
" Kau ini memang tidak pernah berubah selama puluhan tahun tidak bertemu, setiap menghubungi ku hanya memberi ku waktu selama beberapa menit, apa kau mengira perusahaan kami punya keluarga mu ya?" bentak Thomas dengan kesal
"Aku bisa membeli perusahaan mu itu"
"Tidak usah, lagi pula untuk apa kau membelinya kau juga bukan pengacara, cepat katakan kenapa kau memanggil ku ke sini?"
"Sebagian aset ku di buat atas nama Cherry Wilsten" jawab Christian dengan duduk bersandar
"Hei..apa kau sudah berpikir dengan baik?" tanya Thomas dengan penasaran
"Sudah, kenapa?"
"Apa kau tahu sebagian aset mu itu adalah 50% ?
"Lalu?"
"Apa kau tahu sebanyak apa aset mu sebanyak 50% itu?"
"Tentu saja aku tahu, lalu kenapa kau masih bertanya?" tanya Christian dengan merasa kesal
"Aku hanya ingin tahu di saat kau mengatakan ini apakah dalam kondisi sadar? apa kau tidak mabuk atau sedang menghisap ganja?"
"Kalau kau bertanya lagi percaya atau tidak aku akan menghilangkan sebelah kaki mu" kecam Christian dengan merasa kesal
"Iya...iya... aku tahu" jawab Thomas dengan kesal
"Bisnis mu sangat besar, memang enak jika di bidang mu, tapi ini benar-benar melanggar undang-undang"
"Aku tahu, tapi aku tidak menyebabkan kematian orang lain''
"Karena kita adalah teman makanya aku menutup mulut ku, jadi kau harus baik padaku, sering-sering saja traktir aku minum dan kenalkan wanita cantik padaku"
"Kau gila, semenjak kapan aku mengenal wanita di luar sana?"
"Iya, kalau begitu carikan saja istri untuk ku yang tipe seperti kakak ipar'
"Kau cari saja sendiri"
"Apa kakak ipar memiliki adik atau kakak?"
"Jangan berharap, istri ku anak tunggal"
"Sayang sekali, jika dia memiliki adik maka pasti cantik seperti dia"
"Urus saja apa yang ku minta"
"Iya..iya sabar" jawab Thomas yang sedang mengeluarkan surat-surat dari tas kerjanya
"Berapa orang anak yang kau mau? kau sudah tua, tapi kakak ipar masih muda aku rasa kalau dia melahirkan 10 anak mu juga sanggup, lagi pula harta mu begitu banyak, 10 anak juga tidak banyak, bisa di gunakan mereka sebanyak 7 keturunan"
"Apa kau sudah selesai bicara?"
"Sudah, aku serius dengan perkataan ku, kau sangat hebat, begitu banyak harta mu semua mengunakan nama Kelly demi ingin melindungi harta mu"
__ADS_1
"Jika suatu saat aku tertangkap atau tewas maka mereka tidak bisa menyita harta ku, lagi pula tidak ada yang tahu jika dulu aku memiliki seorang adik"
"Kau aneh, apa gunanya kau kaya? tidak punya anak dan bahkan baru menikah di usia kepala 4"
"Asal menikah hanya untuk mendapatkan anak tidak berguna, kau tahu sifat ku kan?"
"Yang ku tahu dulu kau tidak normal, dan sekarang tiba-tiba normal" jawab Thomas dengan asal-asalan
"Kalau kau bicara lagi percaya atau tidak kau akan kehilangan lidah mu" kecam Christian dengan kesal
"Iya..iya aku tahu, jadi kau tidak menyesal jika suatu saat istri mu berselingkuh dengan pria lain dan membawa pergi sebagian harta mu ini?" tanya Thomas dengan ceplas ceplos
"Pria dia hanya aku, memang kau mengira istri ku akan melakukan seperti itu?"
"Aku hanya mengatakan misalkan, karena harta ini setelah kau buat namanya jika suatu saat dia bawa lari kau tidak bisa menarik kembali kecuali kau membunuh dia dan selingkuhannya"
"Kau pengacara yang paling buruk! apa kau tahu?"bentak Christian dengan kesal
"Aku hanya mengingatkan mu! agar kau tidak menyesal, karena yang kau berikan bukan jumlah yang kecil"
"Lakukan saja perintah ku" kata Christian dengan tegas
"Baiklah, uang tunai berapa yang kau ingin berikan padanya?"
"USD16miliar"
"Apaa?" tanya Thomas dengan heran
"Kenapa kau banyak pertanyaan?"
"Cherry adalah istri ku, jadi sudah tidak salah jika aku memberikan padanya, lagi pula dia memang layak memilikinya, lakukan saja apa yang ku katakan" kata Christian dengan tegas
"Iya aku tahu"
"Mansion mu ada 5 di san fransisco, 2 di perancis, 3 di london, 2 di los angeles, berapa unit yang mau kau berikan padanya?"
"London, perancis dan Los angeles adalah miliknya" jawab Christian dengan santai
"Iya, semoga saja dia tidak kabur dengan pria lain, dia masih cantik kalau keluar pasti banyak pria yang mengejarnya" ucap Thomas yang asal-asalan
"Dan mengapa mansion mu di dalam kota ini tidak berikan padanya?"
"Untuk lebih aman jangan di dalam kota ini, tapi di negara lain"
"Baiklah, aku mengerti, kau harus lebih panjang umur dari ku, apa kau tahu?"
"Kenapa?"
"Jika kau duluan pergi maka aku akan menjadi suami ke dua istri mu" jawab Thomas
Karena kesal dengan ucapan Thomas maka Christian melempar file yang ada di atas mejanya ke arah Thomas
"Aaaarhhh, sakit apa kau gila? aku bisa menuntut mu" teriak Thomas yang wajahnya tergores ujung file itu
__ADS_1
"Tuntut saja kalau kau sanggup baj*ngan" ketus Christian
"Kau benar-benar gila!" bentak Thomas dengan kesal
"Apa kau mau melihat sendiri usus mu panjang atau pendek?"tanya Christian dengan sengaja mengancam
"Tidaaaaaakkk"teriak Thomas yang langsung lari meninggalkan ruangan Christian
Di malam itu Christian kembali ke kamar dan melangkah menghampiri Cherry yang sudah ketiduran, Stephen menatap senyum dengan menyentuh wajah istrinya itu dengan sambil mencium bibirnya
"Christian, apa teman mu sudah pulang?" tanya Cherry yang terbangun
"Sudah" jawab Christian sambil mencium leh*r istrinya dengan memasukan tangannya ke dalam baju Cherry
"Christian, jangan melakukannya lagi" ucap Cherry yang merasakan sentuhan tangan suaminya di bagian dadanya
"Kenapa? apa kau masih malu?" tanya Christian dengan senyum
"Bukankah tadi siang kau sudah melakukannya?"
"Iya, tapi aku belum puas, karena hanya sebentar" jawab Christian dengan berisik di telinga Cherry
"Tapi aku masih merasa perih, apa bisa jangan dulu malam ini"
"Hahahahah...istri ku aku hanya bercanda dengan mu, kau sudah begitu takut. tentu saja aku tidak akan melakukannya malam ini, tapi setelah kau sembuh kau harus mengantinya berkali lipat" ucap Christian yang mengeluarkan tangannya dan menyentuh wajah istrinya
"Kenapa tangan mu begitu liar? kau benar-benar mes*m" ucap Cherry dengan kesal
"Karena kau adalah istri ku maka aku suka menyentuh mu" goda Christian dengan mencium sesaat bibirnya Cherry
"Sudah malam, jangan marah lagi, aku hanya bercanda dengan mu saja, mari kita tidur" kata Christian yang tidur di samping Cherry dan sambil memeluknya
"Cherry, tidak menyangka aku bisa menikah, aku yang dulu tidak pernah memikirkan pernikahan sama sekali, jika bukan karena tinggal di swiss maka aku tidak ada kesempatan untuk bertemu dengan mu dan kemudian menikah" batin Christian
Keesokan harinya di swiss
Owen dan rekan-rekan telah kembali ke kantornya
Prak
Hentakan meja di lakukan oleh Owen karena merasa kesal
"Kurang ajar mereka membuang kita jauh ke pelosok sana, sehingga kita harus berjalan kaki ke kota, dan kemudian kita harus tinggal di rumah sakit selama 3 hari, kita menahan lapar selama dalam tahanan dan si brengsek itu sampai akhirnya tidak muncul" bentak Owen dengan kesal
"Kita telah di permainkan selama ini" ucap Jimmy
"Stephen Chin dan King Devil hanya satu orang bahkan kita sudah kenal, tapi kita bisa tidak tahu dia adalah buronan kita selama 5 tahun" ujar Nicky
"Kita di permainkan dan seperti orang bodoh" sambung Calvon
"Pak, coba lihat berita ini" ujar Jimmy yang membaca berita di internet
"Berita apa?" tanya Owen
__ADS_1
"Stephen Chin menjual semua aset dan menyumbang ke masyarakat kurang mampu? ini lelucon apa lagi?" ujar Jimmy yang sedang membaca berita tersebut
'Coba lihat fotonya" ucap Owen yang sedang menunjuk ke foto yang tercantum di berita itu