
"Di saat itu kau akan tahu"
"Christian, aku tahu sifatmu kau akan melakukan apa saja demi orang disekelilingmu, seperti kejadian semalam kau juga ikut campur, padahal semua sudah kau rencanakan, jika bersangkutan dengan orang yang disisimu maka kau akan melakukan apa saja walau harus mengorbankan nyawa, tapi kau jangan lupa kau sudah memiliki istri yang begitu setia padamu dan anak yang lucu, kau jangan melakukan hal bodoh lagi"
"Thomas, justru karena aku memiliki keluarga aku harus maju, ini demi ketenangan mereka, jika dulu aku hanya sendirian, jadi aku tidak takut jika mereka mendapatkanku, tapi sekarang sudah beda, jika mereka mendapatkanku maka istri dan anakku akan menjadi korban mereka"
"Mereka tidak bersalah jadi mana mungkin mereka jadi target pemerintah"
"Thomas, 6 pejabat itu ingin aku mati dan ingin berebut semua hartaku, dan bukan hanya itu mereka juga akan mencari istri dan anakku, jadi mana mungkin aku pergi begitu saja di saat mereka masih hidup"
"Lalu apa yang akan kau lakukan?"
"Bunuh mereka"
"Kau tahu ini tidak mungkin, jika kau memiliki bukti kenapa kau tidak menyerahkan padaku saja aku bisa menangani kasus ini"
"Berapa lama kau akan memberantas mereka? jika kau turun tangan maka banyak lagi yang harus selidiki dan semua harus diproses, aku tidak mau menunda begitu lama, dan bukan hanya itu walau mereka ditangkap olehmu bukan berarti aku sudah bebas dari pemerintah dari lima negara, oleh sebab itu aku ingin mengunakan caraku untuk menghentikan semua ini"
"Kau ingin mengunakan cara apa untuk membunuh mereka?"
"Kau akan tahu disaat itu, dan bukan kau saja. aku juga ingin pemerintah dan masyarakat mengetahui semua tentang kebusukan mereka"
"Christian, aku tidak tahu apa tindakan mu untuk membunuh mereka, aku hanya tidak ingin melihat jasadmu saja, dan aku tidak tahu apa reaksi kakak ipar dan Aaron jika melihat jasadmu"
"Thomas, aku tidak ada kesempatan lagi untuk kembali ke jalan awal, selama ini aku bertahan hidup dan memiliki jaringan kuat karena bisnisku ini yang membuatku mampu bertahan hingga sekarang, dan karena aku telah memiliki orang yang ku cintai maka aku harus memilih jalan terakhir, yaitu perang dengan mereka sampai tetesan darah terakhir"
"Apa kakak ipar tidak melihat berita hari ini? jika dia melihatnya dia pasti khawatir"
"Cherry tidak pernah menonton berita sejak bersamaku, cepat atau lambat dia pasti tahu"
"Christian, aku tidak tahu apa yang ingin kau lakukan, tapi jangan sampai membuat dirimu menjadi korban"
"Apa kau tahu jika menjalani bisnis ini nyawalah yang dijadikan sebagai taruhan, dan ini akan menjadi taruhan besar bagiku, setelah semuanya berakhir maka aku bukan buronan lagi" kata Christian yang di seberang sana dan memutuskan panggilannya
"Ini sangat gila, bandar narkoba terbesar melawan para pejabat, apa yang akan terjadi nantinya, kota ini menjadi kacau hanya karena berita itu" gumam Thomas
__ADS_1
Tempat pertemuan Forlando dan 5 pejabat lainnya, mereka bertemu ditempat yang biasa mereka berkumpul
"Ini sangat menakutkan, lihat saja jasad anggotamu. dia tidak ragu mengirimnya ke alamat kita, ini sungguh gila dia bahkan bisa tahu alamat kita, siapa dia sebenarnya?" ujar Hugan yang masih trauma mengingat kejadian tadi malam
"Istri dan anakku pingsan saat melihatnya, aku sampai muntah-muntah dan bahkan hingga sekarang aku tidak bisa makan" kata Peter
"Ahli keluargaku semuanya langsung pindah keluar tadi malam karena melihat jasad itu, bahkan aku juga tidak berani tinggal disana lagi" lanjut Rian
"Forlando, apakah memang tidak ada cara lain untuk menangkapnya? sebanyak itu anggota mu yang pergi dan semuanya tewas tak tersisa, apakah mereka begitu mengerikan?" tanya Almond
"Selama aku ini aku tidak pernah melihat kejadian ini, tewasnya anggota kita di tangannya juga pertama kali dan kali ini paling banyak dalam sejarah, dan ini bisa dikatakan kalah dengan sangat memalukan" lanjut Forlando
"Lalu sekarang apa rencana kita? kalau melakukan penangkapan lagi itu tidak mungkin, apa tidak ada cara lain untuk bisa membunuhnya?" tanya Peter
"Mengenai kejadian semalam pihak pemerintahan dan kepolisian ingin membahas ulang, dan bukan hanya dalam kota tapi 5 negara, sebanyak tiga ribu lima ratus itu sebagian adalah anggota dari lima negara itu, dan tentunya berita yang muncul hari ini lagi-lagi membuat kita semua pusing, dan menjadi bahan tawa" ujar Forlando
"Banyak komentar yang mengatakan jika pemerintahan berani menyentuh Christian Han maka mereka pasti akan menantang dan demo besar-besaran" kata Almond
"Darimana kau melihat beritanya?" tanya Hugan
"Di internet, hari ini dihebohkan dengan berita kematian pasukan polisi, dan juga berita tentang Christian Han yang menantang pemerintahan, para netiezen sebagian mendukung negara dan sebagian mengancam ingin demo besar-besaran"jelas Almond
"Sekarang dia sudah mencari kita, kali ini dia kirim barang yang menjijikan itu, dan besoknya tidak tahu apa lagi yang akan dia lakukan" kata Forlando
Mansion Han
Prang....
Bunyi pecahan gelas yang lepas dari pegangan Cherry
Cherry yang melihat berita di internet telah dikejutkan dengan berita yang bersangkutan dengan suaminya itu, dia hampir tidak percaya jika sudah terjadi masalah yang begitu besar, bahkan suaminya itu terlibat dalam baku tembak besar-besaran disaat kemarin
"Christian menyembunyikan dariku, dan berita ini sangat gempar dia dengan beraninya ingin melawan pemerintah, apa dia tahu apa yang dia lakukan?" gumam Cherry yang sambil menonton berita dihandphonenya
"Mama...Mama...Mama" suara panggil Aaron yang berlari masuk kedalam kamarnya
__ADS_1
"Aaron, ada apa?" tanya Cherry dengan senyum paksa
"Mama, tadi Aaron melihat di telivisi diruangan itu kenapa banyak sekali orang yang berkumpul? apakah mereka sedang berkelahi?" tanya Aaron
"Tidak sayang, itu hanya berita saja, tidak usah dipikirkan"
"Mama, kenapa hari ini ada tiga paman yang datang dan mereka sampai sekarang masih diruangan papa, tadi Aaron mau masuk dan papa suruh Aaron main diluar" kata Aaron
"Semua paman itu adalah teman papamu, mungkin saja mereka ada bisnis yang mau dibahas, jadi Aaron jangan masuk kesana ya" ucap Cherry
"Iya, Mama" jawab Aaron dengan menurut
"3 paman? apakah selain Anton, Micheal dan Victor juga datang? Christian, apa kamu memang ingin melawan mereka? ini sangat bahaya, perasaanku tidak nyaman sekali" batin Cherry
Disisi lain Christian masih berada diruangannya bersama 3 anggotanya itu
"Hahahahahah, lihatlah mereka, mereka bahkan masih jauh lebih baik dari para pejabat itu, tapi aku masih berharap kali ini tidak akan mengorbankan nyawa yang tidak bersalah" kata Christian yang sedang duduk dipinggiran mejanya sambil melihat ke arah televisi
"Bos, lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya Victor
"Sediakan kapal dan pasang bom, aku ingin mereka semua bertemu denganku sebelum ajal mereka tiba, dan tentunya aku ingin semua orang tahu siapa mereka sebenarnya" jawah Christian
"Bos, bukankah ini sangat bahaya? jika bos ada didalam kapal itu?" tanya Anton dengan khawatir
"Bos, bagaimana jika aku saja menganti posisi mu untuk bertemu dengan mereka?" ujar Victor
"Aku juga ikut" kata Micheal
"Kami bertiga yang akan bertemu dengannya" jawab serentak mereka bertiga
"Kalian semua sangat setia padaku, tapi kalian punya tugas masing-masing, jadi tidak bisa mengantikan posisiku" jelas Christian
"Apa kalian tahu kenapa aku ingin melakukan ini? karena hanya ini satu-satunya caranya untuk membuat namaku menghilang dari publik" jelas Christian
"Aku tidak mengerti, yang aku tahu ini sangat bahaya" ujar Anton
__ADS_1
"Karena bahaya maka aku harus melakukannya, jika hanya ingin membunuh mereka maka aku bisa saja langsung menembaknya, tapi yang ku inginkan bukan hanya ini saja" jelas Christian
"Bos, ini bukankah sama saja taruhan nyawa?" ucap Victor