yang bangkit dan duduk di kasur
"Kau salah Cherry, aku harus memanjakan mu karena dirimu adalah wanitaku, dan aku akan selalu memanjakan mu" jawab Christian dengan senyum
__ADS_1
"Aku tahu dia sangat menderita, hanya saja dia berpura-pura tidak apa-apa di depanku, hanya karena ingin menjaga perasaanku, dan aku juga tidak boleh pentingkan diri" batin Cherry
"Cherry"
"Iya"
"Kenapa pakaian barumu tidak di pakai? aku melihat kamu tidak pernah menyentuhnya, apa kamu tidak suka dengan modelnya?" tanya Christian dengan memakaikan baju Cherry
"Bukan tidak suka, hanya saja aku selalu dirumah, jadi untuk apa pakai baju baru"
"Kau boleh memakainya kapan pun, tidak seharusnya menunggu keluar rumah kau baru memakainya"
"Aku hanya di rumah, lagi pula pakaian ku yang dulu kamu beli masih bagus, masih di pakai"
"Kau sangat suka hemat, istriku. semua itu aku berikan padamu, tapi kamu malah sayang mengunakannya" ujar Christian dengan mencium wajah istriya
"Jangan lupa di saat itu kau membeli banyak pakaian untukku, saat kita di jerman, kemudian di swiss, dan sampai di sini kamu beli lagi" kata Cherry
"Karena kamu layak memilikinya, sama seperti dirimu yang layak memiliki ku" ucap Christian dengan mencium bibir istrinya
"Apa kau sudah lapar?" tanya Christian yang melepaskan ciumannya
"Aku makan terlalu banyak tadi pagi, jadi belum lapar"
"Kalau belum lapar, maka biar aku mencicipi mu lagi" ujar Christian dengan senyum dan mencium bibirnya Cherry
Sementara di luar kamar Nicole yang tadinya ingin membawa Aaron masuk ke kamar dia mengurungkan niatnya, karena mendengar candaan dan tawaan sang majikan dn istrinya itu
"Bibi, papa dan mama sedang kenapa? apa mereka sedang bermain?" tanya Aaron yang di dalam gendongan Nicole
"Tuan muda, mari membantu Bibi dulu ya" ucap Nicole yang membawa Aaron ke lantai bawah
"Iya" jawab Aaron dengan menurut
"Ini bagus sekali melihat mereka begitu mesra tandanya hubungan mereka masih baik-baik saja, nyonya sudah sering menangis sebelumnya, mudah-mudahan untuk kedepannya dia akan selalu bahagia, semua ini hanya tergantung pada tuan" batin Nicole
Malam hari
Christian bersama Cherry dan Aaron sedang menonton televisi di kamar mereka, Christian sambil memeluk istrinya yang duduk di sampingnya, sementara Aaron di pangkuan mereka.
__ADS_1
Walau Cherry merasa terharu karena Christian yang selalu saja peduli dan mengalah serta setia selama ini, akan tetap Cherry tetap merasa bersalah terhadap suaminya itu