
"Nyonya, biarkan kami saja yang menyiapkan makan siangnya" kata pelayan rumah tangga dengan hormat
"Tidak apa-apa biarkan aku yang memasak, aku mau menyiapkan makanan untuk Christian" jawab Cherry yang sedang sibuk dengan tangannya
"Nyonya, silahkan perintah jika membutuh bantuan dari kami" ucap mereka dengan sopan
"Iya, kalian sibuklah dengan kerja kalian, aku akan melakukannya sendiri" jawab Cherry dengan ramah
"Baik Nyonya" jawab serentak mereka dengan hormat
"Rasanya tidak nyaman sekali, sampai harus di layan begini dan memanggil ku nyonya terus" batin Cherry
Tidak lama kemudian Christian kembali ke Mansionnya
Di saat melangkah masuk Christian di sambut oleh Cony yang adalah asisten rumah tangganya
"Bos" ucap Cony dengan hormat
"Cony, mana istri ku? apa dia masih di halaman ?" tanya Christian yang baru melangkah masuk
"Nyonya berada di dapur, Bos" jawab Cony dengan sopan
"Baik aku tahu" jawab Christian dengan melangkah menuju ke dapur
"Cherry"
"Christian, kamu sudah pulang" balas Cherry yang menoleh ke arah suaminya itu
"Aku berjanji makan siang bersama mu, kenapa kamu yang memasak?" tanya Christian dengan mengecup dahi Cherry
"Aku ingin melakukannya sendiri" jawabnya dengan senyum
"Aku akan membantu mu"
"Urusan mu sudah selesai?"
"Sudah, aku berkumpul dengan mereka karena sudah lama tidak bertemu"
__ADS_1
"Apa kamu tadi minum wine ya?"
"Istriku bisa mencium aromanya?" tanya Christian dengan senyum
"Iya, pasti kamu minumnya sangat banyakkan?"
"Iya, karena merasa senang bisa berkumpul dengan mereka" jawab Christian yang sedang sibuk dengan tangannya
"Apakah kumpulan Ular Cobra sangat luas?" tanya Cherry dengan penasaran
"Iya, mereka semua sudah lama mengikut ku"
Makan siang bersama
"Cherry, sebenarnya kau tidak perlu bekerja di sini, bagian dapur sudah ada yang mengerjakannya" kata Christian dengan menarohkan lauk ke piring istrinya
"Seharian aku tidak melakukan apa pun, makanya aku bosan, lagi pula hanya memasak saja juga bukan kerja berat" ujar Cherry sambil menyantap makanannya
"Menjadi istri ku tidak perlu bekerja, jika bosan kau bisa memberitahu ku dan aku akan membawa mu jalan-jalan"
"Aku tidak bosan, rumah mu ini sangat luas mana mungkin aku bisa bosan, dan juga bisa melihat pemandangan kota di kamar, jadi aku tidak perlu keluar lagi" jawab Cherry dengan senyum
"Aku sudah biasa"
"Makan yang banyak" kata Christian yang sambil menambah lauk ke piring Cherry
"Iya"
Swiss
Karena gagal mendapatkan info King Devil lagi-lagi pertengkaran terjadi di antara Owen dan Jorge, Jorge yang tidak bisa menerima jika buronannya itu menghilang begitu saja sehingga membuatnya emosi di saat Owen gagal menangkap King Devil
"Kalian di kurung begitu lama oleh King Devil dan yang juga adalah Stephen Chin, bukankah ini sangat memalukan jika kita masih gagal menangkapnya?" ketus Jorge
"Kami sudah mencarinya seharian kemarin tapi dia menghilang bagaikan di telan bumi, kami sudah mencari semuanya bahkan sampai ke perdesaan mereka juga tidak tahu kemana Stephen pergi" jawab Owen dengan emosi
"Owen, aku tidak menyangka kau bisa begitu bodoh dan lalai, sehingga tidak menyadari jika Stephen Chin adalah King Devil, padahal selama ini dia ada di depan mata mu, tapi kau malah tidak tahu semuanya" bentak Jorge dengan nada tinggi
__ADS_1
"Dia pintar menyamar, dia bahkan menyamar sebagai Stephen Chin yang telah meninggal selama 15 tahun, dan berhasil mengelabui seluruh karyawan dan pemegang saham di perusahaannya" jawab Owen
"Memang dia sepintar apa? dia hanya pembunuh saja, dia sudah merusak nama baik kita, kantor kita di hancurkan, atasan kita di bunuh dan kalian di kurung dan sudah berapa anggota kita yang tewas di tangannya, tapi dia masih bisa saja berkeliaran di luar, kalian sangat gagal dalam bertugas" bentak Jorge dengan kesal
"Pak, bukan kami yang gagal, tapi dia memang sudah merencanakan dari awal, jadi tidak bisa hanya menyalahkan kami" jawab Owen dengan kesal
"Jika kalian lebih bijaksana maka di saat itu kalian tidak akan menjadi tahanannya" ketus Jorge
"Menjadi tahanannya bukan keinginan kami juga, kami juga sedang berusaha, dan Anda juga tidak bisa hanya menyalahkan kami" bentak Owen
"Kalian sudah mengincarnya selama 5 tahun lamanya tapi apa hasilnya?"
"Bukan kami saja tapi kita semua. Anda juga sudah pernahkan berhadapan dengannya seharusnya Anda sudah tahu dia tidak mudah di hadapi, jadi tidak bisa hanya menyalahkan kami ketika kita gagal" balas Owen dengan kesal
"Selama ini kalian yang mengejarnya jika bukan salah kalian maka salah siapa?"
"Pak Jorge, Anda sangat tidak masuk akal, kami hampir mati di saat mereka membuang kami ke pedalaman yang jauh dari kota, kami butuh seharian untuk berjalan kaki ke sini, kami hampir mati dompet dan handphone kami di buang oleh mereka, sehingga kami tidak punya uang untuk ongkos pulang ke sini, dan setelah itu kami harus inap di rumah sakit selama 3 hari, di saat itu apa Anda bisa membantu kami? kami juga mempertaruhkan nyawa untuk menangkapnya bukan tidak berusaha sama sekali, jadi jangan setiap kami gagal Anda hanya tahu menyalahkan kami, ini adalah kerjasama kita semua jadi jangan cuma harapkan kami saja" ujar Owen dengam panjang lebar sambil emosi
Klek
"Pak, kita mendapat panggilan dari atasan, untuk ikut kasus pengedar narkoba" lapor salah satu anggota yang baru masuk ke kantor Jorge
"Pengedar narkoba? siapa dia?" tanya Jorge
"Namanya Christian Han"
"Satu King Devil kita belum selesai datang lagi seorang Christian Han, bukankah itu urusan san fransisco kenapa melibatkan kita yang di sini?" tanya Owen dengan sangking kesalnya
"Maaf Pak Owen, tidak tahu juga, atasan mendapat panggilan dari san fransisco, mereka sudah lama mencari jejak si pengedar itu, akan tetapi mereka gagal, dan mereka meminta kita bergabung untuk mencari jejak si pengedar itu" jelas anggota itu
"Si pembunuh itu saja sudah cukup merunsingkan ini di tambah lagi seorang Christian Han" ketus Owen dengan kesal
"Owen, mau tidak mau kita harus terima karena sudah perintah dari atasan, apalagi ini adalah kasus besar, jika kita menolak maka muka kita mau di taroh di mana" kata Jorge
"Jika aku menerima kasus ini maka bagaimana dengan King Devil?" tanya Owen
"Harus tetap pencariannya jangan di hentikan, mari kita jumpai atasan kita dulu" ajak Jorge dengan melangkah pergi meninggalkan kantornya
__ADS_1
"Ini benar-benar gila, King Devil sudah membuat ku pusing, sekarang datang lagi si gila Christian Han yang menjadi incaran puluhan tahun itu, huff..." ngoceh Owen dengan merasa kesal