
"Jordan, ada apa dengan mu?" tanya Surquis yang melihat anak buahnya itu yang sedang diam.
"Bos, kabar tidak baik datang dari brunei darusalam" jawab Jordan yang ragu untuk menceritakannya
"Katakan ada apa sebenarnya?" tanya Surquis dengan cemas
"Anggota kita di serang mendadak sama orang yang tidak di kenal, transaksi gagal total, kapal kita tenggelam sebanyak 13 ton kokain ikut tenggelam" jawab Jordan dengan merasa takut
"APAAAA? baj*ngan dari mana yang berani melakukannya?" teriakan Surquis yang marah besar
"Mereka semua tidak di kenal, mereka tidak merampok hanya datang mengagalkan rencana kita"
"Bukankah setiap transaksi sangat di rahasiakan? kenapa bisa ada yang tahu?"
"Mereka selama ini sangat berhati-hati, dan ini pertama kali ada yang menyerang kita, niat orang ini memang ingin kita mengalami kerugian, dan selain itu...?" ucap Jordan yang ragu ingin melanjutkannya
"Katakan"
"Berita mengenai barang kita tenggelam telah tersebar, tidak tahu bagaimana caranya para media bisa mengetahui hal ini"
"Media? bisa tahu masalah ini? kenapa bisa kebetulan? semua ini hanya kita saja yang tahu, kenapa bisa begitu cepat tersebar, dan bukankah ini sama saja jika pihak kepolisian akan menyita gudang kita" kata Surquis yang sedang emosi
"Setelah berita tersebar semua barang kita telah di sita, dan pihak kepolisian sedang mencari Anda"
"Gilaa..ini sangat gila, ini aneh selama ini tidak masalah, di brunei akulah pengedar terbesar dan mengapa begitu mudah di ketahui" bentak Surquis dengan kesal
"Bos, bagaimana jika bos menyembunyikan diri dulu?"
"Tidak perlu, mereka tidak mengenal wajah ku,"
"Tapi sebagian anggota kita di tangkap, hanya saja kita takut mereka akan mengatakannya" jelas Jordan
"Ini sangat tidak masuk akal, belasan tahun aku menjalani bisnis ini bisa tiba-tiba hancur, pasti ada dalang utamanya, tapi siapa yang mampu begitu mudah menjatuhkan ku?" kata Surquis dengan menghantam dinding dengan mengunakan kepalan tangannya
__ADS_1
"Bos, bagaimana jika kita pergi dulu dari sini?"
"Pergi? tujuan ku adalah datang membalas dendam dan aku harus pergi begitu saja?"
"Bos, ini bukan waktu yang tepat untuk semua ini, jika terlambat selangkah kita tidak akan bisa kabur"
"Aku tidak puas jika tidak melihat Christian Han mati di depan ku" ketus Surquis yang penuh dendam
Sementara sebanyak 50 anggota Surquis yang sedang berjaga di luar dan dalam hotel sambil melihat ke semua arah di kesekitaran sana
Tidak lama kemudian Victor datang dengan mobilnya dan berhenti sesaat sambil melempar bom asap yang berwarna biru ke arah para anggota Surquis yang berada di luar hotel. setelah melemparnya Victor pun meninggalkan hotel itu dengan memperlajukan mobilnya
Asap biru menyebar dengan begitu cepat sehingga semua anggota Surquis tercium aroma asap tersebut, karena melihat temannya terjadi sesuatu maka anggota yang tadinya sedang berjaga di dalam langsung berlari keluar menghampiri temannya
"Uhuk...uhuk...uhuk...uhuk..." suara batuk serentak semua anggota Surquis yang tiba-tiba terduduk di lantai
"Sakit sekali tenggorokan ku, asap apa ini? uhuk...uhuk...uhuk..." kata salah satu dari mereka yang kesakitan
"Uhuk...uhuk...uhuk...uhuk..." suara batuk serentak mereka yang merasakan sakit di bagian tenggorokannya
Tidak lama kemudian Surquis melangkah keluar dari hotel dengan terburu-buru, di saat keluar dia melihat semua anggotanya batuk tanpa berhenti dan kesakitan sehingga bergeletak di lantai depan hotel sana
"Ada apa dengan kalian?" teriak Surquis dengan kaget melihat semua anggotanya tidak berdaya
"Bos, sepertinya mereka keracunan" ujar Jordan yang melihat kondisi mereka
"Keracunan? ini sangat mendadak, mari kita pergi" kata Surquis yang melangkah dengan cepat menuju ke mobilnya
"Baik Bos" jawab Jordan yang ikuti langkah bosnya
"Bos, bagaimana dengan mereka?" tanya Surquis yang sedang menghidupkan mesin mobilnya
"Kita tidak bisa membawa mereka, hidup mati tergantung pada nasibnya" jawab Surquis yang duduk di belakang mobil
__ADS_1
Surquis meninggalkan hotel dan semua anggotanya yang telah keracunan demi menyelamatkan dirinya, sementara para anggotanya sedang melawan rasa sakit pada tenggorokan mereka dan tidak lama kemudian mereka pun tergeletak dengan tidak bernyawa
Pihak hotel yang melihat kejadian tersebut segera melakukan panggilan darurat
Christian berada di dalam kolam berenang yang ada di dalam rumah mewahnya, dengan menampakan tubuh kekar dan berotot, tato Ular cobra yang berwarna hitam dan mata merah yang memenuhi bagian depan sehingga bagian belakang tubuhnya
"Bos, sesuai rencana kita, sarangnya telah di sita oleh pihak kepolisian di sana, dan transaksinya juga gagal, kali ini bukan saja dia harus menangung kerugian tapi juga menjadi buronan, dan dia juga baru meninggalkan hotel" kata Anton yang berdiri di tepi kolam berenang
"Hasil yang ku suka, Surquis ingin melawan ku? sebelum dia mulai aku duluan untuk menghajarnya" jawab Christian yang sedang memejamkan matanya dan sambil berendam di kolam berenang
"Bos, bukankah kita mau serang secara diam? tapi kenapa tiba-tiba saja kita serang secara terang-terangan, bahkan di depan hotel" tanya Anton dengan penasaran
"Aku tidak peduli jika di ketahui oleh pihak kepolisian, jika mereka sanggup coba saja, awalnya aku tidak ingin menarik perhatian orang agar tidak ada yang tahu kita pelakunya, tapi aku berubah pikiran, akan lebih menyenangkan jika kita melakukannya secara terang-terangan" jelas Christian dengan senyum
"Bos, Surquis sudah kehilangan segalanya, Victor sedang mengikutinya, untuk selanjutnya apa rencana kita?" tanya Anton dengan sopan
"Tangkap dan bunuh, gantung jasadnya di pohon hias di jalan sana, aku suka melihat kehebohan, dan penasaran apa tindakan pihak kepolisian sini" jawab Christian
"Baik Bos" jawab Anton
"Bos benar-benar sangat suka tantangan, padahal sudah tahu jika buat begitu maka hanya akan menghebohan tapi masih saja di lakukannya" batin Anton
"Bagaimana dengan infoman kita? apakah swiss sudah sepakat ingin bekerja sama?" tanya Christian
"Benar Bos, kelihatannya Owen yang akan campur tangan dalam kasus ini, info mengatakan tim Owen bertengkar dengan Jorge karena bersikeras menolak kasus ini, akan tetapi bagaimana pun dia pasti harus menerima juga, karena atasannya sudah memilihnya" jelas Anton
"Hahahahaha...mereka di pusingkan dengan kasus King Devil dan kemudian Stephen Chin, dan sekarang Christian Han, aku tidak tahu apa reaksi Owen jika tahu orang dia yang incar selama ini hanya satu orang" kata Christian dengan tertawa kecill
"Ini akan semakian menegangkan, aku suka" ucap Christian dengan merasa senang
Di sisi lain Surquis yang sedang melarikan diri bersama Jordan tiba-tiba saja mobilnya harus berhenti karena mobil berwarna silver itu berhenti di hadapannya, Victor adalah pemilik mobil tersebut dan keluar dari mobilnya sambil melepaskan tembakan ke arah mobil Surquis
__ADS_1