Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Surquis di incar


__ADS_3

"Sekarang kita bahas Surquis, apa tindakan Herry?" tanya Christian


"Dia masih menyelidiki Anda, Bos" jawab Anton


"Lenyapkan saja, tidak usah tunda lagi" perintah Christian dengan tegas


"Baik Bos" jawab Anton


"Apakah sudah tahu berapa jumlah anggota Surquis?" tanya Christian sambil menikmati wisky


"Yang mengawalnya hanya 50, mungkin saja karena belum bertindak apa pun" jawab Anton


"Lenyapkan saja anggotanya, secara diam-diam" perintah Christian dengan tegas


"Siap Bos" jawab Anton dan Micheal


Malam hari


Setelah Anton dan Micheal pergi, Christian masuk ke kamarnya, karena terlalu banyak minum membuatnya agak kemabukan


"Christian, apa mereka sudah pergi?" tanya Cherry yang duduk bersandar sambil membolak balik majalah


"Iya, mereka baru pergi" jawab Christian dan menghampiri istrinya


"Kau minum lagi, kenapa selalu saja minum begitu banyak"


"Apa istri ku tidak suka jika aku minum terlalu banyak?" tanya Christian dengan senyum


"Tidak suka, karena minuman ini tidak bagus untuk kesehatan mu, jadi kurangi minumnya" jawab Cherry


"Baiklah, aku akan mendengar kata istri ku" jawab Christian dengan mencium bibir istrinya


"Cherry, aku menginginkan anak dari mu" kata Christian dengan berisik di telinga istrinya


"Kenapa kau tiba-tiba mengatakan itu?"


"Karena kau adalah istri ku, dan aku ingin anak-anak ku di lahirkan oleh istri kesayangan ku" jawab Christian dengan mencium bibir Cherry dengan tanpa berhenti


Di malam itu Christian dan Cherry melakukan hubungan sebanyak berulang kali, Cherry harus melayani Christian selama 2 jam lamanya


"Christian, apa kau tidak lelah? kau sudah melakukan berulang kali" tanya Cherry yang merasa kelelahan


"Tidak, karena aku adalah pria kuat, jadi aku harus menuntaskan istri ku di atas ranjang" jawab Christian dengan mengoda Cherry


"Apa yang kau katakan?" tanya Cherry dengan kesal


"Istri ku, lahirkan anak untuk ku, aku sangat ingin memiliki anak dari mu" pinta Christian dengan mengecup dahi istrinya


"Berapa anak yang kamu mau?"


"Satu atau dua saja sudah cukup, mereka akan menemani hari-hari kita" jawab Christian sambil melakukan pergerakan di bawah sana

__ADS_1


"Aku ingin kita memiliki sebuah keluarga yang bahagia, dengan adanya diri mu dan anak-anak ini adalah hadiah besar bagi ku" batin Christian


Setelah puas melakukannya Christian pun menghentikan aksinya


"Terima kasih sudah melayani ku, aku mencintaimu istriku" ucap Christian dengan mencium bibirnya Cherry


"Aku merasa lelah aku ingin tidur" kata Cherry dengan memejamkan matanya


"Selamat malam sayang" ucap Christian yang tidur di samping Cherry dengan memeluknya


"Gadis ini memang sangat membuat ku terpesona, jika bukan karena dia sudah lelah maka aku ingin melanjutkannya lagi" batin Christian dengan mengecup dahi istrinya


Di suatu tempat yang di jalan besar


Di malam itu Herry yang adalah anggota kepercayaan Surquis sedang mengendarai mobilnya, tiba-tiba mobilnya di hentikan oleh sesuatu


"Sialan, ada apa ini?" gumam Herry yang turun dari mobilnya, dia berjalan menghampiri ban bagian depan


"Kenapa bisa kempes ban mobil ini? tadi masih bagus?" gumam Herry yang sedang melihat ban yang ada di depan matanya


Brugh..


Bunyi pukulan dari seseorang dari belakang Herry dan mengenai kepalanya


Pukulan itu menyebabkan kepala Herry mengeluarkan darah sehingga tidak sadarkan diri


Pelaku yang menyerangnya yang tidak lain adalah Viktor, salah satu anggota Ular cobra


Plung...


Dorongan mobil ke dalam air yang tidak lama kemudian mobil tenggelam bersa Herry yang masih dalam kondisi pingsan


"Mari kita pergi" ajak Viktor yang telah menyelesaikan tugasnya


Di malam itu Herry beserta mobilnya lenyap begitu saja, cara Ular cobra melenyapkan korbannya adalah mengubur sedalam-dalamnya atau di tenggelamkan di dasar lautan, agar tidak di dapati oleh sesiapa pun


Di sisi lain Surquis yang sedang menunggu kabar dari anggotanya itu merasa resah dan tidak beres, tidak biasanya Herry menghilang semalaman tanpa kabar


"Bos, masih belum bisa temukan kak Herry" ucap salah satu anggotanya


"Dia menghilang begitu saja, aneh sekali. Jordan, ini ada yang tidak beres kita harus segera tinggalkan sini" jawab Surquis


"Bos, apa lawan sudah tahu keberadaan kita?" tanya Jordan dengan penasaran


"Tidak tahu juga, kita harus waspada setiap langkah kita, dia memiliki banyak anggota, apalagi sini adalah san fransisco adalah sarang terbesarnya" ujar Surquis yang bangkit dari tempat duduknya


"Bos, jadi apa rencana kita selanjutnya?" tanya Jordan


"Segera tinggalkan tempat ini, dan kemudian baru buat rencana awal" jawab Surquis yang melangkah keluar dari Villanya


"Siap Bos" jawab Jordan dengan mengikuti langkah bosnya

__ADS_1


Mansion Han


"Bos, Herry sudah di tenggelamkan" kata Anton yang mendapat info dari Victor


"Lalu bagaimana dengan dalang utamanya" tanya Christian yang sedang berdiri di dekat jendela


"Dia sudah meninggalkan Villanya dengan begitu cepat" jawab Anton


"Tangkap dan bunuh" perintah Christian dengan tegas


"Akan ku atur anggota kita" jawab Anton dengan menurut


Di sisi lain Surquis yang merasakan sesuatu bahaya yang menghampirinya dia langsung melarikan diri untuk mengelak dari kumpulan Ular cobra, sementara anggota Ular cobra telah di kerahkan untuk mengintai setiap langkahnya secara diam-diam


Surquis bersama anggotanya berpindah ke sebuah hotel mewah untuk menyembunyikan dirinya


Tanpa dia sadari Micheal sedang mengawasinya dari jarak jauh


"Dasar orang bodoh, muncul di sini apa kau telah lupa sini adalah tempat sarang Ular cobra" gumam Micheal yang berada di dalam mobilnya


"Dia sangat pengecut, ingin membalas dendam tapi malah melarikan diri, apa dia tidak tahu siapa yang dia hadapi" batin Micheal


Nada panggilan masuk ke handphone milik Micheal


"Hallo" jawab Micheal yang menerima panggilan tersebut


"Micheal, bagaimana di sana?" tanya Anton yang si seberang sana


"Ikan hiunya melarikan diri, dan bersembunyi di bawah ranjang hotel mewah" jawab Micheal dengan tertawa


"Aku baru menyadari ternyata musuh kita sangat pengecut dan lemah, ini tidak seru sama sekali"


"Malam ini aku akan bertindak melenyapkan anggotanya satu-persatu"


"Baiklah, perhatikan setiap langkah mu"


"Apa perlu aku tangkap hiunya?"


"Urus saja dulu pion-pionnya, tanpa mereka dia juga tidak bisa berkutik"


"Aku mengerti, tunggu info dari ku" jawab Micheal yang kemudian memutuskan panggilannya


"Jordan, apa kau yakin tidak ada yang mengikuti kita?" tanya Surquis yang melihat keluar jendela


"Tidak ada Bos" jawab Jordan


"Kita harus waspada, dan hubungi anggota kita untuk bertemu di sini" perintah Surquis


"Baik Bos" jawab Jordan


Nada panggilan masuk ke handphone milik Jordan

__ADS_1


Di saat Jordan menerima panggilan tersebut dirinya hampir tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari orang yang menghubunginya dari seberang sana


__ADS_2