
"Dokter, katakan bagaimana dengan istriku?" tanya Christian yang merasa cemas
"Tuan, Anda harus mempersiapkan diri, kondisi istri Anda dan anak dalam kandungan sangat bahaya, di antara mereka hanya bisa menyelamatkan salah satu" jelas Dokter yang merasa sedih
"Kau ingin aku korbankan salah satu dari mereka?" tanya Christian dengan perasaan hancur
"Tuan, Anda harus segera buat keputusan, ini menyangkut nyawa mereka, dan istri Anda meminta satu permintaan agar menyelamatkan anak dalam kandungannya, akan tetapi saya sulit melakukannya karena Anda adalah suaminya"
Perasaan hancur di rasakan oleh Christian yang harus membuat pilihan di antara anak dan istrinya, tentu saja dia harus kehilangan salah satunya di saat dia memilih salah satu dari mereka
"Tolong selamatkan istriku" pinta Christian dengan berharap
"Tuan, ada yang ingin kukatakan mengenai kondisi istri Anda"
"Ada apa dengan istriku?"
"Lukanya sangat parah, istri Anda bisa di selamatkan akan tetapi dia akan cacat dan akan sangat sulit lagi untuk berdiri, dan selain itu karena kecacatan yang dia alami maka dia tidak bisa melakukan hubungan suami istri lagi" jelas Dokter
"Cacat? apakah maksudnya dia akan cacat seumur hidup?"tanya Christian dengan tertekan
"Benar, akan sangat sulit untuk dia sembuh. Tuan, Anda bisa pertimbangkan kembali, jika memilih istri Anda maka Anda akan kehilangan anak Anda selamanya, karena istri Anda tidak mungkin lagi bisa hamil karena sudah lumpuh dan tidak bisa lagi melakukan kewajibannya sebagai istri"
"Selamatkan istriku, apapun yang terjadi aku mau dia kembali padaku, walau dia lumpuh seumur hidup aku bisa menjadi kakinya" pinta Christian dengan tegas
"Baiklah, jika ini adalah permintaan Anda" jawab Dokter yang melangkah masuk ke dalam ruangan operasi
"Anakku, maafkan papamu yang harus mengorbankan mu" gumam Christian yang merasa sakit harus melepaskan anaknya itu
"Aku dan Cherry sudah lama menantikan kelahirannya, tapi nasib berkata lain kami tidak berjodoh, aku tidak bisa memilih anakku, karena aku akan merasa sedih dan menyesal jika kehilangan Cherry, Cherry adalah istriku aku tidak ingin kehilangan dia, jika Cherry sadar dia pasti akan sedih semua yang terjadi apalagi jika dia tahu dirinya sudah lumpuh, kami akan melewati masa sulit ini bersama-sama" batin Christian
"Bos" sapa serentak Victor dan Micheal yang datang dengan beberapa anggota lain
__ADS_1
"Kalian sudah datang, periksa cctv rumah sakit ini, aku ingin tahu siapa yang pelakunya" perintah Christian dengan tegas
"Baik Bos, aku akan melakukannya sekarang" jawab Victor dengan menurut
"Bos, bagaimana dengan nyonya dan Anton?" tanya Micheal
"Mereka sedang di dalam ruangan operasi"
"Bos, kami akan berjaga di sini" kata serentak anggotanya
"Bos, aku membawa mereka ke sini untuk melindungi Bos dan nyonya" ujar Micheal
"Utamakan keselamatan Cherry, jangan sampai ada kelalaian"
"Baik Bos" jawab serentak mereka dengan sopan
Setelah dua jam kemudian dokter menyelesaikan operasinya
"Dokter, bagaimana dengan istriku?" tanya Christian dengan khawatir
"Benarkah? istriku dan anakku baik-baik saja?"
"Benar, Anda mendapatkan anak laki-laki, putra Anda sangat sehat, untung saja hentakan kuat tidak mempengaruhi bayi dalam kandungan" jawab Dokter dengan senyum
"Terima kasih Dokter" ucap Christian dengan merasa lega
"Hanya saja istri Anda harus duduk di kursi roda untuk seumur hidupnya"
"Aku tahu Dokter, terima kasih karena sudah menyelamatkan mereka" ucap Dokter dengan senyum
"Sama-sama" jawab Dokter itu yang lalu melangkah pergi ke arah lain
__ADS_1
Christian menarik nafas lega karena sang pujaan dan sang buah hatinya berhasil di selamatkan
Tidak lama kemudian para suster mendorong Cherry yang berbaring di atas ranjang beroda, Christian langsung menghampiri istrinya yang masih belum sadarkan diri itu
"Cherry" ucap Christian yang menyentuh wajah istrinya
"Tuan, ini putra Anda" kata suster yang sedang mengendong anak Christian
Christian menatap penuh dengan rasa haru melihat bayi kecilnya yang gemuk dan kulitnya yang kemerahan itu
Christian lalu mengendong putranya yang sedang memejamkan matanya karena ketiduran, wajah tampan sang bayi sangat mirip dengan Sang ayahnya, perasaan bahagia di rasakan oleh Christian karena mendapatkan seorang putra yang sangat lucu dan mengemaskan, karena merasa bahagia Christian pun meneteskan air mata
Tidak lama kemudian sang bayi di bawa pergi oleh suster yang merawat bayi tersebut, dan menidurkannya di kamar khusus bayi yang baru lahir
Sementara Christian menuju ke kamar istrinya, di saat melangkah masuk Christian menghampiri Cherry dengan perasaan sakit karena melihat istrinya yang sedang terluka, dengan kepala di balut perban, serta kakinya yang terluka cukup parah
"Gadis bodoh, dirimu sudah dalam bahaya di saat itu tapi masih utamakan ku, sekarang kau harus duduk di kursi roda seumur hidupmu, aku akan merawat mu dengan baik, dan carikan dokter untuk menyembuhkan mu, aku tidak akan membiarkan mu menderita, sayang" ucap Christian yang mengelus kepala Cherry
"Cherry, apa kamu tahu putra kita sangat lucu dan tampan, dia juga sangat gemuk, istriku sangat hebat telah melahirkan anak untukku, selama masa kehamilan kau harus menahan sakit pada kaki dan tubuhmu bahkan sampai tidak bisa tidur, kau sudah banyak berkorban istriku, aku akan selalu menjaga mu, jika kau tidak bisa berjalan tidak apa-apa aku bisa menjadi kakimu, jika kau tidak bisa melahirkan lagi tidak masalah kita sudah memiliki seorang putra yang sangat lucu, atau jika kita masih merasa kurang kita bisa adopsi berapapun yang kau mau, kita akan hidup bahagia selamanya, dan ini adalah janji kita, aku mencintaimu" ucap Christian yang menatap Cherry dengan penuh perasaan
Victor yang sedang memeriksa rekaman cctv di rumah sakit itu mendapati ada seorang pria yang muncul dan mendekati mobil milik bosnya itu
Victor lalu menemui Christian untuk melaporkan hasil dari rekaman tersebut
"Bos, seorang pria membuka jendela pintu belakang dan masuk ke dalam untuk memasang bom di bawah tempat duduk" kata Victor
"Dia mengikuti kami ke rumah sakit, siapa dia? kenapa bisa tahu aku ingin kerumah sakit?" kata Christian dengan penasaran
"Sangat sulit di tebak, jika dia bisa membaca gerak gerik Bos"ucap Micheal
"Tentang ke rumah sakit hanya kami bertiga yang tahu, bagaimana ini bisa terjadi, pelakunya memang ingin kami mati, tapi dia gagal sepenuhnya, hanya saja dia telah membuat istriku menderita, aku ingin dia membayarnya berkali lipat" ketus Christian dengan merasa kesal
__ADS_1
"Demi keselamatan aku akan menyuruh saudara kita melindungi tuan muda dan Nyonya" ujar Micheal
"Suruh mereka datang untuk melindungi istri dan anakku dan pantau tempat ini jika menemukan orang yang mencurigakan maka langsung bunuh saja" perintah Christian