Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Dua permintaan


__ADS_3

"Dasar pria tua ingin menyuapku dengan sejumlah uang, walau tawarannya sangat mengiurkan tapi prinsip ku adalah setia pada bos ku" batin Cherry


"Apa nama mu Cherry yang bekerja di kediaman Chin?" tanya seorang pria yang tiba-tiba muncul di depan Cherry


"Siapa kalian?" tanya Cherry yang melihat ke arah 2 pria yang menghentikan langkahnya


"Ikut kami, jika berani melawan maka jangan salahkan kami" ancam pria itu dengan mengeluarkan pisau tajamnya


"Siapa bos kalian?" tanya Cherry yang memasukkan tangan ke tasnya dengan niat untuk mengambil sesuatu


"Setelah ikut kami maka kau akan tahu" jawab salah satu pria asing itu dengan menghampiri Cherry


"Aku tidak akan mengikuti kalian, mati saja sana" bentak Cherry yang menyemprot cairan ke arah mata dua pria tersebut dan setelah itu Cherry pun berlari meninggalkan mereka


"Aargghhttt, apa yang kau semprot ke mata kami?" teriak salah satu pria itu dengan kesakitan di mata mereka


"Racun membutakan mata kalian" teriak Cherry yang sambil berlari dengan cepat


"Sialan" ketus mereka berdua


"Cepat hubungi mereka agar cepat tangkap gadis itu" kata salah satu pria asing yang memegang matanya


"Mata ku tidak bisa buka, jadi tidak bisa melihat handphone" jawab teman lainnya


Cherry mempercepatkan langkahnya menuju ke rumah bosnya itu akan tetapi langkahnya lagi-lagi di hentikan oleh mobil hitam yang berhenti di depannya.


"Siapa sebenarnya mereka?" gumam Cherry yang melihat ke arah 4 pria yang keluar dari mobil hitam itu dan melangkah ke arahnya


"Cepat bawa dia masuk ke mobil" perintah salah satu pria itu sambil menunjukan ke arah Cherry


Cherry yang melihat 4 pria asing itu yang ingin menangkapnya langsung berbalik arah dan berlari dengan secepatnya.


"Siapa sebenarnya kalian? aku tidak menyinggung kalian kenapa ingin menangkap ku" teriak Cherry sambil mempercepatkan langkahnya


"Berhenti" teriak serentak 4 pria itu yang sambil mengejar Cherry


Di sore itu Cherry berlari dengan sekuat tenaga untuk menyelamatkan dirinya, dan di saat itu lagi-lagi ada muncul beberapa pria yang di hadapannya sehingga membuatnya harus berhenti berlari.


"Gawat, depan belakang ada mereka, siapa mereka sebenarnya?" gumam Cherry yang melihat ke arah depan dan belakangnya


Para pria itu datang dari depan dan belakang semakin mendekati posisi di tempat Cherry yang sedang berdiri


"Jangan kemari? jika tidak jangan salahkan aku jika kalian ada apa-apa"teriak Cherry sambil mengeluarkan botol berisi racun itu


"Jangan main-main dengan kami, kau hanya seorang, sementara kami ada 8 orang" kata salah satu pria asing itu


"Aku tidak perduli kalian ada berapa orang yang jelas jika kalian dekat lagi maka jangan salahkan aku membuat mata kalian buta" ancam Cherry yang sambil mengeluarkan botol kecil lainnya dari tasnya.


Di saat 2 pria yang ingin menghampirinya Cherry langsung menyemprotkan racun itu ke arah 2 orang pria itu


"Aaarrggtthh, perih mata ku" teriakan 2 pria itu yang memejamkan matanya


"Cepat tangkap dia, pakai kaca kaca hitam kalian agar dia tidak bisa melukai mata kalian" teriak salah satu pria asing itu

__ADS_1


"Semua pria asing itu mengenakan kaca mata hitam dan melangkah ke arah Cherry dengan niat ingin menangkapnya.


Di saat mereka berjalan ke arahnya Cherry membuka penutup botol berisi serbuk putih dan menabur ke arah mereka..


"Rasakan ini" teriak Cherry yang menabur serbuk ke arah mereka semua


Cherry sendiri menutup hidungnya dengan mengunakan tangannya


Uhuk...uhuk...uhuk...uhuk


"Serbuk apa ini?" tanya salah satu pria itu yang batuk tanpa berhenti begitu juga dengan teman mereka yang lainnya


Uhuk...uhuk...uhuk...uhuk...


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...


Tembakan dari pria yang tiba-tiba muncul di sana


"Aaarggtthhtt" teriakan serentak semua pria itu dan sesaat kemudian mereka langsung tewas di tempat..


"Hah..kenapa kau membunuh mereka?" tanya Cherry yang melihat ke arah mereka semua yang ingin menangkapnya tadi


"Tidak ada" jawabnya dengan singkat


"Tidak ada? mereka sudah terkena racun ku, tapi kau masih saja bunuh mereka apa kamu bermusuhan dengan mereka?" tanya Cherry yang berjalan menghampiri penembak itu


"Mereka hanya pantas mati saja"


"Mereka ingin menangkap mu apa kau masih ingin mereka hidup?"


"Aku tidak layak mengambil nyawa mereka"


"Lalu racun apa yang kau berikan?"


"Ini hanya membuat mereka lemah di seluruh tubuh agar tidak bisa mengejar ku lagi, maka mereka tidak akan mati, dan kenapa kamu tiba-tiba ada di sini?"


"Aku melihat sebuah pertunjukan ada seorang gadis di kejar oleh beberapa pria"


"Apa? kau telah melihatnya dari tadi dan kenapa kau malah diam saja?"


"Aku ingin melihat kau mengunakan cara apa, karena tadi 2 orang itu telah buta di buat mu" jawab King Devil dengan santai


"Kau melihat aku di kejar sepanjang jalan tapi kau hanya diam di saat mereka sudah kena racun kau baru keluar membunuh mereka, apa kau selalu membosankan?"


"Bagaimana pun aku sudah menyelamatkan mu bukan?"


"Tanpa bantuan mu aku juga bisa kalahkan mereka, gawat ini sudah mau malam aku harus pulang dulu" ujar Cherry yang ingin melangkah pergi


"Sebentar" ucap King Devil yang menarik baju belakang Cherry


"Eh..kenapa kau menarik ku?" tanya Cherry terhenti langkahnya


"Kenapa kau terburu-buru?"

__ADS_1


"Aku ingin memasak untuk bos ku, cepat lepaskan tangan mu"


"Apa segitu penting dia bagi mu sehingga kau harus keburu pulang?"


"Dia adalah bos ku"


"Apa dia yang membuat mu terluka demi obatnya?"


"Sudah ku bilang itu menyangkut nyawa manusia tentu saja penting"


"Jika aku membunuhnya apa yang kau lakukan?"


"Memang kenapa kau harus membunuhnya?" tanya Cherry dengan penasaran


"Karena aku adalah pembunuh" jawab King Devil dengan menarik baju bagian belakang Cherry


"Jika kau membunuhnya maka aku akan meracuni mu"


"Tapi aku telah menyelamatkan mu sebanyak dua kali"


"Aku akan balas jasa baik mu, tapi jika kau membunuh bos ku tetap aku akan meracuni mu"


"Kau sangat setia padanya"


"Karena dia mengupahku kerja dengannya, apa sudah bisa melepaskan ku?"


"Apa kau bisa simpan rahasia?"


"Rahasia apa?"


"Jangan beritahu siapa pun tentang pertemuan kita"


"Aku janji"


"Ingat, jika bos mu tahu itu sama saja aku akan mengambil nyawanya" ancam King Devil


"Tenang saja, jika aku mengatakannya maka bunuh saja aku" jawab Cherry


"Apa sudah bisa melepaskan ku? ini sudah mau malam"


"Aku ingin kau ingat hutang mu pada ku"


"Tentu saja aku ingat"


"Dua kali aku menyelamatkan mu, dan aku memiliki 2 permintaan dengan mu"


"2 permintaan apa?"


"Ini belum waktunya aku beritahu pada mu, di saat tiba aku akan meminta dengan mu"


"Apa kau akan meminta yang aneh-aneh dengan ku?"


"Tentu saja tidak, kau tenang saja, aku bukan pria yang sembarangan" jawab King Devil yang melepaskan pegangannya dan berjalan pergi meninggalkan tempat itu

__ADS_1


__ADS_2