
Christian mencium bibir istrinya selama beberapa menit dengan sambil memeluknya dengan erat
Tidak lama kemudian Aaron berlari masuk ke dalam ruangan yang di mana Cherry dan Christian berada
"Papa, Mama, kenapa lama sekali tidak bermain bersama Aaron" suara panggilan Aaron yang berlari menghampiri Christian dan Cherry
Mendengar suara putranya Christian pun melepaskan ciumannya
"Mama, kenapa mata Mama basah lagi? apa kena debu lagi ya, Ma?" tanya Aaron yang mengusap air mata Cherry
"Mama, tidak apa-apa sayang" jawab Cherry dengan memeluk putranya
"Mata mama basah ini karena salah papa" jawab Christian dengan memeluk istri dan anaknya
"Aaron, ingin bermain bersama Mama dan Papa, mata Mama sakit ya?" ujar Aaron yang duduk di pangkuan Cherry yang sedang duduk di lantai
"Mata mama tidak sakit, sayang" jawab Cherry dengan mencium pipi tembam putranya
"Aaron, nanti papa dan mama bermain bersama mu ya" ujar Christian yang sambil memeluk Cherry dari samping
"Iya, Aaron juga mau di peluk oleh Papa dan Mama" jawab Aaron yang membuka kedua tangannya memeluk Cherry dan Christian
Di ruangan itu Christian memeluk istri dan anaknya dengan penuh cinta, Christian mengecup dahi istrinya dengan tersenyum bahagia karena mereka telah berbaikan semula, sementara Thomas masih berada di luar ruangan itu
"Kenapa aku yang menjadi terharu ya? melihat mereka bahagia aku malah ingin menikah, kehidupan si brengs*k itu memang lengkap memiliki istrinya yang cantik dan setia serta anak yang lucu dan pintar, hanya saja masih belum tahu bagaimana nasibnya nanti" gumam Thomas
Setelah satu jam kemudian
"Kau pintar sekali mengunakanku menulis persyaratan untuk kakak ipar, ternyata semua ini hanya akting mu saja, aku adalah pengacara tapi malah di pergunakan olehmu" kata Thomas dengan kesal
"Jika bisa mempersatukan ku dengan istriku bukankah kau sudah melakukan hal yang baik, jadi untuk apa kau harus merasa marah?" ucap Christian dengan senyum
__ADS_1
"Iya baik, memang hal yang baik, waktu ku habis untukmu hari ini" ujar Thomas yang sedang menyimpan semua dokumen ke dalam tasnya
"Aku hanya bisa mengunakan cara ini untuk mengikatnya, Cherry pasti tidak rela jika Aaron harus tinggal di italy sendirian, jadi Cherry harus membatalkan niatnya untuk bercerai denganku selain itu dia juga tidak akan lagi merasa bersalah terhadapku" jelas Christian dengan senyum
"Kau pintar sekali menyusun rencana ini, aku adalah pengacara sedangkan kau adalah bandar narkoba terbesar, jalan kita berbeda tapi kenapa aku bisa berteman denganmu, lain kali kalau kau mau bercerai baru menghubungiku saja, atau kalau kau mau menikah lagi" ujar Thomas yang bangkit dari tempat duduknya
"Sebentar..ambil ini" kata Christian yang menyerahkan lembaran cek kepada Thomas
"Untuk apa ini?"
"Untuk upah mu, kau adalah pengacara mana mungkin aku mengunakan waktu mu dengan gratis kan? jadi ambil saja"
"Kau yakin tidak menyesal ingin aku menerima cek ini?"
"Kenapa aku harus menyesal?"
"Karena nominalnya sudah melebihi upah yang biasa ku terima, apa kau tahu nominal yang kau tulis ini sudah cukup untukku membeli seunit rumah mewah"
"Kau sangat besar hati, memang iya nominal ini tidak seberapa bagimu, karena hartamu itu bisa di gunakan tujuh keturunan mu walau di saat itu kau pensiun kau masih bisa hidup dalam kemewahan" ujar Thomas
"Kalau begini cek ini aku ambil saja, aku pergi dulu" ujar Thomas yang pergi meninggalkan ruangan Christian
Christian hanya tersenyum melihat sahabatnya itu, karena bagi dirinya yang paling penting adalah pujaan hatinya itu telah mengurungkan niat untuk bercerai dengannya
Di sisi lain seluruh dalam kota san fransisco itu pihak kepolisian sedang melakukan razia secara besar-besaran, setiap kendaraan beroda dua dan empat di hentikan oleh mereka
Owen bersama rekannya selalu mengintai dari sisi lain
"Pak, razia ini sudah di lakukan begitu lama, apa menurutmu sasaran kita akan begitu bodoh muncul di sini?"tanya Jimmy yang sedang duduk bersama Owen di salah satu cafe di jalan besar itu
"Tidak mungkin, apalagi razia ini sudah di lakukan beberapa hari jadi tidak mungkin dia tidak tahu, lagi pula tidak ada yang pernah melihatnya jadi walau dia muncul di depan kita kita juga tidak bisa mengenalnya" jawab Owen
__ADS_1
"Jadi bukankah ini hanya sia sia saja?" ujar Nicky
"Kita terlambat selangkah di malam itu jika tidak maka kita pasti bisa melihat orangnya" kata Calvon
"Kalau kita lebih cepat selangkah belum tentu juga kita masih ada kesempatan duduk di sini bersama" lanjut Jimmy
"Sampai sekarang sarang mereka di mana tidak ada yang tahu, setelah malam itu mereka seakan-akan telah menghilang" ujar Owen dengan heran
"Kita dan rekan lainnya juga sudah mencari orang yang bertato ular cobra, tapi juga tidak ada, mereka sangat cepat menghilang" ujar Jimmy
"Dari razia besar-besaran, pemeriksaan tato di setiap masyarakat semua usaha sudah di lakukan, tapi masih belum membuahkan hasil, masyarakat juga sudah mulai resah karena perjalanan mereka harus di hentikan oleh pihak kepolisian, dan untuk pejalan kaki juga sama harus di periksa surat identitas dan tato mereka" jelas Nicky
"Bagaimana jika kita mencari orang yang khusus mengukir tato? bisa saja kita bisa tahu jawabannya" ujar Calvon
"Mari kita berpencar dan periksa ke tempat mereka" perintah Owen yang bangkit dari tempat duduknya dan meninggalkan cafe bersama rekan-rekannya
Mansion Han
"6 pejabat negara yang terlibat korupsi, menipu masyarakat, dan aku tidak menyangka pria ini sebagai komandan juga termasuk, sangat luar biasa" ujar Christian yang sedang melihat selembar foto di tangannya
"Selama ini dia menangkap banyak para koruptor, bisa di katakan dia sangat di kagumi oleh pemerintah di swiss, tapi tidak menyangka dia juga ikut campur untuk penangkapan Anda" jelas Anton
"Apa semua bukti 6 pejabat itu sudah lengkap?"
"Sudah Bos"
"Baguslah, di saat itu mereka akan hancur jika mereka menangkapku, aku tidak akan membiarkan mereka menang dan aku di jadikan korban" ujar Christian
"Komandan Forlando akan datang ke san fransisco, dia lah yang mengirim Owen dan timnya ke sini, kelihatannya dia tidak sabar lagi untuk mendapatkan hadiah besar dari pemerintah jika pihak Owen berhasil"
"Forlando bagaikan ular berkepala dua, dia mengunakan Owen dan kemudian dia yang mendapatkan hasilnya jika Owen berhasil, komandan yang di puja di swis adalah sang koruptor paling pintar berakting di depan semua orang, dia mengincarku sementara dia juga menjadi sasaranku" jelas Christian
__ADS_1