Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Cherry berduka, Owen merasa kehilangan


__ADS_3

"Christiaaaaan, jangan tinggalkan aku, kau sudah janji padaku" teriak Cherry yang histeris sambil melihat ke arah televisi yang tertayang kobaran api di kapal itu


Karena merasa tertekan dan terluka Cherry berkali-kali membenturkan kepalanya ke lantai sehingga terluka di bagian dahinya, Anton yang melihat Cherry melukai diri sendiri ia pun langsung menarik lengan Cherry dan membuatnya duduk sambil menenangkannya


"Nyonya, jangan melukai dirimu lagi" bujuk Anton yang memegang Cherry dengan erat sambil merasa duka yang mendalam


"Dia masih hidupkan, beritahu aku dia masih hidupkan? aku melihat dia meledak saat dia menekan tombol itu, itu tidak benar. Anton, beritahu aku dia masih hidup dan tidak meninggal, dia tidak akan mengecewakan ku, bukan?" tangisan Cherry yang histeris


Air mata Cherry telah membasahi seluruh wajahnya, rasa sedih yang mendalam dan perasaan sakit yang di alaminya karena melihat dengan mata sendiri jika pria yang dia cintai memilih bunuh diri untuk mengakhiri semua ini, Cherry menangis dengan histeris seharian dan pada akhirnya ia pun pingsan karena tidak bisa menerima kehilangan ini


"HIDUP CHRISTIAN, HIDUP CHRISTAIN, HIDUP CHRISTIAN, HIDUP CHRISTIAN, HIDUP CHRISTIAN, HIDUP CHRISTIAN, HIDUP CHRISTIAN" teriakan seluruh masyarakat di dalam kota


Kejadian itu membuat para pendemo merasa kehilangan seorang yang sudah mereka anggap sebagai pahlawan, berteriak dengan mengeluarkan air mata dengan berharap adanya keajaiban untuk pahlawannya itu


Owen yang tidak bisa lagi menutupi kesedihan atas kehilangan hanya bisa berteriak dengan sekuat tenaga


"Aaaaaaaaaarrrrrrggggghhhh" teriakan Owen yang histeris


"Kau dari awal tidak berniat membunuhku, padahal aku sudah di depan matamu, bahkan kemarin kau juga tidak berniat melakukannya, kita adalah teman walau kita berbeda jalan, aku berharap seperti masyarakat akan ada keajaiban untuk mu, walau aku tahu itu tidak mungkin tapi aku tetap berharap" batin Owen

__ADS_1


Thomas yang masih berada di pelabuhan masih belum beranjak dari kerumunan sana, sambil mendengar teriakan para pendemo itu membuatnya semakin merasa sedih, harapan semua orang adalah jika Christian masih hidup walau di saat terjadinya ledakan sang pahlawan mereka berada di dalam kapal itu


"Kau selalu nekad setiap melakukan sesuatu, apa kau tidak memikirkan bagaimana dengan kakak ipar yang setia menunggumu itu, aku yakin sekarang dia pasti sangat histeris, bagaimana dia bisa melanjutkan hidupnya tanpamu, brengs*k" batin Thomas


"HiDUP CHRISTIAN, HIDUP CHRISTIAN, HIDUP CHRISTIAN, HIDUP CHRISTIAN, HIDUP CHRISTIAN" teriakan masih mengema satu pelabuhan itu


Mereka masih belum meninggalkan pelabuhan dan sambil berteriak dalam kesedihan, aksi mereka telah di rekam dan di tonton oleh se-dunia, atas kebaikan yang di lakukan oleh Christian Han telah berhasil membuat negara lain yang ingin mengincarnya tersentuh, akan tetapi kini semua sudah terlambat, buronan yang mereka incar sudah lenyap di kobaran api, pahlawan bagi masyarakat sudah mengakhiri hidupnya bersama 6 pejabat lainnya.


Salah satu pendemo yang merasa tertekan dan sangat emosi dengan berteriak di depan kamera reporter


"Apa kalian sudah senang dengan hasilnya? orang yang kalian ingin bunuh sudah tewas, kalian bahagia? dia sudah membantu kami semua saat kami dalam kesulitan, apa salahnya hanya karena dia adalah bandar narkoba? uang yang di hasilkan dari hasil yang dia dapatkan sendiri, beda dengan kalian pejabat koruptor yang menipu rakyat, dia juga memiliki perasaan yang bisa mencintai istri dan anaknya, bahkan dia memiliki hati malaikat tidak seperti kalian yang hanya tahu ingin menangkapnya tanpa selidiki dengan lebih jauh, kalian semua adalah pecundang"


"Aku merasa bangga menjadi warga san fransisco bukan karena pemerintahan yang gagal total, tapi aku merasa bangga karena di lahirkan satu kota dengan Christian Han"


"Sebagai pejabat kalian tidak sebanding dengan bandar narkoba yang memiliki cinta di hatinya, enam pejabat itu pantas mati"


"PANTAS MATI, PANTAS MATI, BERANTAS KORUPTOR, BERANTAS KORUPTOR"


"Aku berharap kalian menyesal seumur hidup karena sudah meninggalkan luka mendalam bagi kami"

__ADS_1


"HIDUP CHRISTIAN HAN, HIDUP CHRISTIAN, HIDUP CHRISTIAN HAN"


"Walau dia sudah tidak ada di dunia ini lagi, tapi dia tetap ada di hati kami"


"TETAP DI HATI, TETAP DI HATI, TETAP DI HATI, TETAP DI HATI, TETAP DI HATI, TETAP DI HATI"


Teriakan para masyarakat yang sedang berduka dan merasa sedih setelah kehilangan seseorang yang mereka cintai, kejadian itu sangat menghebohkan, selain pasukan SWAT yang harus berkorban dalam bertugas para pasukan kepolisian juga di bunuh hingga tak tersisa, bukan hanya itu markas terbesar bahkan menjadi hancur berantakan di lakukan oleh kumpulan ular cobra yang berjumlah 5000 orang, semua kejadian itu sangat mengemparkan dan di tonton oleh seluruh dunia, tidak ada yang sanggup menangkap kumpulan ular cobra yang berjumlah ribuan bahkan hingga puluhan ribu yang menampakkan diri mereka, selain di depan markas terbesar kepolisian mereka juga berada dekat di pelabuhan sana, hanya saja mereka tidak menunjukan dirinya.


Kobaran api kapal pesiar itu masih terlihat sangat jelas oleh mereka semua yang berada di pelabuhan sana, tangisan dan teriakan dari para masyarakat masih terdengar dengan begitu jelas


Negara-negara yang terlibat dalam penangkapan Christian merasakan penyesalan yang cukup mendalam setelah semua kebaikan yang di lakukan oleh Christian telah di ketahui, tangisan penduduk san fransisco telah membuat negara lain ikut mengalami kesedihan yang mendalam, bagaimana tidak Christian juga membantu masyarakat dari Meksiko, perancis, inggris dan kamboja, beberapa negara itu adalah tempat kumpulan ular cobra melakukan transaksi mereka. mereka sering membantu di mana mereka berada, selama ini mereka hanya di kenal sebagai pembunuh yang ganas akan tetapi tidak ada yang tahu mereka yang ganas juga memiliki hati yang bersih, setelah kejadian ini para masyarakat dari beberapa negara itu ikut berduka, dan perbuatan baik dari Christian dan anggotanya sudah mulai terkuak, sehingga membuat pemerintah dari beberapa negara itu merasakan penyesalan yang cukup mendalam


Thomas yang mendapat kabar dari Anton bahwa Cherry di larikan ke rumah sakit ia pun langsung melaju ke sana dalam kondisi tertekan dan matanya masih di banjiri air mata


"Cherry, kau harus bertahan demi Christian dan Aaron, kau tahu jika kau adalah belahan jiwa si brengs*k itu, jika kau ada apa-apa dia pasti bisa merasakannya walau dia sudah menjadi hantu" gumam Thomas yang sedang mengendarai mobilnya


Sementara Owen mulai berdiri dan melangkah menghampiri para repoter itu dan menghadap kamera dengan mengucap beberapa kata


"Untuk semua yang ingin menangkap Christian Han, aku ingin mengatakan sesuatu jika aku adalah Owen detektif yang di kirim dari swiss untuk membantu menangkap Christian Han, aku juga terlibat dalam baku tembak yang terjadi secara besar-besaran kemarin itu, apa kalian tahu sebanyak tiga ribu lima ratus yang terkorban di pasukan kami, dan aku berhadapan dengan Christian Han, kami adalah teman yang sudah lama kenal, tapi aku tidak tahu identitas aslinya, selama ini aku berkali-kali ingin menangkapnya dan sudah berhadapan dengannya beberapa kali, tapi dia tidak berniat untuk membunuhku sama sekali, justru yang ingin membunuhku adalah atasanku, yang ingin mencelakaiku juga atasanku, dari Jorge kemudian komandan Forlando, mereka semua adalah pecundang, dan aku sangat menyesal karena kehilangannya hari ini, dia adalah sahabatku walau kami beda jalan tapi dia tidak pernah berniat mengambil nyawaku, sehingga aku bisa bertahan hingga sekarang, dan di sini aku mengumumkan mulai hari ini aku mundur dari profesi ku sebagai detektif, aku tidak mau menjadi boneka lagi, orang yang berpangkat bukan berarti memiliki hati yang bersih, sementara buronan yang selama ini kita incar memiliki hati yang jauh lebih bersih dari kita, dan itu harus kita pelajari darinya, hanya ini yang ingin ku sampaikan" ucap Owen yang melangkah pergi dengan mengeluarkan air matanya

__ADS_1


__ADS_2