Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Mengabaikan perasaannya


__ADS_3

"Semua anggota kita sudah bersiap di sana, mereka hanya menunggu perintah dari Bos, anggota kita sudah berkumpul setelah mengetahui jumlah anggota pihak lawan" jelas Anton


"Sarang mereka ada berapa tempat?" tanya Stephen dengan duduk bersandar


"Satu. semua anggotanya tinggal di sana, dan untuk tempat tinggal pria brengs*k itu ada anggota yang sedang berjaga" jawab Anton


"Aku akan langsung mendatangi rumahnya, awasi semua anggotanya ada berapa jumlahnya, dan kita akan bertindak di saat waktu yang tepat, dia sudah bebas selama ini dan aku ingin mengambil nyawanya" ujar Stephen


"Baik, Bos" jawab Anton


"Bos, itu.." ucap Anton dengan ragu


"Ada apa?" tanya Stephen dengan menatap ke arah Anton


"Mengenai foto nona Kelly yang bos simpan.." jawab Anton dengan terpotong


"Ada apa dengan foto itu?"


"Apakah Cherry sudah tahu siapa nona Kelly?"


"Dia tidak tahu, kenapa kau bertanya seperti itu?" tanya Stephen dengan penasaran


"Bos, Cherry sebelumnya terluka demi melindungi foto itu, dan dia juga tidak tahu apa hubungan bos dengan nona Kelly, Cherry juga tahu jika foto itu selama ini di simpan dalam dompet Bos, apakah ini baik untuknya? apalagi dia tidak tahu apa-apa" tanya Anton


"Apa maksud mu apakah baik untuknya?" tanya Stephen dengan penasaran


"Bos, Cherry adalah anak gadis dan dia sudah menjadi kekasih Bos, tentu baginya pasti merasa tidak nyaman jika kekasihnya menyimpan foto wanita lain, hanya saja dia tidak mengatakan apa pun dan memilih diam. bukankah ini sama saja telah melukai perasaan dia tanpa kita sadari selama ini" jelas Anton


"Aku tidak pernah memikirkan ke sana, aku benar-benar telah mengabaikan perasaannya selama ini" ucap Stephen dengan merasa bersalah


"Dia rela berkorban demi foto itu karena dia tahu foto itu sangat penting bagi, Bos" lanjut Anton

__ADS_1


"Cherry pernah bertanya pada ku di mana Kelly dan aku menjawab dia sudah meninggal, Cherry menyuruh ku simpan dengan baik, dan aku baru teringat di saat dia terluka saat masih di desa, aku melamarnya dan dia menjawab tidak akan bahagia jika menikah dengan penganti, di saat itu aku hanya mengira jika dia hanya sembarang bicara karena merasa sakit, dan sekarang aku sudah tahu dia mengira jika dirinya adalah penganti Kelly selama ini" ujar Stephen


"Bos, apa masih belum ingin memberitahunya?"


"Anton, jika aku memberitahunya maka dia akan mengetahui siapa aku sebenarnya, aku berencana setelah mengurus pria itu maka aku akan memberitahunya, aku tidak tahu apakah dia akan menerima ku atau tidak, sebelumnya berita ku sudah tersebar luas dan Cherry sudah tahu Christian Han, jika saja dia tahu aku orangnya aku tidak tahu apa reaksinya nanti" jawab Stephen dengan khawatir


"Bos, Cherry adalah gadis biasa dia tidak biasa dengan kekerasan dan jika dia memilih pergi apa yang akan Bos lakukan?"


"Aku tidak akan membiarkan dia pergi, walau dia ingin pergi, dan untuk saat ini aku ingin dia sembuh sepenuhnya dengan begitu aku baru bisa tenang ke afrika, setelah pulang aku akan memberitahu semuanya, masalah pribadi aku ingin mengurusnya dengan baik" jelas Stephen


"Jika Cherry sudah sembuh apakah dia tinggal di jerman dulu atau biarkan dia kembali ke desanya?"


"Di jerman saja, di saat aku tidak ada kau lindungi dia, jika dia mau keluar jaga dia jangan sampai dia tersesat, dia tidak mengenal jalan sini" ujar Stephen


"Baik Bos" jawab Anton dengan menurut


"Bos selama ini sangat hebat dalam urus bisnisnya tapi jika soal percintaan dia benar-benar lalai, tentu perasaan Cherry sudah terluka dari awal, apa lagi aku pernah membentaknya di saat foto itu hampir hilang" batin Anton


Setelah beberapa menit kemudian Anton pun meninggalkan Villa milik Stephen, dan Stephen sendiri kembali ke kamar dan menghampiri Cherry yang sedang membaca majalah di sofa kamarnya


"Stephen, Anton sudah pergi?" tanya Cherry dengan melihat ke arah Stephen


"Iya, dia sudah pergi, apa yang kamu baca, Cherry?"


"Tidak ada hanya majalah mengenai artis saja" jawab Cherry sambil membolak balik majalah yang di tangannya


"Cherry, aku ada urusan di afrika, jadi dalam beberapa hari ini mungkin aku akan berangkat ke sana, dan setelah pulang aku akan menikahi mu" ucap Stephen dengan senyum


"Afrika? seperti yang ku dengar saat di rumah sakit, dia ke sana ingin membalas dendam demi Kelly" batin Cherry


"Ada urusan apa ke sana?"tanya Cherry dengan berpura-pura

__ADS_1


"Hanya urusan bisnis saja, klien aku ada di sana dan kami akan bertemu di sana" jawab Stephen


"Apa bisa jangan ke sana? apakah bahaya?" tanya Cherry dengan khawatir


"Bahaya? tentu saja tidak, aku ke sana karena bisnis dan bukan pergi perang" jawab Stephen dengan senyum


"Apakah perjalanan ke afrika sangat penting? sehingga tidak bisa di tunda?" tanya Cherry dengan merasa khawatir


"Jika bisa cepat pergi bukankah akan cepat selesai? jadi aku harus segera pergi, setelah selesai semuanya maka aku akan pulang dan menikahi mu" jawab Stephen dengan senyum


"Urusan pernikahan di bicarakan nanti saja, jika kau sudah buat keputusan ke sana maka berhati-hatilah" ucap Cherry dengan murung


"Aku akan berhati-hati, demi diri mu aku akan segera pulang" jawab Stephen dengan mencium sesaat bibirnya Cherry


"Cherry, aku ingin kau tahu satu hal" kata Stephen


"Apa?"


"Kau bukan penganti, kau adalah wanita pertama dalam hidup ku dan juga wanita terakhir dalam hidup ku, jangan pernah memikirkan untuk meninggalkan ku suatu saat nanti walau apa pun yang terjadi" jawab Stephen


"Aku hanya akan pergi jika kau mengusir ku" jawab Cherry


"Tidak akan terjadi, karena kau hanya boleh di sisi ku" jawab Stephen dengan melanjutkan ciumannya


"Apakah karena ini saat kau kembali ke desa bersama Jhon kau tidak ingin ikut aku pulang? sehingga aku harus mengunakan cara untuk mengancam mu agar kau ikut aku pulang ke kota, maaf. aku sudah mengabaikan perasaan mu selama ini, aku adalah pria keras pada sesiapa pun dan tidak pernah mengurus soal percintaan oleh sebab itu aku lalai dan tidak memikirkan perasaan mu" batin Stephen


"Stephen, sudah. aku sesak nafas kau begitu kuat mencium ku" ucap Cherry yang melepaskan ciumannya


"Aku hanya ingin mencium mu sampai aku puas" jawab Stephen dengan senyum dan melanjutkan ciumannya lagi dengan lembut


"Stephen, aku hanya ingin kau kembali dalam keadaan selamat, aku tahu kematian Kelly berat bagi mu, oleh sebab itu kau harus balas dendam, dalam hati ku aku tidak meminta mu untuk melupakannya tapi aku meminta mu untuk kembali dengan selamat " batin Cherry

__ADS_1


Bab selanjutnya


Stephen membalas dendam


__ADS_2