Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Rencana Anton


__ADS_3

"Papa..Mama, bisa selalu temani Aaron bermain bersama?" tanya Aaron yang di pangkuan Christian


"Aaron, Papa dan Mama akan selalu bermain bersama mu ya" jawab Christian mencium pipi putranya


"Asalkan Aaron tidak nakal maka Mama juga akan selalu bermain dengan Aaron" ujar Cherry dengan mengecup dahi putranya


"Horeeeee, horeeeee, jadi Aaron tidak main sendiri lagi. Papa, Mama, Aaron mau adik, tolong belikan ya" pinta Aaron yang tidak mengerti apa-apa


"Adik?" ucap Cherry yang merasa histeris dengan permintaan putranya itu


"Iya Ma. Aaron mau adik. Mama tolong belikan ya, jadi Aaron tidak main sendirian lagi" jawab Aaron dengan berharap


"Aaron, apa sangat menginginkan adik?" tanya Cherry yang merasa kecewa di hatinya


"Iya Ma, kalau sudah ada adik, jadi Aaron bisa bermain dengannya" jawab Aaron yang bermanja pada Cherry


"Sayang, kamu saja masih kecil masih mau adik" ujar Christian


"Papa, Aaron sudah besar, belikan Aaron adik ya" pinta Aaron


Cherry merasa tambah terluka di saat mendengar permintaan polos dari putra kecilnya itu


"Baiklah, jika Aaron menginginkan adik maka Papa dan Mama akan mencarinya untuk mu ya, tapi Aaron harus berjanji menjaga adik dengan baik" ucap Christian dengan senyum


"Horeeeeee, Aaron akan mendapat adik lagi." teriak Aaron yang melompat-lompat kegirangan di atas kasur


Christian tersenyum di saat melihat putranya yang begitu bahagia, sementara Cherry hanya bisa tersenyum paksa


Christian yang melihat raut wajah istrinya yang tidak begitu senang dirinya langsung mengecup dahi pujaannya itu dengan sambil memeluk erat tubuhnya


"Kenapa, apa yang kamu pikirkan sayang?" tanya Christian dengan menyentuh wajah istrinya


"Kenapa kau malah berjanji padanya? kau tahu aku tidak bisa" jawab Cherry


"Cherry, kita bisa adopsi kan? dan itu sama saja kita berikan adik padanya" jawab Christian dengan senyum


"Adopsi?"


"Benar, anak kita menginginkan adik maka kita berikan saja, dan kamu pilih saja mau anak perempuan atau anak laki-laki" kata Christian

__ADS_1


"Christian, kalau adopsi itu bukan dari keturunan mu, lagi pula Aaron masih kecil tidak seharusnya kita mengabulkan permintaannya"


"Cherry, Aaron adalah putra kita, dia hanya ingin seorang adik saja jadi tidak masalah sama sekali, kita bahagia jugakan jika dia bahagia? sama seperti aku jika kamu bahagia maka aku bahagia juga, oleh sebab itu kebahagiaan kalian adalah kebahagiaan ku" ucap Christian dengan senyum


"Keinginan Christian dan Aaron aku malah tidak bisa mengabulkannya, sedangkan selama ini Christian selalu saja mengalah dan menahannya walau dia butuh, keinginan Aaron malah Christian yang mengabulkannya dia rela merawat anak yang bukan dari keturunannya, dan semua ini juga demi menjaga perasaanku" batin Cherry


Di malam itu Christian memeluk istrinya sambil tersenyum melihat putranya yang begitu lincah dan pintar, bagi Christian sendiri kebahagiaan keluarga adalah paling utama


Keesokan harinya


Anton datang bertemu dengan Cherry atas permintaan Cherry sendiri


"Nyonya" sapa Anton dengan sopan


"Anton, kamu sudah lama berada di sisi Christian, aku hanya ingin tahu apa selama ini selain aku Christian ada kenalan dengan gadis lain?" tanya Cherry yang berada di halaman


"Gadis lain?" ucap Anton dengan penasaran


"Benar, apakah dia memiliki teman wanita yang sudah lama dia kenal?" tanya Cherry dengan senyum


"Tidak ada Nyonya, bos tidak ada teman wanita selama ini, karena bos memang tidak suka dekat dengan wanita manapun, sedangkan Monica saja hanya karena menyamar sebagai Stephen Chin baru berteman dengannya" jelas Anton


"Nyonya, kenapa tiba-tiba bertanya seperti itu?"


"Anton, apa kamu ada kenalan seorang gadis dari keluarga baik-baik?"


"Ada, tapi kenapa Nyonya?"


"Apa bisa kamu kenalkan kepada Christian?"


"Hah..kenalkan ke bos? apakah maksud Nyonya adalah ingin bos bersama wanita lain?"


"Benar, aku ingin dia menikah, jadi aku ingin dia jatuh cinta pada wanita itu, kenalkan lah gadis yang cantik dan sempurna kepadanya, dan di suatu saat dia pasti akan tersentuh, selain itu aku juga berharap jika wanita itu bisa terima kehadiran Aaron, dan aku ingin wanita itu memberikan sebuah keluarga yang bahagia untuk Christian" jelas Cherry


"Nyonya, jika aku melakukan ini sama saja ajal ku tiba"


"Kenapa?"


"Nyonya, Anda tidak tahu saja, sifat bos sangat keras dia tidak akan mau sama wanita mana pun, dari dulu sebelum mengenal nyonya saja bos tidak suka di dekati wanita, seperti Sonnia dan Monica, yang satu adalah wanita yang sudah menikah dengannya selama bertahun-tahun tapi bos juga tidak mau menyentuhnya padahal Sonnia adalah wanita cantik, dan yang satu lagi mencintainya dengan sepenuh hati tapi tetap saja tidak bisa meluluhkan hati bos dan akhirnya mereka hanya bisa menerima penolakan, mereka sama-sama wanita cantik tapi tidak mampu mengisi hati bos" jelas Anton yang panjang lebar

__ADS_1


"Semua ini butuh proses. Anton, jika kamu kenalkan teman wanita mu itu ada waktunya perasaan Christian pasti bisa saja luluh, tolong lakukan untuk ku ya, aku mohon" pinta Cherry


"Nyonya ingin bos menikah lagi? jadi Nyonya sendiri bagaimana?"


"Aku akan merestui mereka, bukankah cinta harus mengalah, Christian sudah mengalah padaku selama ini, jadi ini waktunya untuk aku melakukan sesuatu untuknya, walau aku tidak bisa melengkapi kebutuhannya tapi wanita lain bisa. Anton, bantu aku ya dan jangan katakan padanya permintaanku ini"


"Aku harus bagaimana melakukannya?"


"Kenalkan saja mereka berdua, dan anggap tidak terjadi apa-apa, jangan sampai Christian tahu jika ini bagian rencana kita dia pasti menolak, atur saja mereka bertemu tanpa sengaja"


"Ini...?"


"Anton, hanya kali ini saja aku meminta pertolonganmu, jika berhasil ini juga adalah kebahagiaannya, apa kau tahu Aaron ingin seorang adik tapi aku tidak bisa berikan padanya, berkorban demi orang yang kita cintai bukankah ini suatu hal yang mengembirakan?"


"Iya Nyonya, aku akan melakukannya sesuai permintaan mu, tapi aku tidak janji jika bos bisa menerimanya" jawab Anton dengan menurut


Setelah beberapa saat kemudian Anton di panggil oleh Christian


"Bos" sapa Anton yang masuk ke ruangan kerja bosnya


"Anton, aku ingin kau carikan anak kecil yang baru lahir" perintah Christian


"A..anak baru lahir? untuk apa Bos?" tanya Anton dengan penasaran


"Aaron ingin seorang adik, jadi aku ingin mengadopnya, cari keluarga yang sehat dan yang sedang butuh dana, berapapun yang dia minta aku akan membayarnya" jawab Christian dengan sambil fokus pada laptopnya


"Iya Bos, akan ku usahakan" jawab Anton dengan binggung


"Ada apa dengan suami istri ini, yang satu minta ku carikan wanita untuk suaminya, dan suaminya memintaku carikan anak baru lahir untuk putranya" batin Anton


"Bos, aku memiliki seorang teman dan istrinya hamil dan dia butuh dana, karena takut tidak sanggup makanya dia ingin jual anaknya, bagaimana jika malam ini kita bertemu dengannya di sebuah restoran?"


"Boleh, aku juga ingin bertemu langsung dengan orang tua kandung dari sang bayi yang akan ku beli"


"Baiklah kalau begitu maka aku akan mengajaknya malam ini untuk bertemu dengan kita"


"Atur tempatnya dan malam ini aku kesana"


"Baik Bos"

__ADS_1


"Maaf Bos, jika aku harus berbohong padamu, hanya bisa gunakan cara ini untuk memancing mu keluar" batin Anton


__ADS_2