Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Penyelidikan


__ADS_3

"Pak, ku akui jika kasus ini akan sangat sulit, kita harus mulai merazia semua pengedar narkoba yang sering bersembunyi di night club, perjudian dan penginapan, kita pasti akan membutuh waktu yang cukup lama, dan selain itu melalui mereka kita bisa juga menangkap yang menjual barang itu ke mereka, masalahnya adalah apakah dengan begini kita akan berhasil menangkap pengedar terbesarnya?" ujar Owen dengan tidak yakin


"Ini adalah satu-satu caranya, melalui penjual kita bisa mencari penjual yang lebih besar, kita harus bisa mendapatkan koneksi mereka dengan begitu kita bisa tahu secara perlahan, di swiss pasti ada jaringannya juga, ular cobra leluasa di mana-mana, masalahnya tidak ada yang tahu di mana sarang mereka " jelas Forlando


"Jika ini satu-satunya cara maka akan kami selidiki sampai tuntas, dan mulai hari ini kami akan mendatangi semua tempat yang harus di periksa secara rahasia agar tidak mengejutkan para pecandu narkoba dan transaksi mereka" ucap Owen


"Aku sebagai komandan berharap kalian bisa bekerja sebagai tim, dan aku yakin kalian pasti bisa berhasil" kata Forlando dengan yakin


"Siap Pak" jawab serentak Owen dan rekannya dengan hormat


"Kalau begitu kami permisi dulu" ucap Owen dengan melangkah keluar dari kantor Forlando dengan di ikuti oleh Jimmy, Nicky dan Calvon


Setelah Owen dan rekannya keluar Forlando menutup kembali pintunya


"Kumpulan bodoh" batin Forlando dengan senyum jahat


"Mulai hari ini kita akan di sibukan oleh Christian Han" ujar Jimmy yang sedang mencari sesuatu sambil melihat kesana kesini


"Dia sangat hebat sehingga beberapa negara yang mengincarnya" lanjut Nicky


"Dan jika ada kesempatan bertemu dengannya aku ingin meminta dia traktir kita makan" kata Calvon


"Hei..Jimmy, apa yang kau cari?" tanya Owen yang sedang melihat Jimmy mencari sesuatu


"Sepertinya aku kehilangan koin ku" jawab Jimmy dengan melihat kesana kemari


"Memangnya kau jatuh di mana koin mu itu?" tanya Nicky dengan sambil melihat kesana kemari


"Di dalam ruangan ini" jawab Jimmy


"Kalau begini kau cari saja di luar" jawab Owen


"Cari di luar? tapi jatuhnya di dalam" kata Jimmy


"Karena di luar lebih terang di dalam lebih gelap jadi walau kau cari juga tidak akan dapat" jawab Owen


"Pak tapi..?" ucap Jimmy dengan binggung


"Jimmy, kau harus lebih pintar dari komandan kita, lihatlah buronannya ada di negara lain tapi malah menyuruh kita cari di sini, seperti koin mu jika jatuh di dalam maka coba cari saja di luar karena di luar lebih terang" jelas Owen dengan panjang lebar dan meninggalkan ruangan itu

__ADS_1


"Mari kita coba saja cari di luar mana tahu ada di sana" ujar Nicky yang mengikuti langkah Owen


"Lagi pula di luar lebih terang, di dalam ruangan ini lebih gelap jadi kita tidak akan bisa dapat" lanjut Calvon yang melangkah keluar ikuti Owen dan Nicky


"Kalian semua memang gila, huff.." ketus Jimmy dengan kesal dan menyusul langkah mereka


Setelah kembali ke kantor mereka Owen dan rekan-rekannya mulai dengan penyelidikan awal, mereka mendatangi setiap night club dengan menyamar seperti pengunjung sana untuk memantau pecandu dengan secara diam-diam, mereka di bagi menjadi 4 kelompok, masing-masing pergi ke tempat yang berbeda


Di malam itu mereka bekerja semalaman tanpa istirahat, duduk sambil memantau di semua tempat yang mereka kunjungi, sementara Owen sedang mengincar pecandu yang sedang menghisap ganja di satu gang kecil yang tanpa orang lain di sana


"Hai, anak muda" sapa Owen dengan menodong senjata ke arah pecandu itu


"Kau..? kenapa bisa ada di sini?" tanyanya dengan heran


"Sangat mudah bagiku untuk mencari mu, asalkan kau memberi ku info maka kau akan aman-aman saja" jawab Owen dengan mengancam


"Detektif, apa yang kamu inginkan?"


"Siapa yang penjualnya?"tanya Owen dengan serius


"Aku beli dari pria bertato dan berotot"


"Aku akan mengatakannya tapi jangan beritahu padanya bahwa aku yang memberitahu mu"


"Aku tahu, aku hanya ingin tahu siapa penjualnya"


"Namanya adalah Andres dia botak badannya besar"


"Tempat tinggal?"


"Dia tidak akan beritahu padaku, kami hanya akan bertemu di saat aku butuh ini" jelas pria itu dengan menunjukan barang yang ada di tangannya


"Apa kau tahu ini melanggar undang-undang kau bisa saja masuk ke dalam penjara"


"Aku tahu, tapi sangat sulit bagiku untuk berhenti karena aku sudah mengunakannya selama setahun"


"Baiklah, bagaimana caranya kau mencari dia?"


"Biasanya dia yang menemuiku, dia tidak akan mau di ajak dia sangat hati-hati"

__ADS_1


"Simpan kartu ku ini, hubungi aku jika dia ingin bertemu dengan mu" kata Owen dengan memasukkan kartu namanya ke saku baju pria itu


"Tapi dia hanya akan muncul dengan tiba-tiba di depan ku, dan aku mana bisa menghubungi mu"


"Kalau begitu aku sudah tahu caranya untuk mendapatkan dia, jangan main ulah denganku jika kau tidak mau berakhir di penjara" kata Owen dengan meninggalkan pria itu di sana


"Aku tidak akan berani"


San fransisco


Mansion Han


"Bos, Owen dan rekan lainnya telah terima kasus ini, dia dan Jorge telah pisah jalan, Jorge di tugaskan untuk mencari keberadaan King Devil, dan Owen di tugaskan untuk mencari diri mu" kata Anton yang duduk bersama dengan Christian di salah satu ruangan di dalam rumahnya


"Mereka hanya bekerja dengan sia-sia, semua ini hanya buang waktunya saja" jawab Christian dengan meneguk minumannya


"Semua negara yang terlibat pencarian Anda melakukan hal yang sama, info yang ku dapatkan adalah mereka menahan transaksi jual beli narkoba yang kecil-kecilan dan mereka di tahan, pihak kepolisian juga mengeledah semua tempat perjudian, penginapan dan juga night club" jelas Anton


"Menangkap ikan kecil untuk menghentikan ku? apa mereka bercanda? ini sama sekali tidak mempengaruhi bisnis ku" kata Christian dengan yakin


"Bos, barang kita dua hari lagi akan tiba, mungkin saja akan sampai di malam hari"


"Aku akan datang ke pelabuhan memeriksa barang kita, sampaikan pada anggota kita agar lebih berhati-hati, dan siapkan senjata jika ada keanehan maka jangan ragu untuk menembak" perintah Christian dengan sambil meneguk minumannya


"Baik Bos" jawab Anton


Klek


"Christian, apa yang kamu lakukan?" tanya Cherry yang baru masuk ke ruangan itu


"Nyonya" sapa Anton yang bangkit dari tempat duduknya


"Christian, apa kau tahu apa yang sudah kau lakukan?" tanya Cherry dengan kesal


"Cherry, ada apa? aku tidak melakukan apa pun" tanya Christian dengan heran


"Kau sedang minum obat yang ku racik, dan sekarang lihatlah diri mu kenapa kau malah minum wisky lagi?" bentak Cherry dengan emosi


"Gawat, apakah pertengkaran akan di mulai, selama ini tidak ada yang berani membentak bos tapi nyonya kali ini sangat berani"batin Anton

__ADS_1


__ADS_2