Pembunuh Profesional

Pembunuh Profesional
Pasukan SWAT menuju ke pelabuhan


__ADS_3

Video rekaman perbicaraan diantara Forlando dan lima pejabat itu diputarkan oleh Victor


Dalam tayangan itu mereka semua bisa mendengar semua perkataan 6 pejabat yang terlibat dalam pergelapan dana


"Hahahaha....kita mendapatkan banyak keuntungan dari pemerintahan, semua yang aku lakukan tidak sesuai dengan yang sudah dijanjikan, karena mengenai dana aku yang mengurusnya, maka mereka hanya percaya padaku" ucap Almond


"Almond, kau cukup kejam juga, warga kampung sudah menderita tapi kau malah menambah penderitaan mereka, hahahahaha" kata Peter dengan merasa gembira


"Selagi ada kesempatan mendapat keuntungan kenapa kita tolak, ini adalah kesempatan terbaik" lanjut Hugan


"Dana ini kita gunakan membeli kapal pesiar, kita bisa mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan tiket, setiap masa liburan banyak pengusaha kaya raya yang akan membawa keluarga mereka untuk berliburan jadi kita bisa mendapatkan keuntungan dari sini" ujar Almond dengan tertawa


"Hahahahaha...bagus ini bagus, rencana mu sangat bagus, kita bisa menikmati semua ini" kata Kian


"Aku tidak menyangka pemerintah bisa percaya padaku, bahan-bahan untuk membangun sekolah dan rumah sakit adalah bahan yang murah, rumah warga kampung tidak perlu diperbaiki karena tidak yang akan ada yang mendatangi kampung itu untuk periksa, semua hanya percayakan padaku, dan untuk biaya makanan juga tidak kuberikan" ujar Almond


"Almond, kau tahu jika kau didapati bersalah kau bisa dihukum mati" ucap Forlando dengan tertawa


"Mari kita menikmati masa liburan setelah ini, dengan kapal yang baru kita beli" kata Rian yang bersulang dengan mereka


Beginilah pembicaraan di video rekaman yang ditayangkan oleh Victor, rekaman itu sangat jelas menampakan mereka yang sedang duduk didalam satu ruangan karaoke


"Hentikan, hentikan" teriakan Almond


Micheal menhadapkan kamera kearah Almond dan lainnya


"Hentikan, ini semua tidak benar, jangan percaya pada semua itu, itu semua adalah palsu" teriak Almond yang menatap kearah kamera itu


"Christian Han, kau sangat pintar membolak-balikkan fakta, kau tidak bisa terlepaskan dari hukuman mati tapi kau malah mencari bukti palsu ini untuk menuduh kami" teriak Forlando


"BUNUH, BUNUH, BUNUH, BUNUH, BUNUH" teriakan serentak semua masyarakat yang sedang menonton lewat televisi ditempat mereka, tentu saja teriakan dan aksi mereka bisa ditonton didalam kapal pesiar yang terdapat sebuah televisi berukuran jumbo


Semua yang berada didalam kapal itu melihat aksi demo yang diluar sana, tentu saja bagi para 6 pejabat itu merasa ketakutan ketika perbuatan jahat mereka sudah diungkapkan satu-persatu

__ADS_1


"Tidak, jangan rekam lagi, pergiiii. tidak seperti itu. semuanya palsuuu" teriak Almond yang berusaha menyangkal dan ingin mengelak dari rekaman yang sedang mengarahkan kewajahnya


"Komandan Forlando, dan kalian semua. coba lihatlah divideo itu apa kalian mengenal mereka?" tanya Christian yang menunjukan jarinya kearah sebuah rekaman yang terdapat beberapa orang wanita dan anak-anak


Di saat mereka berenam melihat kearah video itu mata mereka berbuka lebar-lebar dengan rasa hampir tidak percaya


"Christain Han, apa yang kau ingin lakukan?" teriak Forlando


"Kenapa kau menyentuh keluargaku?" teriak Kian


"Lepaskan mereka, jika kau berani menyentuh mereka aku tidak akan mengampunimu" kecam Rian


"Apa kau mengira aku akan takut dengan ancamanmu, sampah masyarakat" ketus Christian dengan menatap kearah Rian


"Aku hanya ingin semua orang mengenal keluarga para koruptor, lihatlah semuanya, mereka mengelapkan dana yang seharusnya untuk memberi bantuan kepada warga kampung, tapi apa yang mereka lakukan? sebagian uang itu mereka memberikan kepada keluarganya untuk hidup berfoya-foya, dan sebagian sisa uangnya digunakan untuk membeli kapal pesiar ini, apa kalian tahu kami sekarang berada dikapal pesiar milik mereka, dan wanita serta anak-anak didalam video ini adalah ahli keluarga para pejabat yang selama ini kalian percaya, mereka bahagia atas penderitaan warga sekampung" ucap Christian yang menghadap kearah kamera


"Kau gila, kenapa kau melibatkan keluargaku" bentak Almond dan lainnya dengan kesal


"Bukankah jika aku jatuh ditangan kalian, kalian juga akan melakukan hal yang sama, bahkan kalian lebih memalukan ingin merebut semua hartaku dan ingin mengoda istriku" ketus Christian


"Lepaskan keluarga kami, jangan sakiti mereka" teriak Rian


"Kau tenang saja aku tidak akan menyakiti mereka, aku hanya ingin dunia melihat dan mengenali wajah keluarga kalian, mereka hidup dengan bahagia dari hasil uang yang kalian dapatkan dengan cara mencuri, sementara warga kampung disana harus kekurangan makanan dan tinggal ditempat yang sudah tidak layak, aku hanya ingin mereka semua bisa mengenal keluargamu agar semua dosa yang kau lakukan ditanggung oleh keluarga kalian semua" ujar Christian


"Jika aku melihat keluarganya pasti akan kulempar" ketus salah satu masyarakat dengan kesal


"Benar, mereka hidup bahagia atas penderitaan orang lain"


"HUKUM ALMOND TIDAK BERGUNA, HUKUM RIAN, HUKUM KIAN, HUKUM PETER, HUKUM HUGAN, HUKUM KOMANDAN TIDAK BERGUNA, PEMERINTAH HUKUM MATI MEREKA,"teriak serentak pendemo dijalanan itu


"HUKUM MATI MEREKA, HUKUM MATI MEREKA, HUKUM MATI MEREKA, HUKUM MATI MEREKA" teriak serentak mereka dengan nada tinggi yang menyebar kesetiap sisi kota itu


"Christian Han mengatakan jika mereka ada didalam kapal, mari kita kepelabuhan"

__ADS_1


"Mari kita kesana"


Semua pendemo berlari menuju kepelabuhan sana, kapal pesiar yang berlabuh tidak jauh jaraknya bisa di amati dari pelabuhan sana


Gedung pemerintah


"Bagaimana dengan masalah ini? semua sudah terungkap, akan tetapi mereka berenam ada ditangan Christian Han"


"Apa rencana dia selanjutnya setelah dia membongkar semua kejahatan yang dilakukan pada bajing*n itu"


"Kirim pasukan ke pelabuhan, untuk menangkap mereka semua, termasuk Christian Han"


"Hubungi markas kepolisian, perintah mereka kirim tim SWAT"


"Apa Anda yakin jika kita melakukan ini? aku rasa tidak semudah itu Christian Han muncul begitu saja"


"Apa maksud mu mereka akan melawan?"


"Ular cobra sangat ganas, jika bos mereka ditangkap ini akan menjadi kekacauan didalam kota, aku tidak ingin ada jatuh korban"


"Sampaikan perintahku ke markas kirimkan pasukan kita, kali ini jangan biarkan dia lolos, dan untuk menhadapi ular cobra kita mengunakan pasukan SWAT"


Atas keputusan pemerintah tim SWAT harus bersiap untuk melakukan penangkapan terhadap Christian Han, pasukan SWAT yang diturunkan dengan jumlah yang tidak sedikit, sebelum mereka menuju kepelabuhan tanpa mereka sadari ada beberapa halangan yang harus dihadapi mereka, yaitu kumpulan ribuan anggota ular cobra yang sedang menunggu mereka beraksi


Kumpulan ular cobra yang dari awal sudah mengintai dari jauh dan hanya menunggu waktu yang tepat untuk menghancurkan markas terbesar kepolisian itu, akan tetapi markas kepolisian telah dikepung oleh sejumlah pendemo yang masih tidak beranjak dari sana..


"Mereka masih ada disana, kita tidak bisa bertindak" ujar salah anggota ular cobra


"Jangan sakiti mereka, sasaran kita yang ada didalam sana"


"Bagaimana caranya agar pendemo ini bisa pergi?"


"Kita hanya bisa menunggu, jika pasukan mereka bertindak maka kita lempar bom asap, agar para pendemo bisa meninggalkan sini, dan kemudian kita hancurkan sasaran kita"

__ADS_1


"Baiklah, tetapi awasi mereka"


Disisi lain pasukan SWAT telah berangkat dengan mobil mereka, sejumlah ratusan personel yang diturunkan untuk menuju ke pelabuhan, mobil mereka melewati jalan besar yang tadinya masih dipenuhi oleh para pendemo, akan tetapi para pendemo itu telah berlari menuju kepelabuhan sehingga membuat mobil-mobil itu bisa melewati tanpa hambatan, tanpa mereka sadari anggota ular cobra berada disetiap sisi sedang mengawasi mereka, kumpulan yang dikerahkan oleh Christian Han terbagi dari beberapa tim.


__ADS_2