Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Pembalasan dari Christian Han


__ADS_3

"Yones, kau berani melakukannya maka jangan takut untuk menerima hukumannya" ujar Stephen dengan tatapan iblis


"Aku belum kalah, percaya atau tidak jika kau menangkap ku maka kau akan di kejar oleh para pecandu narkoba, karena aku adalah pengedar mereka" kata Yones


"Aku tidak masalah jika mereka datang mencari ku, akan ku layani." jawab Stephen dengan senyum sinis


"Apa kau masih ingat jika benda tajam ini adalah senjata favorit ku, yang ku gunakan untuk menyiksa semua tahanan ku, jujur saja pisau kecil ini sudah mengambil banyak nyawa orang, dengan menyiksa mereka secara perlahan" ujar Stephen dengan mengeluarkan pisau favoritnya


Varlo dan Murphy yang sudah tahu apa yang ingin di lakukan oleh Bos mereka maka langsung menahan ke dua tangan Yones dan memaksanya untuk berdiri


"Apa yang kau ingin lakukan?" tanya Yones dengan gemetaran sambil menahan sakit di bagian ke dua kakinya


"Aku hanya ingin membalas dendam adik ku yang kau hancurkan itu, kau melihat tubuhnya, bukan? dan menyentuhnya, bukan? lalu menurut mu apa yang harus ku lakukan karena mata mu itu sudah melihat semuanya? dan apa yang aku lakukan pada tangan mu yang sudah menyentuhnya? dan terakhir kau menikmatinya dengan bagian mu itu, lalu apa yang harus ku lakukan pada bagian mu itu?" ucap Stephen dengan senyuman iblis


"Ja..jangan, kau tidak boleh melakukan itu" teriak Yones dengan gemetaran di seluruh tubuh


"Hidup seorang gadis di hancurkan oleh mu, dia merasa sakit dan malu kemudian memilih bunuh diri, apa aku harus memaafkan mu? tidak mungkin, Yones. kau tahu sifat ku


" ucap Stephen dengan mendekati pisaunya ke mata Yones


Varlo dan Murphy menahan lengan Yones, sementara Stephen memegang dagu Yones dengan erat


"Jangan...jangan" jeritan Yones yang ketakutan melihat pisau tajam yang menyentuh bola matanya


Stephen menusuk mata Yones sebelah kiri sehingga mengeluarkan darah dan mencongkel keluar bola mata nya


"Aaaaaarrrrhhhhhh" teriakan Yones yang merasakan kesakitan yang luar biasa


Tidak cukup sampai di situ Stephen juga melakukan hal yang sama pada mata sebelah kanan Yones


"Aaaarrrrrhhhhh" teriakan Yones yang mata kanannya di congkel oleh Stephen hingga keluar


Bruk..


Hentakan tubuh Yones yang di dorong oleh Varlo dan Murphy ke lantai

__ADS_1


"Aaaaarrhhhh" teriakan Yones yang kesakitan di bagian lukanya yang sedang mengeluarkan banyak darah


"Kau melihatnya dengan mata mu, dan mata mu sudah ku hancurkan, dan tangan mu menyentuhnya, maka tangan mu juga akan ku hancurkan" ketus Stephen dengan menahan telapak tangan Yones dan kemudian~βœ“


Krek....krek....krek...krek....krek...


"Aaaaarrhhhh" teriakan Yones yang jari-jarinya di potong oleh Stephen satu-persatu


Krek....krek....krek....krek...krek...


"Aaaaarrhhhh" teriakan Yones yang jari-jari tangan kirinya di potong semua oleh Stephen


Rasa sakit yang luar biasa di rasakan oleh Yones sehingga berguling-guling di lantai sambil berteriak


"Tahan dia" perintah Stephen dengan tatapan aura membunuh


Varlo dan Murphy menahan Yones dengan posisi tidur, di saat itu Yones hanya di lilit handuk di bagian bawah tubuhnya, Stephen menarik handuk dan melempar ke arah lain


"Jangan...." teriakan Yones yang sudah berlumuran darah di bagian luka-lukanya


"Kau menikmatinya, bukan? kau merasa puas dan kau merasa senang saat melihat dia menderita, dan sekarang aku akan menghancurkannya" ketus Stephen yang langsung memotong bagian bawah milik Yones sehingga terputus


"Aaaarrrrrhhhhhh" teriakan Yones yang lagi-lagi merasakan kesakitan yang luar biasa


"Yones, siksaan yang kau dapatkan ini sebagai ganti nyawa adik ku, dia tidak pantas mendapatkan perlakuan ini dari mu, semua ini sudah ku kembalikan pada mu" ucap Stephen dengan mata berkaca-kaca karena mengingat kondisi Kelly


"Varlo, sebarkan berita hari ini, katakan Yones si pengedar narkoba telah di siksa oleh Christian Han" perintah Stephen dengan tegas


"Siap Bos" jawab Varlo dengan menurut


"Ambil semua harta bendanya dan serahkan pada rakyat afrika yang membutuhkannya" perintah Stephen kepada mereka semua


"Hidup mati tergantung pada diri mu. Yones, dari awal kau sudah salah besar, siapa saja yang berani menyentuh orang di sisi ku maka mereka akan menerima siksaan yang luar biasa" kata Stephen yang berpaling dari Yones dan melangkah ke arah helikopter


Yones yang tidak berdaya akibat mendapatkan siksaan berat dari Christian Han, dua bola mata di congkel, 10 jari di potong hingga tidak tersisa dan di bagian bawahnya juga telah di potong oleh Christian Han, setelah menanggung kesakitan yang luar biasa pada akhirnya Yones menghembuskan nafas terakhir

__ADS_1


Di sisi lain sarang Yones di serang habis-habisan oleh anggota kumpulan ular cobra, ratusan anggota Yones tewas karena di lempar bom dan di tembak oleh ratusan peluru yang menembus ke seluruh mereka


Tidak lama kemudian Stephen tiba di sarang milik Yones yang sudah hancur berantakan karena ledakan


Hanya tersisa beberapa anggota yang masih hidup dalam kondisi terluka tembak


"Apakah sisa mereka yang masih hidup?" tanya Stephen


"Iya Bos" jawab serentak anggotanya


"Kalian siapa? kenapa menyerang kami?" tanya anggota Yones yang sedang menahan sakit akibat luka tembakan


"Aku adalah Christian Han, dan bos kalian sudah mati, jadi kalian juga tidak perlu hidup lagi"


"A..apa? Chris..tian Han?" ucap mereka yang ketakutan


"Bunuh mereka dan ledakkan tempat ini" perintah Stephen dengan melangkah pergi meninggalkan tempat itu


"Temui para media afrika dan sebarkan berita kematian Yones secara besar-besaran, aku ingin semua orang tahu jika mereka semua hancur di tangan kita" perintah Stephen pada Varlo yang sedang mengikuti langkahnya


Duar.....duar.....duar.....duar.....duar.....duar....duar....duar


Bunyi ledakkan yang menghancurkan semua anggota Yones beserta semua narkoba miliknya yang tersimpan di dalam gudangnya itu


Yones adalah pengedar narkoba besar-besaran di negara afrika dan tentu saja kematiannya akan mengemparkan bagi para pecandu narkoba yang selama ini selalu melakukan transaksi dengannya


Setelah selesai Stephen kembali ke perkumpulannya


"Bos, kematian Yones aku yakin akan menghebohkan" ujar Varlo


"Memang itu keinginan ku" jawab Stephen yang sedang duduk bersama para anggotanya


"Tidak terbayangkan jika mereka tahu Bos muncul di negara ini, selama ini banyak yang tidak tahu di mana Bos berada" ucap Murphy


"Aku sengaja ingin mereka semua tahu jika Yones mati di tangan ku, ini adalah satu peringatan buat mereka yang ingin mencari masalah dengan ku" kata Stephen dengan senyum

__ADS_1


"Bos, kenapa semua barangnya kita hancurkan? kenapa tidak kita jual saja?" tanya Varlo dengan penasaran


"Aku tidak mau mengambil barang orang yang menyebabkan kematian Kelly untuk mendapatkan keuntungan, jika mau di bandingkan dengan kepunyaan kita, maka punya dia tidak seberapa" jawab Stephen


__ADS_2