
Ruangan rahasia
Prak...
Hentakan meja yang di lakukan oleh Stephen yang sedang marah besar terhadap Anton
"Apa kau tahu di mana kesalahan mu?" tanya Stephen dengan emosi
"Maaf Bos" ucap Anton sambil berlutut sesuai dengan peraturan mereka saat melakukan kesalahan
"Anton, aku tidak peduli kau memarahi siapa saja, akan tetapi kau sudah tahu jika Cherry adalah pilhan ku satu-satunya, aku akan membawanya bersama ku di saat aku kembali ke San Fransisco, tapi kau malah beraninya menghina dia dan membuatnya menangis" bentak Stephen dengan kesal
"Aku mengakui kesalahan ku" jawab Anton dengan menunduk
"Kau tidak layak untuk memarahinya sama sekali, karena dia adalah wanita milik ku" ucap Stephen dengan tegas
"Bos, tadi aku hanya cemas di saat foto itu hilang, jika hilang Bos pasti akan cemas dan sedih, sehingga membuat ku emosi di saat aku tahu dia yang membuangnya" jelas Anton dengan menunduk
"Apa kau mengira aku tidak sedih karena di saat Cherry menangis? foto itu memang sangat penting bagi ku, karena itu adalah kenangan Kelly satu-satunya yang ku miliki, akan tetapi Cherry adalah calon istri ku, Chintia telah mengatakan semuanya kepada ku, tapi gadis itu masih berpura-pura seakan-akan tidak terjadi apa pun, dan tidak menyalahkan mu sama sekali" bentak Stephen yang sedang berdiri di hadapan Anton
"Aku akan minta maaf dengan Cherry besok"
"Suatu ucapan yang telah kau katakan tidak bisa di tarik kembali, seperti air yang sudah kau siram apa masih bisa di simpan kembali? setelah kau menghinanya dan meminta maaf itu tidak bisa mengobati luka di hatinya yang telah kau sakiti dengan kata-kata mu itu" ucap Stephen dengan tegas
"Bos, aku menerima hukuman"
__ADS_1
"Pergi ke kediaman perkumpulan dan terima hukuman di sana" perintah Stephen dengan tegas
"Baik Bos" jawab Anton dengan menurut
Cherry yang berada di kamar masih merasa sedih atas ucapan Anton bukan hanya itu, yang membuat dirinya sedih adalah gadis yang ada di foto.
"Aku harus segera pulang untuk menyingkirkan racun ku, karena hanya di desa aku memiliki tanaman untuk penawarnya, jika aku tidak cepat maka 2 minggu lagi racun ini akan melukai organ ku. Stephen, tidak tahu kapan aku mulai menyukai mu dan aku juga tidak tahu bagaimana dengan perasaan mu terhadap ku? siapa gadis itu? selain Sonnia kau masih ada wanita lain di dalam hidup mu, dia istri mu atau apakah kekasih mu? aku tidak bisa hidup bersama dengan seorang pria yang hatinya ada wanita lain, aku tidak mau seperti Mama ku yang harus melihat prianya menyukai wanita lain" batin Cherry yang melihat ke dua telapak tangannya
Cherry menulis sepucuk surat dengan niat ingin meninggalkan rumah Stephen, setelah selesai menulis dirinya mengemas pakaiannya ke dalam tas miliknya.
Setelah beberapa menit kemudian Cherry pun keluar dari kamarnya dan menuju ke ruangan tamu, di malam itu semua orang yang di dalam rumah itu sudah ketiduran, jam dinding menunjukkan pukul 02.00 tengah malam.
"Bagaimana pun aku sudah tinggal di sini selama ini, sangat sedih di saat ingin pergi, tapi sini tetap bukan tempat ku, tempat ku adalah desa. Stephen, maaf aku harus pergi jika aku bisa melewati racun ini aku akan mengingat mu selamanya walau aku berada di tempat lain, teman setia mu ini tidak bisa berada di sisi mu, maaf jika aku berbohong pada mu di surat itu" batin Cherry yang berjalan keluar sambil membawa tasnya
"King Devil, jika di masa depan kita bertemu lagi aku akan membayar hutang ku pada mu. maaf, aku harus pergi tanpa pamit" batin Cherry sambil melangkah keluar dari rumah Stephen dan menutup pintunya dengan perlahan
"Aku benar-benar tidak tahu apa yang kau pikirkan, kau sudah tahu dari awal jika nona Cherry sangat penting bagi bos kita, tapi kau masih saja memarahinya" ucap Micheal yang berdiri di samping Anton yang sedang berlutut di depan pintu besar yang menghadap luar
"Aku lepas emosi di saat foto nona Kelly hilang, oleh karena itu aku kasar padanya" jawab Anton yang sedang menerima hukuman
"Kita sudah lama mengikuti bos kita, selama ini kita tidak pernah melihat bos kita dekat sama wanita mana pun, hanya nona Cherry yang membuat bos kita ingin melindunginya, di saat kita di suruh menyelamatkan nona Cherry di saat itu aku sudah tahu jika gadis itu sangat penting baginya, jika tidak mana mungkin bos kita sampai turun tangan sendiri" ujar Micheal
"Ini salah ku, karena emosi ku yang sesaat telah melukai hati gadis itu" ucap Anton dengan merasa bersalah
__ADS_1
Keesokan harinya
Tok...tok..tok
Ketukan pintu kamar dari Stephen
"Cherry, Cherry, apa kau sudah bangun?" suara panggilan Stephen yang di luar pintu kamar
Klek...
"Cherry" panggil Stephen yang membuka pintu dan melangkah masuk ke kamar itu
Di saat masuk Stephen melihat kasur yang telah di rapiin dan kemudian dirinya menuju ke kamar mandi untuk mencari keberadaan Cherry
Setelah mendapati gadis itu tidak berada di kamar mandi Stephen pun keluar dan melihat jika di meja samping kasur itu ada sepucuk surat, lalu dirinya mendekati meja dan mengambil surat itu..
"Stephen, maaf jika aku pergi tanpa pamit dengan mu, aku mendapat kabar dari tetangga desa ku semalam ada tetangga ku yang sakit dan butuh bantuan ku, makanya aku harus segera berangkat dan pergi tanpa memberitahu mu, selain itu mungkin aku akan tinggal di desa sementara waktu karena aku sudah lama tinggal di kota dan aku sangat merindukan rumah ku. jaga diri mu baik-baik. sampai jumpa"
Setelah membaca surat Cherry Stephen hanya bisa terduduk di tepi kasur itu, dengan raut wajah yang tidak senang atas kepergian gadis itu.
"Cherry, aku akan menunggu mu pulang, setelah urusan mu di sana sudah selesai maka kau harus kembali ke sisi ku" batin Stephen
Cherry menaiki bus untuk menuju ke desanya. saat di dalam bus raut wajah Cherry di penuhi dengan kekecewaan, bagaimana tidak pria yang dia cintai ternyata menyimpan foto wanita lain.
"Ternyata mencintai seseorang sangat tidak mudah, sangat sakit rasanya jika kita tahu di hatinya ada wanita lain, walau hanya sebagai teman dan pekerja tapi aku tetap takut luka ku semakin dalam, dan aku juga takut di saat itu perasaan ku semakin dalam terhadap mu, oleh sebab itu aku memilih pergi saja dan melupakan semua kejadian di sini" batin Cherry
__ADS_1
"Kak Monica, Stephen, King Devil, kalian semua jaga diri baik-baik, mungkin kita tidak akan bertemu lagi" batin Cherry