
"Masukan dia ke penjara" perintah Owen yang kemudian melangkah keluar dari kamar interogasi
"Siap Pak" jawab serentak Jimmy, Nicky dan Calvon
Owen kembali ke kantor dengan melihat foto dirinya di saat bersama Sario di tepi jalan besar itu
"Siapa yang mengintaiku di saat itu?" gumam Owen
Klek
"Pak" suara panggilan serentak Jimmy, Nicky dan Calvon yang masuk ke kantor
"Hm.. kalian perhatikan foto ini, kita sudah di ikuti dari kemarin" kata Owen dengan meletakkan foto itu di meja
"Siapa yang mengikuti kita? di saat itu kita baru saja mulai mengincar pengedar narkoba?" kata Jimmy
"Pak, apakah yang ikuti kita adalah orang yang satu kantor dengan kita?" tanya Nicky yang duduk di kursi depan meja Owen
"Maksud mu orangnya ada di dalam sini?" tanya Calvon yang melihat ke arah Nicky
"Pria itu mengatakan jika dia adalah polisi, dan hanya orang dalam saja yang tahu kasus yang kita tangani, usianya juga sudah tua, kira-kira siapa orangnya?" kata Nicky dengan penasaran
Mereka berpikir selama beberapa menit dan kemudian di dalam pikiran mereka mengingat sesuatu
"Pak, apakah.?" ucap serentak mereka yang terhenti
"Aku tahu maksud kalian, hanya saja kita tidak ada bukti" kata Owen yang sama pendapat dengan mereka
"Kita bisa saja lepaskan umpan untuk memancing ikan" ujar Nicky
"Lepaskan umpan untuk memancing? ini ide yang bagus" kata Owen
"Jimmy, lepaskan tahanannya, dan sebarkan jika kita tidak memiliki bukti apapun" perintah Owem yang bangkit dari tempat duduknya
"Siap Pak" jawab Jimmy yang langsung keluar melaksanakan perintah atasannya
"Hebohkan berita salah menangkap orang, aku ingin mengemparkan kantor kita, untuk memancingnya keluar" perintah Owen kepada Nicky dan Calvon
"Siap Pak" jawab mereka dengan serentak
"Jika memang dia maka aku sendiri yang akan menghajarmu" batin Owen
__ADS_1
Atas perintah Owen, Jimmy langsung membebaskan pembunuh itu, sementara Nicky dan Calvon sengaja menceritakan salah penangkapan dengan sesama rekan lainnya, dengan berniat untuk memancing orang yang mereka curigai sebagai pelaku utama dalam pembunuhan Sario
Kabar ini telah di dengar ke telinga Jorge, anggotanya yang mengupah pembunuh itu langsung melaporkan semua berita yang menghebohkan kepada Jorge
"Pak, Owen sangat bodoh dia sudah menangkap pria itu tapi karena tidak punya bukti maka pria itu di lepaskan lagi" kata anggota Jorge yang berada di dalam kantor atasannya itu
"Langsung bunuh saja" perintah Jorge
"Siap Pak" jawabnya dengan hormat
"Owen dan timnya adalah sekumpulan orang bodoh, jika pembunuh itu mati maka Owen selamanya tidak akan tahu siapa pelaku utamanya, aku akan selalu menghalang tugas mu" gumam Jorge
Di malam itu suruhan Jorge menyamar sebagai orang biasa dan memakai jaket dan menutupi kepalanya, berjalan mengikuti langkah pembunuh itu dari belakang yang agak jauh jaraknya sambil memegang pisau tajam, dan setelah dia memerhatikan kesekeliling yang sepi tanpa siapapun di sana maka dirinya langsung beraksi
Srek....srek....srek....srek...
Tikaman demi tikaman dari belakang yang di lakukan olehnya sehingga menyebabkan pembunuh itu langsung tewas di tempat
"Hm...walau kau lolos dari polisi tapi masih belum lolos dariku" batinnya
Setelah membunuh pembunuh itu Jimmy dan rekan lainnya langsung keluar mengepung anggota suruhan Jorge, sambil menodongkan senjata mereka
Tentu saja kemuculan Jimmy dan lainnya mengagetkan dirinya sehingga wajahnya memucat
Tepukan tangan dari Owen yang keluar dari sisi lain, yang tadinya menyaksikan aksi pembunuhan itu
"Bagus sekali, kau membunuhnya demi ingin menghapuskan bukti, tapi ternyata ini membuktikan jika kau adalah pembunuh yang sebenarnya" ucap Owen
"Ka...kalian..?" ucapnya dengan merasa gugup
"Iya, kami merencanakan semua ini hanya demi ingin menangkap dalang utamanya" jawab Owen
"Yohan, kenapa kau melakukan ini? kau adalah pihak kepolisian tapi kau malah membunuh?" bentak Jimmy
"Aku tahu di belakang mu masih ada orang" ucap Owen
"Katakan siapa dia?" tanya Owen dengan menodong senjatanya
Karena telah di ketahui perbuatannya maka dia pun hanya bisa membongkar semua kebenarannya
Gubrak...
__ADS_1
Bunyi hentakan pintu kantor Jorge yang di lakukan oleh Owen sehingga rusak dan terbuka
Jorge yang di saat itu berada didalam kantor di kejutkan dengan aksi Owen
"Ada apa dengan mu? berani sekali kau menghancurkan pintuku" bentak Jorge dengan kesal dam bangkit dari tempat duduknya
Owen yang kesal tanpa basa basi lalu dirinya pun menghampiri Jorge dan kemudian melayangkan beberpa pukulannya yang mengenai wajah Jorge
Bruk....bruk....bruk.. bruk...bruk..
Pukulan demi pukulan di lakukan oleh Owen yang sedang emosi.
"Aaarrggghhh" teriakan Jorge yang di pukul tanpa berhenti sehingga dirinya terduduk ke kursinya
Owen yang marah besar sangat ingin membunuh pria tua itu sehingga tewas akan tetapi dia tetap memilih menahan diri
"Apa kau sudah gila? aku akan menuntut mu"kecam Jorge yang mulutnya sedang mengeluarkan darah
"Menuntut ku? hari ini aku yang akan menangkap mu dan memasukan mu ke dalam penjara" ketus Owen dengan kesal
Aksi Owen yang memukul atasannya di lihat oleh semua rekan-rekan lainnya
"Cepat tangkap dia" teriak Jorge pada anak buahnya yang berada di luar kantornya
"Siapa yang bisa menangkapku? walau kau adalah atasan ku bukan berarti kau bisa bertindak sewenang-wenang mu, kau membunuh orang tidak bersalah, kenapa kau bisa begitu kejam padanya? apakah kau sudah lupa siapa dirimu? untuk apa mengenakan seragam ini jika kau adalah pembunuh" bentak Owen dengan kesal dan mencopotkan simbol pangkat yang di seragam Jorge
"Jangan berani macam-macam denganku, aku bisa menuntutmu" kecam Jorge
"Ingin menuntut ku? Yohan sudah mengatakan semuanya, apalagi yang mau kau sembunyikan? dia tidak bersalah sama sekali, dia bekerja untuk kita tapi kau tega membunuhnya, dia hanya sebatang kara yang tidak memiliki apapun, dia hanya ingin kebebasan, demi kebebasan dia memintaku agar tidak penjarakan dia makanya dia rela menjadi infomanku, tapi kau malah membunuhnya, jika kau tidak puas denganku kenapa bukan datang mencari ku saja" bentak Owen dengan emosi dan memukul wajah Jorge berulang kali
Bruk...bruk....bruk...bruk...
"Aaaarhhhhh" pekikan Jorge yang kesakitan dan tak berdaya
Owen yang pukul wajah Jorge tanpa berhenti lalu di tahan oleh Jimmy dan Nicky
"Pak, sudah. dia akan mati" kata Jimmy dengan menahan tangan Owen
"Kau bukan manusia, demi dendam mu padaku kau membunuh orang tidak bersalah" bentak Owen dengan mata memerah
Jorge yang di pukul berkali-kali oleh Owen sudah tidak berdaya, wajahnya bengkak sehingga giginya tanggal dan banyak mengeluarkan darah dari mulutnya, dengan duduk di kursi besarnya dalam kondisi sudah lemas
__ADS_1
"Lempar dia ke penjara" perintah Owen yang sedang menahan emosi
"Siap Pak" jawab Jimmy