Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
King Devil mengalahkan para detektif


__ADS_3

"Tenang saja, terhadap si tua ini aku tidak berminat sama sekali, tapi aku berminat untuk menyiksanya secara perlahan karena aku suka melihatnya menderita" kata King Devil dengan menekan tubuh Jorge ke mobilnya


"King Devil, cepat lepaskan dia, dia sudah terluka di seluruh tubuhnya" ujar Owen dengan berusaha ingin menyelamatkan atasannya itu


"Dia ingin naik pangkat jika berhasil menangkap ku, tapi lihatlah apa yang terjadi pada dirinya, dia tidak ada bedanya dengan seekor ayam yang tidak berdaya" kata King Devil dengan mengejek


"Aku harus mengulur waktu sambil menunggu yang lainnya datang" batin Owen


"King Devil, katakan apa mau mu agar bisa melepaskannya"ujar Jimmy yang sambil memegang tangan kanannya yang terluka tembak


"Menyiksa tahanan ku adalah hobi ku" jawab King Devil tatapan auram membunuh


"Kau tidak akan bisa lari" ucap Jorge yang sedang menahan sakit di bagian tubuh, dan kaki serta telinganya yang masih mengeluarkan darah


Bruk...


Pukulan kuat di lakukan oleh King Devil dengan mengunakan senjatanya mengenai kepala Jorge


"Arrgghtt" jeritan sesaat Jorge dan kemudian dirinya tidak sadarkan diri


"King Devil" teriak Owen yang melihat sasarannya itu memukul atasannya hingga pingsan


Setelah memukul Jorge King Devil mendekati Owen dan Jimmy


Owen yang ingin melawan akan tetapi kepalanya langsung di pukul oleh King Devil sehingga dirinya tidak sadarkan diri


Jimmy yang ingin menyerang di tendang langsung oleh King Devil sehingga membuat dirinya jatuh terpelanting di jalan itu


"Aaarggttt" jeritan Jimmy yang kesakitan


Bruk


Pukulan King Devil mengenai kepala Jimmy dan akhirnya Jimmy pun tidak sadarkan diri lagi


Wiew...wiew....wiew....wiew....wiew .


Tidak lama kemudian mobil-mobil para detektif datang ke lokasi yang di mana King Devil berada


Di saat King Devil mengetahui sekumpulan polisi yang menuju ke tempatnya dirinya langsung mengeluarkan senjata sniper dari belakang mobilnya

__ADS_1


King Devil bersiap untuk melepaskan tembakan di saat mobil-mobil itu masih jauh dari jaraknya


Berdiri sambil memfokus pada sasarannya sambil mengarahkan senjata ke arah puluhan mobil yang sedang melaju ke arahnya


Dor....dor....dor....dor....dor....dor...dor...


Bunyi tembakan yang menembus ke arah ban dan juga detektif yang di posisi supir, sehingga menyebabkan mobil mereka berjalan ke kiri dan ke kanan tidak teratur sehingga menyebabkan saling tabrakan antara satu sama lain


Dor...dor....dor....dor....dor....dor...dor..


Tembakan tanpa berhenti di lakukan King Devil dengan mengenai di bagian tangki minyak mobil tersebut. sehingga terjadilah ledakkan dan menjalar ke mobil lainnya


Duar.....duar....duar.....duar.....duar.....duar....


Ledakan kuat pada puluhan mobil tersebut, api membesar serpihan mobil terbang ke mana-mana akibat ledakan besar itu


Di saat dirinya berhasil menghalang para detektif King Devil pun masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan tempat itu, sementara Owen, Jimmy dan Jorge dalam kondisi tidak sadarkan diri


"Sekumpulan manusia tidak berguna, ingin menangkap ku lihat saja yang ada kalian menjadi korbannya" gumam King Devil sambil melajukan mobilnya


50 anggota yang menemani Jorge mengalami luka di kaki dan tangan mereka, sementara puluhan mobil yang di ledakkan oleh King Devil sebagian anggota detektif mengalami luka parah dan bahkan ada yang meninggal


Para ambulan dan rekan-rekan lainnya tiba di lokasi, Nicky yang terluka menghubungi pihak rumah sakit dan rekan-rekan lainnya untuk meminta bantuan. Owen, Jorge dan Jimmy segera di larikan ke rumah sakit beserta detektif yang menjadi korban ledakkan


" Ini kejadian ke dua kali" ujar Nicky yang tiba ke lokasi ledakkan tadi dengan menumpang mobil rekan lainnya


"Benar, kali ini yang menjadi korban juga tidak sedikit jumlahnya" lanjut Jasvin dengan menarik nafas panjang sambil melihat semua kondisi luka-luka pada rekan mereka


"Pak Jorge gagal dalam rencananya dan bukan itu saja dia juga diseret oleh King Devil bisa di katakan lukanya cukup parah" kata Cavon


"Mari kita ke rumah sakit dulu" ajak Nicky yang masuk kembali ke mobilnya dengan di ikuti Cavon dan Jasvin


King Devil akhirnya pulang ke rumahnya, di saat dia melangkah masuk ke dalam rumah dirinya di sambut oleh seseorang.


"Kau sudah pulang" sambut seorang wanita cantik dengan lembut


"Kenapa kau bisa berada di sini? tidak biasanya diri mu datang ke tempat ku" jawab King Devil yang duduk di sofanya


"Hanya aku yang tahu identitas mu, oleh karena itu aku ingin tahu apakah dia sudah tahu tentang mu?"

__ADS_1


"Tidak!"


"Kenapa kau tidak memberitahunya? jadi kau berencana ingin menyimpan rahasia mu sampai kapan?"


"Di saat tiba waktunya aku akan beritahu padanya"


"Ya sudah, terserah mu saja, aku hanya berharap kalian baik-baik saja, gadis itu sangat penting bagi mu bukan? jadi jagalah hati dan perasaannya"


"Kenapa kau bisa begitu peduli pada hubungan kami?"


"Kau aneh, kita sudah kenal lama, dan kalian sangat cocok, aku hanya tidak ingin dia kecewa"


"Apa hanya itu yang kau pikirkan?"


"Tentu saja, jika tidak apa lagi? kau mencurigai ku berniat jahat?"


"Aku tahu kau baik terhadapnya, tapi kau tenang saja, aku akan menjaga hati dan perasaannya"


"Aku pegang janji mu, kau menolak cinta ku, jadi kau harus bersama dengan gadis yang layak, jika kau bersama dengan wanita lain yang memiliki kepribadian tidak baik maka aku akan merampas mu kembali"


"Tenang saja, kau tidak akan ada kesempatan seperti itu, aku mau mandi dulu jangan lupa menutup pintu jika kau pulang" ucap King Devil yang bangkit dari sofa dan melangkah masuk ke kamarnya


"King Devil, aku mencintai mu selama ini, dan aku hanya bisa berpura-pura seperti tidak ada kejadian, apakah di hati mu kau tidak pernah tersentuh oleh ku?"batin wanita itu dengan berharap mendapatkan cintanya


Di saat King Devil sedang mandi tanpa balutan apa pun di tubuhnya, sambil menikmati air hangat dari shower tiba-tiba saja wanita tadi datang dan memeluk dirinya dari belakang, wanita tersebut masuk ke kamar mandi itu tanpa sehelai benang di tubuhnya


"Apa yang kau lakukan? cepat lepaskan tangan mu" bentak King Devil yang di buat kaget oleh wanita itu


"King, beri kesempatan untuk ku, dia tidak berada di sini, kita tidak perlu beritahu dia" ucap wanita itu sambil memeluk tubuh King Devil, pelukan tu membuat bagian dadanya menyentuh punggung King Devil dengan berniat ingin membuat pria itu tertarik padanya


"Lepaskan" teriak King Devil yang melepaskan tangan wanita itu dan menoleh ke arah wanita itu yang sedang tanpa pakaian


"Apa kau sudah gila?" tanya King Devil dengan kesal


Wanita itu melingkarkan ke dua tangan ke leher King Devil dan mencium bibirnya


Bab selanjutnya


King Devil di bawa ke kantor polisi

__ADS_1


__ADS_2