Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Siksaan


__ADS_3

"Apa kalian sudah mengerti setelah melihat semua peralatan dan tempat ini?" tanya Stephen melihat ke arah mereka berdua


"Tapi kau adalah Stephen Chin sebagai pebisnis, mana mungkin Christian adalah Stephen Chin?" tanya Merry dengan hampir tidak percaya


"Kau bukan dia, kau hanya berbohong saja dengan mengunakan namanya untuk menakuti kami, tidak ada yang tahu dia ada di mana, apalagi dia adalah buronan jadi mana mungkin kau adalah dia" jawa Garred


"Apa kau butuh bukti? apa kau tahu apa nama kumpulannya?" tanya Stephen


"Ular cobra" jawab Garred


"Kelihatannya aku harus menunjukkan bukti pada kalian agar kalian tidak mati dengan penasaran" ucap Stephen dengan membuka kancing kemejanya..sehingga menampakkan tato ular cobra yang ada pada tubuh Stephen


Di saat Merry dan Garred melihat tato tersebut mata mereka berbuka besar dan ketakutan, rasa tidak percaya jika mereka telah menyinggung penjahat yang terkenal dengan kekejamannya yang tanpa ampun


"Apa kalian masih tidak percaya?" tanya Stephen dengan tertawa kecil


"Ti..tidak. kami tidak sengaja menyinggung mu. tuan Han, ampuni aku, aku akan meminta maaf pada Cherry aku akan menebusnya" ucap Merry dengan ketakutan


"Kau adalah buronan tapi kau malah bersamanya, bukankah ini sama saja kau ingin mencelakainya" ujar Garred


"Siapa yang bisa menangkap ku? jika aku di tangkap ini sama saja mereka akan mati juga" jawab Stephen dengan senyum


"Tuan Han, maafkan aku. aku sudah bersalah aku berjanji akan berubah, karier ku sudah di ujung tanduk, ini sudah menghancurkan ku, tolong berikan jalan untuk ku agar aku bisa teruskan hidupku" pinta Merry dengan menangis histeris


"Apakah Cherry tahu identitas mu? kau membunuh orang dan melakukan bisnis ilegal apa kau tidak takut ada balasannya?" ujar Garred


"Aku membunuh orang yang pantas mati, contohnya seperti kalian, dan mengenai bisnis ku aku juga mengunakan modal yang tinggi agar bisa melanjutkan bisnis ku, aku hanya jual kepada para mafia lain, balasan? hm...di dunia ini selain aku juga banyak pengedar lainnya kenapa mereka tidak di tangkap, mereka jual barang mereka ke para mahasiswa sedangkan aku hanya jual kepada para mafia saja," jelas Stephen


"Apa kau ingin membunuh ku? jika Cherry tahu dia pasti akan membenci mu" ujar Garred


"Dia tidak perlu tahu tentang mu lagi, karena aku adalah pria miliknya satu-satunya, sedangkan kau hanya masa lalunya" jawab Stephen


"Varlo" panggil Stephen dengan mengulurkan tangannya


"Siap, Bos" jawab Varlo yang sudah mengerti maksud bosnya itu

__ADS_1


Varlo mengambil besi panas dan memberikan kepada Stephen


"A..apa yang kau lakukan?" teriak Garred dengan ketakutan


"Kau ingin mengambil kesempatan terhadap Cherry, dan aku hanya ingin membalas atas perbuatan mu" jawab Stephen dengan senyum


Merry yang melihat besi panas yang di pegang oleh Stephen ketakutan sehingga keringat membasahi wajahnya yang telah pucat pasi itu, serta menangis tanpa berhenti


"Ja...jangan" ucap Garred dengan ketakutan melihat Stephen semakin dekat dengannya


"Kenapa? apa kau takut?"tanya Stephen dengan senyum


"Step..Christian, aku belum menyentuhnya sama sekali jangan melakukan ini pada ku, aku tidak ingin mati" ucap Garred dengan gemetaran


"Cherry Wilster adalah milik ku, semua yang ada pada tubuhnya juga milik ku seorang diri, tapi kau malah berani mencoba mengambilnya dari ku, ini sama saja kau ingin mati, tapi kau tenang saja setelah kau menerima hukuman aku akan memberi mu satu kesempatan untuk untuk hidup, aku akan melepaskan kau ke dalam hutan dan setelah itu hidup mati mu tergantung pada diri mu" jelas Stephen


"Ja..jangan aku mohon" teriak Garred dengan mengeluarkan keringat dingin karena sudah tahu apa yang ingin di lakukan oleh Stephen


Merry yang ketakutan sama sekali tidak berani memandang ke arah Stephen dan hanya memejamkan matanya dengan sambil menangis


"Tidak...tidak...tidak.." teriak Garred dengan histeris


Stephen menempelkan besi panasnya ke arah inti Garred sehingga kepanasannya menembus celana yang di kenakan oleh Garred


"Aaaaaarrrrrrgggghhhh" teriakan Garred dengan nada mengema satu ruangan itu


Setelah beberapa menit kemudian Stephen melepaskan besi panas itu


"Bagaimana dengan rasanya? apakah nikmat?" tanya Stephen dengan tatapan iblis


Sesaat kemudian Garred pingsan akibat kesakitan yang luar bisa itu


"Siram air" perintah Stephen


"Baik Bos" jawab Varlo dengan menurut

__ADS_1


"Ini adalah akibat jika menyinggung ku, kalian sudah salah orang" kecam Stephen dengan menatap senyum jahat ke arah Merry yang sedang menangis ketakutan


"Aku mohon lepaskan aku, aku mohon pada mu" pinta Merry yang menangis dengan memejam matanya


"Sudah terlambat mohon pada ku" jawab Stephen


"Aku bisa memberikan semua uang ku pada Cherry, aku mohon lepaskan aku" ucap Merry yang histeris


Varlo mengambil sebaskom air dan menyirami Garred yang tidak sadarkan diri itu


Byuuurr......


"Aaarggtttt" jeritan Garred yang tersadar akibat siraman dan wajahnya yang sudah memucat


Garred membuka matanya dan menahan kesakitan di bagian bawahnya itu, dan setelah itu dia melihat ke arah Stephen yang sedang menghampiri Merry


"Uang? wanita ku tidak butuh uang mu, karena akulah yang akan memberi dia uang, kau ingin menebusnya dengan uang ini sama saja kau menghinanya" ketus Stephen dengan kesal dan mulai memotong semua kancing Merry sehingga menampakan BH yang di kenakan oleh Merry


"Kau tahu ini apa? ini adalah senjata favorit ku untuk menyiksa tahanan, bukankah jika aku minta apa saja kau akan memberikan pada ku? kalau begitu aku menginginkan tubuh mu" ujar Stephen dengan menempelkan pisau ke bagian dada Merry


"Ja..jangan..tolong" pinta Merry dengan ketakutan


"Apa kau ingin melihat cara ku menyiksa tahanan ku? aku tidak akan membedakan pria atau wanita, karena jika sudah menyinggung ku maka dia harus menerima akibatnya" kata Stephen dengan menatap dengan tatapan iblis ke arah Garred


"Kau adalah dokter tapi hati mu iblis" kecam Stephen dengan menusuk dada Merry sehingga mengeluarkan darahnya dengan secara perlahan dia menurunkan pisaunya, darah segar mengalir hingga menetes ke lantai


"Aaargggggghhhh..." teriakan Merry yang kesakitan


"Wanita iblis seperti mu harus di siksa secara perlahan" ucap Stephen sambil menurunkan pisau sampai memotong BH yang di kenakan oleh Merry


"Aaarrgghhhhhh" teriakan Merry dengan mengeluarkan air matanya


Tubuh bagian depan Merry di belah dengan mengunakan pisau tajamnya sehingga Merry harus menanggung rasa sakit yang tidak tertahankan


"Kau gila" kata Garred yang sedang melihat tindakan Stephen

__ADS_1


Tidak lama kemudian Merry tidak sadarkan diri akibat kesakitan yang dia alami, tubuh bagian depan yang polos sehingga menampak dua tonjolan besar serta luka belah yang di lakukan oleh Stephen dari dada sampai ke bagian perutnya, darah berceceran banyak membasahi lantai yang di mana tempat Merry di ikat


__ADS_2