Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
King Devil vs Detektif


__ADS_3

"Lakukan saja jika kau ingin membunuh ku" ucap King Devil dengan bersikap santai yang sedang menoleh ke kanan yang di mana Owen dan lainnya sedang berdiri di sana


"Turunkan senjata mu sekarang juga" kata Owen dengan tegas


Di saat semua anggota detektif menodong ke arah King Devil, karena mereka berusaha untuk menghentikan niat King Devil yang akan menembak ke arah 4 pria itu


"Lepaskan saja tembakan kalian selagi aku masih berdiri di sini" ucap King Devil dengan santai sambil mengancam dengan senjata ke arah 4 pria itu


Tangan kanan King Devil sedang mengancam 4 pria itu, sementara tangan kirinya bersiap untuk mengambil senjata lainnya yang di selip di bagian pinggang kirinya.


"King Devil jika kau masih sayang nyawa mu maka bekerja sama lah dengan kami" ujar Nicky yang sebenarnya sedang gemetaran


"Benar, jumlah kami ada delapan, sementara diri mu hanya seorang, apa kau mengira kau bisa mengelak delapan peluru dalam waktu yang sama?" ucap Jimmy dengan kakinya yang sedang gemetaran


"Tapi aku ingin membunuh mereka. detektif, kalian tahu jika ada sasaran di depan ku maka tangan ku sudah mulai gatal untuk mengambil nyawanya" kata King Devil yang tanpa rasa takut


"King Devil, jangan mencoba untuk melakukannya, karena kau juga tidak akan terlepas dari senjata kami" kata Owen dengan ancam


"Sekelompok orang tidak berguna" batin King Devil dengan tatapan tajam


Dor...dor...dor...dor..


Tembakan King Devil menembus jantung ke 4 pria itu.


"Aaargggtthhh" teriakan sesaat mereka dan kemudian tewas langsung di tempat


"King Deviiillll" teriak Owen dengan merasa kesal


Dengan cepatnya King Devil mengeluarkan senjata dengan tangan kirinya dan menembak ke arah para detektif itu


Dor...dor...dor...


Tembakan berasap mengarah ke Owen dan 7 anak buah lainnya


Uhuk....uhuk...uhuk...uhukk..


"Dia menghilang" kata Jimmy yang matanya merasa perih


"Sialan, ingin lari? jangan berharap" gumam Owen yang sambil menutup hidungnya


"Asap apa yang di tembak? kenapa mata ku perih sekali dan nafas ku juga sesak, uhuk...uhuk...uhuk.."ucap Nicky sambil batuk


"Hubungi rekan kita bawa para gadis ini pulang ke kantor" perintah Owen


"Siap pak" jawab salah satu anak buahnya


"Cepat cari dia, aku yakin dia masih di sekitaran sini" perintah Owen dengan berjalan cepat ke arah jalan yang di depannya itu dengan di ikuti 7 anak buahnya


Mereka sama-sama berjalan dengan cepat sambil berhati-hati dengan setiap langkah mereka, mencari dan mencari hingga ke menembus ke tempat yang terdapat banyak bangunan tinggi di sana. mereka mengarahkan senjatanya ke sana ke mari dengan niat ingin menangkap King Devil yang telah lama menjadi sasarannya.

__ADS_1


"Kemana dia? cepat sekali menghilang?" ucap Salah satu anak buah Owen yang sambil berjalan melihat ke kiri dan ke kanan lorongan yang ada di sana


"Dia masih di sini, aku bisa merasakannya, kalian berhati-hati, jika dia muncul langsung tembak" ujar Owen dengan suara pelan


"Hei...ingin menangkap ku? mari sini" teriak King Devil yang menodong senjata ke arah mereka


Dor...dor...dor...dor...dor..dor...dor...


Tembakan dari King Devil dengan sengaja mengarahkan ke lantai yang di mana tempat mereka injak


"Aaarraggghtttt" teriakan serentak para detektif itu dengan meloncat-loncat


"Sialan, hentikan" bentak Owen dengan kesal


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor..


Tembakan tanpa berhenti dari King Devil mengarah tempat yang sama tadi


"Hentikaaannn" Teriak Owen sambil meloncat-loncat bersama anak buahnya


Karena tembakan yang tanpa berhenti maka mereka pun mengelak dan berlari ke arah lain, akan tetapi tidak membuat King Devil berhenti mempermainkan mereka


Dor...dor...dor...dor...dor..


Tembakan mengarah ke arah langkah mereka yang sedang berlari


"Jangan coba berhenti kalau tidak aku akan menembak kepala mu" teriak Owen yang sedang berlari mengelak dari peluru yang menembak ke arah setiap langkahnya


Dor...dor...dor...dor...dor...dor..


Aksi tembak di lakukan oleh King Devil membuat Owen dan anak buahnya berlari tanpa berhenti. tidak lama kemudian anggota detektif lainnya telah tiba di tempat.


Di saat Owen berlari keluar ke jalan besar sana terdapat sekumpulan rekannya sedang mengepung tempat itu dengan niat ingin menangkap King Devil.


"Pak, maaf kami terlambat" ucap mereka yang sedang bersiap ingin melepaskan tembakan. mereka semua beranggota 50 dengan 13 unit mobil, masing-masing berdiri di mobil mereka dengan menodong senjata ke arah King Devil


"King Devil, kau sudah di kepung, cepat menyerah jika tidak ingin mati" teriak Owen yang sedang berdiri bersama semua anggotanya di sana


"Hanya dengan jumlah segini kalian ingin menangkap ku? apakah kalian tidak merasa sangat merendahkan ku" ucap King Devil dengan mengejek


"King Devil, letakkan senjata mu, kau tidak bisa lari lagi" teriak Nicky sambil menodongkan senjatanya


"Apakah kalian serius?" tanya King Devil dengan santai


"Memang kau kira kami ke sini untuk bermain dengan mu? kami ke sini adalah untuk menangkap mu" jawab Owen dengan kesal


"Awalnya aku hanya berencana ingin bermain dengan kalian, tapi kelihatannya aku harus urungkan niat ku" ucap King Devil dengan cepat mengeluarkan senjata lainnya dan langsung melepaskan tembakan ke arah mereka


Dor...dor...dor...dor..dor..dor

__ADS_1


Tembakan dari King Devil dengan 2 senjata mengarahkan ke kaki para detektif


"Aaargghhttt" teriakan Owen dan anak buahnya yang terkena peluru di kaki mereka


Dor..dor...dor..dor...dor...dor...


Tembakan dari Anggota Owen lainnya


"Hufff" keluhan King Devil yang terluka di bagian lengannya


Dor....dor...dor...dor...dor...dor...dor..


Tembakan King Devil yang mengarahkan ke mobil dan para detektif tersebut


Walau jumlah lawan lebih unggul akan tetapi tidak membuat King Devil menyerah. bahkan membuatnya emosi sehingga ingin meledakkan mereka semua dengan menembak ke arah mobil mereka tidak lama kemudian~βœ“


Duar...duar...duar....duar....duar....duar...duar..


Ledakan 1 mobil para detektif yang menyebar ke mobil lainnya sehingga membuat mereka terluka parah dan berusaha menyelamatkan diri


Duar...duar...duar...duar...duar...duar...


Ledakan besar dari 12 unit mobil itu sehingga terjadi adanya jatuh korban.


"Aaarggtthh" teriakan anggota Owen yang mengena ledakkan tersebut dan sebagian terbakar karena api yang membesar sehingga membuat mereka tewas di tempat


Tidak sampai di situ saja, King Devil masih belum menghentikan tembakannya ke arah mereka yang sedang melarikan diri


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor..


Tembakan beruntun di lakukannya yang mengenai ke tubuh mereka dan bahkan ada yang terluka di bagian kaki dan tangan mereka


"Aaarggrrhhh" teriakan mereka yang terkena peluru


Owen dan lainnya juga berusaha menjauh dari ledakan tersebut dalam kondisi terluka di bagian kakinya, ledakkan yang cukup besar itu membuat mereka semua terlungkup sambil melindungi kepala mereka dengan ke dua tangannya akibat serpihan yang terbang kemana-mana


"Detektif Owen" suara panggilan King Devil yang berdiri sambil mengarahkan dua senjatanya ke arah kepala Owen yang sedang terlungkup di sana


Owen mengangkat kepalanya dan melihat ke arah pembunuh yang di hadapannya itu dengan matanya membulat besar serasa hidupnya telah di ujung tanduk


"Awalnya aku tidak berminat untuk membunuh kalian, tapi kejadian malam ini semua berawal dari mu, oleh karena itu mereka menjadi korban ledakkan" ucap King Devil dengan tatapan membunuh


"Kau sialan, bunuh saja aku jika tidak maka aku yang akan membunuh mu" ketus Owen dengan kesal


"Pak" teriak serentak Jimmy dan Nicky yang sedang tergeletak di lantai karena terluka


"Walau pun kau hidup kau tetap tidak bisa membunuh ku, karena kalian semua adalah manusia tidak berguna bagi ku, malam ini 50 anggota mu jadi korban sia-sia, jangan memaksa ku meledakkan kantor kalian, jika kau sanggup seharusnya orang yang kalian tangkap adalah para perampok itu, lihat saja betapa gagalnya kalian sehingga ada gadis belia yang di culik dan di jadikan budak **** oleh para penjahat itu tapi kalian malah tidak sanggup menyelamatkan mereka, malah hanya membuang waktu untuk mengincar ku" ketus King Devil dengan kesal


Bab selanjutnya

__ADS_1


Stephen menyadari Cherry tidak akan kembali


__ADS_2