
Kasus pembunuhan Sario telah tertangkap dalang utamanya yang tidak lain adalah Jorge yang juga atasan Owen, Owen menyelidiki sampai tuntas sehingga mengeledah rumah Jorge dan semua orang yang berhubungan dengannya, saat dalam penyelidikan Owen mendapati jika atasannya itu telah memakan suap selama ini, dari pemasukan akun rekeningnya Jorge selalu di transfer oleh sejumlah pebinis yang tanpa surat izin, seperti game, kasino dan lainnya.
"Luar biasa sekali, ternyata selama ini dia bukan hanya makan nasi tapi makan uang juga" ketus Owen yang membaca semua laporan kesalahan yang di lakukan oleh Jorge
"Hukumannya sangat berat, selain membunuh dia juga di suap oleh sejumlah pebisnis" ujar Jimmy
"Membunuh dan korupsi sudah cukup untuk dia tinggal di penjara seumur hidup, hukumannya sudah berlapis" ucap Nicky
"Akhirnya bisa mendapatkan keadilan untuk Sario, tapi aku masih tidak puas karena dia tidak seharusnya jadi korban" kata Owen dengan menghela nafas
"Tapi setidaknya pelaku utama sudah di ringkus di dalam penjara" ujar Jimmy
" Pak, bagaimana dengan jenazah Sario?" tanya Nicky
"Dia tidak memiliki siapapun, jadi dikremasi saja, dan tabur abunya ke lautan, dia sudah bebas tidak menderita lagi" jawab Owen yang masih merasa kehilangan
"Setelah ini kita akan berfokus pada kasus Christian Han" ucap Owen
"Bagaimana dengan kasus King Devil?" tanya Jimmy
"Atasan ingin kita menangani kasus besar, mengenai King Devil biarlah atasan yang membuat keputusan" jawab Owen dengan tidak bersemangat dan kemudian berjalan keluar meninggalkan kantornya
"Stephan Chin atau King Devil, aku tidak peduli siapa dirimu, aku hanya berharap jika kau mau bersembunyi maka jangan tunjukkan dirimu lagi, jika tidak maka hidupmu akan segera berakhir, aku tidak mau di saat itu kita berhadapan lagi, lebih baik aku tidak tahu kau ada di mana dan siapa dirimu" batin Owen
Sebulan kemudian
San fransisco
"Cherry, Cherry. bangun dulu sudah waktunya makan" ucap Christian dengan mencium wajah istrinya
"Aku malas mau bergerak aku mau tidur, aku juga belum lapar" jawab Cherry yang masih memejamkan matanya
"Istrikku, kenapa belakangan ini kamu jadi pemalas? setiap kali kamu makan hanya sedikit, apa kamu takut gemuk ya?' tanya Christian dengan senyum
"Aku hanya tidak berselera, kalau makan banyak aku akan merasa mual"
"Apa kamu tidak sehat, sayang?"tanya Christian dengan menyentuh dahinya Cherry
"Tidak, aku hanya merasa pegal saja badanku"
"Mari kita makan dulu ya, setelah makan aku akan memijat badan mu, untuk merenggangkan otot mu" ucap Christian dengan mengendong istrinya
"Christian, turunkan aku, aku masih bisa berjalan tidak perlu mengendongku"
"Badanmu lemas dan makan mu juga sedikit, aku akan memanggilkan dokter untukmu" kata Christian yang mengendong istrinya dan berjalan menuju ke ruang makan
"Tidak perlu, aku hanya butuh istirahat yang cukup saja"
"Baiklah, tapi biarkan aku memijatmu nanti ya, mari kita makan dulu" ucap Christian dengan senyum
"Apa kau yakin baik-baik saja? kenapa kau makan begitu sedikit?" tanya Christian dengan khawatir
__ADS_1
"Aku ingin makan udang" pinta Cherry
"Ingin makan udang?" tanya Christian dengan heran karena tidak biasanya istrinya pilih makanan
"Baiklah, aku akan memasaknya untukmu" jawab Christian dengan senyum
Atas permintaan istrinya Christian pun memasak lauk yang diinginkam oleh istrinya
Setelah satu jam kemudian
"ini makan yang banyak ya" kata Christian yang menghidangkan masakannya
"Iya" jawab Cherry dengan sambil menyantap makanannya
Cherry makan dengan begitu lahap membuat Christian tersenyum bahagia karena melihat selera istrinya yang besar itu, Christian dengan mengopek udang dan menarohkan ke piring Cherry yang sedang sibuk menyantap makanannya
"Kelihatannya kau sangat suka makan udang ya?" tanya Christian dengan menyuapi Cherry
"Masakan mu sangat lezat, aku mau makan masakan mu mulai hari ini" jawab Cherry yang makan dengan lahap
"Jika istri ku memintanya maka setiap hari aku akan memasakan untukmu" kata Christian dengan senyum
"Benarkah?"tanya Cherry dengan merasa gembira
"Tentu saja, kau bisa meminta apa saja, istriku" jawab Christian dengan senyum mesra
"Besok aku ingin makan ayam dan ikan"
Setelah selesai makan malam Christian memijat badan istrinya yang sedang tidur dengan terlungkup
"Bagaimana, apakah suami mu ini ahli dalam memijat?"
"Iya, nyaman sekali, kenapa aku bisa begitu lemas?"
"Mungkin kamu kelelahan"
"Aku tidak melakukan apapun, setelah menikah denganmu aku tidak bisa bekerja apapun, bahkan baru melangkah masuk ke dapur saja sudah di usir olehmu"
"Karena kau tidak perlu melakukannya, tugasmu hanya menjadi istriku saja dan menemaniku, tugas rumah sudah ada yang mengurusnya" ujar Christian yang sedang memijat badan istrinya dengan lembut
"Jangan memanjakan ku, lama-lama aku akan menjadi pemalas"
"Memanjakan istriku adalah tugasku, kau sudah mengantuk, tidurlah" ucap Christian yang sedang memijat istrinya
Tidak lama kemudian Cherry pun ketiduran karena merasa nyaman dengan pijatan suaminya itu, setelah tidur Christian melihat istrinya dengan tersenyum sambil memijat dengan perlahan
Keesokannya
"Christian, aku ingin makan ayam bakar" pinta Cherry yang sedang duduk di kursi dapur
"Istriku ingin ayam bakar?" tanya Christian dengan senyum
__ADS_1
"Iya"
"Baik, akan ku buatkan untuk mu" jawab Christian dengan senyum mesra
Satu minggu kemudian
"Bos, semua pesanan nyonya sudah ku beli, dan ini kedelapan kalinya aku pergi ke toko yang sama harini" ujar Anton
"Hahahahaha..apa kau malu?" tanya Christian merasa lucu
"Tidak, hanya saja penjualnya merasa aneh, kenapa aku tidak sekalian beli buahnya" jawab Anton
"Ini adalah permintaan istriku, dia juga belakangan ini sering saja ingin makan sesuatu, seleranya sangat besar"
"Anton, kau sudah pulang" sapa Cherry yang melangkah ke ruangan tamu
"Nyonya, ini semua buah-buahan yang kamu pesan" jawab Anton
"Cherry, sejak kapan kau suka makan buah-buahan?" tanya Christian dengan heran
"Aku hanya ingin makan saja, coba aku lihat dulu" jawab Cherry yang melihat 8 kantongan yang berisi buah di atas meja itu
"Buah apel, buah pir, jambu, mangga, jeruk, pisang, semangka, pepaya, sepertinya aku ingin makan strawbery juga"
"A...apa?" tanya Anton dengan kebinggunan
"Tolong aku belikan buah strawberry" pinta Cherry
"Nyonya, semua ini apa bisa di habiskan? dan aku sudah ke toko yang sama sebanyak delapan kali" ucap Anton yang merasa malu
"Anton, belikan saja" perintah Christian dengan tertawa kecil
"Baik Bos" jawab Anton dengan menurut
"Malu sekali aku harus ke toko buah itu lagi, apa nyonya sedang berdendam denganku ya? lagi pula semua buah yang ku beli ada 8 macam masih mau lagi strawberry, jangan bilang kalau nyonya sudah hamil bisa tamat riwayat ku harus bolak balik ke toko yang sama selama 9 bulan" batin Anton
"Cherry, mari duduk di sini" kata Christian yang menarik lengan Cherry dan duduk di pangkuannya
"Cherry, apa kamu berdendam dengan Anton?" tanya Christian dengan senyum
"Tidak! aku hanya ingin makan saja" jawab Cherry
"Belakangan ini selera mu sangat besar, tapi aku senang melihatmu makan begitu lahap" ujar Christian dengan mencium wajah istrinya
"Apa bisa masakan daging untukku?"
"Apa istriku ingin makan daging?
"Iya"
"Aku akan masak untukmu" ucap Christian dengan senyum mesra
__ADS_1