Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Jaga hati dan perasaan mu


__ADS_3

Christian melanjutkan ciumannya, setelah beberapa saat kemudian Christian menidurkan Cherry dan melanjutkan ciuman bibir sampai ke wajah polos Cherry yang tanpa make up itu


"Apa malam ini aku harus melakukannya? jantung ku berdebar dengan kencang" batin Cherry yang merasa cemas


Christian mulai melepaskan baju istrinya dengan sambil mencium leh*r istrinya dengan liar, satu persatu baju yang menutupi tubuh istrinya itu di lepaskan sehingga menampakan tubuh Cherry yang langsing dan dadany yang menonjol itu


"Cherry, serahkan diri mu pada ku, aku akan menjaga hati dan perasaan mu untuk selamanya" ucap Christian dengan mencium bibir Cherry dengan dalam, dengan tangannya sambil menyentuh bagian bawahnya


Cherry yang merasakan sentuhan membuat dirinya semakin cemas dan takut


Tanpa menunggu lama Christian langsung melepaskan semua pakaiannya dan celana yang di kenakan oleh Cherry dan mulai melakukan hubungan intim dengan istrinya


Di saat Christian melakukannya Cherry yang baru pertama kali merasa kesakitan yang luar biasa


"Sssssttt..."


"Cherry, apa kau sangat sakit?" tanya Christian dengan merasa tidak tega dan menghentikan gerakannya


"I..iya" jawab Cherry dengan mengeluarkan air matanya


"Aku akan melakukannya dengan lembut, aku ingin memiliki mu malam ini juga" ucap Christian dengan mencium bibir istrinya dan mulai melakukan pergerakan dengan perlahan


Di saat Christian mulai dengan aksinya Cherry lagi-lagi kesakitan, hanya saja dia memilih bertahan untuk melewati malam pertama dengan suaminya itu


"Sakit sekali, jika aku meminta berhenti maka aku sangat egois, karena Christian sudah mengalah pada ku sebelumnya, dan ini adalah pertama kali bagi ku" batin Cherry


Selama melakukan hubungan Christian dengan sangat perlahan agar tidak menyakiti istrinya, rasa sakit tetap di rasakan oleh Cherry selama berhubungan sehingga membuat Cherry mengenggam kuat sprei dan memejamkan matanya


Christian yang melihat istrinya yang kesakitan karena merasa tidak tega dirinya pun menghentikan pergerakannya


"Cherry, apa aku terlalu menyakiti mu" tanya Christian dengan mengusap air mata istrinya


"Ini adalah pertama kali jadi tentu saja sakit" jawab Cherry dengan memejamkan matanya


"Aku akan berhenti" kata Christian dengan mencium bibirnya Cherry


"Aku tidak apa-apa" jawab dengan memeluk tubuh Christian dan sambil mencium bibirnya


"Tidak apa-apa jika hanya sakit, malam ini akan cepat berlalu, yang penting Christian menjaga hati dan perasaan ku sesuai dengan janjinya" batin Cherry


Di saat Cherry mencium bibirnya, Christian melanjutkan aksinya dengan perlahan


"Christian, besok papa ku akan bertanya jika dia mendengar aku memanggil nama mu, apa yang harus ku jawab?" tanya Cherry dengan menahan sakit

__ADS_1


"Papa mu sudah tahu sayang" jawab Christian dengan sambil mencium leh*r Cherry sambil melakukan pergerakan di bawah sana


"Su...sudah tahu? kapan?" tanya Cherry dengan suara rendah


"Di saat di desa, aku memberi pelajaran kepada dua pencuri dan di saat itu papa mu sudah mulai mencurigai ku" jawab Christian sambil menyet*buhi tubuh istri


"Ssssssttt.."


"Cherry, kau tidak apa-apa?" tanya Christian


"Tidak" jawab Cherry dengan memejamkan matanya


Setelah beberapa saat kemudian


Setelah mencapai puncak kenikmatan Christian menghentikan pergerakannya walau sebenarnya dirinya masih ingin melanjutkan, akan tetapi tetap merasa tidak tega karena melihat istrinya harus menanggung rasa sakit yang luar biasa selama berhubungan sehingga mengeluarkan air matanya tanpa berhenti


"Cherry, maaf. aku tidak bisa menahan diri sehingga menyakiti mu" ucap Christian dengan mengecup dahinya istrinya


"Jangan meminta maaf, aku adalah istri mu" jawab Cherry dengan menyentuh wajah suaminya


"Terima kasih karena sudah memberikannya pada ku" ucap Christian dengan mencium bibirnya Cherry


"Ingat janji mu jangan mengkhianati ku, aku tidak mau bernasib seperti mama ku yang di sakiti" ujar Cherry yang masih trauma mengingat kejadian yang menimpa mamanya


"Percayalah pada ku sayang, kau adalah satu-satunya wanita yang ku mau, apa pun yang terjadi di masa depan aku tidak akan mengkhianati mu" kata Christian dengan melanjutkan ciumannya


"Cherry, apa kau trauma karena kejadian masa lalu mama mu? oleh sebab itu kau takut akan seperti mama mu? aku adalah Christian Han yang akan setia selamanya pada mu, mencintai mu dan hanya akan menyentuh mu seorang" batin Christian


"Christian, cepat bangun aku ingin mandi, tubuh mu berkeringat dan menempel ke tubuh ku"


"Tentu saja, karena aku sedang bekerja keras" jawab Christian dengan mengoda istrinya


"Su..sudah cepat bangun" ucap Cherry yang merasa malu


"Wajah mu merah, apa kau malu?" tanya Christian dengan mengodanya


"Jangan sembarangan, aku ingin bangun"


"Baiklah, aku akan bangun, dan aku akan melakukannya lagi di saat kau sudah sembuh bahkan sampai kau memohon pada ku untuk berhenti" kata Christian dengan berisik di telinga Cherry dengan sengaja mengusiknya


"Apa yang kau katakan?"


"Aku hanya bercanda" jawab Christian yang bangkit dari tubuh Cherry

__ADS_1


"Darahnya sangat banyak, apakah tadi aku terlalu kasar? pantasan saja Cherry menangis selama aku melakukannya" batin Christian yang sedang melihat ke bagian inti istrinya yang sedang terluka


"Jangan melihat lagi cepat banguuun" teriak Cherry yang merasa malu sambil melempar bantal ke arah suaminya


"Hahahahahah, istri ku sangat pemalu, aku sudah melihat semuanya malam ini dan aku bahkan sangat puas" ucap Christian dengan mengoda istrinya


"Ah....sudah jangan mengatakan itu lagi" teriak Cherry yang menarik selimut menutup tubuhnya yang polos tanpa sehelai benang


"Mari aku akan memandikan mu" ujar Christian dengan mengendong istrinya


"Tidak perlu, tidak perlu, aku akan mandi sendiri saja" jawab Cherry


"Apa kau yakin masih bisa berjalan?"


"Jangan mengatakannya lagi"


"Sudah, aku adalah suami mu, jika kau tidak bisa berjalan maka aku akan mengendong mu selama luka mu masih sakit" jawab Christian yang mengendong Cherry melangkah ke kamar mandi


"Sudah...jangan mengatakanya lagiiii" teriakan Cherry yang memenuhi satu ruangan kamar


Christian dan Cherry berendam di dalam Bathtub


"Sudah jangan mengosokan tubuh ku lagi, geli" teriakan Cherry yang merasa canggung


"Kenapa kau bisa begitu pemalu? aku sudah melihat semuanya jadi tidak perlu malu lagi" ucap Christian dengan senyum


"Jangan mengatakannya lagi, kenapa tangan mu tidak berhenti menyentuh ku"


"Karena kau adalah istriku dan aku ingin selalu menyentuh mu" goda Christian dengan sengaja


"Kalau kau menyentuh ku terus aku tidak bisa mandi"


"Biarkan aku mengosok punggung mu sini"


"Jangan..aku melakukan sendiri saja, aku tidak biasa"


"Kau harus biasakan, karena mulai hari aku akan memandikan mu setiap hari"


"Tidak usah, aku bukan anak kecil"


"Jangan melawan, biarkan aku mengosok tubuh mu" kata Christian yang sambil mengosok tubuh istrinya yang polos itu


"Sudah jangan di teruskan lagi"

__ADS_1


"Kalau kau melawan lagi percaya atau tidak aku akan melakukannya lagi di sini" kata Christian dengan sengaja mengancam


__ADS_2