
"Cherry, aku tahu maksud mu, di saat waktu tiba kita akan tinggal di sana dan meninggalkan semuanya yang ada di sini" jawab Christian dengan memeluk Cherry dengan erat
"Benarkah, kita akan tinggalkan semua yang ad di sini?" tanya Cherry dengan berharap
"Benar sayang, kita akan tinggalkan semua yang ada di sini" jawab Christian dengan mencium bibirnya Cherry
"Aku tahu itu tidak benar, Christian. janjimu hanyalah ingin menyenangkan ku semata, kau memiliki bisnis besar yang telah lama kau jalani jadi mana mungkin kau akan berhenti hanya demi permintaan ku" batin Cherry
Malam hari
Di malam itu Christian dan Cherry melakukan hubungan intim selama satu jam
"Cherry, apa kamu terasa sakit?" tanya Christian yang sedang melakukan pergerakan di bawah sana dengan lembut
"Tidak! aku hanya lelah" jawab Cherry dengan suara pelan
"Aku akan berhenti sebentar lagi" ujar Chistian dengan mencium leh*r istrinya
Christian melanjutkan pergerakannya di bawah sana tanpa berhenti.
"Tubuh gadis ini membuat ku tidak bisa berhenti untuk melakukannya" batin Christian
Satu jam kemudian
"Christian, benar-benar tidak lelah, dia sudah melakukan berulang kali tapi masih sangat kuat, bagaimana caranya agar aku bisa menghalang dia keluar? setiap kali dia keluar aku akan merasa khawatir jika ada lagi yang menyerangnya, tapi walau pun begitu aku tidak bisa menghalangnya sama sekali, aku tidak mau menjadi seorang istri yang mengunci kebebasannya" batin Cherry
Setelah beberapa saat kemudian Christian menghentikan aksinya
"Cherry, kau selalu saja membuatku tidak mau berhenti melakukannya" ucap Christian dengan mengecup dah istrinya
"Christian, malam ini apa bisa jangan keluar?"
"Sayang, di markas ada yang harus ku uruskan jadi aku sebagai bos mereka harus datang, aku berjanji padamu satu jam saja aku pasti sudah pulang" ucap Christian dengan mencium bibirnya Cherry
"Aku akan menunggu mu pulang"
"Tidak perlu, kamu tidur saja, aku hanya keluar sebentar, dan setelah semuanya selesai aku akan langsung pulang ke rumah" jawab Christian yang mencium wajah istrinya
Setelah beberapa menit kemudian Christian telah berpakaian rapi untuk pergi ke suatu tempat yang tidak di ketahui Cherry
"Selamat malam sayang, tidurlah setelah satu jam kemudian aku akan berada di samping mu" ucap Christian dengan mengecup dahi Cherry
"Bawa obat yang ku berikan padamu" kata Cherry yang berbaring dengan di tutupi selimut tebal
"Aku sudah membawanya" jawab Christian dengan mengeluarkan dua botol obat itu dari sakunya
"Aku pergi dulu, tidurlah nanti di saat kamu bangun sudah melihatku di samping mu" ucap Christian dengan mencium wajah Cherry
__ADS_1
"Iya, aku tahu" jawab Cherry dengan mengangguk
Setelah beberapa menit kemudian Christian keluar dari kamarnya dan pergi bersama Anton dan Victor
Dalam perjalanan..
Apa semua anggota kita sudah berada di sana?" tanya Christian yang duduk di belakang mobil
"Bos, mereka semua sudah di sana menjaga barang kita, malam ini barang yang datang lebih banyak dari yang sebelumnya, jadi mungkin 15 menit lagi akan sampai ke pelabuhan" jawab Victor yang sedang di samping Anton yang sedang menyetir
"Bos, anggota sudah menyiapkan senjata untuk berjaga, jadi misalkan ada yang datang siapapun dia kita bisa mengatasinya" ujar Anton
"Perasaanku malam ini akan ada pertarungan, bunuh saja mereka yang ingin mengusik kita" ucap Christian
"Siap Bos" jawab serentak Anton dan Victor
Setengah jam kemudian mereka pun tiba di pelabuhan tempat yang biasa kumpulan ular cobra menerima barang, setiap masuk barang maka akan di kirim ke pelabuhan yang sudah menjadi wilayah kumpulan ular cobra, ratusan anggota yang bersenjata berjaga di pelabuhan sana
Saat Christian tiba dia di sambut oleh Micheal dan sejumlah anggotanya
"BOS" sambut serentak semua anggota yang di sana dengan hormat
"Mari kita periksa barangnya" ucap Christian dengan berjalan ke arah kapal yang memuat barang-barangnya bersama Victor dan Anton
"Bos" sapa serentak anggotanya yang berdiri di dekat kapal sana
"Bos, semua barang sudah sampai, tidak ada yang kurang. silakan di periksa, Bos" ucap salah satu wakilnya yang selama ini menerima barang yang masuk
Christian memeriksa semua barang yang ada di dalam peti tersebut, satu persatu dia memeriksanya dengan teliti dan mencicipi serbuk putih dan halus itu dengan jarinya
"Bagus. Cason, kirim langsung ke pelanggan kita" perintah Christian
"Siap Bos" jawabnya dengan sopan
Dor....dor...dor...dor...dor...dor...dor
Bunyi tembakan yang terjadi di luar kapal
"Semua awasi barang kita" perintah Christian dengan mengeluarkan senjatanya
Christian bersama Anton dan Victor langsung keluar dengan membawa senjata mereka
Pelabuhan mereka tiba-tiba saja di serang oleh kumpulan asing dengan jumlah anggota yang tidak sedikit
Dor....dor.....dor....dor....dor....dor....dor...
Bunyi tembakan beruntun terjadi di antara dua kelompok
__ADS_1
"Aaaarggghhh" teriakan serentak anggota ular cobra dan musuh mereka yang sama-sama terkena tembakan
Micheal dan anggota lainnya maju sambil melepaskan tembakan ke arah lawan mereka
Dor....dor....dor....dor...dor...dor....dor..
Tembakan dari pihak Micheal yang mengenai beberapa lawannya
"Aaaarrgggghhh" teriakan serentak mereka yang di tembus sejumlah butir peluru dan langsung tewas sesaat kemudian
Kumpulan asing itu terdiri dari 70 anggota bersenjata yang berniat ingin merebut wilayah dan juga kokain milik Christian Han
"Bunuh mereka semua dan rebut semua yang ada di sini" perintah bos mereka yang mengetuai kumpulannya
"Apa kalian mengira bisa berhasil? jangankan barang yang kalian mau bahkan nyawa kalian saja tidak akan sanggup kalian pertahankan" bentak Micheal dengan sambil maju dan melepaskan tembakannya
Dor....dor...dor...dor....dor...dor...dor...
Tembakan dari pihak ular cobra
Dor...dor....dor....dor....dor.....dor...dor.m
Tembakan dari pihak lawannyaa
"Aaarrgghhhhh" teriakan serentak dari dua kumpulan yang sama-sama tertembak
Christian bersama Victor dan Anton melepaskan tembakan secara beruntun
Dor...dor....dor....dor....dor....dor...dor
Tembakan serentak di lakukan Christian dan anggotanya
"Berani datang mengusik wilayah ku, tidak semudah itu kalian akan berhasil" ketus Christian yang sedang berjalan maju melepaskan tembakan mereka
Dor....dor...dor.....dor...dor..dor
Tembakan dari Christian mengenai sejumlah lawannya
"Aaaarrggghhhh" jeritan sesaat mereka yang di tembak oleh Christian dan akhirnya tewas langsung di tempat
Dor...dor....dor....dor....dor....dor....dor...dor..
Tembakan dari kumpulan ular cobra secara serentak mengenai para musuhnya
"Aaaarrrgghhhtt" teriakan dari musuhnya yang memenuhi pelabuhan itu
Ratusan butir peluru menembus semua anggota pihak lawan yang menyerang ke pelabuhan itu, sebanyak 68 musuhnya yang tergeletak tidak bernyawa dan sisa 2 orang yang masih bernafas dan dalam kondisi terluka tembakan di bagian tubuhnya
__ADS_1